Kevin-Prince Boateng Sempat Didekati Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Barcelona bukanlah satu-satunya klub besar yang berminat untuk menggunakan jasa pemain berpaspor Ghana, Kevin-Prince Boateng. Sang pemain mengaku sempat didekati Manchester United tak lama setelah hengkang dari AC Milan.

Kevin-Prince Boateng sendiri memang dikenal sebagai pemain yang gemar berpindah-pindah klub. Sepanjang karier profesionalnya, pemain 32 tahun itu sudah pernah membela 13 klub dari berbagai negara sepanjang karier profesionalnya di dunia sepak bola.

“Tak banyak orang yang mengetahui hal ini. Tapi, setelah hengkang dari AC Milan, Manchester United sempat berusaha mendekati saya. Tapi, Sir Alex Ferguson tak tahu posisi mana yang paling cocok untuk saya,” kata Boateng kepada La Nazione.

The Independent

“Di pandangannya, saya adalah pemain serba bisa. Tapi, tak memiliki kemampuan spesial di satu posisi. Pada kahirnya, tak ada kesepakatan yang tercipta dan saya pun mulai berusaha berlatih dengan spesifik untuk posisi penyerang,” sambung Boateng menambahkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Boateng memang lebih sering bermain di posisi striker dengan peran false nine. Ia pun mengaku sangat menyukai peran barunya. Hal tersebut yang membuat Barcelona sempat mendatangkannya pada bursa transfer musim dingin lalu.

“Saat ini, saya sudah berusia 32 tahun. Saya menyukai peran baru saya sebagai false nine. Dalam beberapa tahun, saya memang dikenal sebagai pemain yang sering bercanda. Hal tersebut bisa menjadi sebuah keuntungan. Tapi, seringnya berubah peran sudah melukai reputasi saya,” tandas Boateng.

The post Kevin-Prince Boateng Sempat Didekati Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Presiden Sassuolo Yakin Barcelona Akan Kembali untuk Boateng

Liga Spanyol – Presiden Sassuolo, Giovanni Carnevali, yakin bahwa Barcelona akan kembali kehadapannya untuk memboyong Kevin-Prince Boateng dengan status permanen pada bursa transfer musim panas ini.
Seperti diketahui, Barcelona sempat memberikan kejutan dengan meminjam Boateng dari Sassuolo pada bursa transfer Januari 2019. Padahal, pemain kelahiran Jerman itu sudah berusia di atas 30 tahun dan tidak memiliki catatan prestasi yang mentereng di sepanjang kariernya.
Namun pada akhirnya, Boateng pun hanya menjadi penghangat bangku cadangan di bawah asuhan Ernesto Valverde. Pemain berusia 32 tahun itu hanya diberi kesempatan tampil sebanyak 4 kali di semua ajang kompetisi.
Barcelona sendiri sejatinya memiliki opsi untuk mempermanenkan statusnya dengan mahar sebesar delapan juta euro saja. Namun mereka memilih untuk tidak menggunakannya.
Kini Boateng bisa menghabiskan kontraknya bersama Sassuolo yang akan berakhir pada tahun 2021 mendatang. Namun Carnevali, merasa bahwa transaksi klubnya dengan Barcelona terkait sang pemain tidak akan berakhir begitu saja.
Carnevali meyakini bahwa Barcelona akan kembali membuat kejutan dengan memboyong Boateng sebagai pemain permanen. Namun ia ragu bisa melihatnya bertahan lama di klub tersebut karena akan dijual ke klub La Liga lainnya.
“Saya tak yakin bisa melihatnya lagi [di Sassuolo], itu sulit,” kata Carnevali kepada Gazzetta dello Sport. “Saya pikir Barcelona nanti akan kembali untuk membelinya dan mungkin memindahkan dirinya ke klub Spanyol lainnya. Dia mungkin akan bertahan di La Liga,” tandasnya.

Boateng: Haruskah Saya Tempatkan King Messi di Tribun Alih-Alih Saya?

Sumberbola – Kedatangan ​​Kevin-Prince Boateng ke Barcelona pada awal 2019 lalu merupakan salah satu transfer paling mengejutkan selama bursa transfer musim dingin. Pemain berusia 32 tahun itu ditandatangani Barcelona dari Sassuolo dengan status pinjaman dan opsi permanen pada akhir musim.
Boateng diharapkan bisa menjadi pelapis untuk pemain lini serang Blaugrana, seperti Lionel Messi dan Luis Suarez. Namun, mantan bintang AC Milan itu hanya membuat 3 penampilan di semua ajang kompetisi untuk klub raksasa Catalan tersebut.
Meski demikian, Boateng mengaku menerima situasinya saat ini. Mantan pemain Ghana itu juga mengaku selalu siap jika diberi kesempatan tampil oleh sang manajer, Ernesto Valverde.
“Sudah jelas dari awal bahwa saya akan menjadi pemain pengganti. Saya akan masuk, misalnya ketika Luis Suarez lelah. Baru-baru ini, saya tidak masuk skuat beberapa kali karena semua orang fit. Saya mengerti itu,” kata Boateng dalam wawancara dengan Goal International dan DAZN.
“Tentu saja [saya tidak puas dengan situasi ini]. Jika saya puas, saya akan berhenti bermain sepak bola. Pada awalnya, situasi ini mengganggu saya, karena saya pikir saya sepenuhnya fit. Tetapi saya tidak bisa mengeluh.
“Barcelona adalah klub terbaik di dunia, rekan satu tim saya adalah Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, Luis Suarez atau King Lionel Messi. Haruskah saya menyarankan untuk menempatkan orang-orang ini di tribun alih-alih saya?
“Klub telah menginvestasikan banyak uang pada para pemain ini. Saya hanya bisa memberikan segalanya dan menawarkan diri,” pungkasnya.

Boateng: Messi Akan Cetak Tiga Gol jika Kami Tertinggal 1-0

Sumberbola – Kevin-Prince Boateng mengungkapkan kekagumannya akan Lionel Messi, dengan menyatakan bahwa rekan setimnya di Barcelona itu nyaris tak terbendung ketika dia berada dalam kondisi terbaiknya.
Boateng hampir tidak memiliki kesempatan untuk tampil bersama Messi di atas lapangan, sejak tiba di Camp Nou dengan status pinjaman dari Sassuolo pada awal 2019 lalu. Namun demikian, dia tidak ragu mengatakan bahwa tidak ada pemain lain yang bisa menyaingi bakat sepak bola murni dari pemain Argentina berjuluk La Pulga itu.
“Ketika Anda bermain melawan [Messi], Anda melihat bahwa dia kuat. Ketika Anda bermain dengannya setiap hari, Anda dapat melihat betapa luar biasanya dia,” kata Boateng kepada Goal International dan DAZN.
“Jika dia merasa seperti itu, dia mencetak dua atau tiga gol. Jika kami ketinggalan 1-0, dia marah, mencetak tiga gol dan kemudian kami kembali dengan kemenangan mudah.
“Tentu saja [Messi adalah pemimpin]. Jika Anda memiliki pemain di tim yang dapat memutuskan setiap pertandingan, dia adalah pemimpin. Lionel tidak banyak bicara di ruang ganti, tetapi ketika sampai pada itu, dia berbicara.
“Dia sangat kuat, sehingga Anda harus mengikutinya,” pungkas mantan pemain timnas Ghana tersebut.

Valverde Kecewa dengan Sikap Boateng di Pelatihan

Sumberbola – Bisa dikatakan bahwa bos Barcelona, Ernesto Valverde, membuat pertaruhan saat menandatangani Kevin-Prince Boateng dengan kontrak pinjaman pada Januari lalu.
Gelandang yang akan berusia 32 tahun pada bulan Maret itu tampil kurang mengesankan untuk Sassuolo di Serie A musim ini. Akan tetapi, hal itu tidak menghalangi Valverde menambahkannya dalam skuat Blaugrana untuk paruh kedua musim ini.
Boateng sendiri mengakui jika dia sangat senang mendapat kesempatan bermain untuk Barcelona. Lantas, dia akan menikmati dan berusaha memenangkan sesuatu bersama raksasa Catalan itu.
Valverde kemudian memberi debut untuk Boateng dalam bentrokan Copa del Rey melawan Sevilla sebagai penyerang tengah. Mantan pemain internasional Ghana itu membuat kesan positif selama 63 menit bermain.
Tapi, sayangnya, mantan playmaker Tottenham Hotspur dan Portsmouth itu hanya membuat satu penampilan untuk Barcelona sejak itu. Boateng memulai laga melawan Real Valladolid di Camp Nou, tetapi tampil buruk di lapangan sehingga digantikan oleh Luis Suarez.
Laga itu terjadi pada 16 Februari lalu. Sekarang, hampir dua bulan kemudian, tampak bahwa pelatih di Camp Nou kecewa dengan sikapnya terhadap pelatihan klub.
Wartawan Javi Miguel mengatakan kepada Club de la Mitjanit di Catalunya Radio dalam pekan ini bahwa Boateng tidak terlalu suka berlatih. Miguel mengatakan bahwa Valverde sangat kecewa dengan sikap Boateng yang tidak menghadiri dua sesi pelatihan opsional setelah jeda internasional.
Karena hal itu, bukan hal mengejutkan jika Boateng sudah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Barcelona. Satu hal yang pasti: Barca tidak akan mengontraknya secara permanen pada musim panas ini.

Bukan Messi, Ini Pemain Terbaik Versi Boateng

Sumberbola – Pemain Barcelona, Kevin-Prince Boateng mengatakan bahwa Lionel Messi bukan pemain terbaik yang pernah bermain dengannya sejauh ini. Namun, Boateng justru menyebutkan nama Zlatan Ibrahimovic.
Ibrahimovic dan Boateng adalah rekan satu tim saat keduanya masih membela AC Milan. Mereka berhasil membantu AC Milan untuk memenangkan Scudetto pada musim 2010-11 lalu.
Diminta menyebutkan nama pemain terbaik yang pernah bermain dengannya, Boateng mengatakan kepada Barcelona TV dalam tanya jawab: “Zlatan Ibrahimovic.”
Jawaban Boateng tentunya cukup mengejutkan, mengingat dia bermain dengan pemenang Ballon d’Or lima kali dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Barcelona, Messi.
Ditambah lagi, Boateng pernah mengungkapkan saat pertama kali bergabung bersama Barcelona, dia sudah lama bermimpi untuk bisa bermain bersama Messi. Namun sangat disayangkan, Boateng tidak memiliki kesempatan yang banyak untuk bisa bermain bersama Messi di atas lapangan. Dia baru tampil sebanyak dua kali untuk Barca pada musim ini.
Barcelona mendatangkan Boateng dari Sassuolo pada jendela transfer musim dingin lalu dengan status sebagai pemain pinjaman. Transfer Boateng ini sempat menimbulkan kontroversi, mengingat sang pemain hanya menjadisalah satu pelapis di posisi penyerang.