Arsenal Dicukur Rennes Dengan Skor 3-1

Arsenal Dicukur Rennes Dengan Skor 3-1– The Gunners Arsenal harus rela kalah dari tim tuan rumah Rennes dengan skor 3-1 di leg 1 Liga Europa tadi malam. Arsenal sendiri harus bermain dengan 10 orang pemain sejak akhir babak pertama.

Pertandingan berlangsung dengan terbuka dan seru. Namun demikian Rennes mampu tampil lebih dominan dan lebih agresif, terlebih setelah mereka harus bermain dengan 10 pemain lantaran Sokratis Papastathopoulos dikartu merah jelang berakhirnya laga babak pertama.

Arsenal sejatinya sempat unggul lebih dahulu melalui Alex Iwobi awal babak pertama. Namun Rennes bisa membalas melaui Benjamin Bourigeaud, bunuh diri Nacho Monreal dan Ismaila Sarr.

The Gunners langsung tampil dengan agresif begitu laga dimulai. Rennes sendiri juga tampil dengan apik dari awal.

Akan tetapi mereka justru kebobolan lebih dahulu pada menit ketiga. Iwobi berhasil mencetak gol setelah berhasil melepas tendangan melengkung dari sisi kanan area kotak penalti Rennes, yang bersarang di tiang jauh.

Pada menit ke-12, Arsenal mampu mengancam melalui tendangan keras Toreira, namun bisa dimentahkan oleh Koubek. Peluang ini dibalas oleh Rennes di menit ke-14 melalui tendangan Grenier, namun sayang bola sedikit melambung di atas gawang Cech.

Setelah itu pertandingan berlangsung alot. Namun situasi berubah pada menit ke-41. Sokratis mendapat kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan. Kartu kuning kedua itu didapatnya setelah ia melanggar Sarr.

Celakanya semenit kemudian, Rennes bisa mencetak gol balasan. Bourigeaud bisa menjebol gawang Cech dengan tendangan setengah volinya. Gol ini jadi penutup laga babak pertama.

Di babak kedua, Rennes tampil menggebrak. Serangan demi serangan mereka alirkan ke pertahanan Arsenal dan memaksa Cech bekerja keras.

Serangan Rennes akhirnya berbuah gol pada menit ke-65. Mereka menyerang dari kanan dan mengirimkan umpan crossing yang tak terlalu tinggi. Bola kemudian mengenai tubuh Monreal dan berbelok arah, menembus masuk gawang tanpa bisa dihalau Cech. 2-1.

Setelah tertinggal, Arsenal berusaha bangkit dan akhirnya bisa sedikit mengontrol jalannya laga. Pada menit 68, mereka mendapat peluang melalui Ozil, yang bisa melepas tendangan dengan kaki kanannya dari jarak sekitar empat meter saja dari gawang gawang. Namun karena tak terlalu keras, bola bisa ditangkap saja oleh Koubek.

Namun saat tengah bersemangat menyamakan skor, Arsenal malah kebobolan lagi. Kali ini melalui tandukan Sarr pada menit ke-88, memanfaatkan umpan silang dari Siliki dari sayap kiri.

Gol ini jadi penutup laga babak kedua. Arsenal pun dipaksa pulang dengan kekalahan 1-3. The Gunners pun harus bekerja keras di leg kedua jika ingin lolos ke perempat final.
The post Arsenal Dicukur Rennes Dengan Skor 3-1 appeared first on bolamagz.net.

Chelsea Menang Besar Atas Tamunya Dynamo Kiev

Chelsea Menang Besar Atas Tamunya Dynamo Kiev– The Blues Chelsea berhasil menang besar atas tamunya, Dynamo Kiev dengan skor 3-0 tadi malam di leg 1 babak 16 besar Liga Europa. Kemenangan ini cukup membuka lebar peluang Chelsea ke perempat final.

Pertandingan berlangsung dengan terbuka dan cukup seru. Namun Chelsea lebih dominan meski tak diperkuat oleh Eden Hazard.

Chelsea sebenarnya mendapat cukup banyak peluang, namun hanya tiga yang bisa mereka maksimalkan. Ketiga gol itu berasal dari Pedro Rodriguez, Willian dan Callum Hudson-Odoi.

Kiev mencoba untuk mengejutkan Chelsea lebih dahulu begitu laga dimulai. Mereka langsung berusaha menekan dan merepotkan lini pertahanan The Blues.

Namun dengan cepat Chelsea bisa menetralisir tekanan Kiev. Pada akhirnya The Blues berbalik menekan pertahanan sang tamu.

Chelsea akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-17. Kerjasama tim apik The Blues dari tengah, termasuk bermain umpan one-two dengan Giroud, Pedro sukses menjebol gawang Kiev. 1-0.

Tiga menit berselang, Pedro kembali mendapat peluang emas. Pemain asal Spanyol ini menendang bola liar hasil umpan Barkley dari jarak sekitar empat meter. Namun dengan brilian peluang ini bisa digagalkan oleh Boyko.

Pada menit ke-25, Barkley hampir mencetak gol kedua Chelsea. Namun bola tendangannya masih membentur tendangan kaki Boyko. Pada menit ke-34, Pedro mendapat peluang emas setelah mendapat umpan lambung dari David Luiz. Pemain asal Spanyol ini berada di situasi one-on-one, namun Boyko dengan gemilang bisa menepis bola tendangan pemain asal Spanyol ini.

Pada menit ke-44, Pedro mendapat peluang lagi. Setelah mendapat umpan dari Barkley, Pedro menusuk masuk ke kotak penalti dan melepas tendangan melengkung. Namun lagi-lagi Boyko sukses mementahkan peluang tersebut.

Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Chelsea.

Di babak kedua, Kiev berusaha tampil lebih baik. Mereka pun sempat mendominasi penguasaan bola.Mereka sempat beberapa kali mengancam gawang The Blues. Namun situasi berubah setelah Chelsea melakukan pergantian pemain, di mana Jorginho digantikan Kante sementara Barkley digantikan Loftus-Cheek.

Dan semenit setelah Kante masuk, Chelsea bisa mencetak gol pada menit ke-65. Willian mencatatkan namanya di papan skor berkat tendangan bebasnya.

Kiev kemudian berusaha untuk mencetak gol dan sempat mendapat peluang pada menit ke-85 namun tak bisa memanfaatkannya dengan baik. Justru pada menit ke-90, Chelsea yang bisa menambah keunggulannya.

Adalah Hudson-Odoi, yang masuk sebagai pemain pengganti, yang mencetak gol ketiga tersebut. Ia menuntaskan umpan Loftus-Cheek melalui skema serangan balik.

Gol itu jadi penutup pertandingan ini. Chelsea pun menang dengan skor 3-0.
The post Chelsea Menang Besar Atas Tamunya Dynamo Kiev appeared first on bolamagz.net.

Unai Emery Pastikan Timnya Akan Tampil Habis-habisan di Leg 2

Unai Emery Pastikan Timnya Akan Tampil Habis-habisan di Leg 2– Pelatih anyar Arsenal, Unai Emery memastikan bahwa timnya akan tampil habis-habisan di leg ke 2 Liga Europa usai takluk melawan BATE tadi malam di leg 1.

Pertandingan yang berlangsung di Borisov Arena, tersebut berakhir dengan kedudukan 1-0 untuk kemenangan BATE Borisov. Stanislaw Drahun menjadi bintang BATE dengan gol yang ia bukukan tepat sebelum wasit mengakhiri babak pertama.

Berkat kekalahan itu, peluang Arsenal untuk bisa lolos ke babak selanjutnya pun semakin menipis. Tak hanya itu, mereka juga dipastikan takkan diperkuat oleh Alexandre Lacazette yang diganjar kartu merah oleh pemimpin pertandingan.

Jika masih ingin bertahan di Liga Europa, maka Arsenal wajib meraih kemenangan pada leg kedua dengan selisih dua gol. Untungnya, pertandingan tersebut akan berlangsung di markas kebanggaan The Gunners, Emirates Stadium.

Tetapi, BATE Borisov diyakini akan membuat repot Arsenal dengan pertahanan gerendelnya saat di leg kedua nanti. Unai Emery pun hanya bisa menjanjikan bahwa timya akan tampil beda pada partai tersebut.

“Ini adalah laga pertama. Kami menjalani laga selanjutnya di London dan saya pikir ini bisa berjalan berbeda,” tutur Emery seperti yang dikutip dari football.london.

“Saya percaya kepada para pemain kami di stadion dengan para pendukung. Saya percaya pada pekerjaan serta persiapan kami untuk membuat hasilnya berbeda,” lanjutnya.

Emery juga memberikan tanggapannya soal kartu merah yang diterima oleh Lacazette. Ia mengaku tak melihat insiden itu, namun meyakini bahwa absennya penyerang asal Prancis tersebut bisa berakibat buruk pada lini serang The Gunners.

“Saya tidak melihat kejadiannya. Kami berbicara dan kami harus mengontrol rasa frustrasi itu,” tambahnya.

“Kartu merah itu adalah kabar buruk. Kami takkan bermain dengannya pada pekan depan nanti,” tandasnya.

Arsenal sedikit diuntungkan, sebab mereka tak perlu bermain pada pekan ini karena sudah tersingkir dari ajang Carabao Cup dan FA Cup. Sedangkan laga Premier League baru akan berlangsung dua hari usai laga leg kedua Liga Europa digelar pekan depan.
The post Unai Emery Pastikan Timnya Akan Tampil Habis-habisan di Leg 2 appeared first on bolamagz.net.

Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna

Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna– Striker andalan Inter Milan, Lautaro Martinez mendapatkan berbagai pujian berkat penampilan apiknya tadi malam melawan Rapid Vienna di Liga Europa.

Inter sebenarnya menghadapi pertandingan ini dengan kondisi skuat yang tak maksimal. Terjadi permasalahan internal dalam skuat Inter antara Mauro Icardi dengan pihak klub. Icardi bahkan tidak ikut melawat ke markas Vienna.

Ada beberapa versi situasi Icardi saat ini. Ada yang mengatakan dia sedang cedera, ada juga yang mengatakan dia mogok bermain karena ban kaptennya baru saja dicopot – yang merupakan buntut dari masalah kontrak baru.

Sang pelatih, Luciano Spalletti sendiri mengaku Icardi tidak ikut karena keinginannya sendiri. Meski demikian, kehilangan Icardi tak terlalu berdampak pada Inter. Spalletti kagum dengan kontribusi Lautaro Martinez. 

Menurut Spalletti, kontribusi Martinez jelas layak dipuji. Striker muda itu mampu mengisi lubang yang ditinggalkan Icardi. Dia bermain dengan baik secara keseluruhan, tidak hanya saat menyerang.

“Dia [Martinez] memikul tanggung jawab penting dan anda harus memuji dia karena dia memberikan performa yang hebat,” ungkap Spalletti di laman resmi Inter.

“Dia menahan bola, dia menekan lawan, dia mendapatkan penalti dan mencetak gol darinya. Hasil ini banyak disebabkan oleh hasratnya berjuang merebut bola.”

“Dia bermain tenang pada peran penyerang tengah, tapi dia harus membuktikan bahwa dia bisa mematikan di dalam kotak penalti,” sambungnya.

Lebih lanjut, salah satu kelebihan Martinez menurut Spalletti adalah kemampuannya membalikkan posisi badan untuk mencoba menemukan ruang tembak. Kemampuan itu bisa membuat bek lawan kerepotan untuk menjaganya.

“Dia pemain kuat dan dia memiliki kualitas di ruang-ruang sempit, dia bisa berputar ketika lawan berada di punggungnya untuk melepaskan tembakan,” pungkasnya.

Perihal situasi Icardi, Spalletti masih belum mau berbicara banyak. Dia hanya percaya Icardi akan tetap bersikap profesional dan membantu tim ketika diperlukan.
The post Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna appeared first on bolamagz.net.

Maurizio Sarri Pastikan Eden Hazard Tampil Lawan BATE

Maurizio Sarri Pastikan Eden Hazard Tampil Lawan BATE- Pelatih anyar Chelsea, Maurizio Sarri memastikan bahwa mega bintangnya, Eden Hazard akan tampil lawan BATE dalam lanjutan Liga Europa.
Sebelumnya, Hazard sempat absen sekitar dua pekan. Ia pun absen di pertandingan melawan BATE di Stamford Bridge.
Ia juga absen di laga lawan Burnley dan Derby County. Akan tetapi ia bisa main lagi di pertandingan melawan Crystal Palace.
Namun oleh Sarri, ia dimainkan sebagai pemain pengganti. Ia masuk pada menit 64 dan membantu timnya menang telak 3-1.
“Eden Hazard adalah salah satu pemain yang sangat diandalkan disini.” ujar Maurizio Sarri.
Namun Maurizio Sarri berujar bahwa dirinya akan tetap berhati-hati dengan keadaan Hazard. Ia tak mau pemain pentingnya ini akan mengalami masalah lagi.
“Saya akan memainkan ia pada pertandingan melawan BATE nanti. Namun saya akan terus memantau keadaannya agar ia tetap fit dan bugar.” tutup Maurizio Sarri.
The post Maurizio Sarri Pastikan Eden Hazard Tampil Lawan BATE appeared first on bolamagz.net.

Chelsea Tanpa Eden Hazard Hadapi BATE

Chelsea Tanpa Eden Hazard Hadapi BATE- Chelsea dipastikan bakal bermain tanpa Eden Hazard melawan BATE karena cedera. Maurizio Sarri selaku pelatih The Blues mengonfirmasi langsung hal tersebut.
Hazard tampil sangat mengesankan pada musim ini. Ia menjadi motor penggerak bagi lini serang The Blues.
Ia pun membuat Chelsea tak tersentuh kekalahan di pentas Premier League dari sembilan laga yang sudah mereka lalu. The Blues pun kini bersaing dengan Manchester City dan Liverpool di puncak klasemen.
Sejauh ini pemain asal Belgia itu telah tampil sebanyak 11 kali di semua ajang kompetisi. Ia menyumbangkan delapan gol dan tiga assist.
Sarri kemudian menjelaskan bahwa winger andalannya itu mengalami masalah pada punggungnya. Namun ia tak mengatakan seberapa serius cedera tersebut.
Di laga lawan BATE, Hazard sudah dipastikan absen. Namun Sarri juga menyebut ada kemungkinan bintangnya itu juga akan absen saat melawan Burnley di Premier League.
“Besok [ia] sudah pasti tak bisa tampil,” ucapnya seperti dilansir Goal International.
“Ia memiliki masalah punggung dan kami mencoba memecahkan masalah ini untuk hari Minggu. Ini tidak mudah,” keluhnya.
namun selain Hazard, Jorginho juga dipastikan absen saat melawan BATE. Sebab Sarri merasa gelandang asal Italia itu butuh istirahat.
“Masalahnya akan terjadi pada hari Minggu, ketika kami akan bermain setelah 65 jam, jadi kami perlu mengubah sesuatu,” ucapnya.
“Misalnya, Jorginho perlu beristirahat sekarang karena ia bermain selama 90 menit dalam dua pertandingan dengan tim nasional, kemudian selama 90 menit – atau, lebih baik, selama 100 menit – di pertandingan terakhir [melawan Manchester United],” terangnya.
The post Chelsea Tanpa Eden Hazard Hadapi BATE appeared first on bolamagz.net.

3 Pemain Penting Manchester United Mungkin akan Hilang Jika Mourinho Tidak Dipecat

beIN Sport – Suasana di Old Trafford tidak besar sejak awal musim 2018/19. Hasilnya tidak bagus di lapangan dengan United saat ini duduk 10 di klasemen Liga Premier. Juga, ada beberapa masalah di luar lapangan yang meredam semangat.
Keberhasilan gelar Liga Premier terakhir Manchester United datang pada era Ferguson. Sejak kepergiannya, mereka adalah klub yang sedang menurun. Ketika Jose Mourinho menggantikan Louis van Gaal pada tahun 2016, bagian besar dari basis penggemar United senang bahwa mereka akhirnya mendapatkan pria mereka untuk membawa masa kejayaan kembali ke Old Trafford.
Namun, penunjukan Mourinho tidak menghasilkan hasil yang diinginkan. United gagal untuk memenangkan Liga Premier atau gelar Liga Champions, sejak kedatangannya, dan juga menyaksikan rival sekota mereka mengambil alih liga papan atas Inggris.
Jose Mourinho terutama tidak dikenal karena keterampilan menangani orang-orangnya. Dia selalu memiliki masalah dengan pemain di masa lalu ketika dia adalah manajer di Chelsea dan Real Madrid. United selalu tahu risikonya ketika mereka menunjuk Mourinho.
Sekarang ada berbagai laporan ketegangan antara Mourinho dan berbagai pemain United. Beberapa dari mereka telah meningkat ke tingkat yang lebih tinggi dan mungkin mengakibatkan pemain berhenti dari klub jika Mourinho tidak diganti.
# 1 Pogba

Manchester United membayar biaya rekor dunia untuk menandatangani Pogba dari Juventus pada 2016 dan sejak kedatangannya, Prancis sering dikritik karena penampilannya di Old Trafford. Salah satu gelandang terbaik di dunia, Pogba telah fenomenal untuk Prancis di Piala Dunia 2018 mereka tetapi gagal menang atas Jose Mourinho. Pasangan ini telah terlibat dalam serangkaian insiden sejak awal kampanye 2018/19 dan telah memburuk dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Mirror, “Pogba – yang juga dilucuti dari status” kapten kedua “- telah mengatakan kepada rekan satu timnya bahwa dia tidak lagi ingin bermain untuk Mourinho jika dia membiarkan konflik mereka meningkat lebih lanjut. Pogba telah mengatakan kepada rekan setimnya bahwa dia tidak lagi ingin bermain untuk Mourinho jika dia membiarkan konflik mereka meningkat lebih lanjut. ”
Pogba dikaitkan dengan Barcelona sepanjang musim panas, tetapi United berdiri teguh. Raksasa Catalan tidak akan memberikan kesempatan untuk menandatangani Pogba jika Raiola menempatkannya di pasar. Jika pasangan tidak menyelesaikan perbedaan mereka segera, dewan United mungkin harus memutuskan apakah mereka menginginkan Pogba atau Mourinho.
# 2 Antony Martial

Pemain berusia 22 tahun adalah salah satu pemain muda paling berbakat di dunia saat ini. Setelah membuat debutnya di Manchester United di bawah Louis van Gaal, Martial memiliki musim 2015/16 yang menakjubkan. Dia membuat 31 penampilan liga untuk Manchester United dan mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak klub dengan 17 gol di semua kompetisi.
Namun, kedatangan Mourinho telah menghambat kemajuannya sejauh ini. Martial menghabiskan sebagian besar waktu di bangku cadangan karena Mourinho lebih suka menggunakan dia sebagai super-sub pada sebagian besar kesempatan. Juga, kedatangan Alexis Sanchez telah membatasi waktu bermainnya lebih jauh.
Keputusan internasional Prancis untuk kembali terlambat ke pelatihan pramusim United musim panas ini tidak berjalan baik dengan manajernya. Juga, Mourinho telah mengkritik penampilannya di masa lalu dan yang terbaru datang setelah kekalahan West Ham. Jika Mourinho terus meremehkan kemampuannya, Martial mungkin tidak akan Old Trafford lama.
# 1 Eric Bailly

Meskipun Bailly memainkan peran penting untuk Manchester United dalam kampanye debutnya, ia telah menghabiskan sebagian besar musim 2017/18 di bangku cadangan. Meskipun cedera memainkan perannya dalam kariernya di United, ia dijatuhkan dari tim pada banyak kesempatan, bahkan ketika ia benar-benar fit.
Situasinya di Old Trafford terus tetap sama. Sejak kekalahan melawan Brighton pada Agustus musim ini, Eric Bailly belum memulai pertandingan liga untuk Setan Merah. Ia baru berusia 24 tahun dan telah membuktikan di masa lalu bahwa ia bisa menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia.
Dan menurut Metro, “Bailly merasa terpinggirkan oleh Mourinho dan bingung mengapa itu terjadi. Bailly sekarang, diklaim, ingin tahu di mana dia berdiri dan menemukan apakah dia memiliki masa depan jangka panjang di klub. ”
The post 3 Pemain Penting Manchester United Mungkin akan Hilang Jika Mourinho Tidak Dipecat appeared first on bolamagz.net.

Meski Menang, Emery Kecewa Karena Bisa Kebobolan di Menit Akhir

Meski Menang, Emery Kecewa Karena Bisa Kebobolan di Menit Akhir- Pelatih baru Arsenal, Unai Emery menyanjung permainan apik timnya yang berhasil menang melawan Vorskla Poltava di laga awal Grup E Liga Europa 2018/19, Jumat (21/9) dini hari WIB.
Namun Unai Emery mengaku kecewa dengan dua gol yang dicetak lawan di akhir babak kedua. Menurutnya itu tak harus terjadi.
Emery mengaku kecewa dengan dua gol lawan tersebut. Dia percaya seharusnya Arsenal bisa mencegah hal itu terjadi. Dia pun berjanji akan meningkatkan menu latihan para pemainnya agar kesalahan yang sama tak terulang kembali.
Menurut Emery, kemenangan tersebut bukan sekadar soal tiga poin. Dia menilai kemenangan di laga pertama sangatlah penting untuk mendongkrak kepercayaan diri para pemain. Terlebih, Arsenal bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
“Kami gembira karena di laga pertama dengan dukungan suporter kami di sini (Emirates) penting untuk meraih kemenangan. Di awal kompetisi ini, penting untuk meraih kepercayaan diri dan mendapatkan kemenangan pertama,” ujar Emery di laman resmi arsenal.
“Saya pikir di 60 menit pertama kami tampil bagus dan menerapkan gagasan kami melawan mereka juga, sedikit demi sedikit di pertandingan, memenangkan duel di lapangan untuk mendekati mencetak gol.”
Lebih lanjut, Emery juga memuji keberhasilan timnya mencetak empat gol di laga tersebut. Menurutnya, selama hampir 70 menit skuat Arsenal tampil sangat baik dan mendominasi pertandingan. Hanya saja dia menyayangkan konsentrasi pemain yang mengendur di 20 menit akhir.
“Dengan empat gol itu, saya pikir kami berada di momen yang bagus. Namun kami ingin tampil kompetitif selama 90 menit dan saya pikir dalam 20 menit akhir kami membiarkan lawan menciptakan peluang, kami harus berkembang.”
“Kekecewaan kami hari ini adalah kebobolan dua gol. Namun saya akan berpikir bahwa di 60 menit awal kami tampil sangat bagus dan kami akan terus tampil dengan gagasan itu,” tutupnya.
The post Meski Menang, Emery Kecewa Karena Bisa Kebobolan di Menit Akhir appeared first on bolamagz.net.

Maurizio Sarri Anggap Timnya Kurang Greget

Maurizio Sarri Anggap Timnya Kurang Greget- Pelatih anyar Chelsea, Maurizio Sarri mengaku senang timnya bisa menang di laga perdana Liga Europa tadi malam. Namun menurutnya Chelsea tampil kurang greget dan hanya bisa mencetak 1 gol saja.
Sarri menilai The Blues seharusnya mampu menang dengan skor lebih besar dan mengakhiri pertandingan lebih cepat. Sebab, saat masih tertinggal satu gol, PAOK terus berusaha menyamakan kedudukan. Kondisi inilah yang menurut Sarri berbahaya.
Menurut Sarri, timnya benar-benar mengontrol pertandingan selama 90 menit penuh. Hanya saja meski menciptakan banyak peluang, pemain Chelsea juga tak efektif memaksimalkan peluang tersebut. Sarri tak puas karena timnya tidak mengakhiri laga lebih cepat.
“Kami mengontrol pertandingan selama 90 menit. Kami punya banyak kesempatan, kami melewatkannya, jadi saya senang dengan tiga poin ini dan performa kami, tapi tidak dengan hasilnya,” ungkap Sarri di laman resmi chelseafc.
“Karena pada saatnya mengakhiri pertandingan, kami seharusnya mengakhiri pertandingan itu.”
Meski demikian, Sarri tetap berpikir timnya sudah bermain baik. Dia menilai pertandingan itu memang berjalan sulit untuk kedua tim. Oleh sebab itu, Sarri berharap kemenangan itu datang karena penampilan apik Chelsea dan bukan karena PAOK bermain buruk.
“Saya ingin berpikir kami sudah bermain sangat baik. Saya mengharapkan Prijovic (striker PAOK) untuk bermain hari ini tetapi mungkin dia cedera beberapa hari lalu.”
“Kami bermain sangat baik, kami mengontrol pertandingan dan saya pikir pertandingan ini sulit untuk kedua tim. Saya harap kami tampil sangat baik dan ini bukanlah kesalahan dari PAOK,” tandasnya.
The post Maurizio Sarri Anggap Timnya Kurang Greget appeared first on bolamagz.net.

Unai Emery Siapkan Bernd Leno di Liga Europa

Unai Emery Siapkan Bernd Leno di Liga Europa- Pelatih anyar Arsenal, Unai Emery nampaknya akan memainkan kiper baru Arsenal yakni Bernd Leno pada laga melawan Vorskla di Liga Europa.
The Gunners sukses mempertahankan laju positif di Premier League. Setelah menelan dua kekalahan beruntun di dua laga awal, tim asuhan Unai Emery itu berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di pekan-pekan berikutnya.
Permainan Arsenal memang belum mencapai puncaknya setelah ditangani Emery. Taktik baru yang coba diterapkan Emery masih memiliki banyak celah, khususnya di barisan pemain bertahan.
Emery merasa Liga Europa adalah kesempatan penting untuk lebih menyatukan permainan Arsenal dan memberi kesempatan pemain lainnya.
Sejak pekan pertama, Emery selalu ditanya soal kemungkinan memainkan kiper barunya, Bernd Leno. Sejauh ini Emery selalu memilih Petr Cech meski sebenarnya gaya bermain baru Arsenal kurang tepat untuk Cech.
Oleh sebab itu, banyak pihak yang menduga Leno akan mendapat kesempatannya di Liga Europa. Dan Emery tak menutup kemungkinan itu meski tak mau memberi jawaban pasti.
“Kami akan berubah dan menggunakan banyak pemain untuk kompetisi yang berbeda, tetapi kami hanya berpikir soal performa terbaik kami untuk meraih kemenangan,” kata Emery di laman resmi arsenal.
“Bagi saya, setiap kompetisi adalah soal tampil sebaik mungkin dan pada umumnya anda menggunakan kiper berbeda di kompetisi lain, namun yang terutama adalah soal memberikan performa terbaik.
Lebih lanjut, Emery juga merasa timnya harus terus mendorong kemampuan mereka mencapai titik maksimal. Dia percaya hal yang terpenting adalah menjaga timnya tetap kompetitif, dan satu cara melakukannya adalah dengan terus meraih kemenangan.
“Kami harus mendorong diri kami sendiri dan menghadapi tantangan. Salah satu tantangannya adalah untuk tampil lebih baik saat tandang dan lebih kompetitif dan menciptakan banyak peluang untuk meraih kemenangan.”
“Kami harus terus melaju karena kami harus membuktikan bahwa kami bisa lebih kompetitif dan saya pikir itu adalah salah satu hal penting yang ditunjukkan tim kami,” tandas dia.
The post Unai Emery Siapkan Bernd Leno di Liga Europa appeared first on bolamagz.net.