Luka Jovic Akui Menangis Tiga Hari Saat Red Star Menjualnya

Sumberbola – Bintang Real Madrid, Luka Jovic, mengakui bahwa dirinya sangat sedih saat Red Star Belgrade memutuskan untuk menjualnya kepada Benfica.
Jovic mengungkapkan bahwa saat itu dia masih ingin memenangkan gelar bersama Red Star. Namun, karena terdesak faktor ekonomi, klub memutuskan untuk menjual Jovic.
“Saya jelas: saya ingin tetap di akhir musim,” kata Jovic. “Kami unggul 20 poin dan saya ingin memenangkan liga sekali lagi.
“Tapi klub menjual saya di bursa transfer Januari karena mereka butuh uang. Ketika saya pertama kali sampai di Lisbon, saya menangis selama tiga hari,” katanya.
Karier Jovic bersama Benfica tidak berjalan mulus. Dia sempat dikecam oleh media di Portugal. Hal itu lantaran Jovic secara tidak sengaja melukai kakinya saat berenang.
“Itu benar-benar tidak menyenangkan klub. Pers lokal di Portugal menganggap cidera itu akibat tidak profesional,” sambungnya.
Segalanya berubah bagi sang penyerang begitu ia bergabung bersama Eintracht Frankfurt dengan status pinjaman dua tahun. Dia mengatakan bahwa Niko Kovac adalah pelatih yang sangat berjasa untuknya.
“Kovac membantu saya berada di jalur yang benar,” kata Jovic. “Dia tidak akan membiarkan saya istirahat sebentar dalam pelatihan. Dia selalu menuntut lebih dari saya.
“Saya sangat berterima kasih kepadanya. Dia adalah pelatih yang sangat penting bagi saya. Dia menjadikan saya pemain yang lebih baik dan orang yang lebih baik,” tutupnya.

Roberto Carlos: Real Madrid Tidak Perlu Melakukan Perombakan Besar di Musim Panas

Berita Bola – Legenda Real Madrid, Roberto Carlos, mengatakan bahwa mantan timnya tidak perlu melakukan perombakan besar untuk skuat mereka pada musim panas ini.
Los Blancos mengalami kampanye yang mengecewakan musim lalu, dengan raksasa ibukota Spanyol untuk pertama kali dalam dekade terakhir mengakhiri musim dengan tanpa meraih satu trofipun. Dengan hal tersebut, Madrid langsung melakukan pergerakan transfer pada musim panas ini dan telah mengamankan tanda tangan Eden Hazard, Eder Militao serta Luka Jovic.
Namun Los Blancos diyakini masih ingin melakukan penandatangan baru setelah muncuk kabar bahwa mereka ingin melakukan perombakan besar musim panas ini. Berbicara tentang itu, Roberto Carlos mengungkapkan bahwa mantan timnya sejatinya tidak perlu melakukan perombakan besar pada tim karena Zidane telah memiliki skuat yang memenangkan segalanya dalam beberapa musim terakhir.
“Jika saya adalah pelatih [Real Madrid], saya tidak akan banyak merubah skuat saat ini,” katanya pada Marca. “Tim ini telah memenangkan banyak hal baru-baru ini. Saya pikir tidak perlu terlalu banyak perubahan.
“Seseorang akan pergi, tetapi 80 persen pemain akan bertahan. Itu normal bagi pemain baru untuk tiba tetapi sudah ada tim pemenang di sana yang dapat melakukan hal-hal besar.
“(Luka) Jovic adalah pemain hebat. Dia memiliki musim yang sangat bagus dan dia datang dengan ide untuk menang bersama Madrid. Saya ingin mengucapkan semoga sukses. Siapa pun di Madrid dapat bermain dengan siapa pun dan dia bisa mulai dengan permainan apa pun bersama Karim dan juga Eden [Hazard] yang saya rasa menjadi penandatangan terhebat klub tahun ini. Saya akan menantikan kampanye mereka musim depan,” jelasnya.

Karena Hal Ini, Real Madrid Batalkan Perekrutan Luka Jovic

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Real Madrid, dikabarkan telah membatalkan proses perekrutan striker Eintracht Frankfurt, Luka Jovic pada bursa transfer musim panas 2019.
Sudah bukan rahasia lagi, Real Madrid memang tertarik ingin mendatangkan Jovic ke Santiago Bernabeu. Mereka menilai sang striker memiliki potensi untuk menjadi mesin gol mereka yang baru di musim depan. Ia berhasil membuat 27 gol dan 7 assists bagi Frankfurt di sepanjang musim ini.
Namun dilansir dari El Confidencial, kepindahan Jovic ke Real Madrid itu batal terjadi. Los Blancos menarik diri dari perburuan striker berusia 21 tahun tersebut karena masalah biaya transfer.
Pada awalnya Real Madrid mendapatkan info bahwa mereka bisa mendatangkan Jovic dengan mahar sekitar 65 juta Euro pada musim panas 2019. Mereka beranggapan bahwa angka ini masih pantas untuk pemain berbakat sepertinya.
Namun yang terbaru, Frankfurt menaikkan harga jual sang striker menjadi 80 juta Pounds. Sehingga, Real Madrid memutuskan untuk mundur karena mereka menilai jika harga itu terlalu mahal untuk pemain yang belum begitu teruji seperti Jovic.
Laporan itu mengklaim bahwa Real Madrid sebenarnya punya alokasi dana untuk membeli Jovic. Namun mereka menahan diri untuk tidak mendatangkan sang striker, karena merek berpeluang mendapatkan striker berkelas lainnya di musim panas nanti.
Real Madrid dikabarkan jika mereka berpeluang mendapatkan Neymar dari Paris Saint-Germain. Namun biaya transfer Neymar dipastikan berada di atas angka 200 juta Euro, sehingga tim yang bermarkas di ibukota Spanyol itu harus berupaya untuk menghemat pengeluaran mereka agar penyerang PSG merapat ke Santiago Bernabeu pada musim depan.

Real Madrid Akan Salah Alamat Jika Boyong Luka Jovic

Liga Spanyol – Penyerang Borussia Dortmund, Paco Alcacer, mengklaim bahwa bintang Eintracht Frankfurt incaran Real Madrid, Luka Jovic, tidak memiliki kompetensi mumpuni sebagai striker.
Setelah mengalami masa-masa sulit di sepanjang musim ini, Real Madrid membutuhkan perombakan skuat secara besar-besaran agar tampil lebih baik di musim depan. Saat ini, sejumlah nama telah dikaitkan dengan kepindahan ke Los Blancos, salah satunya adalah Jovic.
Jovic sendiri memang tampil tajam musim ini, di mana ia telah mencetak 17 gol dalam 32 penampilannya dengan Eintracht di ajang Bundesliga. Sehingga, tak heran jika Real Madrid tergiur ingin menggunakan jasanya pada musim depan.
Namun menurut Alcacer, atribut permainan yang dimiliki Jovic tidak seluruhnya mencerminkan seorang penyerang tengah yang bisa memperkuat tim seperti Real Madrid. Sehingga, ia menilai bahwa klub yang berbasis di ibukota Spanyol itu tentu akan salah alamat bila memboyong sang bintang Eintracht pada musim panas nanti.
“Dia adalah pemain yang sangat bagus,” kata Paco Alcacer. “Namun saya berpendapat jika dia tak terlihat seperti penyerang tengah. Sebab, ia senang turun menjemput bola dan melakukan kombinasi. Luka lebih mirip seperti gelandang serang,” imbuhnya.

Mantan Pelatih Frankfurt, Felix Magath: Jovic Akan Lebih Mematikan di Real Madrid

Berita Bola – Mantan pelatih Eintracht Frankfurt, Felix Magath, mengatakan bahwa Luka Jovic bisa menjadi lebih mematikan jika bermain untuk Real Madrid atau Barcelona.
Penyerang internasional Serbia berusia 21 tahun itu telah mencetak 27 gol untuk Frankfurt musim ini, dimana 10 di antaranya ia catatkan dalam perjalanan Eintracht ke semi-final Liga Europa.
Tampilannya yang mengesankan itu sendiri membuat Real Madrid dan Barca tertarik untuk mendaratkannya di La Liga musim ini. Lebih lagi ada laporan mengatakan bahwa Jovic akan bergabung dengan Madrid dalam kesepakatan transfer sekitar 60 juta Euro pada musim panas ini.
Dan Magath, yang memimpin Frankfurt dari 1999 hingga 2001, merasa bahwa Jovic akan lebih baik lagi jika bermain untuk Barca atau Madrid.
“Luka Jovic mencetak gol yang banyak untuk Frankfurt di Bundesliga dan Liga Europa secara konsisten sepanjang musim,” kata Magath kepada Omnisport.
“Bagi saya, tidak ada keraguan bahwa seorang pemain seperti dia dapat menjadi lebih mematikan di depan gawang jika ia bermain untuk tim sekelas Real Madrid atau Barcelona, di mana rekan satu timnya pasti akan memberikan lebih banyak bakat dan mendorongnya untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Mariano Diaz Tegaskan ingin Bertahan di Real Madrid

Berita Bola – Penyerang Real Madrid, Mariano Diaz, menegaskan bahwa ia ingin tetap di Santiago Bernabeu, di tengah keterkaitan Los Blancos dengan bintang Eintracht Frankfurt, Luka Jovic.
Jovic telah menjadi salah satu sensasi dalam kampanye musim ini, di mana penyerang berusia 21 tahun itu berhasil mencetak 26 gol bagi Frankfurt di semua ajang. Tampilannya yang cemerlang dikabarkan membuat Real Madrid berminat untuk menandatanganinya pada musim panas ini.
Di sisi lain, ada laporan mengatakan Frankfurt siap untuk menunjuk Mariano Diaz sebagai pengganti Jovic, jika penyerang internasional Serbia itu ke Bernabeu. Dan ditanya tentang masa depannya di Madrid, Diaz menegaskan bahwa ia ingin tetap bertahan di ibukota Spanyol.
“Saya memang tidak memiliki bola kristal, tetapi saya ingin tetap [di Madrid],” katanya. “Saya sangat senang di sini dan mari kita lihat apa yang terjadi selanjutnya.”
“Saya menikmati kehidupan disini. Saya senang dengan gol saya [melawan Villarreal]. Itu dua gol yang baik. Kami sangat senang atas kemenangan itu dan para penggemar menerimanya dengan baik,” jelasnya.

Luka Jovic Pantas Bermain untuk Madrid dan Barca

Berita Bola – Rekan senegara Luka Jovic di Serbia, Savo Milosevic, mengatakan bahwa penyerang berusia 21 tahun itu pantas bermain dengan klub sekelas Real Madrid dan Barcelona.
Jovic yang saat ini bermain untuk Eintracht Frankfurt telah menjadi target transfer klub-klub kelas berat Eropa. Itu tidak lain karena tampilannya yang mengesankan untuk klub Bundesliga, di mana ia turut membantuk mereka melaju hingga babak semifinal Liga Europa musim ini dan telah mengumpulkan 25 gol di semua kompetisi untuk Eintracht Frankfurt.
Performanya yang gemilang membuat Real Madrid dan Barcelona dikabarkan siap bertarung untuk mendapatkan jasanya di musim panas tahun ini. Dan Milosevic selaku rekan senegara Jovic, yakin bahwa bintang berusia 21 tahun itu siap bermain untuk salah satu raksasa La Liga.
“Luka [Jovic] sangat istimewa. Kemampuannya untuk mencetak gol sangat luar biasa,” kata Milosevic, yang sekarang pelatih tim Serbia, Partizan Belgrade.
“Dari posisi apa pun dan dengan bagian tubuh mana pun, dia bisa merasakan tujuannya mencetak gol. Dia adalah pembunuh alami di kotak penalti.
“Kamu tidak bisa melatih beberapa dari hal-hal itu. Itu hanya dimiliki pembunuh alami. Dia akan menjadi salah satu striker terbaik di dunia dalam beberapa tahun mendatang dan saya tidak ragu tentang itu.
“Meski masih muda dia saat ini telah menunjukkan beberapa hal luar biasa. Real Madrid dan Barca? Kedua klub besar itu akan bagus untuknya dan dia akan bagus untuk Barca atau Madrid. Bergabung dengan salah satu dari mereka akan sangat bagus untuk kariernya,” jelasnya.

Ayah Luka Jovic Ikut Komentari Rumor Putranya ke Barcelona

Berita Bola – Milan Jovic, selaku ayah dari Luka Jovic, turut mengomentari spekulasi mengenai masa depan putranya yang belakangan ini erat dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona.
Luka Jovic merupakan salah satu properti terpanas pada musim ini. Pasalnya, pemain berusia 21 tahun itu tampil mengesankan dengan mencetak 24 gol dan 5 assists untuk Eintracht Frankfurt di semua ajang kompetisi 2018/19.
Lantas, tak heran bila Jovic dilirik oleh sejumlah klub top di Eropa, salah satunya adalah Barcelona. Meski demikian, sang ayah telah menegaskan bahwa pemain asal Serbia itu tak akan hijrah ke Barcelona, melainkan memperpanjang masa baktinya dengan Eintracht Frankfurt.
“Luka Jovic memiliki banyak tawaran, salah satunya adalah Barça, tapi dia tidak tertarik sekarang,” katanya kepada Bild. “Dia tidak yakin dia akan mendapat waktu bermain yang cukup di Barca.
“Yang benar adalah bahwa Luka ingin tetap di Bundesliga dan lolos ke Liga Champions bersama Eintracht,” tandasnya.
Dengan demikian, Barcelona harus mengubur mimpi mereka untuk mendatangkan Luka Jovic pada bursa transfer musim panas mendatang. Selain Barca, Manchester City dan Real Madrid juga harus beralih ke target lain, karena mereka sebelumnya juga erat dikaitkan dengan striker Frankfurt tersebut.

Barcelona Prioritaskan Luka Jovic di Bursa Transfer

Barcelona Prioritaskan Luka Jovic di Bursa Transfer- Raksasa Liga Spanyol, Barcelona kabarnya akan memprioritaskan mega bintang Eintracht Frankfurt, Luka Jovic di bursa transfer musim panas nanti. Luka Jovic disiapkan demi menggantikan sosok Luis Suarez di lini depan.
Barcelona tengah menjalankan misi mencari penyerang baru di musim panas nanti. Mereka mencari sosok yang bisa menjadi pelalpis sekaligus penerus Luis Suarez di pos lini serang mereka.
Barcelona sendiri sudah dihubungkan dengan banyak penyerang papan atas dunia. Namun mereka belum kunjung menentukan siapa yang akan menjadi buruan utama mereka di musim panas nanti.
Dilansir Sport, setelah melalui sejumlah pertimbangan, Barcelona sudah menemukan buruan nomor satu mereka. Tim asal Catalunya itu dikabarkan berminat merekrut Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt di musim panas nanti.
Menurut laporan tersebut, pertimbangan Barcelona merekrut Jovic karena kemampuan sang striker yang di atas rata-rata.
Musim ini striker Timnas Serbia itu bersinar di Bundesliga. Ia menjadi pemain dengan jumlah gol terbanyak kedua di Bundesliga musim ini, di mana ia sudah membuat 16 gol dari 25 laga Bundesliga musim ini.
Di usianya yang masih berusia 21 tahun, Barcelona merasa sang striker punya potensi yang besar untuk menjadi penyerang papan atas dunia. Untuk itu mereka tertarik memboyongnya ke Camp Nou musim depan.
Pertimbangan kedua Barcelona untuk merekrut Luka Jovic adalah mahar transfernya yang terjangkau.
Sang striker kabarnya memiliki mahar transfer yang cukup murah. Barcelona bisa mendapatkannya dengan harga sebesar 50 juta pounds saja di musim panas nanti.
Harga itu tergolong murah karena rata-rata striker yang dihubungkan dengan Barcelona memiliki nilai jual di kisaran angka 80-100 juta pounds, sehingga mantan striker Benfica ini akan menjadi investasi yang bagus bagi Las Azulgrana.
The post Barcelona Prioritaskan Luka Jovic di Bursa Transfer appeared first on bolamagz.net.

Pelatih Serbia: Luka Jovic Pantas Bermain di Barca

Berita Bola – Pelatih timnas Serbia, Mladen Krstajic, mengatakan bahwa Luka Jovic pantas bermain untuk tim sekelas Barcelona, setelah penampilannya yang mengesankan sejauh musim ini.
Penyerang berusia 21 tahun itu sejauh musim ini telah mengumpulkan 22 gol untuk Eintracht Frankfurt di semua ajang. Ketajamannya itu sendiri membuatnya menjadi target transfer dari beberapa tim elit Eropa termasuk Barcelona.
Dan Jovic yang menyarangkan gol internasional pertamanya untuk Serbia, dalam hasil imbang 1-1 melawan Jerman pada Kamis (21/3), di rasa pantas bermain untuk tim sekelas Barca oleh Krstajic selaku bosnya di timnas negaranya.
“Saya bukan agennya, jadi saya tidak tahu apakah ada minat dari Barca untuk Luka [Jovic],” katanya pada wartawan. “Tapi dia tentu memiliki potensi untuk bermain di klub seperti itu [Barcelona].”
“Luka Jovic bermain sangat baik melawan Jerman. Dia menunjukkan potensinya dan membantu tim ini. Adapun pertandingan melawan Portugal, kita masih harus melihat apakah dia mampu mengulang permainannya lagi?
“Portugal adalah favorit di grup kami, tetapi kami tidak takut pada lawan,” tukasnya.