Berkembang Pesat, Maguire Pantas Gabung Man United

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, mendukung rencana Setan Merah mendatangkan bek Leicester City, Harry Maguire. Di mata dia, Maguire adalah pemain bagus.

Maguire jadi incaran kubu Old Trafford. Setan Merah sudah mengajukan tawaran sebesar 70 juta pound sterling untuk bek berusia 26 tahun itu. Tapi nilai ditolak Leicester. The Foxes diyakini membanderol Maguire senilai 80 juta pound sterling.

Meski ditolak, United belum menyerah dan terus mendekati Maguire. Setan Merah ngotot mendapatkan bek 26 tahun itu dan hal ini mendapat dukungan dari Rooney.

“Saya pikir Harry adalah pemain yang baik dan selama beberapa tahun terakhir. Dia berkembang sebagai pemain,” kata Rooney kepada ESPN FC.

“Dia menjadi lebih baik, dan dia menjadi pemain utama untuk Leicester City, dan juga untuk Inggris. Saya pikir dia akan menjadi pemain yang bagus jika mereka bisa mendapatkannya,” Rooney menambahkan.

United bukan satu-satunya klub yang mengejar tanda tangan Maguire. Rival sekota mereka, Manchester City, juga tertarik kepada bek internasional Inggris itu. The Citizens ingin sang bek tangguh jadi pengganti Vincent Kompany.

Maguire sendiri musim lalu membela Leicester dalam 31 pertandingan Liga Inggris. Ia juga menyumbangkan tiga gol.
The post Berkembang Pesat, Maguire Pantas Gabung Man United appeared first on Football5star Berita Bola.

Rodgers Kalem Soal Saga Maguire

Football5star.com, Indonesia – Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, mengaku kalem menghadapi saga transfer Harry Maguire yang diincar Manchester United.

Maguire jadi incaran kubu Old Trafford. Setan Merah sudah mengajukan tawaran sebesar 70 juta pound sterling untuk bek berusia 26 tahun itu.

Tapi nilai ditolak Leicester. The Foxes diyakini membanderol Maguire senilai 80 juta pound sterling.

“Kami sangat santai. Klub-klub yang telah berbicara dengan Leicester belum memenuhi penilaian yang diberikan klub kepada Maguire, jadi pada saat ini dia masih pemain Leicester, dan Anda dapat melihat konsentrasinya sangat besar di sini,” kata Rodgers kepada Sky Sports.

“Saya cukup santai. Ini semua ‘Bagaimana jika?’ Pada saat ini tidak ada yang bisa menggoda klub sama sekali, klub tidak perlu menjual, klub tidak mau menjual.”

“Maguire bekerja dengan sekelompok pemain fantastis dan berada di klub hebat, dan seperti saya katakan, waktu telah berubah dalam sepak bola, di mana kadang-kadang dengan klub lain Anda harus menjual seorang pemain, tetapi bukan itu masalahnya. Dia seorang pemain yang sedang berlatih, bekerja. Apa yang akan saya katakan adalah dia selalu profesional, Rodgers menambahkan.

Maguire sendiri musim lalu membela Leicester dalam 31 pertandingan Liga Inggris. Ia juga menyumbangkan tiga gol.

The post Rodgers Kalem Soal Saga Maguire appeared first on Football5star Berita Bola.

Harry Maguire Tegaskan Masih Bahagia Di Leicester City

Harry Maguire Tegaskan Masih Bahagia Di Leicester City- Bek andalan Leicester City, Harry Maguire menegaskan bahwa dirinya masih sangat bahagia di Leicester dan tak memiliki niat sedikitpun untuk pergi dalam waktu dekat.
Maguire mulai menarik perhatian Manchester United usai tampil apik bersama Timnas Inggris di sepanjang pagelaran Piala Dunia 2018. Namun hingga bursa transfer musim panas berakhir, kepindahannya ke Old Trafford tak kunjung jadi nyata.
Pertahanan MU mulai membaik begitu Ole Gunnar Solskjaer mengisi kursi kepelatihan, menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada bulan Desember lalu. Meskipun demikian, kebutuhan tenaga baru di sektor belakang diyakini masih belum bisa dilupakan begitu saja.
Maguire berulang kali dikaitkan dengan Manchester United, bahkan hingga sekarang. Banyak yang beranggapan bahwa bek berumur 26 tahun tersebut bisa menjadi sosok seperti Virgil van Dijk kala merapat ke Liverpool tahun lalu.
Namun jika rumor tersebut benar adanya, maka pantaslah bagi klub berjuluk The Red Devils itu gigit jari. Pasalnya, Sang pemain telah menyatakan janji setianya kepada Leicester City yang baru saja mengangkat Brendan Rodgers sebagai pelatihnya.
“Spekulasi akan selalu ada, tapi saya senang bisa bertahan di Leicester. Saya telah menandatangani kontrak baru jadi spekulasi itu seharusnya telah pergi,” tutur Maguire seperti yang dikutip dari Leicestershire.
“Saya senang dengan yang sekarang, kami mendapatkan pelatih baru dan semuanya terlihat lebih positif. Harapannya kami bisa naik ke level berikutnya,” lanjutnya.
Jika sebagian pemain memilih pindah ke tim besar untuk bermain di kompetisi internasional, tidak demikian dengan Maguire. Ia merasa mendapatkan jaminan tampil bersama The Three Lions di manapun dirinya bermain.
“Dari segi menjadi pilihan untuk Inggris, Gareth Southgate telah menunjukkan bahwa tak peduli di klub manapun anda bermain, yang paling penting adalah bagaimana anda tampil di lapangan,” tambahnya.
“Saya selalu dipilih di setiap skuat yang saya perkuat. Mimpi saya waktu masih kecil adalah bermain serta meraih sesuatu bersama negara saya,” tandasnya.
The post Harry Maguire Tegaskan Masih Bahagia Di Leicester City appeared first on bolamagz.net.

Solskjaer Waspadai Kekuatan Leicester

Football5star.com, Indonesia – Manchester United akan menghadapi Leicester City di Stadion King Power, Minggu (3/2/2019). Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku timnya akan mewaspadai permainan tim tuan rumah.

Performa Leicester musim ini saat menghadapi tim-tim besar
cukup memukau. Tercatat Chelsea dan Manchester City berhasil mereka kalahkan.
Terakhir, anak asuh Claude Puel sukses menahan imbang Liverpool di Anfield.

Untuk itu, Solskjaer tidak ingin timnya kecolongan saat bertandang ke Stadion King Power nanti. Apalagi Leicester selama ini dikenal memiliki energi dan kekuatan lini belakang yang bagus.

standard.co.uk

“Saya menyaksikan laga mereka melawan Liverpool. Mereka
sangat berenergi dan disiplin. Pertahanan mereka juga sangat bagus karena
menumpuk banyak pemain di sana. Jadi ini akan menjadi laga yang berat untuk
kami,” kata Solskjaer seperti dilansir di situs resmi MU, Sabtu (2/2/2019).

“Sementara di lini depan mereka memiliki pemain yang punya
kecepatan seperti Jamie Vardy, Demarai Gray, James Maddison, dan Marc
Albrighton. Leicester sudah membuktikan diri sebagai tim yang kuat dengan
mengalahkan Chelsea,” ia menambahkan.

Pada kesempatan yang sama pelatih yang menggantikan posisi
Jose Mourinho itu menegaskan kondisi dua pemainnya, Paul Pogba dan Anthony
Martial baik-baik saja dan siap diturunkan sejak menit awal.

“Saya tidak berpikir sesuatu telah terjadi pada Pogba dan
Martial. Mereka sudah mendapat istirahat yang cukup jadi mereka bisa bermain
pada laga nanti. Mereka sudah tidak sabar menghadapi Leicester,” tutupnya.
The post Solskjaer Waspadai Kekuatan Leicester appeared first on Football5star Berita Bola.

Seperti Man City, Chelsea Juga Keok di Kandang Sendiri

Seperti Man City, Chelsea Juga Keok di Kandang Sendiri– Nasib kurang baik juga menghampiri The Blues Chelsea. Seperti Manchester City, Chelsea juga kalah dikandangnya sendiri dengan skor tipis 1-0 atas Leicester City. Gol tunggal tersebut dicetak oleh Jamie Vardy.

The Blues tampak perkasa hampir di sepanjang pertandingan, terbukti dengan catatan penguasaan bola yang mencapai 72 persen berbanding 28 persen. Selain itu, mereka juga berhasil menciptakan lima tembakan tepat sasaran.

Sayangnya, gol tunggal Jamie Vardy pada babak kedua membuat catatan tersebut terasa sia-sia. Kekalahan itu membuat Chelsea tertahan di peringkat empat klasemen Premier League dengan koleksi 37 poin, sama seperti Arsenal yang menghuni posisi lima.

Chelsea nyaris unggul saat pertandingan baru berjalan dua menit. Kejadiannya diawali skema tendangan bebas dari David Luiz yang mengarah ke Willian. Pemain asal Brasil tersebut berhasil menerobos lini pertahanan Leicester, sayang gagal menggapai bola dengan baik.

Menit ke-17, Chelsea kembali mendapat peluang. Setelah mendapat operan pendek dari sepak pojok Willian, Pedro lalu melepas umpan ke arah David Luiz yang berada di tiang jauh. Umpan tersebut gagal menjadi gol setelah sundulan sang bek gagal menemui sasaran.

Dominasi The Blues pada pertandingan kali ini terlihat melalui peluang Eden Hazard di menit ke-33. Namun lagi-lagi kedudukan batal berubah lantaran tembakan bintang asal Belgia tersebut hanya membentur mistar gawang.

Leicester tidak hanya duduk di areanya saja. Mereka pun sempat membuat peluang pada menit ke-41. Hasil halauan dari tembakan pemain The Foxes lainnya jatuh di kaki Wilfred Ndidi, yang tanpa ragu melepas tendangan first time. Namun Kepa Arrizabalaga masih sigap menghalau bola dengan apik.

The Blues kembali menebar ancaman. Jelang wasit mengakhiri babak pertama, Jorginho sempat melepas tembakan keras dari luar kotak penalti. Tendangan tersebut harus membuat kiper The Foxes, Kasper Schmeichel, harus berupaya kerasa untuk menahannya.

Kedudukan akhirnya berubah saat babak kedua baru berjalan enam menit. Adalah Leicester City, melalui Jamie Vardy, yang mencetak gol terlebih dahulu. Striker asal Inggris itu berhasil mengkonversi umpan dari James Maddison dengan baik dan mengubah skor menjadi 1-0.

Tak ingin dipermalukan di markasnya sendiri, Chelsea pun berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-58, sebuah sepakan keras dari Hazard kembali gagal menjebol gawang Leicester karena penampilan apik dari Kasper Schmeichel.

The Foxes nyaris menambah keunggulan! Menit ke-66, sebuah tembakan jarak dekat dari Jamie Vardy mengarah ke gawang tepat saat Kepa masih terbaring setelah melakukan penyelamatan. Untungnya, masih ada Marcos Alonso yang melakukan blok.

Leicester kembali menciptakan peluang pada menit ke-81. Marc Albrighton mendapat bola mentahan dari tendangan bebas The Foxes, dan langsung melepas tembakan mendatar yang memaksa Kepa membuat penyelamatan gemilang!

Pada menit-menit akhir, Chelsea sempat mendapat dua peluang emas dari Rudiger dan Marcos Alonso. Sayangnya, keduanya gagal memanfaatkan peluang dengan baik sehingga The Blues harus terima dikalahkan Leicester 0-1.
The post Seperti Man City, Chelsea Juga Keok di Kandang Sendiri appeared first on bolamagz.net.

Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji

Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji- Claudio Ranieri resmi menjadi pelatih baru Fulham usai mengaanggur dari Leicester City. Jadi pelatih Fulham, Ranieri membeberkan jika dirinya tak akan mengumbar janji janji manis.
Dalam karirnya di dunia kepelatihan, Ranieri telah menukangi banyak tim-tim besar dari seluruh dunia, seperti Chelsea, Juventus, hingga Inter Milan. Namun dari kesemuanya, prestasi terbaik yang pernah ia torehkan hanya menjadi runner-up liga.
Status ‘Mr Runner-up’ yang pernah disematkan ke Ranieri langsung runtuh begitu ia menukangi Leicester City di musim 2015-2016 silam. Ia sukses membawa The Foxes keluar sebagai juara Premier League, sesuatu yang tak bisa dibayangkan oleh para penikmat sepak bola di seluruh dunia kala itu.
Sayangnya, kesuksesannya bersama Leicester hanya menjadi keajaiban semata. Sebab pada musim selanjutnya, grafik penampilan Jamie Vardy dkk menurun lantaran beberapa pemainnya hengkang ke tim lain dan berujung pada pemecatan Ranieri.
Setelah mengakhiri kiprahnya di Prancis bersama Nantes, Ranieri pun kembali ke Premier League bersama Fulham. Di klubnya yang baru, ia mengaku tak ingin lagi mengingat-ingat masa kejayaannya bersama Leicester dulu.
“Kami harus bekerja keras. Itu [kesuksesan bersama Leicester City] merupakan bonus, sebuah dongeng semata. Kami harus melupakannya,” ujar Ranieri dalam perkenalannya sebagai pelatih anyar Fulham, dikutip dari Goal.
“Saya pikir sekarang tidaklah perlu untuk memikirkan keajaiban itu, tetapi lebih memikirkan pertarungan dan siap melaluinya bersama-sama. Saya ulangi: Bersama-sama. Klub, pemain, penggemar – bersama,” lanjutnya.
Tanggung jawab Ranieri di Fulham terbilang besar, sebab ia harus segera mengangkat tim asuhannya itu dari dasar klasemen Premier League. Maka dari itu, ia mengharapkan berbagai dukungan dari semua elemen Fulham saat ini.
“Bersama mereka harus mendukung kami, dan ini adalah momen yang buruk karena kami ada di dasar klasemen,” tambahnya.
“Saya orang yang ambisius, saya punya pemain-pemain yang bagus, tetapi saya memilih mereka yang menunjukkan semangat berjuang. Saat pemain dan penggemar saling membantu, [kami] paham sedang bersama di jalur yang sama. Sekarang saya butuh dukungan penggemar kami untuk memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Racikan Ranieri bersama Fulham bisa disaksikan dalam ajang Premier League hari Sabtu (24/11) mendatang, tepat saat mereka melawan Southampton. Setelahnya, Fulham dihadapkan dengan tantangan berat lantaran harus menghadapi Chelsea.
The post Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji appeared first on bolamagz.net.