Kekalahan Manchester City Bukan Salah Pep Guardiola

Gilabola.com – Mikel Arteta menolak menyalahkan absennya Pep Guardiola sebagai alasan kekalahan Manchester City di tangan Lyon pada laga pembuka Liga Champions mereka.
Asisten manajer Arteta mengambil alih tugas Guardiola di pinggir lapangan setelah manajer asal Catalonia itu menjalani hukuman skorsing di ajang Liga Champions dengan duduk di tribun penonton.
City mengendur di babak pertama di bawah Arteta, tertinggal 2-0 dan hanya berhasil mencetak satu gol melalui Bernardo Silva pada menit 67.
Arteta tidak tertarik pada pertanyaan apakah ketidakhadiran Guardiola memberi dampak moral pada para pemainnya, mengatakan: “Saya tidak tahu. Itu pertanyaan serba mengandaikan.”
“Kenyataannya adalah Pep tidak ada di sini dan kami kalah dalam permainan. Jika dia berada di pinggir lapangan, saya tidak bisa mengatakan bahwa kami akan menang 5-0 atau kalah 3-0.”
Kekalahan ini merupakan keempat kalinya secara berturut-turut di Liga Champions, tetapi Arteta mengatakan mereka melakukan persiapan secara baik untuk pertandingan ini.
“Kami sangat menyadari kekuatan dan kelemahan Lyon. Kami sangat siap. Kami tidak siap untuk ketinggalan 2-0 saat istirahat, tetapi Anda harus bereaksi,” katanya.
“Tidak boleh ada kesalahan di Liga Champions. Anda membuat kesalahan dan Anda dihukum. Jika Anda tidak memenangkan duel, memainkan bola sederhana, Anda akan menderita. Hari ini adalah contoh lain dari itu.”
Manchester City diakui banyak lewatkan kesempatan
Manchester City sama sekali tak terlihat sebagai tim yang telah memenangkan Premier League dengan memecahkan rekor perolehan poin musim lalu.
“Kami tidak merasakan bola aliran di antara pemain tim,” kata Arteta. “Kami melewatkan umpan yang benar dan tidak menemukan konsistensi. Kami merasa terancam setiap kali kehilangan bola, yang dapat menurunkan kepercayaan diri.”
“Kami siap untuk pertandingan, ingin memulai Liga Champions [secara benar] karena cara kami tersingkir musim lalu [di kompetisi Eropa] benar-benar menyakitkan.”
“Para pemain tidak sempurna, kadang-kadang mereka mengalami hari-hari yang buruk, kadang-kadang lebih baik. Saya tidak bisa menyalahkan usaha. Saya tidak akan menghakiminya hanya karena kami kalah.”
Arteta ditanya apakah dia pikir atmosfir penonton Etihad tidak mendukung, tetapi bersikeras bahwa bukan itu masalahnya.
“Saya tidak ingin menggunakan itu sebagai alasan karena kami memiliki tipe penonton di Liga Champions sebelumnya dan kami mampu menang. Skenario yang ideal adalah memiliki stadion penuh setiap waktu dan mendukung tim seperti orang gila tetapi kami tahu terkadang itu tidak terjadi. Saya tidak berpikir itu alasannya.”
Berita bola terkini