Marcelo Ogah Tinggalkan Real Madrid

Liga Spanyol – Bek Real Madrid, Marcelo, dilaporkan masih belum menginginkan pergi dari Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas ini, meskipun pemain tersebut sangat erat dikaitkan dengan rumor kepindahan dari skuat Los Blancos.
Setelah hampir satu dekade membela Real Madrid, Marcelo kini digosipkan ingin pergi dari Santiago Bernabeu. Ia disebut telah mendapatkan sejumlah tawaran untuk pindah di musim panas ini.
Salah satu klub yang diberitakan sangat erat dikaitkan dengan Marcelo adalah Juventus. Mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo, kabarnya sudah beberapa kali menggoda sang bek untuk bergabung dengannya di Turin.
Dilansir dari ESPN, Marcelo nampaknya akan mengabaikan ajakan Ronaldo tersebut. Pemain kelahiran Brasil itu diberitakan akan bertahan di Real Madrid musim depan.
Pasalnya, Marcelo masih merasa nyaman di Real Madrid. Pemain tersebut secara terbuka sempat menyatakan bahwa ia sangat ingin bekerja kembali bersama pelatih Zinedine Zidane. Untuk itu, dengan kembalinya legenda Timnas Prancis ke Santiago Bernabeu membuatnya semakin mantap bertahan di Los Blancos pada musim depan.
Hanya saja, pemain berusia 31 tahun itu ingin Zidane memberikan waktu yang banyak untuk bermain sebagai starter Los Blancos. Pada musim 2018/19, ia berhasil mencetak 2 gol dari 23 penampilannya untuk Real Madrid di kompetisi La Liga.

Marcelo Lakukan Diet Ketat Sejak Kedatangan Zidane

Liga Spanyol – Pakar sepak bola di Spanyol, Eduardo Inda, mengatakan bahwa Marcelo Vieira telah melakukan diet ketat sejak kedatangan Zinedine Zidane pada awal Maret lalu.
Seperti diketahui, Zidane kembali ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid untuk menggantikan Santiago Solari, setelah Los Blancos tersingkir lebih awal dari ajang Copa del Rey dan Liga Champions musim ini.
Sebelum kedatangan Zidane, Marcelo dikabarkan ingin pergi dari Santiago Bernabeu karena tidak mendapatkan tempat utama. Pasalnya, Julen Lupetegui dan Santiago Solari lebih sering memainkan bek muda, Sergio Reguilon, daripada pemain asal Brasil itu.
Namun, kembalinya Zidane ke Real Madrid membuat Marcelo kembali mendapatkan tempat utama di sektor bek kiri. Dengan demikian, pemain berusia 30 tahun itu menghapus rencananya untuk meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas nanti.
Menurut Eduardo Inda, Marcelo kini terlihat lebih bersemangat tampil untuk Real Madrid. Bahkan, ia langsung melakukan diet ketat sejak Zidane datang pada awal Maret lalu, demi mendapatkan performa terbaiknya lagi.
“Marcelo mengalami penurunan berat badan 4,5 kg, saya katakan itu pada beberapa minggu yang lalu, dan dia sekarang sudah turun 6 kg. Kini, dia berada di level yang sama dengan Mei tahun lalu,” kata Inda seperti dikutip dari Tribalfootball.

Zidane Ingin Marcelo Tetap di Real Madrid

Sumberbola – Bek Real Madrid, Marcelo, dilaporkan akan tetap berada di Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas nanti, setelah kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala.
Marcelo telah menjalani musim yang paling sulit sejak tiba di Real Madrid pada tahun 2007 lalu, di mana pemain berusia 30 tahun itu kehilangan posisi utamanya di bawah arahan Santiago Solari. Hal ini membuat Marcelo mulai dikabarkan akan meninggalkan Real Madrid pada musim panas nanti.
Juventus sendiri dikabarkan menjadi klub terdepan untuk mengamankan jasa Marcelo di musim panas nanti. Selain itu, sang pemain juga dilaporkan tertarik untuk bereuni dengan Cristiano Ronaldo di Turin.
Namun, Marcelo nampaknya tidak akan kemana-mana pada musim panas nanti. Menurut salah satu media ternama di Spanyol, Don Balon, Zidane bertekad untuk tetap mempertahankan Marcelo. Pelatih asal Prancis itu menilai jika Marcelo masih penting untuk Real Madrid pada musim depan.
Pemain asal Amerika Selatan itu mencatat 500 penampilan untuk Real Madrid di semua ajang kompetisi, meraih empat gelar La Liga Spanyol, dua trofi Copa del Rey dan empat Piala Liga Champions selama waktunya di ibukota Spanyol.

John Toshack: Marcelo Hanya Kambing Hitam atas Keterpurukan Madrid

Berita Bola – Mantan pelatih Real Madrid, John Toshack, merasa bahwa Marcelo telah dijadikan kambing hitam atas keterpurukan pasukan Santiago Solari, ketika mereka mengalami kekalahan 2-1 dari Girona pada akhir pekan lalu.
Bintang asal Brasil itu telah kehilangan tempat utama di Madrid sejak Solari menggantikan Julen Lopetegui, di mana manajer asal Spanyol itu lebih senang untuk menempatkan Sergio Reguilón di posisi bek kiri.
Marcelo diketahui hanya memulai 5 dari 10 pertandingan liga sejak Solari menjadi bos di Santiago bernabeu, termasuk dalam kekalahan 2-1 dari Girona pada Minggu (17/2). Pada kekalahan Los Blancos itu, Marcelo dianggap sebagai biang karena gagal berada di posnya ketika Girona meluncurkan serangan balik untuk mengancam gawang Thibaut Courtois.
Dan berbicara mengenai itu, John Toshack yang sempat menjadi manajer Madrid di era 80’an merasa bahwa skuat Solari harus disalahkan atas keterpurukan mereka akhir-akhir ini.
“Real Madrid perlu mengubah setengah dari skuat mereka, bukan hanya Marcelo,” kata Toshack kepada El Golazo de Gol. “Anda tidak bisa menumpahkan semua kesalahan padanya.
“Setidaknya mereka (kritikus) menghargai apa yang telah ia berikan pada klub. Ini telah terjadi dalam beberapa musim terakhir dan mengkambing hitamkan satu pemain itu tidak pantas karena mereka berjuang bersama di atas lapangan,” jelasnya. Sumber: tribalfootball.com.

Wow! Real Madrid Siap Jual Tujuh Pemain di Musim Panas

Berita Bola – Raksasa La Liga, Real Madrid, siap untuk melakukan perubahan besar dengan menjual beberapa pemainnya pada bursa transfer musim panas mendatang. Itu menurut klaim dari pakar sepak bola Spanyol, Eduardo Inda.
Los Blancos merupakan salah satu klub dengan skuat terbanyak di dunia saat ini, di mana ada 32 pemain yang berada dibawah asuhan Santiago Solari. Sayangnya, skuat utama Madrid dipenuhi dengan pemain-pemain senior seperti Marcelo, Sergio Ramos, dan Karim Benzema yang sudah memasuki usia di atas 30 tahun.
Lebih lagi, banyak bintangnya yang terus mengalami kemunduran karena gagal mendapatkan jatah bermain yang layak musim ini, seperti Isco dan Keylor Navas. Dan Inda selaku pakar sepak bola La Liga telah mengklaim bahwa Madrid akan menjual beberapa bintangnya di musim panas dan melakukan perubahan untuk kompetisi mendatang.
“Dalam masalah ini ada kesepakatan mutlak dan presiden [Florentino Perez] ingin merombak Real Madrid,” katanya pada El Chiringuito de Jugones. “Akan ada setidaknya tujuh pemain yang dikorbankan pada musim panas.
“Yang pertama adalah pria yang sangat saya sukai dan saya tidak ingin ia meninggalkan Madrid, dia Lucas Vázquez. Yang kedua juga teman baik saya, Marcelo.
“Yang ketiga adalah kiper yang telah memenangkan tiga Liga Champions terakhir, Keylor Navas. Yang keempat adalah pemain yang bisa menjadi [pemenang] Ballon d’Or, tetapi dia memainkan 45% pertandingan karena 55% lainnya dia cedera, saya sedang berbicara tentang Gareth Bale.
“Yang berikutnya bukan hal baru, dia menghabiskan hidupnya di bangku cadangan, ini sangat mengejutkan saya. Dia adalah pemain besar dan saya sangat menyesal dia harus meninggalkan Real Madrid, dia adalah Isco Alarcon.
“Berikut ini adalah pemain dengan bakat luar biasa, tetapi ia diragukan di atas, di bawah dan di lapangan, yaitu Dani Ceballos. Ketujuh adalah anak laki-laki yang memiliki kasih sayang khusus dari saya dan yang setiap kali saya melihatnya bermain telah jauh lebih baik sejak dia datang, itu Jesús Vallejo. Ya mereka setidaknya akan menjadi korban perombakan Madrid di musim panas,” tukasnya. Sumber: tribalfootball.com.

Marcelo Enggan Ratapi Nasib Real Madrid Tanpa Ronaldo

Liga Spanyol – Pemain bertahan Real Madrid, Marcelo Vieira, enggan ratapi nasib Los Blancos usai kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada awal Juli lalu.
Lebih lanjut, Marcelo mengatakan bahwa ia hanya ingin terfokus pada kualitas Real Madrid saat ini.
“Sulit memang untuk kembali dari masa liburan dan Cristiano Ronaldo tak ikut bersama kami,” ujar Marcelo.
“Real Madrid adalah klub yang besar, begitu pula dengan Ronaldo. Tetapi klub selalu lebih besar dari seorang pemain.”
Baca Juga:

Theo Hernandez: Saya Kurang Percaya Diri di Madrid

Menurut Marcelo, Real Madrid sudah terlebih dahulu memiliki sejarah besar. Lantas, dengan kehadiran Ronaldo, bintan Portugal itu menambah lagi catatan impresif di sejarah Los Blancos.
Namun, bek kiri tersebut menegaskan bahwa Real Madrid tak boleh berhenti hanya karena ketidakhadiran pemain bintang seperti Ronaldo.
“Para pemain berubah dan pensiun, tetapi Real Madrid akan tetap berdiri,” ujar Marcelo.
Sebelum Ronaldo memutuskan untuk hengkang ke Juventus pada awal musim ini, ia telah memperkuat Los Blancos selama 9 tahun dan memenangi 4 gelar Liga Champions serta berbagai gelar bergengsi lainnya.
Kini, Real Madrid akan menghadapi El Clasico melawan Barcelona tanpa sosok Ronaldo di laga lanjutan La Liga akhir pekan nanti.

Marcelo Sebut Bukan Hanya Ronaldo yang Dirindukan Real Madrid

Sumberbola – Bintang Real Madrid, Marcelo, menegaskan bahwa Cristiano Ronaldo bukan satu-satunya pemain hebat yang dirindukan oleh Los Blancos.
Ronaldo meninggalkan Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini. Pemain berusia 33 tahun itu memutuskan untuk bergabung dengan raksasa Italia, Juventus.
Sementara itu, Real Madrid baru saja memperoleh hasil yang kurang memuaskan, usai ditahan imbang Athletic Bilbao dengan skor 1-1. Hasil ini membuat Los Blancos terpaut dua poin dari Barcelona, di mana rivalnya tersebut masih menempati posisi teratas klasemen.
Ditanya apakah Real Madrid merasa kehilangan pemenang Ballon d’Or lima kali tersebut, Marcelo mengatakan kepada wartawan: “Saya pikir pendukung juga sering mengingat Raul, Zidane, dan bukan hanya Cristiano.”
Baca Juga:

Jordi Alba: Ter Stegen Kiper Terbaik di Dunia
Di Francesco Yakin AS Roma Bisa Kejar Juventus
Alasan Lopetegui Tak Mainkan Mariano di Laga vs Bilbao

Lebih lanjut, Marcelo juga merasa kecewa dengan hasil imbang yang diperoleh Real Madrid. “Hasil imbang sedikit mengecewakan,” tambah Marcelo. “Kami berharap untuk hasil yang lebih adil, yang akan memenangkan pertandingan.
“Kami memberikan itu semua untuk melakukannya dan kami meningkat di babak kedua, tetapi kami harus melupakan pertandingan ini dan memikirkan pertandingan berikutnya. Kami memiliki banyak bola dan menciptakan peluang, tetapi itu tidak masuk. Kami punya tim yang fantastis, kami bermain bagus, tapi kami tidak bisa memenangkan pertandingan,” jelasnya.
“Kami tidak ingin menjatuhkan poin apa pun di sini. Kami juga tidak memiliki sedikit kesabaran. Setelah tertinggal, kami mencoba untuk lebih cepat, tetapi itulah yang terjadi dalam sepak bola. Kami sangat dekat untuk mendapatkan tiga poin,” tukasnya.