Hadapi Arsenal, Solskjaer Jadikan Greenwood Tumpuan Utama

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sudah menyiapkan senjata rahasia saat menghadapi Arsenal, Senin (30/9/2019) di Old Trafford. Ia mengatakan akan menjadikan Mason Greenwood tumpuan utama di lini depan.

Keyakinan Solskjaer pada pemain
mudanya itu memang tak lepas dari krisis yang dialami Manchester United. Mereka
dipastikan tidak akan diperkuat Marcus Rahsford yang cedera.

Untuk itu, kehadiran mason Greenwood diyakini menjadi pengganti sepadan striker timnas Inggris itu. Apalagi performa pemain berusia 17 tahun sudah teruji saat melawan Astana di Liga Europa dan Rochdale di Carabao Cup.

Daily Mail

“Dalam dua pertandingan saat dia starter, melawan Astana dan Rochdale, dia membuktikan diri sebagai pemain berbahaya di kotak penalti. Yang membuat saya bangga padanya adalah dia tidak pernah berhenti mencoba untuk meyakinkan saya bahwa dia layak bermain untuk tim ini,” kata Solskjaer kepada MUTV, Jumat (27/9/2019).

“Ketika usia Anda belum genap 18 tahun
dan Anda terus percaya pada diri sendiri bahwa selalu ada kesempatan bermain,
jadi saya tidak pernah mengkhawatirkannya. Dengan situasi sekarang, memainkan
Mason adalah kemungkinan yang sangat besar. Dia sangat dibutuhkan,” sambungnya.

Sepanjang musim ini, pemain jebolan akademi United sudah tampil empat kali di Premier League. Tapi ia belum sekali pun mencetak gol atau assist. Sedangkan di Liga Europa dan Carabao Cup, sang bomber sudah mencetak masing-masing satu gol.

The post Hadapi Arsenal, Solskjaer Jadikan Greenwood Tumpuan Utama appeared first on Football5star Berita Bola.

Tidak Beli Pengganti Lukaku dan Sanchez Sudah Tepat bagi Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Kemunculan Mason Greenwood membuat Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa Manchester United sudah melakukan keputusan tepat pada bursa transfer musim panas ini. Terutama, terkait tidak mendatangkan pemain baru untuk menggantikan Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku.

Mason Greenwood berhasil mencetak gol pertamanya bersama tim utama Manchester United. Gol itu ditorehkannya ke gawang Astana.

Hasil positif itu sekaligus membuat tim berjulukan Red Devils bisa menuai tiga poin pertama di babak penyisihan Grup L Liga Europa. Ya, laga yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Jumat (20/9/2019) dini hari WIB, dimenang Man United dengan skor 1-0.

3 points is what matters. Preparation for Sunday starts now. #mufc pic.twitter.com/x2mNO0PvF5— Harry Maguire (@HarryMaguire93) September 19, 2019

Awal musim ini Man United memang kerap memberikan lebih banyak kesempatan kepada pemain muda. Sebelumnya, Daniel James juga tampil begitu memesona dengan torehan tiga golnya dari 5 penampilan pertama musim ini di Liga Inggris.

Kemunculan pemain-pemain muda Red Devils tidak terlepas dari aktivitas di bursa transfer musim panas lalu. Ya, tidak ada pemain pembelian baru setelah Man United memutuskan menjual Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan.

“Buat saya, itu adalah sebuah keputusan tepat yang dibuat klub. Mason Greenwood akan menjadi pemain penting buat kami musim ini. Ia tidak banyak bermain sejauh ini, tetapi ia akan mendapatkan menit bermain,” kata Solskjaer seperti dikutip Football5star.com dari BBC.

“Kami selalu berbicara dengan pemain soal bagaimana kami menatap masa depan. Mason menjadi salah satu pemain yang ingin tetap bersama kami,” ujarnya.

Gol yang ditorehkan Greenwood ke gawang Astana membuatnya berhasil membuat rekor. Ia mencatatkan diri sebagai pencetak gol termuda di pentas Eropa dalam sejarah Man United.

View this post on Instagram Hasil Lengkap Pertandingan Pekan Pertama Liga Europa Siapa yang jagoannya main disini #football5star #F5S #sepakbola #europaleague A post shared by Football5star (@football5star) on Sep 19, 2019 at 11:29pm PDT

The post Tidak Beli Pengganti Lukaku dan Sanchez Sudah Tepat bagi Solskjaer appeared first on Football5star Berita Bola.

Mampukah Solskjaer Ciptakan Generasi Emas Setelah Busby Babes dan Class of 92?

Football5star.com, Indonesia – Gol semata wayang yang dicetak oleh striker berusia 17 tahun Mason Greenwood di Liga Europa, Jumat (20/9/2019) membuat publik Old Trafford membayangkan skuat Manchester United bakal hadirkan generasi emas setelah Busby Babes dan Class of 92.

Sebagai pemain yang pernah bermain bersama dengan generasi Class of 92, Ole Gunnar Solskjaer memiliki beban tersendiri untuk bisa kembali menciptakan generasi emas seperti yang pernah dilakukan para pendahulunya, Sir Matt Busby dan Sir Alex Ferguson.

Pelatih asal Norwegia itu memang memiliki peluang untuk bisa menciptakan generasi emas di Manchester United. Dikutip dari halaman resmi klub, skuat Red Devils saat ini diperkuat sejumlah pemain muda.

“Gairahnya terhadap sepakbola semakin meningkat. Saya tidak ingin terlalu banyak tekanan padanya selain meminta untuk bersenang-senang dan bekerja keras,” kata Solskjaer setelah pertandingan melawan Astana sepeerti dikutip Football5star.com dari Sky Sport.

getty images

Barisan pemain muda

Selain Greenwood yang memang asli didikan The Manchester United Academy, ada juga nama Tahith Chong dan Angel Gomes. Keduanya masih berusia 19 tahun. Ketiga pemain jebolan akademi ini dimainkan Solskjaer saat Red Devils susah payah kalahkan Astana di Liga Europa.

Selain ketiganya, jangan lupakan juga sosok striker yang jadi andalan Solskjaer musim ini Marcus Rashford. Ada juga bek berusia 21 tahun Axel Tuanzebe. Kelima pemain jebolan akademi ini memang disebut-sebut bakal jadi pemain andalan Red Devils di musim ini.

Solskajer pun beruntung memiliki pemain di luar akademi yang masih berusia relatif muda dan bisa menopang jika ia berkeinginan membentuk generasi emas berikutnya di Old Trafford. Ada Diogo Dalot yang berusia 20 tahun, full back anyar Aaron Wan Bissaka, eks striker Swansea Daniel James.

getty images

Kombinasi skuat Manchester United musim ini memang berpeluang ciptakan generasi emas layaknya Busby Babes dan Class of 92. Ada pemain senior mulai dari Ashley Young, Nemanja Matic, Paul Pogba, Juan Mata, hingga David de Gea, ada juga jebolan akademi yang sudah wara-wiri di skuat utama seperti Scott McTominay, dan Jesse Lingard.

Namun meski memiliki komposisi skuat yang bisa dikatakan tak jauh berbeda seperti saat Sir Alex Ferguson membangun generasi Class of 92, Solskjer memiliki kekuranan yang amat mendasar, faktor kepemimpinan.

Sulitnya mencari sosok kapten karismatik

Ketika Sir Matt Busby membangun generasi Busby Babes, ia disokong oleh sosok kapten karismatik Denis Law dan Sir Bobby Charlton. Pemain-pemain seperti Eddie Colman, Mark Jones, David Pegg, dan Geoff Bent diayomi oleh legenda hidup Setan Merah tersebut.

Meski pada akhirnya para pemain muda ini berakhir dengan cara yang tragis. Era Busby Babes membawa Setan Merah ke puncak kejayaan. Hal ini kemudian juga berlanjut saat Sir Alex Ferguson menciptakan Class of 92. Sir Alex sudah menaruh sosok kapten karismatik yang bisa membuat para pemain muda tak banyak bertingkah.

daily mail

Pemain-pemain muda Clasff of 92 mulai dari Ryan Giggs hingga David Beckham tak banyak bertingkah saat ban kapten melingkar di lengan Eric Cantona dan Roy Keane. Kedua pemain ini jadi figur dan penyambuh lidah Sir Alex di tengah lapangan.

Meski keduanya juga memiliki catatan negatif saat menjadi kapten Manchester United, namun hal tersebut tak mengurangi sisi karismatik dan hormatnya para pemain muda Revils kepada Cantona dan Keane.

Justru dari kedua kapten inilah para pemain muda Red Devils banyak belajar soal nilai-nilai diusung oleh klub. Belum lagi, di luar kedua kapten ini, era Class of 92, Manchester United juga diperkuat pemain senior lain seperti Peter Schmeichel hingga Denis Irwin.

Kondisi ini yang tak dimiliki oleh Solskjaer saat ini. Ashley Young terpilih menjadi kapten hanya karena berdasarkan faktor lamanya ia bermain di Old Trafford. Pemain senior lain yang harusnya jadi panutan pun memiliki nilai minus, sebut saja Paul Pogba.

Faktanya setelah pemain Class of 92 pensiun, Wayne Rooney dan Michael Carrick, belum ada lagi sosok kapten karismatik di Setan Merah. Kondisi ini jadi faktor X yang bisa membuat Solskjaer kesulitan membangun generasi emas setelah Busby Babes dan Class of 92.

Karena pada akhirnya peran kapten akan jadi sangat penting di tengah situasi genting sebuah tim. Steven Gerrard di Liverpool pernah mencontohkannya di final Liga Champions 2005 silam.

“Yang paling saya kagumi dari Gerrard adalah dia tidak banyak bicara di atas lapangan. Meski begitu, dia punya kemampuan untuk membangkitkan semangat rekan-rekannya hanya dengan beberapa patah kata,” kata Paolo Maldini saat itu.

The post Mampukah Solskjaer Ciptakan Generasi Emas Setelah Busby Babes dan Class of 92? appeared first on Football5star Berita Bola.

Rashford: Jangan Bikin Mason Greenwood Terbebani

Football5star.com, Indonesia – Kemunculan Mason Greenwood di tim utama Manchester United membuat Marcus Rashford senang. Tapi ia meminta agar publik tidak membebani pemain muda itu dengan target tinggi.

Saat ini Mason Greenwood baru berusia 18 tahun. Tapi ia
sudah mencuri perhatian lewat performa menawan saat menjalani debut di Liga
Champions melawan Paris Saint-Germain di 16 besar.

Jika ditotal, sang gelandang muda sudah melakoni tiga pertandingan sepanjang musim 2018-2019. Untuk itu Rashford berharap publik bisa lebih sabar melihat perkembangan sang pemain. Ia yakin jika rekannya tersebut hanya membutuhkan waktu untuk mampu menembus tim utama.

bbc.com

“Dia pemain yang sangat santai. Tapi saya pikir tidak ada gunanya kita menaruh beban tinggi di kepalanya. Dia anak yang pintar, jadi dia akan mempelajari semuanya sambil berjalannya musim. Kemampuan yang dia punya sangat alami,” imbuh Rashford kepada BBC, Kamis (18/7/2019).

“Manajer sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan
membimbingnya ke jalan yang benar dan sekarang dia semakin banyak terlibat
dalam pertandingan. Bakatnya akan benar-benar muncul sebentar lagi, tapi itu
masih butuh waktu,” sambung bomber timnas Inggris tersebut.

Saat ini Manchester United tengah menjalani tur pramusim di Australia. Mason Greenwood pun ikut dibawa pelatih Ole Gunnar Solskjaer pada kesempatan ini. Bahkan ketika mereka mengalahkan Leeds United dengan skor 4-0, sang pemain mampu mencetak gol.

More News on Liga Inggris

Cara Mudah Nonton Siaran Liga Inggris Musim 2019/20 dengan MOLA…

Terlibat Taruhan, Sturridge Dihukum Larangan Bermain

Azpilicueta Minta Chelsea Pertahankan Hudson-Odoi

The post Rashford: Jangan Bikin Mason Greenwood Terbebani appeared first on Football5star Berita Bola.