Arbeloa: Keterpurukan Madrid Tak Bisa Dibenahi dengan Cepat

Berita Bola – Mantan pemain bertahan Real Madrid, mengatakan bahwa Los Blancos tidak bisa diperbaiki secara signifikan, meski Florentino Perez selaku presiden klub ingin mendatangkan beberapa Galactico baru.
Seperti diketahui, Madrid bisa dibilang mengalami kehancuran pada musim ini. Selain tersingkir dari Liga Champions dan Copa Del Rey, mereka juga terpaut 12 poin dari Barcelona di La Liga yang membuat Perez membawa kembali Zinedine Zidane sebagai pelatih pada bulan ini untuk menggantikan Santiago Solari.
Selain itu, Perez dikatakan siap untuk memberikan pengeluaran besar menjelang musim depan untuk merevitalisasi skuat. Kylian Mbappe, Neymar, Eden Hazard dan Christian Eriksen adalah di antara sejumlah nama bintang yang terkait dengan kemungkinan pindah ke Santiago Bernabeu, sementara kesepakatan untuk menandatangani bek Porto Eder Militao telah disepakati.
Tetapi Arbeloa mengatakan akan sulit untuk membeli pemain yang lebih baik daripada yang sudah ada di klub, yang membantu mereka memenangkan empat Liga Champions dalam lima musim terakhir.
“Saya melihat pasukan yang sulit untuk ditingkatkan,” kata mantan bek itu kepada El Chiringuito. “Di luar Real Madrid, tidak banyak pemain yang bisa memperbaiki apa yang ada di klub saat ini.
“Kata ‘revolusi’ tidak cocok untuk saya. Mereka adalah pemain yang sama yang memenangkan empat Liga Champions. Saya tidak berpikir masalah di Madrid adalah masalah usia dan masalah ini tidak akan dapat diperbaiki secara signifikan dengan mendatangkan pemain-pemain baru,” tukasnya.

Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit

Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit– Gelandang anyar Real Madrid, Luka Modric meminta kepada seluruh rekan timnya untuk segera bangkit dari keterpurukan. Diektahui Madrid secara mengejutkan kalah di 2 laga El Clasico.

Real Madrid memang sedang dalam performa yang buruk. Dalam lima laga terakhir, El Real harus menelan tiga kekalahan. Selain Barca, satu tim lain yang mampu mengalahkan Madrid adalah Girona pada ajang La Liga.

Menariknya, tiga kekalahan itu terjadi saat Madrid bermain di kandang sendiri yakni Santiago Bernabeu. Tentu saja ini menjadi catatan buruk bagi Madrid. Tapi, di balik catatan buruk itu, masih ada rasa optimis dalam skuat Madrid.

Luka Modric menilai bahwa kondisi seperti saat ini bukan kali pertama terjadi di Real Madrid. Dia sudah pernah merasakan sebelumnya. Madrid diremehkan, dianggap sudah mati. Namun, klub ibukota Spanyol tersebut selalu mampu bangkit dari kematiannya.

“Di Madrid memang selalu ada pembicaraan seperti itu, kami tidak bisa mengelak. Madrid selalu dikatakan sudah mati dan Madrid selalu mampu bangkit,” ucap Modric dikutip dari situs resmi Real Madrid.

“Pada tahun 2015 kami tidak memenangkan satu pun gelar dan semua bilang Madrid sudah mati. Kalian semua tahu apa yang kemudian terjadi setelahnya. Karena itu mereka harus percaya pada kami, kami akan terus berjuang,” tandas pemain berusia 33 tahun.

Lebih dari itu, Modric menilai Madrid saat ini dihuni banyak pemain muda. Jadi, dia cukup yakin dengan masa depan klub. “Tim ini punya masa depan yang gemilang,” tegas pemain asal Kroasia tersebut.

Real Madrid sudah tersingkir dari Copa del Rey. Di La Liga, pasukan Santiago Solari tertinggal 12 poin dari Barcelona yang ada di puncak. Kans juara La Liga cukup tipis. Dan, target utama Madrid kini adalah Liga Champions.

Luka Modric memastikan bahwa timnya sudah siap untuk berjuang mempertahankan gelar di Liga Champions.

“Bagi kami, pertandingan Liga Champions sangat penting. Terutama besok melawan tim yang sangat kuat [Ajax] dengan pemain muda dan ambisius. Laga ini adalah kunci dan kami ingin berada di perempat final,” tegas eks pemain Tottenham.
The post Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit appeared first on bolamagz.net.

Modric Dapat Sepatu Khusus untuk Rayakan Kemenangan Ballon d’Or

Sumberbola – Kapten tim nasional Kroasia, Luka Modric telah menerima sepatu khusus dari Nike untuk memperingati kemenangan Ballon d’Or yang diraihnya pada hari Senin (3/12) lalu.
Gelandang Real Madrid itu kemudian memposting gambar di akun Instagramnya, di mana dia sementara memegang sepatu tersebut. Pemain berusia 33 tahun itu memamerkan sepatu Nike-nya tersebut dengan disertai caption: “Tahun spesial. Hadiah spesial. Terima kasih semuanya @nikefootball.”

Sementara itu, halaman belakang surat kabar harian Spanyol, AS, menunjukkan gambar skuat Real Madrid yang berpose dengan trofi Balon d’Or, saat Modric mengabdikan penghargaan prestisius tersebut kepada rekan-rekan setimnya di Santiago Bernabeu.

Penghargaan itu diterima mantan gelandang Tottenham Hotspur tersebut setelah memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid pada akhir musim lalu dan membantu timnas Kroasia finis sebagai runner-up Piala Dunia 2018.
Kini Modric menjadi pemain yang mematahkan duapoli Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi untuk penghargaan Ballon d’Or selama lebih dari satu dekade. Pemain berusia 33 tahun itu juga memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA dan Golden Ball di Piala Dunia 2018 lalu.

Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018

Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018- Gelandang anyar Timnas Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric resmi menjadi pesepakbola terbaik di dunia usai meraih trofi ballon d’Or 2018 tadi malam. Nama Modric memang santer terdengar bakal mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang telah mendominasi dalam beberapa tahun terakhir.
Modric menerima trofi bola emas dari majalah France Football dalam acara penganugerahan yang digelar di Grand Palais, Paris, Prancis, Selasa (4/12) dini hari WIB.
Modric pun berhasil menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan Ballon d’Or setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi dalam 10 tahun terakhir.
Ronaldo sendiri kali ini harus puas hanya menjadi runner-up. Sementara Messi malah tercecer di peringkat lima, di bawah Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.
Klasemen Lengkap
Berikut klasemen Ballon d’Or 2018 selengkapnya:
1: Luka Modric (Kroasia / Real Madrid)
2: Cristiano Ronaldo (Portugal / Real Madrid, Juventus)
3: Antoine Griezmann (Prancis / Atletico Madrid)
4: Kylian Mbappe (Prancis / PSG)
5: Lionel Messi (Argentina / Barcelona)
6: Mohamed Salah (Mesir / Liverpool)
7: Raphael Varane (Prancis / Real Madrid)
8: Eden Hazard (Belgia / Chelsea)
9: Kevin De Bruyne (Belgia / Manchester City)
10: Harry Kane (Inggris / Tottenham Hotspur)
11: N’Golo Kante (Prancis / Chelsea)
12: Neymar (Brasil / PSG)
13: Luis Suarez (Uruguay / Barcelona)
14: Thibaut Courtois (Belgia / Chelsea, Real Madrid)
15: Paul Pogba (Prancis / Manchester United)
16: Sergio Aguero (Argentina / Manchester City)
17: Gareth Bale (Wales / Real Madrid)
17: Karim Benzema (Prancis / Real Madrid)
19: Roberto Firmino (Brasil / Liverpool)
19: Ivan Rakitic (Kroasia / FC Barcelona)
19: Sergio Ramos (Spanyol / Real Madrid)
22: Edinson Cavani (Uruguay / PSG)
22: Sadio Mane (Senegal / Liverpool)
22: Marcelo (Brasil / Real Madrid)
25: Alisson Becker (Brasil / AS Roma, Liverpool)
25: Mario Mandzukic (Kroasia / Juventus)
25: Jan Oblak (Slovenia / Atletico Madrid)
28: Diego Godin (Uruguay / Atletico Madrid)
29: Isco (Spanyol / Real Madrid)
29: Hugo Lloris (Prancis / Tottenham Hotspur)
2018 memang menjadi tahun terbaik dalam karier sepak bola Modric. Gelandang 33 tahun itu mengawali prestasinya dengan mengantar Real Madrid menjadi juara Liga Champions untuk ketiga kali secara beruntun.
Selanjutnya, Modric berperan besar membawa Kroasia melaju hingga partai puncak ajang Piala Dunia 2018 sebelum dikalahkan Prancis di Moscow.
Penampilan impresif Modric selama turnamen di Rusia itu pun diganjar dengan penghargaan bola emas alias pemain terbaik turnamen sebelum kemudian ia meraih penghargaan pemain terbaik Eropa.
The post Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018 appeared first on bolamagz.net.

Bale Ucapkan Selamat untuk Modric

Sumberbola – Gareth Bale memberikan pujian setinggi langit untuk rekan setimnya di Real Madrid, yakni Luka Modric, setelah bintang Kroasia itu meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018.
Modric berhasil mengalahkan dua pesaingnya untuk nominasi terakhir, yakni Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah, dalam gala penghargaan FIFA yang digelar di Royal Festival Hall, London pada Selasa (25/9) dini hari WIB.
Setelah tampil memukau baik di level klub maupun Timnas, dengan membantu Real Madrid menjuarai Liga Champions dan menghantar Kroasia melaju ke final Piala Dunia 2018, Modric mampu menyudahi dominasi Messi dan Ronaldo, yang mana kedua superstar dunia itu selalu berbagi penghargaan bergengsi ini dalam 10 tahun terakhir.
Baca Juga:

Eto’o Klaim FIFA Award Tak Ubah Fakta Messi Pemain Terbaik Dunia
Soal Karier Mourinho di MU, Lampard: Semua Manajer Bisa Dipecat Kapan Saja
Dani Osvaldo: Messi Tak Punya Kehidupan, Dia Tinggal di Penjara Emas

Banyak pihak yang mengakui bahwa Modric layak meraih penghargaan FIFA tahun ini. Tak terkecuali Gareth Bale, yang turut memuji rekan setimnya itu sebagai pemain yang luar biasa.
“Selamat temanku! Pemain yang luar biasa dan musim yang luar biasa,” cuit bintang Wales itu di Twitter.
Sementara itu, Bale yang mencetak gol dari tendangan salto yang luar biasa dalam kemenangan Real Madrid atas Liverpool di final Liga Champions musim lalu, masih kalah bersaing dengan gol yang dicetak Mohamed Salah saat melawan Everton untuk penghargaan Puskas Award 2018.

Kovacic Mengaku Rindu Luka Modric

Sumberbola – Setelah beredar banyak spekulasi tentang masa depan Mateo Kovacic, gelandang asal Kroasia itu akhirnya resmi meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini, atau dua hari menjelang batas waktu transfer di Inggris.
Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan The Blues dalam kesepakatan pinjaman untuk satu musim ke depan. Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari transfer Thibaut Courtois ke Real Madrid, yang pindah ke ibukota Spanyol secara permanen.
Kovacic sendiri mengakui bahwa dia menerima tawaran Chelsea untuk mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak di klub lain. Hal ini lantaran dia gagal mendapatkan peran utama selama masa tinggalnya di Santiago Bernabeu.
Baca Juga:

Real Madrid Saingi Barca Kejar Frenkie de Jong
Kovacic Mengaku Bintang Madrid Ini Tak Senang Dirinya Gabung Chelsea
Allardyce Ramal MU Terancam Kehilangan Posisi 4 Besar EPL

Kini Kovacic telah membangun awal karier yang gemilang bersama The Blues. Kehadirannya di Stamford Bridge bisa meningkatkan pilihan di lini tengah tim asuhan Maurizio Sarri.
Meski demikian, Kovacic mengakui bahwa dirinya merindukan salah satu rekannya di Real Madrid, yakni Luka Modric, yang juga berasal dari Kroasia.
Ketika ditanya apakah Modric merindukannya, Kovacic menjawab: “Saya pikir begitu. Saya juga merindukannya. Kami berbicara hampir setiap hari, jadi tidak apa-apa.”

Lopetegui Ingin Pemain Real Madrid Menangkan Penghargaan Individu

Sumberbola – Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, mendukung Luka Modric untuk meraih Ballon d’Or dan penghargaan Pemain Terbaik FIFA, karena dia memang mengharapkan penghargaan individu bergengsi jatuh ke tangan para pemainnya di Santiago Bernabeu.
Modric memainkan peran utama dalam keberhasilan Real Madrid memenangkan Liga Champions tiga kali secara berturut-turut. Dia juga membantu Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018 di Rusia, serta memenangkan Golden Ball dalam prosesnya.
Kini pemain berusia 33 tahun itu menjadi salah satu dari tiga nominasi akhir untuk penghargaan Pemain Terbaik FIFA tahun ini bersama mantan rekan setimnya, Cristiano Ronaldo dan bintang Liverpool, Mohamed Salah.
Baca Juga:

Ditawari Kontrak Baru, Klausul Rilis Bintang Barca Ini Jadi 500 Juta Euro
Odriozola Siap Jalani Debut Real Madrid di Laga vs Espanyol
Alan Shearer Terkejut Pochettino Lakukan Hal Ini

Modric adalah favorit untuk memenangkan penghargaan ini, setelah kesuksesannya di klub dan di level internasional. Namun kapten Kroasia itu akan bersaing ketat dengan Ronaldo, yang mencatat 15 gol di Liga Champions musim lalu.
Menanggapi hal ini, Lopetegui menegaskan bahwa dia kurang berminat soal penghargaan individu. Namun, dia ingin melihat pemain Madrid-lah yang memenangkan penghargaan bergengsi tersebut.
Ketika ditanya siapa yang menurutnya pantas disebut sebagai pemain terbaik dunia, Lopetegui mengatakan kepada wartawan: “Anda sendiri yang mengatakannya, saya tidak percaya banyak soal gelar individu.”
“Sepak bola adalah permainan tim, tetapi jika Anda harus mengenali pemain hebat, maka saya ingin itu pergi ke klub kami.
“Modric memiliki musim yang hebat, tapi itu semua yang bisa saya katakan. Ini adalah permainan tim, dan saya berharap tim ini menang melawan Espanyol,” tutupnya.

Luka Modric Patah Semangat Impikan Trofi Ballon d’Or

Gilabola.com – Selalu langganan didapat Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, sosok Luka Modric kini mulai patah semangat impikan bisa raih trofi Ballon d’Or. Pemain klub Liga Spanyol Real Madrid itu hanya ingin beri kemenangan saja untuk tim.
Pemain lapangan tengah klub Liga Spanyol tersebut awalnya mengakui jika dirinya memang punya keinginan untuk bisa meraih trofi bergengsi tersebut. Luka Modric sendiri kembali disebut dalam kandidat terkini yang berpeluang menangkan Ballon d’Or.
“Saya jelas bangga saat mendengar kabar seperti itu ya. Jika hal ini bisa terjadi pada diri saya, semuanya akan jauh lebih menyenangkan,” ujar Luka Modric dengan tak bersemangat.
“Saya ingin sekali bisa memenangkan trofi Ballon d’Or, tapi hal itu sekarang sudah bukan menjadi obsesi saya lagi. Saya sudah tak tertarik untuk memikirkan trofi itu lagi setiap harinya.”
“Bagi saya saat ini, yang paling penting adalah bagaimana caranya bisa menolong tim ini untuk menjadi juara,” pungkasnya mencoba bersikap realistis.
Real Madrid sendiri saat ini memang masih berjuang membuktikan diri masih tajam meski ditinggal Cristiano Ronaldo. Mereka berusaha keluar dari kritik akan menurun jika tak diperkuat pemain hal yang akhirnya merapat ke Juventus tersebut.
Luka Modric didukung rekan satu tim
Meski tak bersemangat lagi untuk bisa jadi pemenang Ballon d’Or, namun Gelandang Real Madrid, Isco merasa rekan satu timnya itu sudah layak untuk mendapatkan penghargaan tahun ini. Ia diakui bukan hanya berjasa pada Los Blancos, namun juga berjasa pada Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 kemarin.
“Dia itu (Luka Modric) sudah memberi kami banyak harapan di setiap pertandingan Real Madrid. Dia masih sangat penting bagi kami semua. Semoga saja kami semua bisa sehebat dirinya ya,” puji Isco melalui Sportskeeda.
“Bagi saya secara pendapat pribadi, Luka Modric adalah satu-satunya pemain yang layak untuk menerima penghargaan Ballon d’Or tersebut. Dia adalah jenis pemain yang sangat berbeda,” pungkasnya.
Berita bola terkini