Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Gareth Bale menghina lambang Real Madrid selama sesi foto di kandang PSG kemarin. Ia melakukannya secara angkuh di hadapan ratusan juta mata penonton. Lihat.
Tak ada hinaan lebih besar daripada yang diderita pemain Wales, Gareth Bale, selama musim panas kemarin. Di depan umum dalam sebuah jumpa pers manajer Zinedine Zidane menyatakan secara terang-terangan bahwa ia menginginkan Bale pergi. Dan ia pun bersiap pergi, hanya untuk menemukan bahwa transfernya batal di jam-jam terakhir dan ia masuk kembali ke skuad utama Real Madrid di musim yang baru. Bahkan memainkan peran besar dalam laga-laga di Liga Champions.
Mantan pemain Tottenham Hotspur itu memiliki peluang terbaik untuk membalaskan dendam kepada Real Madrid dengan aksinya saat sesi pemotretan foto sebelum dimulainya laga penyisihan grup Liga Champions di kandang PSG hari Kamis kemarin. Lihat foto dan videonya.
Beberapa detik sebelum berfoto bersama, kapten Raphael Varane menyerahkan badge klub berwarna putih kepada Bale. Maksudnya agar dipegang Bale yang berada di barisan depan dan tepat di tengah-tengah. Sepersekian detik sang striker itu menolaknya, melihat ke badge, menundanya cukup lama, seakan-akan hendak ngomong, “Najis saya memegang badge itu.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Sang striker Wales akhirnya menerima tawaran memegang badge, hanya untuk dengan cepat mengoperkannya ke Dani Carvajal yang berada di sisi kanannya. Sejumlah pemain dengan cepat bergabung, termasuk pemain anyar Eden Hazard di sisi kirinya dan sesi foto pun berlalu. Melegakan? Tidak. Los Blancos kalah 3-0 dari tuan rumah PSG kemarin dan adegan Gareth Bale menghina Real Madrid ini nyaris saja lolos dari perhatian, jika bukan karena sejumlah akun membuatnya viral di Internet.

KKKKKKKKKKKKKKKK! O @GarethBale11 sou eu toda vez que minha mãe me manda fazer alguma coisa! 😂😂😂
🎥: Carolina Albuquerque pic.twitter.com/5UsIHmmbAZ
— Esporte Interativo (@Esp_Interativo) September 19, 2019

Jika melihat raut muka Gareth Bale, caranya memandang badge putih itu, melepaskannya lagi secara cepat ke Carvajal, opsi terbaik bagi kedua belah pihak adalah membiarkan mantan pemain Tottenham itu pergi dari Santiago Bernabeu pada musim dingin nanti. Dia sudah tidak ingin membela Los Blancos. Jangan-jangan dia juga menjadi sebab Real Madrid tak mampu mencetak gol di kandang PSG kemarin? Berikut ini adalah laga-laga Real Madrid selama beberapa pekan ke depan:

Tandang ke Sevilla 23 September
Menjamu Osasuna 26 September
Derby Madrid 29 September
Menjamu Club Brugge di Liga Champions 1 Oktober

Gareth Bale will never forget how much Real Madrid disrespected him. Just look at his face when Varane gives him the club's badge. This is disrespect on another level 💀😂 pic.twitter.com/yPlBEEKL4v
— FutbolBible (@FutbolBible) September 20, 2019

Sumber: Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum

Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Gilabola.com – Dua bintang Real Madrid Gareth Bale dan James Rodriguez tidak berbicara dengan manajer Zinedine Zidane, usai dipermalukan PSG di Liga Champions, Kamis (19/9).
Don Balon melaporkan bahwa baik Bale maupun Rodriguez tampaknya kecewa dengan keputusan Zidane yang menolak mereka tetap tinggal di Santioago Bernabeu selama pra-musim.
Pelatih asal Prancis itu juga mencoba menjual kedua pemain tersebut musim panas ini, tetapi itu tidak terjadi – dan akhirnya, ia harus bergantung pada keduanya untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan di beberapa pertandingan di La Liga 2019-20 sejauh ini.
Majalah olahraga mingguan Spanyol itu juga mengklaim bahwa Presiden Los Blancos Florentino Perez mengetahui situasi tersebut, dan ia mencoba untuk berbicara dengan kedua pemain dalam upaya untuk menyelesaikan masalah itu.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Real Madrid kurang serius lawan PSG
Namun, baik Bale maupun Rodriguez tidak mau mendengarkannya, dan mereka bahkan meminta Perez untuk memecat manajer pemenang Liga Champions tiga kali itu secepatnya.
Sementara itu, selama konferensi pers pasca pertandingan melawan PSG, Zidane mengkritik pemainnya sendiri, dan berkata: “Mereka [PSG] lebih baik dari kami, dalam permainan di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami.”
“Sangat sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, namun melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”
“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami tidak benar-benar masuk ke dalam permainan pada tahap apa pun,” pungkas pelatih berusia 47 tahun itu.
Sumber: Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez siap menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti Zinedine Zidane, menurut The Sun.
Real Madrid telah meraih hasil imbang dua kali dalam empat pertandingan awal mereka di La Liga musim ini sementara pada Kamis dinihari Los Blancos dikalahkan 3-0 oleh Paris Saint-Germain di pertandingan fase Grup A Liga Champions.
Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi Zidane, pemain anyar yang didatangkannya musim panas kemarin, Eden Hazard kesulitan untuk memberikan dampak signifikan pada skuad sementara Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG.
Menurut The Sun, Perez bersedia memberi Mourinho kesempatan untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan presiden Los Blancos itu merasa bahwa mantan manajer Manchester United tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuat performa Los Blancos kembali stabil.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Mourinho, sementara itu, terbuka untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan merasa dia adalah calon kuat untuk mendapatkan pekerjaan sesbagai pelatih Los Blancos setelah Santiago Solari dipecat pada bulan Maret.
Tetapi beberapa pemain Madrid, termasuk kapten Sergio Ramos, menentang ide pelatih Portugal itu kembali ke Bernabeu dan Perez memilih untuk menunjuk kembali Zidane.
Real Madrid dapat kode positif dari Jose Mourinho
Mourinho menghabiskan tiga tahun di Madrid selama musim pertamanya dan memenangkan gelar La Liga pada 2012.
Dan berbicara kepada stasiun TV Portugal channel 11 minggu lalu, Mourinho berbicara tentang waktunya di ibukota Spanyol.
“Los Blancos adalah pengalaman terbaik saya karena apa yang saya pelajari sebagai pelatih, sebagai pribadi, karena pelajaran yang saya ambil dalam karier dan dalam hidup saya,” katanya. “Ini adalah kenangan terbaik dalam karier saya, itu fantastis.”
Pelatih berusia 56 tahun itu saat ini sedang menganggur sejak ia dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember lalu.
Sumber: Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Gilabola.com – Kiper Real Madrid Alphonse Areola minta maaf atas selfie bareng Kylian Mbappe usai tim kalah lawan PSG di laga Liga Champions.
Alphonse Areola telah buru-buru meminta maaf kepada suporter Real Madrid setelah foto dirinya lagi cengar-cengir bareng pemain Paris Saint-Germain Kylian Mbappe dan Eric Maxim Choupo-Moting muncul. Foto itu viral usai laga kekalahan Los Blancos skor 3-0 lawan wakil Ligue 1 tersebut.
Areola, yang dalam masa peminjaman di skuad Zinedine Zidane dari PSG musim ini, dilaporkan The42 menyatakan jika beredarnya foto itu juga membuatnya kesal. Ia lantas menegaskan berkomitmen untuk terus membela kubu Los Blancos setelah kekalahan tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Areola menjelaskan: “Wahai fans Los Blancos yang terhormat, saya merasa sangat sedih atas beberapa komentar terhadap foto yang telah beredar luas di dunia maya tersebut.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Kiper Real Madrid hanya reunian sederhana saja
“Saya ingin semua fans setia tahu jika hati saya telah putih (sesuai warna jersey klub) sejak saya teken kontrak untuk klub ini. Saya tidak bisa meragukan motivasi saya, kesetiaan saya dan keterlibatan saya bersama Madrid, Madrid kita.”
Ia mengaku aslinya ikut merasa sedih karena tim kalah saat melawan PSG. Ia awalnya hanya berniat reunian sebentar saja dengan Mbappe cs yang wajar jika ada sesi jeprat-jepret selfie-nya.
“Kekalahan kemarin juga berdampak langsung ke saya juga kok. Saya sama sedihnya seperti setiap orang yang ada di dalam ikatan keluarga besar ini.”
“Setelah pertandingan saya sempat reunian dengan mantan rekan satu tim dan teman-teman saya, yang dulu tidak sempat mengucapkan kalimat perpisahan dengan saya.”
“Meski begitu, saya dengan ini meminta maaf kepada semua fans Madrid yang telah merasa dikecewakan. Itu bukan keinginan saya dan saya harap kita bisa bersama-sama meraih kesuksesan di masa mendatang.”
Areola sendiri ada di bangku cadangan di laga itu selagi Thibaut Courtois yang dibenci fans memulai pekan pertengahannya. Fans lebih mengikuti perkembangan mantan kiper mereka, Keylor Navas, yang membuat clean sheet untuk PSG.
Sumber: Kiper Real Madrid Minta Maaf Selfie Bareng Mbappe

Kieran Trippier Kagumi Dukungan Fans Atletico Madrid

Gilabola.com – Kieran Trippier kagumi dukungan fans Atletico Madrid saat laga Liga Champions lawan Juventus. Ia mengaku belum pernah merasakan hal sehebat itu.
Pemain belakang Atletico Madrid Kieran Trippier mengaku bangga menjadi bagian dari tim yang melawan Juventus. Ia sangat menikmati kembalinya Atletico dengan mengimbangi tim selevel Juventus skor 2-2.
Trippier lantas membahas atmosfer gemuruh dukungan fans Atleti di Estadio Wanda Metropolitano yang ia nilai luar biasa mengesankan. Kubu Los Rojiblancos tidak pernah kalah saat bermain di kandang mereka di Eropa selama dua tahun dan Trippier jadi paham apa alasannya.
“Pada saat kami ketinggalan 2-0, kami tahu kalau kami masih punya banyak kesempatan,” ujarnya kepada The Guardian dan Tribal Football. “Kami maju terus dan gemuruh dukungan fans saya rasakan sangat fantastis.”

Berita Terkait

Prediksi Juventus vs Hellas Verona, Liga Italia 21 September 2019
Juventus Diminta Sarri Perbaiki Pertahanan Bola-bola Mati
Prediksi Atletico Madrid vs Celta Vigo, Liga Spanyol 21 September 2019

“Jujur saya belum pernah merasakan pengalaman luar biasa seperti ini.” Ia terus membahas mentalitas skuad Atleti yang kini semakin berkembang. “Kami memiliki mentalitas kuat untuk menekan balik sebuat tim yang fantastis.”
Kieran Trippier puas lihat semangat tempur skuad Atletico Madrid
“Sejak saya datang ke sini, mentalitas grup ini, segenap jajaran kepelatihan dan Diego Simeone, sangat besar. Kami berlari kencang 100 mil per jam di latihan. Kami tidak berhenti dan terus melakukan hal yang sama saat bertanding,” pungkasnya.
Gol Atleti dicetak oleh Stefan Savic di menit ke-70 dan Hector Herrera di menit ke-90. Sementara gol Juve dicetak oleh Juan Cuadrado di menit ke-48 dan Blaise Matuidi di menit ke-65.
Selanjutnya, skuad Atleti besok pukul 23.30 WIB akan melawan kubu Celta Vigo di La Liga. Pertemuan kali ini akan dilaksanakan bertempat di Stadion Wanda Metropolitano.
Sumber: Kieran Trippier Kagumi Dukungan Fans Atletico Madrid

Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Gilabola.com – Tottenham Hotspur tak berada di antara tim favorit juara Liga Champions musim ini, meskipun mereka mencapai babak final musim lalu. Demikian ungkap pelatih Mauricio Pochettino.
Pochettino memandu timnya dalam perjalanan yang tak terlupakan ke final Liga Champions musim lalu, di mana mereka dikalahkan sesama klub asal Inggris, Liverpool.
Mereka sedang bersiap untuk memulai Liga Champions musim ini, dengan melakoni laga pertama babak penyisihan Grup B di kandang Olympiakos. Pelatih asal Argentina itupun mengaku belum memikirkan final di Istanbul nanti.
“Tidak seorang pun yang akan memberi kami kesempatan untuk menjadi salah satu pesaing di babak final di Istanbul nanti, tetapi itu normal. Itu membuat kompetisi ini menjadi sangat menarik,” tandas Pochettino.

Berita Terkait

Prediksi Leicester vs Tottenham, Liga Inggris 21 September 2019
Liverpool dan Tottenham Memecahkan Rekor Liga Champions
Olympiakos vs Tottenham 2-2, Musuh Benzema Kecewakan Spurs

“Kami tahu untuk mengulangi kesuksesan yang sama, kami harus bermain dalam performa terbaik. Ini masih terlalu dini untuk membicarakan final, tapi yang paling penting menunjukkan kualitas kami, kualitas tim kami dan lakukan yang terbaik,” tambah pelatih Tottenham Hotspur berusia 47 tahun itu.
“Saya tidak peduli apakah orang berpikir kami lawan atau tidak, karena kami lolos ke final (musim lalu) dan punya kemungkinan untuk berjuang meraih gelar juara,” ujar Pochettino.
“Saya tidak peduli. Saya hanya fokus pada memulai perjuangan kami di Liga Champions musim ini dengan cara yang baik,” ujar Pochettino.
Hal itu bisa menjadi sangat penting, karena dalam sebuah grup yang juga berisikan Bayern Munchen dan Red Star Belgrade, The Lilywhites tidak dapat mengulangi awal yang mengerikan pada musim lalu.
Mereka hanya mendapat satu poin setelah tiga pertandingan dan butuh serangkaian hasil yang luar biasa untuk bisa lolos ke babak sistem gugur.
Namun, Tottenham Hotspur menjadi tim yang difavoritkan menang di Athena pada Rabu malam, dan Pochettino mendesak para pemainnya menunjukkan rasa hormat yang tinggi pada Olympiakos dan berikan yang terbaik. Meski demikian, Spurs hanya berhasil bukukan skor imbang, 2-2, di laga ini.
“Kami tidak dapat berbicara dengan cara yang berbeda, beberapa bulan yang lalu kami bermain final Liga Champions, dan melawan Olympiakos akan menempatkan kami sebagai tim favorit untuk memenangkan pertandingan ini,” tandas Pochettino, seperti dilansir Daily Mail.
“Saya menghormati lawan kami dan rekor mereka dan kami akan menghadapi laga yang sulit di sini. Anda perlu menunjukkan mengapa Anda difavoritkan. Jika Anda lebih baik dari lawan maka OK, Anda lebih baik tetapi sebelum pertandingan di Liga Champions Anda harus menunjukkan rasa hormat yang tinggi dan Olympiakos adalah tim yang sangat bagus,” ungkapnya.
“Rekor mereka di sini di stadion ini di Eropa sangat bagus dan itu akan menjadi atmosfer yang sulit, mereka akan memiliki pemain bagus dan jika kami tidak fokus dan tidak bermain dalam performa terbaik kami di pertandingan nanti, maka kami akan menderita,” tambah Pochettino.
Sumber: Tottenham Hotspur Bukan Favorit Juara Liga Champions

Juventus Diminta Sarri Perbaiki Pertahanan Bola-bola Mati

Gilabola.com – Maurizio Sarri mengakui Juventus harus memperbaiki cara mengatasi situasi bola mati setelah imbang 2-2 lawan Atletico Madrid di Liga Champions.
Juan Cuadrado dan Blaise Matuidi memberi Juventus keunggulan 2-0 di Wanda Metropolitano dalam pertandingan pertama fase Grup D Liga Champions mereka, tetapi dua gol Atletico yang terjadi dari situasi bola mati membuat Si Nyonya Tua harus puas dengan hasil imbang.
“Ini adalah kemajuan besar dari penampilan terakhir kami dan kami merasa seperti pertandingan ada di tangan kami, jadi meraih hasil seri menyakitkan bagi kami,” kata sang pelatih Juve Maurizio Sarri kepada Sky Sport Italia.
“Juve telah sering tidak mencetak gol di stadion ini di beberapa laga sebelumnya dan kami bisa mencetak dua gol, ditambah lagi tiga atau empat tembakan ke gawang. Ini mengecewakan, karena gol Atletico berasal dari situasi yang dapat diprediksi dan kami belum siap untuk itu.”

Berita Terkait

Prediksi Juventus vs Hellas Verona, Liga Italia 21 September 2019
Kieran Trippier Kagumi Dukungan Fans Atletico Madrid
Prediksi Atletico Madrid vs Celta Vigo, Liga Spanyol 21 September 2019

Juventus akan lebih agresif lagi
“Solusi klisenya adalah beralih ke strategi menjaga ketat pemain lawan, tapi saya rasa itu tidak masuk akal. Kami harus lebih agresif pada situasi bola mati. Atleti sangat bagus di udara, tetapi bolanya meluncur sangat lemah dan kami terlalu pasif, seharusnya kami bisa menggagalkan gol mereka.”
“Jika kita bermain pasif, maka kita akan pasif dalam menjaga lawan juga. Saya juga melihat banyak insiden VAR dimana penjagaan ketat terhadap mengarah ke hukuman penalti, sehingga area kotak penalti harus diwaspadai. Kami akan berusaha memperbaiki cara bertahan dari situasi bola mati.”
Federico Bernardeschi diperkirakan akan bermain sebagai starter, tetapi justru Juan Cuadrado yag dimainkan untuk menggantikan Douglas Costa yang cedera dan mencetak gol pembuka untuk Si Nyonya Tua.
“Kami tahu akan ada ruang dan kecepatan dan ketajaman Cuadrado bisa sangat berguna,” tegas mantan manajer Chelsea tersebut.
Sumber: Juventus Diminta Sarri Perbaiki Pertahanan Bola-bola Mati

Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Gilabola.com – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane frustrasi setelah Los Blancos menelan kekalahan dalam pertandingan pembuka Liga Champions lawan Paris Saint-Germain.
Dua gol dari Angel Di Maria dan satu gol Thomas Meunier di menit-menir akhir laga membuat tim besutan Thomas Tuchel meraih tiga poin penuh di Parc des Princes.
“Mereka (PSG) lebih baik daripada kami, dalam permainan, di lini tengah, dan hal yang paling mengganggu saya adalah intensitas kami,” kata Zidane.
“Sulit jika Anda tidak memulai pertandingan dengan kuat. Mereka pandai menciptakan peluang, bukan itu yang membuat saya khawatir, tapi adalah melihat tim saya tanpa intensitas yang diperlukan di kompetisi level tinggi ini.”

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tahu mereka akan menekan kami, tetapi kami nyaris tidak membuat dampak pada pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang. Kami mencetak dua gol tetapi yang kedua dibatalkan oleh VAR.”
Thibaut Courtois adalah salah satu pemain Real Madrid tampil buruk saat menghadapi PSG, tetapi Zidane tidak mau menyalahkan sang kiper.
“Kami semua berada di kapal yang sama di sini, saya tidak akan menyalahkan siapa pun,” tegasnya. “Kami harus melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya, semua orang salah ketika kamu kalah.”
Zinane menilai PSG lebih baik daripada Real Madrid
Los Blancos kurang inspirasi di lapangan, tetapi apa yang menurut Zizou adalah masalah utama? “Saya rasa masalahnya adalah intensitas,” jelasnya. “Ketika ada bola lepas dan Anda berduel untuk mendapatkan bola dan Anda bisa memenangkan duel, [maka] Anda bisa memenangkan pertandingan. Bagi saya itulah masalahnya.”
PSG bermain tanpa tiga penyerang utama mereka, Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani pada pertandingan melawan Madrid.
“Mereka lebih baik dan mereka pantas menang dan kami lebih buruk,” tutur Zizou. “Jika ritme permainan tidak baik, itu sangat rumit, mereka telah benar-benar menekan kami selama pertandingan.”
Sumber: Zidane: Intensitas Adalah Masalah Utama Real Madrid

Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

Gilabola.com – Setelah tiga kali berturut-turut tersingkir pada babak 16 besar di Liga Champions, PSG meraih kemenangan 3-0 atas Real Madrid pada Kamis dinihari.
Dalam pertandingan Liga Champions pertama mereka sejak kemenangan 3-1 Manchester United yang mengejutkan di Paris yang membuat Paris Saint-Germain tersingkir musim lalu, PSG sangat brilian melawan Real Madrid, tetapi mereka tahu betul bahwa mereka masih harus membuktikan banyak hal.
“Sebelum ada yang mengajukan pertanyaan. Jika seseorang bertanya kepada saya apakah kami akan memenangkan Liga Champions, saya keluar dari sini,” Tuchel mengatakan pada konferensi pers setelah Paris Saint-Germain menghancurkan 13 kali juara Eropa Real Madrid pada banyak penyisihan grup pertama mereka di Parc des Princes.
Tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester United terjadi setelah kekalahan agregat 5-2 atas oleh Real Madrid pada 2018 dan kekalahan tak terlupakan dari Barcelona pada 2017 dengan kekalahan 6-1 di Camp Nou setelah kemenangan 4-0 di Parc des Princes.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

“Kami tidak ingin mengirim pesan, tetapi memang benar bahwa kami mengendalikan permainan ini, kami sangat siap,” kata pemain tengah Paris Saint-Germain Thiago Silva.
Setelah menghabiskan lebih dari satu miliar euro untuk pemain sejak Qatar Sports Investment mengambil alih pada tahun 2011, Paris Saint-Germain diperkirakan akan memenangkan Liga Champions tetapi mereka telah tersingkir di babak sistem gugur di musim-musim terakhir.
Mereka sekarang fokus pada tugas pertama untuk lolos ke dari fase Grup A yang berisikan Real Madrid, Club Brugge dan Galatasaray.
PSG merasa lega tanpa Neymar dan Mbappe
Skuad asuhan Tuchel tampil luar biasa melawan Real dengan Angel Di Maria mencetak dua gol karena tidak adanya trio striker Kylian Mbappe, Edinson Cavani – keduanya cedera – dan Neymar yang diskors.
“Mungkin tekanannya tidak terlalu tinggi pada para pemain karena ketiga pemain itu (Mbappe, Cavani dan Neymar) absen,” tegas Tuchel.
“Tanpa mereka, kami bukan favorit untuk memenangkan laga dan itu membebaskan pikiran para pemain yang berada di lapangan malam ini, mereka tidak merasakan tekanan.”
Meskipun Tuchel mengakui bahwa ia tidak bisa kehilangan trio “MCN” (Mbappe, Cavani dan Neymar) terlalu lama, ia puas dengan rekasi anggota tim lainnya dengan ketidakhadiran mereka.
“Kami bisa melakukannya tanpa mereka (Mbappe, Cavani dan Neymar) untuk beberapa pertandingan jika semua pemain yang lain bermain dalam performa terbaik mereka,” jelasnya.
Sumber: Bos PSG Ogah Tanggapi Pertanyaan Soal Juara Champions

Dinamo Zagreb Diakui Gasperini Beri Atalanta Pukulan Telak

Gilabola.com – Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini mengakui Dinamo Zagreb mempermalukan timnya, tetapi akan berikan pelajaran penting untuk La Dea tentang Liga Champions.
Atalanta mengalami mimpi buruk dengan dipermalukan 4-0 oleh Dinamo Zagreb di Kroasia, La Dea hancur dalam pertandingan pertama fase Grup C Liga Champions mereka.
“Dinamo lebih baik dalam memenangkan kembali bola, dalam menekan, dalam intensitas, kecepatan. Mereka lebih cepat dalam segala hal. Mereka juga melepaskan umpan-umpan berkualitas di ruang sempit,” kata manajer Atalanta Gian Piero Gasperini kepada Sky Sport Italia.
“Babak kedua jelas lebih seimbang, kami memiliki peluang, tetapi ini adalah laga yang mengajarkan Anda pelajaran penting. Kami harus belajar dari laga ini dan mempraktikkan hasilnya dalan pelatihan ke depannya.”

Berita Terkait

Prediksi Dinamo Zagreb vs Atalanta, Liga Champions 19 September 2019
Mantan Liverpool Didepak Atalanta Usai Gabung Tiga Pekan Lalu
Prediksi Atalanta vs Torino, Liga Italia 2 September 2019

“Kami adalah tim yang tiba-tiba berada di kompetisi level tertinggi, itu adalah dampak pertama yang menyakitkan, tetapi dalam situasi ini Anda harus belajar dan menjadi dewasa, jika tidak, tak ada gunanya bermain di Liga Champions.”
Dinamo Zagreb berikan pelajaran penting pada Atalanta
“Saya memberi tahu para pemain saya hal yang sama dengan yang saya katakan kepada Anda. Malam ini, Dinamo memberi kami pukulan telak dalam segala hal. Sekarang kami harus belajar bermain dengan kualitas, kecepatan dan lebih cepat menggerakkan bola.”
“Itu belum pernah terjadi pada kami sebelum bermain dalam pertandingan kompetitif dengan lawan benar-benar tidak memberikan kami peluang.”
Apakah ini kekecewaan terbesar dalam karir Gasperini di Atalanta ? “Saya mengalami kekalahan 3-0 pada debut saya sebagai pelatih, jadi … Ini mengecewakan, kami bisa mencetak satu atau dua gol di babak kedua, tetapi faktanya Zagreb tetap total mendominasi.”
Sumber: Dinamo Zagreb Diakui Gasperini Beri Atalanta Pukulan Telak