Carrick Tak Pernah Ragu Gabung Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Michael Carrick menjelaskan bahwa ia tidak berpikir dua kali untuk bergabung ketika tawaran dari Manchester United datang pada 2006. Ia pun merasa bersyukur karena mengambil keputusan tersebut.
Carrick didatangkan oleh Manchester United dari Tottenham Hotspur dengan harga sekitar 25 juta Poundsterling. Ia langsung berhasil menjadi andalan di lini tengah dan membantu tim meraih banyak trofi prestisius.
Getty Images
Sosok yang bermain sebagai gelandang tersebut total mengoleksi lima trofi Liga Inggris, satu Liga Champions, satu Piala FA, dan tiga Piala Liga Inggris. Ia pensiun pada 2018 dan kini menjadi asisten manajer Jose Mourinho.
Belum lama ini, Carrick membeberkan hampir bergabung dengan Arsenal jika bukan karena kehadiran Cesc Fabregas. Namun, ia menuturkan bahwa ia pun selalu tertarik untuk berlabuh di Stadion Old Trafford.
“Ketika mereka menghubungi, hal yang terbersit di otak saya hanyalah langsung bergabung dengan mereka,” tutur pria asal Inggris itu seperti yang dikutip Sky Sports.
“Situasinya ketika itu adalah Manchester United berada di peringkat satu atau dua klasemen liga setiap musimnya. Sedangkan, Spurs berada di posisi kelima. Jadi, meskipun kami terus mengejar, jaraknya terlalu jauh,” lanjut dirinya.
Bagi Carrick, bergabung dengan The Red Devils adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi jika melihat ia sebenarnya baru merumput di Liga Inggris selama dua tahun bersama Tottenham.
“Dua tahun sebelumnya, saya masih bermain di divisi Championship bersama West Ham. Lalu, Manchester United datang mengajak saya bergabung. Sungguh musim panas yang tak terlupakan,” pungkas Carrick.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post Carrick Tak Pernah Ragu Gabung Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Carrick: Barcelona Buat Saya Depresi

Football5star.com, Indonesia – Jika ada satu hal yang bisa membuat eks Gelandang Manchester United Michael Carrick depresi itu adalah Barcelona. Ia mengakui bahwa klub asal Spanyol tersebut sempat membuatnya jatuh pada titik terendah.
Michael Carrick menceritakan betapa depresinya ia saat Manchester United dua kali dikalahkan Barcelona di final Liga Champions. Pertama saat partai puncak di Roma pada 2009 lalu kala itu Red Devils kalah dengan skor 0-2.
Kedua yaitu saat final Liga Champions di Stadion Wembley London pada 2011 lalu saat Barcelona kembali menang dengan skor 3-1. Carrick mengaku ia juga merasakan memiliki kesalahan yang mendalam akibat gol pembuka yang dibuat oleh penggawa Blaugrana di laga itu.
“Itu adalah titik terendah dalam karier saya dan saya tak benar-benar tahu kenapa. Saya berpikir saya sudah membiarkan diri saya terpuruk dalam laga terbesar di karier saya. Saya sudah memenangi Liga Champions tahun sebelumnya, tapi itu benar-benar tak relevan,” kata Michael Carrick seperti dikutip Football5star dari The Times, Rabu (10/10/2018).
“Saya merasa seperti depresi. Saya benar-benar terpuruk. Saya saat itu membayangkan bahwa inilah depresi. Saya menggambarkannya sebagai depresi karena itu bukan sesuatu yang bisa lepas begitu saja. Saya pernah merasa tak enak atau merasa buruk setelah beberapa laga, tapi lantas Anda melaluinya dalam beberapa hari kemudian,” sambungnya.
Sepanjang kariernya sebagai pesepak bola Michael Carrick sudah tiga kali merasakan final Liga Champions. Akan tetapi hanya sekali yang sukses berakhir manis yaitu pada 2008 silam kala mengalahkan Chelsea di Stadion Luzhniki, Rusia.

More News on Liga Champions

Michael Oliver Masih Trauma Kejadian di Laga Madrid vs Juventus

Kalah dari Barcelona, Winks Bangga

Demi Inter Milan, Icardi Selalu Habis-habisan

 
The post Carrick: Barcelona Buat Saya Depresi appeared first on Football5star Berita Bola.

Carrick Tak Incar Posisi Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Michael Carrick mengaku tak mengincar posisi Jose Mourinho sebagai Manajer Manchester United. Menurut Carrick, ini adalah periode dimana dia belajar banyak dari Mourinho sebagai Asisten Manajer.
Setalah 12 tahun membela United dan meraih lima gelar Liga Inggris, Carrick pensiun akhir musim lalu. Ia kemudian menjadi asisten Mourinho di Old Trafford.
Daily Star
Nama terakhir sedang dalam tekanan di Old Trafford. Sebab, Setan Merah tak stabil di awal musim ini. Meski demikian, Carrick memastikan, ia tak punya niat jadi pengganti The Special One.
“Saya tidak ingin mengatakan saya ingin menjadi manajer United. Akan luar biasa menjadi seorang manajer, tetapi saya tidak dalam posisi untuk mengatakannya. Tidak adil atau terhormat untuk turun ke rute itu pada tahap ini. Ini adalah momen saya belajar dari Mourinho,” kata Carrick seperti dilansir Soccerway.
“Saya sangat menikmatinya. Ini adalah peran yang tidak pernah saya pikirkan. Saya tidak di sini sebagai anak magang. Saya di sini untuk melakukan pekerjaan juga dan pada saat yang sama berusaha meningkatkan kemampuan.”
“Saya tidak cukup konyol untuk berpikir bahwa saya akan menjadi seorang manajer. Yang benar adalah: Saya tidak tahu. Saya tidak mengejar posisi itu. Saya berada dalam posisi yang fantastis sekarang. Saya tidak ingin keluar dari posisi itu dalam waktu dekat, karena saya ingin melakukan sesuatu yang lain,” Carrick menambahkan.

More News on Liga Inggris

Legenda Liverpool Tak Yakin Salah Bisa Ulangi Prestasi Musim…

City Ternyata Punya Klausul Buy Back untuk Sancho

Alonso Dapat Tawaran Perpanjangan Kontrak

The post Carrick Tak Incar Posisi Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.