Matic: Gol Shaqiri Merusak Segalanya

Football5star.com, Indonesia – Manchester United sempat mengimbangi permainan Liverpool hingga pertengahan babak kedua. Namun, dua gol Xherdan Shaqiri membuyarkan harapan Nemanja Matic dkk untuk mencuri poin dari Anfield.
Manchester United menelan kekalahan pertama mereka dalam empat musim terakhir dari Liverpool. Pada pertandingan yang berlangsung pada Minggu (16/12) tersebut, Setan Merah dipaksa takluk dengan skor 1-3.
Matic menganggap gol Shaqiri sebagai awal kehancuran timnya. Setelah itu, mereka kehilangan fokus hingga menyebabkan gol lain dari pemain serta proses yang hampir sama pula.
“Liverpool berhasil bangkit dan kembali tampil percaya diri setelah gol pertama Shaqiri. Saat itulah performa kami menurun dan tidak fokus. Benar-benar sulit untuk membuka ruang sama sekali, apalagi untuk mencetak gol,” katanya kepada BBC.
twitter: @LFC
Kekalahan ini membuat pemain asal Serbia tersebut merasa tidak enak terhadap para fans. Ia pun menjanjikan akan bangkit pada pertandingan-pertandingan selanjutnya demi memenuhi target finis empat besar di akhir musim.
“Situasi ini jelas sulit diterima bagi semua orang yang menyukai Manchester United, terutama untuk pemain yang sudah berjuang di atas lapangan. Kami harus segera memperbaiki penampilan pada pertandingan ke depan,” lanjutnya.
“Kami harus melakukannya secara bertahap. Pengalamanku mengatakan jika kami bisa melakukannya dalam tiga pertandingan beruntun, maka semuanya akan terbuka lebar. Jadi, saat ini kami hanya harus berjuang keras,” pungkas Matic.
The post Matic: Gol Shaqiri Merusak Segalanya appeared first on Football5star Berita Bola.

Nemanja Matic Jelaskan Alasan Tak Pakai Badge Poppy

Football5star.com, Indonesia – Pemandangan berbeda tampak di jelang laga Bournemouth vs Manchester United akhir pekan lalu. Dari 11 pemain Setan Merah, ada satu pemain yang tak memakai simbol poppy di seragam tempurnya. Ia adalah gelandang bertahan asal Serbia, Nemanja Matic. Dan selepas laga, eks pemain Chelsea ini jelaskan alasannya tak memakai badge poppy tersebut.
Foto: zimbio.com
“Saya memahami sepenuhnya alasan pemain memakai poppies. Saya sangat menghormati hak orang lain melakukan itu dan saya juga bersimpati untuk mereka yang kehilangan saudaranya karena konflik. Namun, bagi saya, poppy sendiri seakan mengingatkan kepada masa kecil saya yang pelik. Saya mengalami sendiri pengeboman di Vrelo, kampung halaman saya. Saya ingat bagaimana takutnya saya sebagai bocah 12 tahun kala itu ketika Serbia dibom pada 1999.
Berangkat dari hal itu, saya tidak merasa dibenarkan oleh diri saya sendiri untuk memakai poppy di jersey. Saya tidak mau meremehkan poppy sebagai bagian dari kebanggaan orang Britania atau sebagai upaya meremehkan orang lain. Ini murni keputusan personal yang datang dari diri saya sendiri. Saya harap alasan saya bisa dipahami dan saya ingin konsentrasi lagi membantu tim di laga mendatang,” tulis eks gelandang Benfica itu di caption Instagram-nya.
Memakai poppies sendiri dimaknai orang-orang Inggris untuk mengingat akhir dari Perang Dunia I yang memakan banyak korban jiwa. Publik Inggris sendiri memperingati hal tersebut dengan apa yang disebut sebagai Remembrance Day pada setiap tanggal 11 November. Itu pula alasan kenapa pemakaian dan logo poppy ada di akun resmi klub-klub Inggris dan dipakai di seragam mereka.
Namun bagi Matic, ia punya memori buruk merasakan pengeboman ketika pasukan NATO mengebom kampungnya untuk mengusir Serbia dari wilayah Kosovo, yang kini sudah merdeka sebagai negara sendiri.

More News on Liga Inggris

.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-13014.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-13014.bscb-13014 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item:hover .title a,.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item .rating-bar span,.bscb-13014.bscb-13014 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-13014.bscb-13014.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-13014.bscb-13014.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-13014 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-13014 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-13014 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-13014.bscb-13014.bscb-13014.bscb-13014 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-13014.bscb-13014 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Kembali Cetak Gol, Coleman Nyatakan Setia Bersama Everton

Sane Tertawakan Rumor Gabung Manchester United

Lini Pertahanan Solid Bisa Jadi Kunci Sukses Liverpool

The post Nemanja Matic Jelaskan Alasan Tak Pakai Badge Poppy appeared first on Football5star Berita Bola.

Martial Tak Sadar Seberapa Bagus Dirinya

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, memuji rekannya, Anthony Martial. Di mata Matic, pemain asal Prancis itu punya potensi besar.
Martial tampil gemilang bersama United dalam beberapa laga terakhir. Pemain 22 tahun itu mencetak empat dalam tiga laga terakhir di Liga Inggris.
Hal ini membuat Martial banjir pujian. Salah satunya dari Matic. Menurut dia, Martial memiliki kemampuan yang luar biasa.
“Martial adalah pemain hebat dan dia perlu memahami itu. Dia perlu lebih percaya diri. Dia masih muda dan aku pikir jika dia terus mencetak gol di pertandingan berikutnya, dia akan mendapatkan itu,” kata Matic seperti dilansir Soccerway.
“Jika dia mencapai level puncaknya, dia bisa menjadi salah satu pemain terbaik di liga, itu pasti. Terkadang aku tidak berpikir dia mengerti betapa bagusnya dia.”
“Kadang-kadang dia cepat, dia bagus dengan bola, dia bisa berlari. Dia memiliki semua yang dibutuhkan pemain sepak bola. Terkadang aku pikir dia tidak mengerti itu. Jika aku memiliki kemampuan dengan bola dan aku secepat dia, maka aku tidak akan mengumpan ke siapa pun dan aku akan mencetak gol di setiap pertandingan!” Matic menambahkan.
Getty Images
Total, eks pemain Monaco itu telah membela United dalam 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan lima gol.

More News on Liga Inggris

Neville: Pochettino Sudah Siapkan Cara Keluar dari Tottenham

Kecewa dan Bangganya Lampard Bisa Kembali ke Stamford Bridge

Zola: Chelsea Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol ke Gawang Derby

The post Martial Tak Sadar Seberapa Bagus Dirinya appeared first on Football5star Berita Bola.

Matic: Pemimpin Man. United Akan Terlihat di Partai Lawan Valencia

Football5star.com, Indonesia – Nemanja Matic, mengatakan bahwa sosok pemain yang menjadi pemimpin Manchester United akan terlihat di partai Liga Champions melawan Valencia pada Rabu (3/10). Ia pun yakin akan ada satu pemain yang berusaha dengan maksimal di atas lapangan demi meraih kemenangan.
Matic mengatakan bahwa saat ini Man. United membutuhkan sosok pemain yang dapat menjadi pemimpin di atas lapangan. Ia menilai bahwa sosok kepemimpinan di atas lapangan jauh lebih penting dibanding sosok pemimpin yang ada di ruang ganti.
London Evening Standard
“Saya rasa, kami tak akan mampu mengubah apapun hanya dengan omongan di luar lapangan. Kami harus mencari sosok pemimpin yang menonjol di atas lapangan. Pemimpin di atas lapangan harus dapat membuat para pemain lainnya mengeluarkan kemampuannya yang maksimal,” ungkap Matic dikutip dari ESPN.
“Di pertandingan berikutnya, saya yakin akan ada pemain yang menonjolkan kemampuannya sebagai seorang pemimpin. Bagi saya pribadi, segala sesuatu yang terjadi di ruang ganti tak terlalu penting. Hal terpenting akan selalu terjadi di atas lapangan,” sambung pemain asal Serbia itu.
Dalam kesempatan yang sama, ia membicarakan penampilan buruk dari para penggawa The Red Devils di partai melawan West Ham United akhir pekan lalu. Ia mengatakan bahwa para pemain sudah berusaha untuk menampilkan performa terbaiknya di atas lapangan.
“Di pertandingan melawan West Ham, kami semua bermain buruk. Namun, saya yakin bahwa para pemain di atas lapangan sudah berusaha untuk menunjukkan performanya yang maksimal.”

More News on Liga Champions

Kovac: Robben Punya Motivasi Tinggi Lawan Ajax

Bayern Krisis, Erik ten Hag Tetap Waspada

Allegri: Ronaldo Juga Butuh Istirahat

The post Matic: Pemimpin Man. United Akan Terlihat di Partai Lawan Valencia appeared first on Football5star Berita Bola.

Matic Tak Terlalu Pikirkan Kartu Merah yang Ia Terima

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Manchester United, Nemanja Matic, mengaku tak terlalu memikirkan kartu merah yang ia terima di partai Premier League melawan Watford, (15/9). Namun, ia masih belum mengetahui apa yang akan dikatakan oleh Jose Mourinho di sesi latihan selanjutnya.
Matic mendapatkan kartu kuning kedua di penghujung pertandingan melawan Watford. Ia mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar gelandang milik Watford, Will Hughes.
“Saya belum tahu apa yang akan ia katakan hari Senin nanti,” kata Matic mengenai tanggapan Mourinho mengenai kartu merahnya. Ia juga menilai kartu merahnya akan memberikannya tambahan waktu untuk beristirahat pekan depan.
“Saya rasa, kartu kuning pertama pantas diberikan. Saya masih kurang paham mengapa saya mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit. Tapi, saya menerima keputusan tersebut dengan lapang dada dan saya akan mendapatkan waktu istirahat tambahan pekan depan,” ungkap pemain timnas Serbia itu.
Mantan penggawa Chelsea itu juga membeberkan apa yang diinginkan oleh Mourinho di partai Sabtu lalu. The Special One menginginkan para penggawa Man. United untuk terus menjaga konsentrasi dan tidak memberikan ruang gerak untuk The Hornets.
Zimbio
“Dia ingin kami terus berkonsenstrasi dan tak memebrikan lawan ruang gerak. Dia paham kami akan berada di situasi yang sulit apabila mereka berhasil mencetak gol pertama. Mereka akhirnya berhasil mencetak gol dan situasinya menjadi cukup sulit untuk kami di sisa pertandingan.”
The post Matic Tak Terlalu Pikirkan Kartu Merah yang Ia Terima appeared first on Football5star Berita Bola.