Arthur Buat Barcelona Move On dari Iniesta

Liga Spanyol – Mantan gelandang Real Madrid, Michael Essien, mengklaim bahwa kedatangan Arthur membuat Barcelona berhasil lepas dari bayang-bayang Andres Iniesta.
Arthur bergabung ke Barcelona dari Gremio dengan biaya sebesar 30 juta Euro pada bursa transfer musim panas tahun ini. Pemain asal Brasil itu sendiri telah memberikan dampak yang sangat berarti di lini tengah Barca, bersama Ivan Rakitic dan Sergio Busquets.
Barcelona sendiri kehilangan Iniesta pada akhir musim lalu. Pemain asal Spanyol tersebut memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou dan memulai petualangannya di Jepang dengan memoerkuat Vissel Kobe.
Lantas, Essien menilai bahwa pemain berusia 22 tahun tersebut berhasil membuat Barcelona lepas dari bayang-bayang Iniesta. Essien juga menilai bahwa Arthur adalah aset paling berharga bagi Barcelona.
“Mereka telah menandatangani pemain muda Brasil ini, dia terlihat seperti pemain yang sangat bagus,” kata Essien kepada Omnisport.
“Dan mereka juga masih punya [Ivan] Rakitic dan [Sergio] Busquets, jadi praktisnya sama. Anda tidak benar-benar merasakan ketiadaan Iniesta di sana, setidaknya pada saat ini. Sayang dia pergi tapi itu sepak bola kan?” Tutup mantan pemain Persib tersebut.
Sementara itu, Barcelona akan menghadapi Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga. Laga panas yang bertajuk El Clasico itu akan berlangsung di Camp Nou, Minggu (28/10) malam WIB.

Michael Essien Sarankan Ruben Loftus-Cheek Tetap Bertahan

Michael Essien Sarankan Ruben Loftus-Cheek Tetap Bertahan- Mantan pemain Chelsea, Michael Essien menyarankan kepada Ruben Loftus-Cheek untuk tetap bertahan bersama The Blues hingga beberapa musim kedepan.
Loftus-Cheek kembali bermain untuk Chelsea pada musim 2018/19 setelah sempat menjalani peminjaman. Musim lalu, pemain berusia 22 tahun tersebut dipinjamkan ke Crystal Palace. Penampilan Loftus-Cheek pun cukup apik bersama dengan Palace.
Hanya saja, sejauh ini kesempatan bermain bagi Loftus-Cheek sangat minim. Maurizio Sarri baru memberi dua kesempatan tampil dan semuanya sebagai pengganti. Dua baru bermain selama 33 menit di Premier League, hingga pekan ke-8.
Sementara, sepanjang musim 2017/18 lalu, Loftus-Cheek memainkan 24 laga di Premier League bersama Palace. Minimnya menit bermain bersama The Blues membuat Loftus-Cheek punya rencana untuk pindah pada bulan Januari.
Maurizio Sarri sempat menjanjikan menit bermain yang cukup untuk Loftus-Cheek pada awal musim. Tapi, kedatangan Jorginho dan Mateo Kovacic membuat membuat lini tengah Chelsea kian padat. Tapi, Essien ingin Loftus-Cheek bersaing.
“Loftus-Cheek harus bertahan. Ketika Anda bermain untuk klub seperti Chelsea, maka Anda sadar bahwa selalu ada persaingan dan Anda harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat Anda,” ucap Essien pada Evening Standard.
“Chelsea sekarang punya banyak gelandang tapi semua akan tergantung pada Loftus-Cheek. Dia adalah pemuda yang baik dan dia pekerja keras,” sambung mantan pemain Persib Bandung tersebut.
Menurut Essien, masih ada peluang bagi Loftus-Cheek untuk mendapatkan tempat inti. Hanya saja, Essien meminta Loftus-Cheek lebih besabar menunggu kesempatan datang. Jika dia bekerja keras dan memanfaatkan kesempatan dengan baik, maka itu akan terjadi.
“Ada banyak gelandang dan semua ingin bermain di tim utama. Tapi, Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi. Sepakbola sangat dinamis, perubahan bisa sangat cepat dan mungkin dia akan dapat kesempatannya,” tutup Essien.
The post Michael Essien Sarankan Ruben Loftus-Cheek Tetap Bertahan appeared first on bolamagz.net.

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Chelsea, Michael Essien, menyatakan bahwa dirinya yakin manajer Jose Mourinho akan membalikkan situasi di Manchester United. Ia mengaku tidak pernah meragukan kualitas yang dimiliki oleh Mourinho.
Mourinho berada dalam tekanan besar di awal musim 2018/19 sejauh ini. Relasinya dengan beberapa pemain bintang, terutama Paul Pogba, diisukan merenggang. Performa mereka di atas lapangan juga jauh dari kata memuaskan.
Saat ini, The Red Devils menempati peringkat ke-8 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 13 poin dari delapan pertandingan. Mereka tertinggal tujuh poin dari Manchester City yang memuncaki klasemen.
Manajemen Manchester United bahkan dikabarkan sudah siap memecat manajer asal Portugal tersebut pekan lalu.
Getty Images
Meski demikian, Essien, yang pernah bermain di bawah arahan Mourinho bersama Chelsea dan Real Madrid, memprediksi bahwa situasi akan semakin membaik bagi Manchester United. Ia percaya bahwa manajer berjuluk The Special One tersebut akan meraih kesuksesan di Stadion Old Trafford.
“Ia adalah seorang manajer hebat. Saya tahu ia tengah menjalani masa-masa sulit, tetapi saya yakin ia mampu memutarbalikkan situasi,” kata Essien seperti yang dikutip Sky Sports.
“Jika Anda bermain di bawah arahan Mourinho, Anda tahu Anda akan memenangi titel juara. Ia sudah memenangi beberapa trofi selama dua-tiga tahun di Manchester United. Musim ini masih panjang dan banyak hal bisa terjadi,” ujar dirinya.
Skuat asuhan Mourinho dihadapkan dengan jadwal berat. Mereka akan menghadapi Chelsea dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu (20/10), sebelum menjamu Juventus dalam laga lanjutan penyisihan grup Liga Champions di Stadion Old Trafford pada Rabu (24/10).

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan! appeared first on Football5star Berita Bola.

Essien: Tak Adil Apabila Mourinho Dipecat

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Chelsea, Michael Essien mengatakan bahwa Manchester United harus mempertahankan Jose Mourinho musim ini. Menurutnya, tak adil apabila Man. United memutuskan untuk memecat Mourinho karena penampilan inkonsistennya musim ini.
Musim ini, Man. United dibawah naungan Mourinho tampil tak meyakinkan. Dari delapan partai yang sudah dijalani, The Red Devils baru mampu mengoleksi 13 angka dan masih terjebak di peringkat ke-8 Premier League.
London Evening Standard
“Pemecatan pelatih sudah menjadi bagian yang normal dari sepak bola modern. Pelatih dapat dipecat kapan saja apabila pihak klub tak merasa puas dengan pekerjaan yang dilakukan olehnya,” kata Essien kepada Goal.
“Menurut saya, tak adil apabila Man. United memutuskan untuk memecat Mourinho. Namun, seperti yang sudah saya katakan tadi. Pemecatan sudah menjadi hal yang normal di dunia sepak bola. Mereka memang mengawali musim dengan sangat buruk. Tapi, saya sangat mengenal Jose. Saya yakin ia sedang berusaha untuk mengembalikan Man. United ke performa terbaiknya,” sambung mantan gelangand Persib Bandung itu.
Berdasarkan pengalamannya bermain di bawah asuhan Mourinho, Essien mengatakan bahwa The Special One merupakan sosok yang rendah hati dan dihargai oleh para pemainnya. Namun, hal tersebut jarang diekspose oleh media-media di Inggris.
“Jose adalah sosok yang sangat rendah hati di luar lapangan. Mungkin hal tersebut tak terlihat di depan kamera. Tapi, saya berani menjamin bahwa ia merupakan sosok yang sangat dihargai oleh para pemainnya di klub manapun,” pungkas Essien.
The post Essien: Tak Adil Apabila Mourinho Dipecat appeared first on Football5star Berita Bola.