Pep Guardiola Beri Barcelona Saran Top Soal UCL

Gilabola.com – Pep Guardiola berikan Barcelona saran top soal peluang juara di UCL alias Liga Champions. Mereka ia minta tak banyak berharap.
Pep Guardiola telah membahas Barcelona dan Liga Champions dan telah mengatakan kepada klub mantan jika mereka tidak harus memenangkan gelaran itu dan Piala Eropa. Mereka tidak perlu memaksakan diri untuk jadi juara.
Barcablaugranes melaporkan hal itu saat Guardiola sadar jika Barca belum memenangkan Liga Champions sejak 2015. Mereka terus dibayangi keberhasilan domestik saat bersaing melawan tim-tim top Eropa lainnya.
Kubu Ernesto Valverde mengalami kekalahan yang memalukan di tangan Liverpool musim lalu, dan Guardiola telah menawarkan pemikirannya pada ambisi Eropa mereka. Ia meminta Barca tidak terlalu memaksakan diri.

Berita Terkait

Borussia Dortmund Ikat Pemain Akademi Barcelona
Manchester City Pamer Kostum Di Depan Old Trafford
Barcelona Ungkap Statistik Tak Biasa Philippe Coutinho

Mereka perlu berpikir jika nama besar di La Liga bukan keharusan jadi juara juga di Champions. Guardiola menyampaikan hal itu dengan sangat hati-hati agar tidak terlalu menyinggung perasaan Barca dan fans mereka.
Pep Guardiola tetap menghormati pelatih Barca
“Saya pikir ada satu daerah di mana Barca harus belajar. Saya mengatakan ini dengan segenap rasa hormat terbesar saya ke mereka, bukan hanya karena saya adalah seorang fan Barca. Perlu dipahami, hanya karena kau adalah Barca tidak berarti harus memenangkan Liga Champions juga,” ujarnya dengan hati-hati.
“Ini sama halnya seperti Timnas Argentina dan mereka yang mengatakan mereka harus memenangkan Piala Dunia. Oke, saya tahu kalau mereka sangat bagus tetapi mereka ingin memenangkan Liga Champions juga.”
Guardiola juga mengatakan bahwa ia tidak ingin tim Manchester City menghadapi Barcelona dalam kompetisi musim lalu dan berpikir jika Barca berhasil meraih final mereka akan memenangkan treble. Ia tetap tidak mau mendikte pelatih Barca soal apa yang harus sang manajer lakukan.
“Dih, siapa saya sampai segitunya mengomentari apa yang harus pelatih lain kerjakan? Saya juga pasti kesal kalau ada pelatih lain yang mendikte saya,” pungkas sang manajer Manchester City melalui Ara.
Sumber: Pep Guardiola Beri Barcelona Saran Top Soal UCL

Inilah Alasan Virgil Van Dijk Calon Pemenang Ballon d Or

Lihat adegan ini dan kamu akan paham mengapa Virgil Van Dijk didapuk sebagai bek terbaik dunia dan calon pemenang Ballon d’Or.
Ini merupakan adegan yang tercecer dari final Liga Champions pekan lalu. Skor sudah 0-1 untuk keunggulan Liverpool dan peluang Tottenham Hotspur untuk menyamakan skor hanya tersisa 15 menit lagi. Son Heung-min mendapat bola di lapangan tengah dan seolah-olah akan melaju dengan kecepatan tinggi untuk berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper Alisson Becker.
Eits nanti dulu. Ada Virgil Van Dijk. Bek jangkung 193 centimeter itu segera menyamai kecepatan lari Son lalu pada detik-detik terakhir sebelum ia sempat melepaskan serangan ke gawang Alisson, pemain asal Belanda tersebut membuang bola menjadi sebuah tendangan penjuru. Sepak pojok bukan sebuah kondisi ideal dalam skor 0-1 seperti saat itu, tapi itu bagaimana pun lebih baik daripada membiarkan Son Heung-min melepaskan serangan.

On repeat. Gear one to two in less than a second. Van Dijk makes defending look easy. pic.twitter.com/ZRSie1fZfs
— Kloppholic (@Kloppholic) June 6, 2019

Berita Terkait

Liverpool Siap Bajak Target Transfer MU-Arsenal asal Lille
Seperti Tokoh Mitologi Narcissus, Jurgen Klopp Googling Dirinya Sendiri
Jurgen Klopp Pilih Cuti Daripada Perpanjang Kontrak Liverpool

Pada situasi yang berbeda penjaga gawang mana pun akan panas-dingin menghadapi situasi satu-lawan-satu seperti ini. Tapi kiper Liverpool itu sepertinya sudah tahu potensi yang dimiliki bek tengahnya itu. Ia mengucapkan apresiasinya sesaat setelah Van Dijk berhasil membuang bola.
Virgil Van Dijk adalah bek Belanda kelahiran 27 tahun lalu, merumput di Groningen, Celtic dan Southampton, sebelum ditarik oleh Liverpool tahun 2018. Pertahanan The Reds langsung membaik sejak kedatangan sang bek Belanda, kebobolan hanya 22 gol musim ini, yang paling sedikit dari semua tim di divisi Premier League. Sebagai perbandingan, di musim 2017/2018 The Reds kebobolan 38 gol!
Adalah Jose Mourinho yang pertama kali mencalonkan Van Dijk menjadi salah satu kandidat calon pemenang Ballon d’Or saat menjadi komentator bagi jaringan televisi Russia Today pekan lalu.
Malam ini Van Dijk berkesempatan sekali lagi membela lini pertahanan Belanda melawan musuh besarnya di final Liga Champions, Harry Kane, jika sang striker Tottenham itu diturunkan oleh Gareth Southgate pada partai semi final Belanda vs Inggris di ajang UEFA Nations League beberapa jam lagi.
Sumber: Inilah Alasan Virgil Van Dijk Calon Pemenang Ballon d Or

Seperti Tokoh Mitologi Narcissus, Jurgen Klopp Googling Dirinya Sendiri

Seperti tokoh mitologi Narcissus kagumi ketampanan wajahnya sendiri, saksi mata melaporkan Jurgen Klopp googling dirinya sendiri.
Para pelancong di bandara Manchester pada hari Rabu waktu setempat bisa melihat Jurgen Klopp itu berjalan masuk ke ruang tunggu bersama istrinya, Ulla, untuk duduk menanti boarding sembari ia Klopp googling dirinya sendiri di layar ponsel dan membaca-baca apa kata media soal pahlawan baru Liverpool.
Sang pelatih asal Jerman akan mengambil masa liburan cukup panjang sebelum kembali dalam waktu kurang dari sebulan untuk menyiapkan tur pra-musim The Reds ke Amerika Serikat mulai pertengahan Juli.
Mereka yang berada di bandara Manchester melaporkan bahwa begitu duduk di ruang tunggu penerbangan ke London tersebut, pada kesempatan pertama Klopp goggling dirinya sendiri dan mulai membaca apa kata media-media soal kemenangan Liverpool di final Liga Champions.

Berita Terkait

Inilah Alasan Virgil Van Dijk Calon Pemenang Ballon d Or
Liverpool Siap Bajak Target Transfer MU-Arsenal asal Lille
Jurgen Klopp Pilih Cuti Daripada Perpanjang Kontrak Liverpool

Salah satu tangkapan kamera memperlihatkan ia sedang berhenti di sebuah judul berita yang membahas hubungan antara dirinya dengan Mohamed Salah. Lihat foto.
Klopp diketahui tak memiliki media sosial, atau menghindarinya, dan bisa dimaafkan jika satu kali setahun menghabiskan beberapa menit atau beberapa jam membaca komentar media soal dirinya. Asal jangan kebablasan membunuh dirinya sendiri seperti tokoh mitologi Yunani Narcissus, saking kagumnya pada keindahan yang tak mungkin dipeluknya.

Tidak heran jika Klopp berhenti pada berita-berita yang membahas soal Mohamed Salah karena selama beberapa hari terakhir pendukung Liverpool diguncang berita soal kepndahan Salah ke Spanyol, kemungkinan besar Real Madrid. Namun hal ini dianggap sebagai usaha media-media Spanyol membuat Salah tersanjung untuk kemudian jatuh dalam perangkap Los Blancos.
Sumber: Seperti Tokoh Mitologi Narcissus, Jurgen Klopp Googling Dirinya Sendiri

Plan Juventus Bikin Liga Champions Elit Ditolak 20 Tim Premier League

Juventus dipermalukan! Usul bikin Liga Champions elit yang diikuti beberapa tim raksasa dari lima liga terbesar Eropa ditolak Premier League.
Sebuah pertemuan 20 tim anggota Premier League hari Rabu (5/6) ini di Inggris menyepakati dengan suara bulat penolakan terhadap ide pembentukan sebuah klub elit tertutup yang akan secara teratur mengikuti Liga Champions elit model baru.
Maksud dari Liga Champions elit adalah, tidak butuh finish di empat teratas ranking klasemen masing-masing liga untuk bisa berlaga di kompetisi tersebut musim depannya. Hanya ada tiga-empat tim dari Italia, plus enam besar dari Inggris yang selama ini langganan masuk kompetisi itu, tiga atau empat tim dari Spanyol (Anda sudah tahu siapa saja) dan seterusnya.
Usul ini pertama kali disampaikan oleh Presiden Juventus Andrea Agnelli. Menurut proposalnya, sebanyak empat grup yang terdiri dari delapan tim dari seantero Eropa – total 32 tim saja – akan bertarung dalam Liga Champions elit ini. Keanggotaan bersifat tetap, tidak bergantung pada posisi mereka di klasemen liga domestik.

Berita Terkait

Paul Pogba Setuju Balik ke Juventus, Dybala ke MU?
Juventus Akan Cocok Buat Maurizio Sarri
Maurizio Sarri Harus Siap-siap Pakai Dasi

Untuk Manchester United dan Arsenal yang musim depan terbuang dari Liga Champions karena finish di luar empat besar musim ini, usul itu sebenarnya akan sangat menguntungkan mereka. Akan ada jaminan pendapatan besar jika tergolong masuk klub elit ini. Tapi bahkan dengan iming-iming keuntungan besar pun Manchester United serta Arsenal menolak usul Liga Champions elit tersebut.
Apa yang dikhawatirkan oleh para delegasi di pertemuan tim-tim Liga Inggris adalah, nantinya tak ada kompetisi lagi di dalam liga domestik karena sejumlah klub akan merasa jatah bermain mereka di Eropa sudah aman. Padahal Premier League terkenal dengan sifat kompetitifnya dan kejutan-kejutannya dan bahwa hampir semua tim bisa saling mengalahkan satu sama lain. Hal ini tidak terlihat di Serie A maupun Bundesliga atau LaLiga.
Ke-20 tim yang menjadi anggota divisi teratas Liga Inggris hari Rabu mengeluarkan pernyataan demikian: “Ada kesepakatan bulat bahwa pertandingan domestik harus terus menjadi prioritas bagi klub profesional, dan setiap perubahan pada kalender sepakbola harus mengasumsikan adanya kompetisi domestik.”
“Dengan kata lain, kualifikasi ke Liga Champions dan Liga Europa harus terus ditentukan oleh kinerja domestik [setiap tim].”
“Klub-klub [Liga Inggris] kini telah meminta Premier League untuk bekerja sama dengan UEFA, para penggemar dan pemangku kepentingan lainnya di seluruh Eropa, untuk menyusun sebuah proposal konstruktif yang akan meningkatkan kompetisi klub Eropa tanpa merusak sepakbola domestik. Klub-klub Premier League akan menyampaikan pandangan-pandangan ini pada pertemuan Asosiasi Klub Eropa di Malta.”
Sumber: Plan Juventus Bikin Liga Champions Elit Ditolak 20 Tim Premier League

Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober

Dukun ini tidak hanya sukses meramal Liverpool juara Liga Champions tapi juga sukses memprediksi Manchester City juara Liga Inggris!
Dan lebih hebatnya lagi sang dukun – yang namanya akan kami sampaikan sebentar lagi di bawah ini – sudah meramalkan hal itu sejak bulan Oktober tahun lalu. Namanya Neil Warnock.
Sound familiar? Ya memang. Nama yang kami sebut sebagai dukun, Neil Warnock ini adalah manajer Cardiff City. Pada 27 Oktober tahun lalu di Anfield sang pelatih The Bluebirds ini dikalahkan oleh Liverpool dengan skor 4-1.
Usai pertandingan Liga Inggris tersebut, manajer berusia 70 tahun itu mengatakan seperti dikutip BBC, “Saya kira mereka (Liverpool) lebih punya peluang memenangkan Liga Champions, jika saya boleh bicara jujur. Dengan modal penyerang yang mereka miliki, mereka adalah tipe tim seperti itu [yang menjadi juara Liga Champions]. Saya pikir [Manchester] City terlalu kuat bagi mereka di Premier League. Namun saya pikir tahun ini tahun hoki mereka di Liga Champions.”

Berita Terkait

Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat
Mohamed Salah Hanya Korban Jebakan Media Spanyol

Dan ramalan dukun Neil Warnock itu terbukti benar pada hari Minggu lalu saat Liverpool menghabisi Tottenham 2-0 melalui gol Mohamed Salah dan Divock Origi.
Sementara itu Neil Warnock akan tetap tinggal di Cardiff City meski mereka merosot ke divisi kedua Liga Inggris, divisi Championship, mulai musim depan. Sang manajer berusia 70 tahun ini dikenal sebagai spesialis promosi. Sudah delapan kali ia membawa tim naik pangkat ke Premier League.
Sumber: Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober

Mohamed Salah Pikir Dia Mau Dicium Reporter Cantik Ini

Adegan tercecer usai final Liga Champions hari Minggu saat Mohamed Salah pikir dia mau dicium reporter cantik ini. Lihat reaksinya.
Tak perlu diceritakan lagi ya skor final Liga Champions dan siapa saja pencetak golnya dari pihak Liverpool yang menjebol gawang Tottenham Hotspur pada hari Minggu. Kita fokus saja pada cerita ini.
Siapa pun yang pernah ke stadion sepak bola akan tahu suasana berisik di sana. Sangat sulit mendengar pembicaraan orang lain jadi tidak heran jika reporter resmi dari pihak UEFA (ketahuan dari mic berlogo Liga Champions) mendekatkan wajahnya ke telinga Mohamed Salah, hendak meneriakkan pertanyaan berikutnya.
Tapi respons sang striker Mesir itu sungguh lucu meski merupakan respons yang penuh sopan santun. Mohamed Salah memundurkan kepalanya, sembari mengacungkan tangan, meminta jarak sosial dijaga. Mantan striker AS Roma yang dirumorkan akan pindah ke Real Madrid itu tentu mengira reporter ini hendak mencium pipinya. Sebuah reaksi yang akan menyenangkan istrinya Magi dan anaknya Makka.

Berita Terkait

Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat
Mohamed Salah Hanya Korban Jebakan Media Spanyol

Cuplikan video sepanjang empat detik ini viral di media sosial hendak memperlihatkan betapa sopan dan setianya Mohamed Salah kepada istrinya Magi. Di depan begitu banyak manusia menolak “jarak sosial” yang terlalu dekat dari reporter wanita yang tengah mewawancarainya.

Mo Salah thought the reporter was going in for a kiss so he raised his hand to stop her 😂😂 pic.twitter.com/MTCKHq2YFq
— Footy Humour (@FootyHumour) June 4, 2019

Belakangan ketahuan, Mohamed Salah mencium kekasih yang lain sih yang juga diajaknya tidur di atas pesawat. Tapi kekasih yang satu ini kupingnya terlalu besar dan bereaksi dingin seperti batang pisang. Sudah pasti ia tidak membalas ciuman sang striker Mesir. Itu adalah trofi Liga Champions yang diajaknya tidur bareng di atas pesawat.

Sumber: Mohamed Salah Pikir Dia Mau Dicium Reporter Cantik Ini

Promosi Rp 53 Milyar di Liga Champions Tapi Hilang 3 Juta Follower

Masih ingat gadis ini yang berlari ke dalam lapangan saat final Liga Champions? Dia dapat promosi setara Rp 53 Milyar tapi kehilangan 3 juta follower Instagram.
Kinsey Wolanski menjadi bintang di seluruh dunia bukan saja karena pakaian renang yang dikenakannya saat berlari masuk ke lapangan lebih banyak memperlihatkan daripada menutupi, tapi juga karena masuk ke lapangan saat pertandingan final Liga Champions itu tengah berada di masa paling membosankan.
Pertandingan final itu sendiri usai dengan kemenangan Liverpool dua gol atas Tottenham Hotspur melalui gol titik penalti menit kedua dan gol kedua dari Divock Origi lima menit jelang akhir. Tidak banyak serangan di kedua ujung lapangan. Kedua tim yang sudah banyak kali bertemu di Liga Inggris paham titik lemah satu sama lain dan sama-sama menunggu pihak oposisi berbuat kesalahan, hal yang tak kunjung terjadi.
Karena itu aksi Kinsey Wolanski berlari masuk ke lapangan dipuji netizen yang budiman sebagai sesuatu yang membuat malam itu bergairah. Beberapa mengusulkan agar ia diberi penghargaan man of the match final Liga Champions. Yang lainnya mengusulkan gadis model kelahiran Rusia yang tinggal di California Amerika itu diberi medali juara karena menghidupkan kembali suasana pertandingan yang muram.

Berita Terkait

Kylian Mbappe Serahkan Permintaan Transfer, ke Real Madrid?
Julen Lopetegui Dibuang Real Madrid, Eh Direbut Sevilla
Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober

Tapi sedikit saja yang tahu bahwa aksi Kinsey Wolanski turun ke lapangan itu ternyata setara dengan promosi Rp 53 Milyar. Uang sebesar itu dihitung dari liputan televisi yang menyoroti tubuhnya, tentu saja, dan label Vitaly Uncensored di bagian dadanya selama kurang lebih 30 detik sejak ia berlari masuk ke lapangan, dikejar petugas dan digiring keluar. Kalikan biaya beriklan selama 30 detik, kalikan dengan jumlah stasiun televisi di seluruh dunia yang menyiarkan laga sepak bola terpopuler di dunia setelah Piala Dunia tersebut dan kamu akan mendapatkan angka promosi Rp 53 Milyar.
Tapi angka promosi sebesar itu harus dibayar mahal setelah akun Instagram miliknya diblokir. Padahal akun itu baru saja kebagian banyak follower dari semula 250.000 saja menjadi 3 juta follower dalam semalam. Kini Kinsey Wolanski memulai lagi dari nol dengan Twitter dan angka followernya masih di kisaran 43 ribu-an. Waktu berita ini mau diunggah follower Twitternya sudah naik jadi 71 ribuan.

I did it again folks 😂😂😂 pic.twitter.com/cVTdz4zUQh
— Kinsey wolanski (@KinseyWolanski) June 3, 2019

Sumber: Promosi Rp 53 Milyar di Liga Champions Tapi Hilang 3 Juta Follower

Liverpool Kini Ketiga Terbaik di Eropa, Tapi Kalah Jauh Dari Real Madrid

Liverpool kini resmi menjadi tim ketiga terbaik di Eropa, mengalahkan Bayern Munchen dan Barcelona, tapi masih jauh di bawah Real Madrid. Lihat.
The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur pada final Liga Champions hari Minggu di Madrid, menjadikan total perolehan trofi Piala Eropa mereka menjadi enam. Nah, perolehan enam Piala Eropa menjadikan mereka ada di urutan ketiga terbaik di Eropa.
Dengan perolehan enam trofi tersebut Liverpool kini naik satu pangkat di atas Bayern Munchen dan Barcelona yang hanya pernah mengoleksi piala Eropa itu lima kali masing-masing. The Reds hanya selisih satu di bawah AC Milan yang memiliki tujuh trofi Eropa di lemari pialanya.
Tapi masih ada jarak cukup jauh antara posisi ketiga terbaik di Eropa Liverpool dengan Real Madrid yang menduduki posisi puncak. Los Blancos sudah memenangkan trofi Liga Champions sebanyak 13 kali. Agak sulit untuk dikejar tim mana pun dalam beberapa belas tahun ke depan.

Berita Terkait

Kylian Mbappe Serahkan Permintaan Transfer, ke Real Madrid?
Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober
Real Madrid Rebut Striker Serbia 21 Tahun Dengan 28 Gol Musim Ini

Daftar tim-tim dengan perolehan piala Eropa mereka adalah sebagai berikut:

Real Madrid 13 kali
AC Milan 7
Liverpool 6
Bayern Munchen, Barcelona 5
Ajax Amsterdam 4
Inter Milan, Manchester United 3
Juventus, Benfica, Nottingham Forest, Porto 2
Celtic, Hamburg, Steaua Bucharest, Marseille, Borussia Dortmund, Chelsea, Feyenoord, Aston Villa, PSV Eindhoven, Red Star Belgrade masing-masing 1

Kemenangan hari Sabtu di Wanda Metropolitano juga menonjolkan status Liverpool sebagai klub Inggris paling sukses di kompetisi terkemuka Eropa.
Jumlah perolehan trofi The Reds kini dua kali lipat Manchester United yang mengoleksi tiga kemenangan, sementara Nottingham Forest memenangkannya dua kali dan Chelsea dan Aston Villa masing-masing satu.
Liverpool juga menambah jumlah kemenangan di semua kompetisi UEFA menjadi 12 trofi total usai akhir pekan kemarin. Mereka telah memenangkan enam Piala Eropa, tiga Piala UEFA (sekarang Liga Europa) dan tiga Piala Super Eropa (UEFA Super Cup) selama sejarah mereka.
Kemenangan terakhir mereka itu telah membuat mereka menjauh dari Juventus, yang memiliki 11 trofi Eropa atau dunia, dan dua di belakang Barcelona yang memiliki 14 piala level Eropa.
Liverpool akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan total perolehan piala mereka menjadi 13 ketika mereka bertanding melawan Chelsea di final Piala Super Eropa atau UEFA Super Cup pada 14 Agustus di Istanbul.
Sumber: Liverpool Kini Ketiga Terbaik di Eropa, Tapi Kalah Jauh Dari Real Madrid

Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Seorang presenter radio di Inggris dipecat gara-gara membela Palestina, mengaitkan kemenangan Liverpool dengan merendahkan Israel.
Mantan anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh George Galloway diberhentikan oleh TalkRadio beberapa menit lalu, Senin malam waktu Indonesia. Ia dipecat gara-gara membela Palestina dan merendahkan Israel saat merayakan kemenangan Liverpool pada final Liga Champions dalam twitnya hari Minggu.
Ucapan yang jadi dipermasalahkan adalah saat ia memberi bumbu terlalu banyak pada kemenangan Liverpool ketika bercuit di Twitter pasca kemenangan Liverpool, “Selamat kepada pemain-pemain hebat Liverpool. [Kemenangan ini] untuk mengenang penambang sosialis BillShankley, untuk para martir 96 [kasus semi final Piala FA di Hillsborough], dan mereka yang memperjuangkan keadilan bagi mereka, dan bagi para pekerja pelabuhan Liverpool. Tidak ada bendera Israel di trofi!”

Congratulations to the great people of #Liverpool to the memory of the socialist miner #BillShankley to the fallen #96 to those who fought for justice for them and to the Liverpool dockers. No #Israël flags on the Cup!
— George Galloway (@georgegalloway) June 1, 2019

Berita Terkait

Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober
Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat

Kalimat terakhir itulah yang jadi alasan bagi TalkRadio untuk memecat George Galloway. Ia mengatakan dalam cuitannya, dirinya menerima kartu merah dari pihak majikan karena “merayakan secara berlebihan” kemenangan Liverpool.

I’ve just been sacked by @talkRADIO See you in Court guys. #Palestine #Moats Long live Palestine.
— George Galloway (@georgegalloway) June 3, 2019

Tottenham Hotspur, lawan Liverpool di final Liga Champions, memang mengidentikkan diri dengan Israel. Kami pernah menurunkan satu artikel khusus tentang ini, perihal Yahudi vs Yahudi, saat Tottenham berjumpa Ajax Amsterdam di semi final Liga Champions.
Suporter Ajax dan Spurs sama-sama mengidentikkan diri sebagai Yahudi. Fans Spurs kerap menyebut diri sebagai “Yid Army” atau “tentara Yid”, tapi lucunya, sebutan “Yid” itu sendiri tidak disukai oleh orang-orang Yahudi karena memiliki tendensi merendahkan atau menghina. Seruan “Yid Army” bahkan bisa berujung pada penangkapan oleh polisi. Sebaliknya, banyak video di mana pendukung Ajax bernyanyi bersama ratusan atau ribuan orang dengan bunyi teriakan, “Kami Yahudi Ajax, Super Yahudi.”
George Galloway adalah politis sayap kiri di partai Buruh Inggris. Istilah “sayap kiri” umumnya digunakan media untuk merujuk pada mereka yang membela kaum imigran, Islam, Palestina, kaum buruh dan miskin di Inggris, berlawanan dengan “sayap kanan” yang biasa mendukung partai konservatif yang mendukung pajak lebih rendah, membela orang-orang super kaya dan dalam batas tertentu: anti imigran asing.
Setelah tahun 2003 ia berhenti dari Partai Buruh, bergabung dengan Partai Respect sebelum partai itu kemudian bubar 2016 dan ia meloncat ke partai Independent. Jika Anda ikut bersimpati dengan nasibnya usai dipecat gara-gara membela Palestina, bisa lihat profilnya di sini.
Sumber: Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Mane Salah Messi Masuk 11 Pemain Terbaik Pilihan Jose Mourinho

Ada nama Sadio Mane, Mohamed Salah dan Lionel Messi dalam 11 pemain terbaik pilihan Jose Mourinho. Tapi ada kejutan! Satu pemain bintang absen.
Total seluruhnya ada enam pemain Liverpool dalam daftar 11 pemain terbaik pilihan Jose Mourinho untuk Best XI Champions League Team. Selain enam Liverpool ada tiga pemain Ajax Amsterdam, serta satu Barcelona dan satu Tottenham Hotspur.
Sayangnya Mourinho tidak memasukkan Cristiano Ronaldo yang kini merumput di Juventus dalam daftar 11 pemain terbaik dengan alasan tidak layak memilih pemain yang berada di luar empat tim semifinalis Liga Champions. Kesebelas nama itu adalah sebagai berikut:

Alisson Becker (Liverpool)
Trent Alexander-Arnold (Liverpool)
Andy Robertson (Liverpool)
Virgil van Dijk (Liverpool)
Matthijs de Ligt (Ajax)
Frenkie de Jong (Ajax)
Donny van de Beek (Ajax)
Christian Eriksen (Tottenham)
Lionel Messi (Barcelona)
Sadio Mane (Liverpool)
Mohamed Salah (Liverpool)

Daftar 11 pemain terbaik ini disusunnya dalam kapasitas sebagai komentator televisi Russia Today, saat ia menjelaskan bahwa pemilihannya atas Alisson Becker dilakukannya “karena dia ada di sana saat ia dibutuhkan untuk berada di sana.”

Berita Terkait

Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober
Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat

“Dua full-backs juga harus Liverpool. Pemain luar biasa. Alexander-Arnold dan Robertson. Keduanya memiliki karakter dan personalitas yang luar biasa. Keduanya sangat suka bermain fisik. Mereka agresif. Mereka memiliki apa yang saya sebut dalam sepak bola sebagai ‘kesombongan yang baik’. Mereka tidak takut bermain. Mereka maju ke depan. Mereka berpartisipasi dalam serangan. Dan saat laga hari Sabtu saat mereka berada di bawah tekanan, mereka sangat, sangat baik.”
Di luar enam pemain The Reds, Mourinho memasukkan tiga pemain Ajax Amsterdam dalam daftar 11 pemain terbaik Liga Champions, yaitu Frenkie de Jong, Mathijs de Ligt dan Donny van de Beek. Dia juga menjelaskan mengapa tak ada nama Cristiano Ronaldo.
“Meski laga leg kedua yang mengecewakan di Anfield, Messi [masuk]. Tidak ada nama Ronaldo meski ia berpartisipasi dalam kebangkitan kembali lawan Atletico Madrid. Tidak ada Ronaldo karena [timnya Juventus] tidak lolos semi final. Messi masuk [semi final] dan tampil secara menakjubkan pada leg pertama.”
Sumber: Mane Salah Messi Masuk 11 Pemain Terbaik Pilihan Jose Mourinho