Agen: Dembele Takkan Jadi Bagian dari Transfer Neymar

Sumberbola – Agen Ousmane Dembele, Moussa Sissoko, tetap bersikukuh bahwa kliennya tidak akan berperan dalam kesepakatan pertukaran dengan bintang Paris Saint-Germain, Neymar, pada bursa transfer musim panas ini.
Baru-baru ini, berhembus kencang sebuah kabar yang mengatakan jika Dembele akan menjadi alat tukar untuk membawa kembali Neymar pada bursa transfer musim panas ini.
Seperti yang diketahui, Barca memang tertarik membawa Neymar. Namun, mereka kesulitan untuk membawa Neymar ke Camp Nou, lantaran PSG mematok harga yang tinggi. Untuk itu, Dembele diharapkan bisa mengurangi biaya yang diminta PSG.
Namun, Moussa Sissoko membantah kabar tersebut. Dia menegaskan jika Dembele akan tetap berada di Barcelona, dan hanya ingin bersinar bersama raksasa Catalan tersebut.
“Ousmane tetap di Barcelona, ​​100 persen,” kata Sissoko kepada penyiar Perancis TF1. “Tidak ada kemungkinan dia akan pergi. Dia ingin dan akan berhasil di Barcelona.”
Sementara itu, Sissoko menyatakan hal yang sama dengan RMC, di mana ia menegaskan bahwa kesuksesan di sepak bola lebih diutamakan daripada gaji untuk kliennya.
“Saya ulangi untuk ke-20 kalinya, Ousmane akan bertahan dan sukses di Barcelona,” katanya. “Kesepakatan itu akan lebih baik secara finansial di Paris untuk Ousmane dan bagi saya, agennya, tetapi uang bukanlah hal yang paling penting, itu adalah kesuksesan dalam karirnya.
“Kami tidak takut akan kesulitan, Ousmane telah berjuang seumur hidupnya untuk sampai di tempat dia hari ini dan dia akan terus berjuang untuk mencapai ambisinya.
“Banyak orang mengatakan kepada para pemain bahwa mereka hanya memikirkan uang dan di sini adalah bukti bahwa mereka tidak, yang paling penting bukanlah aspek finansial tetapi lebih pada keberhasilannya dalam olahraga dan kesejahteraan,” tutupnya.

Kesal dengan Ulah Dembele, Barcelona Semprot Sang Agen

Liga Spanyol – Direktur Barcelona, Eric Abidal, menyampaikan kekesalan timnya akan ulah Ousmane Dembele dengan menyemprot agen sang pemain, Moussa Sissoko.
Seperti diketahui sebelumnya, Dembele tidak menghadiri sesi tes medis yang sudah dijadwalkan seusai laga kontra Athletic Bilbao, Sabtu (17/8). Pemain berusia 22 tahun itu dianggap menyembunyikan rasa sakit yang ia dapat di pertandingan tersebut.
Hasilnya, Dembele kemudian divonis menderita cedera hamstring. Cedera ini membuatnya harus absen selama lima pekan ke depan. Lantas, Barcelona pun dibuat kesal akan persoalan ini.
Menurut Radio Catalunya, Barcelona mengadakan pertemuan dengan agen Dembele, Sissoko pada Jumat (23/8) untuk membahas masalah perilaku sang pemain.
Pertemuan tersebut kabarnya sempat berlangsung dengan tensi tinggi. Barcelona yang diwakili Abidal meluapkan kekesalan mereka terhadap Sissoko. “Kami sangat kecewa dengan tingkah laku Dembele,” kata Abidal kepada Sissoko, seperti dikutip dari Marca.
Meski demikian, Barcelona tidak memiliki rencana untuk menghukum Dembele dengan denda. Raksasa La Liga itu hanya ingin memastikan bahwa masalah ini tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Saat ini, Barcelona tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Real Betis di Camp Nou  pada jornada kedua La Liga 2019/20, Senin (26/8) dini hari WIB.

Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Pasca kemenangan Manchester United atas Tottenham Hotspur 2-1 di pertandingan ICC 2019 di Shanghai, Kamis (25/7/2019) menyisakan amarah bagi fans Red Devils. Meski tim mereka menang, fans tak suka dengan gelandang Spurs, Moussa Sissoko.

Dalam pertandingan tersebut, Sissoko terlibat insiden dengan pemain anyar Man United, Daniel James. Seperti dikutip football5star.com dari dailymail, Jumat (26/7/2019), Sissoko terlihat menginjak tangan dari Daniel James.

Insiden itu berawal dari perebutan bola antar keduanya. James yang berusaha melindungi bola di dekat sudut sepak pojok timnya mendapat pelanggaran dari Sissoko.

dailymail.co.uk

Pemain asal Prancis itu tampak sengaja menjatuhkan James dan kemudian menginjak kaki dan tangan pemain berusia 21 tahun tersebut.

Akibat pelanggaran keras tersebut, sejumlah fans Man United mengungkap rasa kesalnya kepada Sissoko. Publik Old Trafford bahkan menganggap Sissoko sebagai musuh jelang Liga Inggris musim 2019-20.

“Pelanggarannya kepada Daniel James sangat menjijikan,” kicau salah satu fan Man United di sosial media.

“Aksi itu benar-benar disengaja dan sangat memalukan,” tambah fan yang lain.

The post Moussa Sissoko Bakal Jadi Musuh Bagi Publik Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

Fans Tottenham: Sejak Kapan Bola Kena Ketiak Dihukum Penalti

Fans Tottenham masih penasaran soal penalti detik ke-23 final Liga Champions tadi malam. Sejak kapan bola kena ketiak dihukum penalti?
Enam jam sudah berlalu sejak wasit Damir Skomina asal Slovenia menjatuhkan hukuman penalti kepada Tottenham saat pertandingan final Liga Champions tadi malam belum lagi mengakhiri menit pertamanya. Moussa Sissoko dianggap handball setelah satu tendangan nakal dari Sadio Mane mengenai lengannya.
Sebenarnya ini jenis kenakalan tersendiri dari Sadio Mane. Sissoko tengah merentangkan tangan kanannya, seperti memberi perintah pada rekan-rekannya soal pemain Liverpool lain yang masuk ke dalam kotak penalti tanpa penjagaan.
Sang pemain Senegal melihat kesempatan untuk meraih penalti dan menembakkan bola atau lebih tepat mencongkelnya ke arah tangan Sissoko. Terkena bahunya lebih dulu sebelum memantul ke tangan dan wasit Damir Skomina menunjuk titik putih. Tentu saja keputusan itu mengundang protes para pemain Tottenham dengan Christian Eriksen seorang maju melakukan protes.

Berita Terkait

ini Dia Cewek Cantik Yang Bikin Gagal Fokus Hotspur vs Liverpool
Mohamed Salah Meledek Fans Tottenham Hotspur, Dilempar Gelas
Analisa Mengapa Final Liga Champions Tadi Malam Membosankan

Wasit tidak mengubah posisinya dan Mohamed Salah kemudian maju sebagai eksekutor mengincar bagian tengah gawang dan menjebol kawalan kiper Tottenham Hugo Lloris. Gol Salah itu terjadi pada menit kesatu lebih 48 detik, menjadikannya sebagai gol tercepat nomor dua dalam sejarah final Liga Champions setelah gol Paolo Maldini ke gawang Liverpool tahun 2005.
Dan kini fans Tottenham masih terus membahas penalti yang dianggap tidak adil tersebut. Salah satu suporter The Lilywhites mengomel, “Sejak kapan ada perubahan aturan sehingga bola kena ketiak dihukum penalti?”
Fans lainnya lagi menulis, “Jika itu benar penalti maka sepak bola sudah benar-benar rusak.” Suporter Spurs lainnya menimpali dengan berkomentar, “Tidak mungkinlah itu penalti. Ini adalah salah satu keputusan terburuk yang pernah saya lihat. Lagi pula kenapa VAR (video asisten wasit) tidak dipakai?”
Bahkan di antara para komentator pun tidak ada kesepakatan soal ini. Rio Ferdinand mengatakan: “Ini adalah mimpi buruk seburuk-buruknya. Tangannya (Moussa Sissoko) terangkat di udara. Ketika Anda mengangkat tangan di udara seperti itu di area penalti Anda mengundang masalah.”
“Saya tidak tahu mengapa tangannya di atas sana, dengan siapa dia berbicara. Dia (Sissoko) membuat keputusan penalti itu menjadi mudah bagi wasit.”
Michael Owen sependapat: “Saya benci semua hal menyangkut handball ini, semua-semua serba diberikan saat ini. Itu memang seharusnya penalti. Saya pikir itu penalti 10 tahun yang lalu, saya pikir itu tetap penalti ketika aturan berikutnya keluar.”
Tetapi Glenn Hoddle tidak setuju, dengan mengatakan: “Bola itu terkena dadanya terlebih dahulu dari tangannya. Apakah itu disengaja dari dadanya ke tangannya? Tidak mungkin. Jika itu mengenai lengannya secara langsung, tepat [keputusan penalti] seperti itu, tapi itu mengenai dadanya lalu tangannya.”
Jadi kemudian berkembanglah teori konspirasi bahwa Liverpool memang akan diberi trofi Liga Champions tahun ini, bagaimana pun caranya dan dengan harga berapa pun.
Sumber: Fans Tottenham: Sejak Kapan Bola Kena Ketiak Dihukum Penalti