Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna

Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna– Striker andalan Inter Milan, Lautaro Martinez mendapatkan berbagai pujian berkat penampilan apiknya tadi malam melawan Rapid Vienna di Liga Europa.

Inter sebenarnya menghadapi pertandingan ini dengan kondisi skuat yang tak maksimal. Terjadi permasalahan internal dalam skuat Inter antara Mauro Icardi dengan pihak klub. Icardi bahkan tidak ikut melawat ke markas Vienna.

Ada beberapa versi situasi Icardi saat ini. Ada yang mengatakan dia sedang cedera, ada juga yang mengatakan dia mogok bermain karena ban kaptennya baru saja dicopot – yang merupakan buntut dari masalah kontrak baru.

Sang pelatih, Luciano Spalletti sendiri mengaku Icardi tidak ikut karena keinginannya sendiri. Meski demikian, kehilangan Icardi tak terlalu berdampak pada Inter. Spalletti kagum dengan kontribusi Lautaro Martinez. 

Menurut Spalletti, kontribusi Martinez jelas layak dipuji. Striker muda itu mampu mengisi lubang yang ditinggalkan Icardi. Dia bermain dengan baik secara keseluruhan, tidak hanya saat menyerang.

“Dia [Martinez] memikul tanggung jawab penting dan anda harus memuji dia karena dia memberikan performa yang hebat,” ungkap Spalletti di laman resmi Inter.

“Dia menahan bola, dia menekan lawan, dia mendapatkan penalti dan mencetak gol darinya. Hasil ini banyak disebabkan oleh hasratnya berjuang merebut bola.”

“Dia bermain tenang pada peran penyerang tengah, tapi dia harus membuktikan bahwa dia bisa mematikan di dalam kotak penalti,” sambungnya.

Lebih lanjut, salah satu kelebihan Martinez menurut Spalletti adalah kemampuannya membalikkan posisi badan untuk mencoba menemukan ruang tembak. Kemampuan itu bisa membuat bek lawan kerepotan untuk menjaganya.

“Dia pemain kuat dan dia memiliki kualitas di ruang-ruang sempit, dia bisa berputar ketika lawan berada di punggungnya untuk melepaskan tembakan,” pungkasnya.

Perihal situasi Icardi, Spalletti masih belum mau berbicara banyak. Dia hanya percaya Icardi akan tetap bersikap profesional dan membantu tim ketika diperlukan.
The post Lautaro Martinez Tampil Ciamik Lawan Rapid Vienna appeared first on bolamagz.net.

Lautaro Martinez Dipastikan Bertahan di Inter Milan

Lautaro Martinez Dipastikan Bertahan di Inter Milan– Agen Lautaro Martinez menegaskan bahwa kliennya sangat betah di Inter Milan dan tak tertarik sedikitpun untuk pergi di bursa transfer Januari ini.

Situasi Martinez memang cukup sulit dalam beberapa bulan terakhir. Tampaknya pemain muda asal Argentina ini masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Italia, Martinez sering duduk di bangku cadangan.

Musim Ini Martinez baru tampil 12 kali di Serie A, tiga kali di Liga Champions. Alhasil, dewasa ini Martinez dikabarkan terus didekati Real Betis yang datang dengan tawaran peminjaman.

Menanggapi rumor tersebut, Beto Yaque mewakili Lautaro membantah keras.

Beto Yaque menegaskan bahwa Martinez sangat bahagia di Inter Milan. Sekiranya Martinez tampak tak senang ketika gak bermain, itu adalah hal wajar yang dialami pesepak bola. Sekarang, Martinez sudah lebih tenang.

“Dia [Lautaro] selalu senang. Tentu saja, seperti pesepak bola lainnya ketika dia tidak bermain, katakanlah dia sedikit gelisah. Mungkin itu karena dia merasa bisa turun di lapangan, tapi sekarang dia sudah lebih tenang,” ungkap Yaque di tribalfootball.

“Dia bahagia di Milan dan dia berharap 2019 berjalan sejahtera bagi dia dan inter, jadi kami bisa membantah rumor bahwa dia akan hengkang ke Betis.”

Lebih lanjut, Yaque membenarkan bahwa Martinez merasa menit bermainnya kurang, tapi hal itu akan segera tuntas begitu dia mampu beradaptasi dengan baik dan membuktikan diri dengan gol-golnya.

“Lautaro punya kontrak lima tahun dengan Nerazzurri, dia gembira, dan dia tak ingin pergi. Dia akan bertahan di Milan. Dia tak pernah berpikir soal meminta peminjaman ke luar.”

“Dia merasa kekurangan menit bermain, ya, tapi dia juga merasakan sambutan dan keyakinan fans, klub, dan rekan setimnya,” lanjut dia.

“Karena itu, saya ulangi, dia tak pernah berpikir soal meninggalkan Inter. Kami sadar bahwa dia butuh adaptasi pada sepak bola Italia, tapi dari awal saya tahu dia akan melakukan itu.”