Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus

Real Madrid kehilangan bukan satu, bukan dua, tapi lima gelar pemain-pemain terbaik di ajang penghargaan UEFA, tadi malam. Lihat.
Diam-diam Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus pada acara penghargaan pemain-pemain terbaik Eropa yang berlangsung bersamaan dengan ajang drawing fase grup Liga Champions di Monaco, tadi malam.
Tahun lalu (dan juga tahun sebelumnya) gelar striker terbaik jatuh ke Cristiano Ronaldo yang di musim sebelumnya masih membela Real Madrid. Tahun ini gelar penyerang terbaik UEFA direbut Lionel Messi dengan 12 gol pada kompetisi top Eropa itu musim lalu.
Real Madrid Kehilangan Pemain Tengah, Bek, Kiper Terbaik 
Demikian juga tahun lalu pemain tengah terbaik diberikan kepada Luka Modric, gelandang Real Madrid. Lagi-lagi dua tahun berurutan. Tahun ini jatuh kepada Frenkie de Jong untuk prestasinya di Ajax Amsterdam. Raksasa Belanda mengalahkan juara bertahan Real Madrid di babak 16 besar musim lalu melalui kemenangan bersejarah 4-1 di Santiago Bernabeu, sebelum mengalahkan Juventus di perempat final. Mereka tak sepantasnya kalah di semifinal melawan Tottenham, tetapi performa de Jong di lapangan tengah membuat Barcelona membelinya seharga 65 juta pound.

Berita Terkait

Ronaldo Ejek VAR Usai Cetak Gol Untuk Juventus
Real Madrid Incar Dua Pemain Top Sebelum Bursa Tutup
Cristiano Ronaldo Harusnya Pemain Terbaik UEFA

Musim lalu (dan juga musim sebelumnya) gelar bek terbaik diambil oleh Sergio Ramos, kapten Los Blancos. Kali ini mereka harus merelakannya kepada Virgil Van Dijk, bek jangkung Liverpool yang bahkan lebih tinggi daripada kiper Alisson Becker.
Alisson tahun ini merebut gelar kiper terbaik UEFA setelah musim lalu direbut Keylor Navas, penjaga gawang Los Merengues asal Kosta Rika. Dan pada akhirnya gelar Pemain Terbaik UEFA 2018/2019 diambil alih Van Dijk, menyingkirkan Modric musim lalu. Jadi bukan hanya satu, bukan hanya dua, tapi Real Madrid kehilangan lima gelar sekaligus tahun ini. Tidak ada pemain Los Blancos yang menang penghargaan individual UEFA tahun ini.
Sumber: Bukan Satu, Bukan Dua, Real Madrid Kehilangan Lima Gelar Sekaligus

Jika Pergi dari Real Madrid, Luka Modric Hanya Mau ke AC Milan

Liga Spanyol – Gelandang Real Madrid, Luka Modric, dikabarkan telah memberi petunjuk soal klub yang akan dibelanya apabila hengkang dari Los Blancos.
Masa depan Modric tidak terjamin di Real Madrid meski memiliki status sebagai pemegang gelar pesepak bola terbaik Ballon d’Or. Penampilan inkonsisten serta prestasi jeblok Los Blancos pada musim lalu menjadi faktor yang memunculkan isu keluarnya sang pemain dari Santiago Bernabeu.
Isu terbaru mengatakan bahwa Modric bisa diserahkan Real Madrid ke Paris Saint-Germain sebagai bagian dari transfer Neymar. Namun, isu tersebut dengan cepat ditepis oleh pihak sang pemain.
Dilansir dari Calciomercato, Modric lebih senang bergabung dengan AC Milan jika keluar dari Madrid. “Jika saya meninggalkan Real Madrid, saya hanya akan mempertimbangkan ide bergabung bersama Boban di Milan,” kata Modric kepada orang-orang terdekatnya.
Boban yang dimaksud Luka Modric adalah Zvonimir Boban, selaku kompariotnya yang kini menjabat sebagai Chief Football Operator AC Milan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Modric memang dirumorkan akan bergabung dengan AC Milan. Lebih-lebih setelah beredarnya foto masa kanak-kanak dia sedang memakai seragam Rossoneri.
Sementara itu, kontrak Modric bersama Real Madrid sendiri masih tersisa satu tahun, atau berlaku sampai pertengahan tahun 2020 mendatang.

Sinyal Hengkang, Luka Modric Tak Akur dengan Zinedine Zidane

Liga Spanyol – Gelandang Real Madrid, Luka Modric, dikabarkan tidak lagi memiliki hubungan yang harmonis dengan pelatih klub, Zinedine Zidane. Sehingga, teka-teki mengenai masa depan pemain kelahiran Kroasia itu mulai dispekulasikan.
Modric bisa dikatakan sebagai pemain yang sukses tampil gemilang di sepanjang tahun 2018. Sehingga, ia layak menjadi peraih Ballon d’Or pada tahun lalu. Namun, gelandang berusia 33 tahun itu mulai mengalami penurunan performa menyusul penampilan buruk Los Blancos secara umum pada musim 2018/19.
Selain itu, Diario Gol mengklaim bahwa Modric memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Zidane. Pasalnya, pelatih asal Prancis itu meminta sang gelandang untuk tampil lebih seimbang.
Modric dituntut untuk memiliki kontribusi bertahan yang lebih besar. Namun, kapten timnas Kroasia itu dikabarkan menolak dan tidak sepakat dengan Zidane. Akibatnya, sang pemain mulai tak nyaman di Santiago Bernabeu dan ingin hengkang pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Sejak awal musim 2018/19, ada satu tim yang secara intensif dikaitkan dengan Modric, yakni Inter Milan. Klub yang berbasis di San Siro itu disebut tertarik ingin menggunakan jasa sang gelandang untuk memperkuat mereka di musim depan.
Hanya saja, di awal musim 2018/19 lalu, Modric memilih untuk tetap bertahan di Real Madrid. Namun, menyusul konflik dengan Zinedine belakangan ini, keinginan pemain untuk hengkang kembali terbuka.

Predrag Mijatovic: Modric Akan Tetap di Madrid Musim Depan

Berita Bola – Mantan penyerang Real Madrid, Predrag Mijatovic, yakin bahwa Luka Modric akan tetap berada di Santiago Bernabeu untuk musim depan, di tengah kabar kedatangan beberapa gelandang baru ke ibukota Spanyol.
Bintang asal Kroasia ini telah mengalami penurunan performa dalam kampanye musim ini, di mana ia hanya mencetak 3 gol dan 6 assists pada 32 penampilannya di La Liga. Tampilannya yang mengecewakan membuat spekulasi kedatangan gelandang baru seperti Paul Pogba dan Christian Eriksen semakin menguat, sementara Modric dikaitkan dengan kepindahan ke Inter Milan.
Namun, Mijatovic merasa bahwa bintang berusia 33 tahun itu akan tetap di Real Madrid terlepas dari apakah Los Blancos akan mendatangkan pemain tengah baru di musim panas tahun ini.
“Dia akan melanjutkan di sini musim depan,” kata Mijatovic kepada El Larguero. “Saya telah berbicara dengannya dan ini adalah salah satu musim terburuk yang pernah ia mainkan.
“Tidak akan mudah untuk memulihkan apa yang dia miliki dengan para pemain yang datang dan pergi. Itu membuatnya harus kembali melakukan penyesuaian. Tapi ia seorang profesional dan dia bahagia. Dia menderita seperti semua orang di Real Madrid saat ini. Jadi saya tidak berbikir dia akan pergi di musim panas,” jelasnya.

Arbeloa: Keterpurukan Madrid Tak Bisa Dibenahi dengan Cepat

Berita Bola – Mantan pemain bertahan Real Madrid, mengatakan bahwa Los Blancos tidak bisa diperbaiki secara signifikan, meski Florentino Perez selaku presiden klub ingin mendatangkan beberapa Galactico baru.
Seperti diketahui, Madrid bisa dibilang mengalami kehancuran pada musim ini. Selain tersingkir dari Liga Champions dan Copa Del Rey, mereka juga terpaut 12 poin dari Barcelona di La Liga yang membuat Perez membawa kembali Zinedine Zidane sebagai pelatih pada bulan ini untuk menggantikan Santiago Solari.
Selain itu, Perez dikatakan siap untuk memberikan pengeluaran besar menjelang musim depan untuk merevitalisasi skuat. Kylian Mbappe, Neymar, Eden Hazard dan Christian Eriksen adalah di antara sejumlah nama bintang yang terkait dengan kemungkinan pindah ke Santiago Bernabeu, sementara kesepakatan untuk menandatangani bek Porto Eder Militao telah disepakati.
Tetapi Arbeloa mengatakan akan sulit untuk membeli pemain yang lebih baik daripada yang sudah ada di klub, yang membantu mereka memenangkan empat Liga Champions dalam lima musim terakhir.
“Saya melihat pasukan yang sulit untuk ditingkatkan,” kata mantan bek itu kepada El Chiringuito. “Di luar Real Madrid, tidak banyak pemain yang bisa memperbaiki apa yang ada di klub saat ini.
“Kata ‘revolusi’ tidak cocok untuk saya. Mereka adalah pemain yang sama yang memenangkan empat Liga Champions. Saya tidak berpikir masalah di Madrid adalah masalah usia dan masalah ini tidak akan dapat diperbaiki secara signifikan dengan mendatangkan pemain-pemain baru,” tukasnya.

Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit

Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit– Gelandang anyar Real Madrid, Luka Modric meminta kepada seluruh rekan timnya untuk segera bangkit dari keterpurukan. Diektahui Madrid secara mengejutkan kalah di 2 laga El Clasico.

Real Madrid memang sedang dalam performa yang buruk. Dalam lima laga terakhir, El Real harus menelan tiga kekalahan. Selain Barca, satu tim lain yang mampu mengalahkan Madrid adalah Girona pada ajang La Liga.

Menariknya, tiga kekalahan itu terjadi saat Madrid bermain di kandang sendiri yakni Santiago Bernabeu. Tentu saja ini menjadi catatan buruk bagi Madrid. Tapi, di balik catatan buruk itu, masih ada rasa optimis dalam skuat Madrid.

Luka Modric menilai bahwa kondisi seperti saat ini bukan kali pertama terjadi di Real Madrid. Dia sudah pernah merasakan sebelumnya. Madrid diremehkan, dianggap sudah mati. Namun, klub ibukota Spanyol tersebut selalu mampu bangkit dari kematiannya.

“Di Madrid memang selalu ada pembicaraan seperti itu, kami tidak bisa mengelak. Madrid selalu dikatakan sudah mati dan Madrid selalu mampu bangkit,” ucap Modric dikutip dari situs resmi Real Madrid.

“Pada tahun 2015 kami tidak memenangkan satu pun gelar dan semua bilang Madrid sudah mati. Kalian semua tahu apa yang kemudian terjadi setelahnya. Karena itu mereka harus percaya pada kami, kami akan terus berjuang,” tandas pemain berusia 33 tahun.

Lebih dari itu, Modric menilai Madrid saat ini dihuni banyak pemain muda. Jadi, dia cukup yakin dengan masa depan klub. “Tim ini punya masa depan yang gemilang,” tegas pemain asal Kroasia tersebut.

Real Madrid sudah tersingkir dari Copa del Rey. Di La Liga, pasukan Santiago Solari tertinggal 12 poin dari Barcelona yang ada di puncak. Kans juara La Liga cukup tipis. Dan, target utama Madrid kini adalah Liga Champions.

Luka Modric memastikan bahwa timnya sudah siap untuk berjuang mempertahankan gelar di Liga Champions.

“Bagi kami, pertandingan Liga Champions sangat penting. Terutama besok melawan tim yang sangat kuat [Ajax] dengan pemain muda dan ambisius. Laga ini adalah kunci dan kami ingin berada di perempat final,” tegas eks pemain Tottenham.
The post Luka Modric Minta Madrid Segera Bangkit appeared first on bolamagz.net.

Modric Dapat Sepatu Khusus untuk Rayakan Kemenangan Ballon d’Or

Sumberbola – Kapten tim nasional Kroasia, Luka Modric telah menerima sepatu khusus dari Nike untuk memperingati kemenangan Ballon d’Or yang diraihnya pada hari Senin (3/12) lalu.
Gelandang Real Madrid itu kemudian memposting gambar di akun Instagramnya, di mana dia sementara memegang sepatu tersebut. Pemain berusia 33 tahun itu memamerkan sepatu Nike-nya tersebut dengan disertai caption: “Tahun spesial. Hadiah spesial. Terima kasih semuanya @nikefootball.”

Sementara itu, halaman belakang surat kabar harian Spanyol, AS, menunjukkan gambar skuat Real Madrid yang berpose dengan trofi Balon d’Or, saat Modric mengabdikan penghargaan prestisius tersebut kepada rekan-rekan setimnya di Santiago Bernabeu.

Penghargaan itu diterima mantan gelandang Tottenham Hotspur tersebut setelah memenangkan Liga Champions bersama Real Madrid pada akhir musim lalu dan membantu timnas Kroasia finis sebagai runner-up Piala Dunia 2018.
Kini Modric menjadi pemain yang mematahkan duapoli Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi untuk penghargaan Ballon d’Or selama lebih dari satu dekade. Pemain berusia 33 tahun itu juga memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA dan Golden Ball di Piala Dunia 2018 lalu.

Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018

Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018- Gelandang anyar Timnas Kroasia dan Real Madrid, Luka Modric resmi menjadi pesepakbola terbaik di dunia usai meraih trofi ballon d’Or 2018 tadi malam. Nama Modric memang santer terdengar bakal mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang telah mendominasi dalam beberapa tahun terakhir.
Modric menerima trofi bola emas dari majalah France Football dalam acara penganugerahan yang digelar di Grand Palais, Paris, Prancis, Selasa (4/12) dini hari WIB.
Modric pun berhasil menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan Ballon d’Or setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi dalam 10 tahun terakhir.
Ronaldo sendiri kali ini harus puas hanya menjadi runner-up. Sementara Messi malah tercecer di peringkat lima, di bawah Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.
Klasemen Lengkap
Berikut klasemen Ballon d’Or 2018 selengkapnya:
1: Luka Modric (Kroasia / Real Madrid)
2: Cristiano Ronaldo (Portugal / Real Madrid, Juventus)
3: Antoine Griezmann (Prancis / Atletico Madrid)
4: Kylian Mbappe (Prancis / PSG)
5: Lionel Messi (Argentina / Barcelona)
6: Mohamed Salah (Mesir / Liverpool)
7: Raphael Varane (Prancis / Real Madrid)
8: Eden Hazard (Belgia / Chelsea)
9: Kevin De Bruyne (Belgia / Manchester City)
10: Harry Kane (Inggris / Tottenham Hotspur)
11: N’Golo Kante (Prancis / Chelsea)
12: Neymar (Brasil / PSG)
13: Luis Suarez (Uruguay / Barcelona)
14: Thibaut Courtois (Belgia / Chelsea, Real Madrid)
15: Paul Pogba (Prancis / Manchester United)
16: Sergio Aguero (Argentina / Manchester City)
17: Gareth Bale (Wales / Real Madrid)
17: Karim Benzema (Prancis / Real Madrid)
19: Roberto Firmino (Brasil / Liverpool)
19: Ivan Rakitic (Kroasia / FC Barcelona)
19: Sergio Ramos (Spanyol / Real Madrid)
22: Edinson Cavani (Uruguay / PSG)
22: Sadio Mane (Senegal / Liverpool)
22: Marcelo (Brasil / Real Madrid)
25: Alisson Becker (Brasil / AS Roma, Liverpool)
25: Mario Mandzukic (Kroasia / Juventus)
25: Jan Oblak (Slovenia / Atletico Madrid)
28: Diego Godin (Uruguay / Atletico Madrid)
29: Isco (Spanyol / Real Madrid)
29: Hugo Lloris (Prancis / Tottenham Hotspur)
2018 memang menjadi tahun terbaik dalam karier sepak bola Modric. Gelandang 33 tahun itu mengawali prestasinya dengan mengantar Real Madrid menjadi juara Liga Champions untuk ketiga kali secara beruntun.
Selanjutnya, Modric berperan besar membawa Kroasia melaju hingga partai puncak ajang Piala Dunia 2018 sebelum dikalahkan Prancis di Moscow.
Penampilan impresif Modric selama turnamen di Rusia itu pun diganjar dengan penghargaan bola emas alias pemain terbaik turnamen sebelum kemudian ia meraih penghargaan pemain terbaik Eropa.
The post Luka Modric Resmi Raih Trofi Ballon d’Or 2018 appeared first on bolamagz.net.