Seperti Tokoh Mitologi Narcissus, Jurgen Klopp Googling Dirinya Sendiri

Seperti tokoh mitologi Narcissus kagumi ketampanan wajahnya sendiri, saksi mata melaporkan Jurgen Klopp googling dirinya sendiri.
Para pelancong di bandara Manchester pada hari Rabu waktu setempat bisa melihat Jurgen Klopp itu berjalan masuk ke ruang tunggu bersama istrinya, Ulla, untuk duduk menanti boarding sembari ia Klopp googling dirinya sendiri di layar ponsel dan membaca-baca apa kata media soal pahlawan baru Liverpool.
Sang pelatih asal Jerman akan mengambil masa liburan cukup panjang sebelum kembali dalam waktu kurang dari sebulan untuk menyiapkan tur pra-musim The Reds ke Amerika Serikat mulai pertengahan Juli.
Mereka yang berada di bandara Manchester melaporkan bahwa begitu duduk di ruang tunggu penerbangan ke London tersebut, pada kesempatan pertama Klopp goggling dirinya sendiri dan mulai membaca apa kata media-media soal kemenangan Liverpool di final Liga Champions.

Berita Terkait

Inilah Alasan Virgil Van Dijk Calon Pemenang Ballon d Or
Liverpool Siap Bajak Target Transfer MU-Arsenal asal Lille
Jurgen Klopp Pilih Cuti Daripada Perpanjang Kontrak Liverpool

Salah satu tangkapan kamera memperlihatkan ia sedang berhenti di sebuah judul berita yang membahas hubungan antara dirinya dengan Mohamed Salah. Lihat foto.
Klopp diketahui tak memiliki media sosial, atau menghindarinya, dan bisa dimaafkan jika satu kali setahun menghabiskan beberapa menit atau beberapa jam membaca komentar media soal dirinya. Asal jangan kebablasan membunuh dirinya sendiri seperti tokoh mitologi Yunani Narcissus, saking kagumnya pada keindahan yang tak mungkin dipeluknya.

Tidak heran jika Klopp berhenti pada berita-berita yang membahas soal Mohamed Salah karena selama beberapa hari terakhir pendukung Liverpool diguncang berita soal kepndahan Salah ke Spanyol, kemungkinan besar Real Madrid. Namun hal ini dianggap sebagai usaha media-media Spanyol membuat Salah tersanjung untuk kemudian jatuh dalam perangkap Los Blancos.
Sumber: Seperti Tokoh Mitologi Narcissus, Jurgen Klopp Googling Dirinya Sendiri

Tak Ada Mandi Bir, Perayaan Gelar Juara di Liverpool Menyedihkan

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp membandingkan perayaan gelar juara di Liverpool dan di Borussia Dortmund, dan The Reds memiliki tradisi yang menyedihkan.
Jurgen Klopp menjadi salah satu figur yang menarik perhatian usai keberhasilan Liverpool meraih gelar juara Liga Champions di Wanda Metropolitano. The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga yang boleh dibilang membosankan dengan gol-gol hanya terjadi pada menit pertama dan lima menit jelang pertandingan berakhir.
Ini merupakan gelar pertama Jurgen Klopp setelah menjalani enam final yang berujung kekalahan. Gelar juara terakhirnya adalah gelar ganda juara Bundesliga dan piala DFB Pokal saat masih bersama Borussia Dortmund pada tahun 2012.
Sudah merupakan tradisi biasa di Jerman untuk melakukan perayaan gelar juara dengan mengguyur bir kepada rekan-rekan setim dan staf kepelatihan usai penerimaan trofi, namun di Liverpool ini usai memenangkan gelar juara Liga Champions Jurgen Klopp malah kesulitan mencari air dalam waktu 20 menit setelah pertandingan usai saat ia merasa kehausan.

Berita Terkait

Juarai Liga Champions, Liverpool Tawarkan Jurgen Klopp Kontrak Panjang
Pemain PSG Ini Tolak Manchester United Gara-gara Liga Champions
Perkenalkan Pemain Liverpool Paling Beruntung

Pelatih The Reds itu mengakui, perayaan gelar juara di Jerman dengan para pemain dan staf disiram sampai basah kuyup dengan bir biasanya membuatnya mabuk berat hanya dalam waktu beberapa menit saja setelah peluit akhir dibunyikan.

Tetapi ketika ditanya di pinggir lapangan apakah perayaan serupa terjadi atau akan terjadi pada kubu Liverpool di Madrid, Klopp mengakui bahwa ia bahkan kesulitan mendapatkan sebotol air, pada malam yang ia gambarkan sebagai malam terhebat dalam karir sepakbolanya.
“Saya tidak tahu (ketika ditanya tentang perayaan gelar juara menggunakan bir), di Jerman ketika saya menang [bersama Borussia Dortmund] maka 20 menit setelah pertandingan saya sudah setengah mabuk, tetapi [di sini] saya bahkan tidak bisa mendapatkan air!” katanya kepada BT Sport.
“Saya sangat senang untuk semua anak-anak (pemain Liverpool), semua penggemar, keluarga saya. Mereka menderita setiap tahun ketika kami sampai ke babak final. Pertandingan terakhir musim ini dan kami sangat kehilangannya. Mereka sangat mendukung.”
Mandi bir seperti itu telah menyebabkan pemain Muslim di Bayern Munchen seperti Franck Ribery kerepotan pada momen-momen perayaan gelar juara karena aroma bir bagaimana pun sudah cukup untuk membuatnya mabuk. Bukan satu-dua kali kita melihat Ribery berlari menjauh saat rekan satu timnya datang dengan segelas besar bir.

Anyone want to see a photo of Franck Ribery wearing what looks like a wig made of beer? pic.twitter.com/91MsS7fOrv (via @AFP)
— Tom Williams (@tomwfootball) May 11, 2013

Sumber: Tak Ada Mandi Bir, Perayaan Gelar Juara di Liverpool Menyedihkan

Liverpool Wajib Mainkan Jordan Henderson Lawan Hotspur

Gilabola.com – Steven Gerrard yakin Jordan Henderson harus tampil sebagai starter di jantung lini tengah Liverpool saat final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur.
Cedera Naby Keita hanya sedikit membuat dilema bagi Liverpool saat seleksi lini tengah tim Jurgen Klopp untuk menghadapi Tottenham Hotspur, kapten klub Jordan Henderson akan bersaing untuk posisi tersebut dengan pemain seperti Fabinho, James Milner dan Wijnaldum.
Jurgen Klopp memuji penampilan Jordan Henderson musim ini, tetapi masih juga tidak mencantumkan namanya dari starting line-up saat kekalahan di semifinal leg pertama melawan Barcelona dan berakhir dengan cederanya Keita.
Dengan kembalinya Jordan Henderson ke dalam tim, Liverpool secara mengejutkan berhasil membalikkan defisit 3-0 pada leg pertama menjadi 4-3 dan sukses mencapai final Liga Champions kedua mereka secara berturut-turut.

Berita Terkait

Prediksi Skor Final Liga Champions Menurut 22 Tokoh Bola
Liverpool Lima Kali Juara Liga Champions, Kelimanya Lawan Tim Putih
Prediksi Tottenham Hotspur vs Liverpool di Final Liga Champions 2019

Wijnaldum mencetak dua gol setelah dimainkan dari bangku cadangan pada babak kedua dan kemudian mengakui bahwa dia marah karena dicadangkan tetapi Steven Gerrard yakin bahwa Liverpool harus memainkan Jordan Henderson sejak menit peryama untuk melawan Tottenham Hotspur.
Steven Gerrard mengatakan kepada BBC Radio 5 Live: “Saya selalu menjadi penggemar Jordan Henderson, saya percaya dia adalah pemain tanpa kenal lelah, saya pikir dia melakukan banyak pekerjaan untuk tim yang tidak diketahui banyak orang.”
“Saya tahu apa yang dia sukai di lapangan. Dia menempatkan dirinya di belakang orang lain; dia tipe orang yang seperti itu.”
“Saya pikir dia lebih dari mampu memenangkan pertandingan apa pun yang dia mainkan dan saya pikir belum terlambat, dia memainkan peran lebih jauh ke depan, dia mengambil lebih banyak tanggung jawab dan telah menjadi salah satu pemain Liverpool yang paling konsisten.”
“Saya sudah mengawasinya dan berbicara dengannya dan berkata, … Jordan, kamu mungkin perlu mencoba melakukan sesuatu sendiri daripada melakukan hal-hal lainnya”.
“Karena dia sangat mampu memainkan umpan akhir dan dia mampu mencetak gol dari tepi kotak dan berlari ke dalam kotak untuk mencetak gol.”
“Jordan akan melakukan semua koordinasi lapangan. Saya pikir dia sudah matang dan dia mengambil lebih banyak peran di lapangan bagi Liverpool.” tutup Steven Gerrard.
Sumber: Liverpool Wajib Mainkan Jordan Henderson Lawan Hotspur

Jurgen Klopp dan Rekor Sial di Final Liga Champions

Gilabola.com – Manajer Liverpool Jurgen Klopp menanggapi rekor sial di final Liga Champions timnya melawan Tottenham Hotspur.
Ketika memimpin Borussia Dortmund sebelum ia bergabung dengan Liverpool pada 2015, Jurgen Klopp telah kalah setidaknya di satu laga final dalam enam dari tujuh musim sebelumnya.
Kekalahan terakhir ketika Liverpool kalah dari Real Madrid di final Liga Champions tahun lalu (3-1), tetapi ada harapan yang lebih besar bagi runner-up Liga Premier saat mereka akan melawan Tottenham Hotspur yang relatif tidak berpengalaman di ajang Liga Champions.
“Jika saya akan menjadi alasan untuk kalah enam final berturut-turut, maka semua orang perlu khawatir. Jadi itu bukan masalahnya maka kita tidak perlu khawatir akan selalu memiliki peluang dan itulah bagaimana kita melihatnya sebenarnya,” kata Jurgen Klopp saat jumpa pers pada hari Jumat.

Berita Terkait

Prediksi Skor Final Liga Champions Menurut 22 Tokoh Bola
Liverpool Lima Kali Juara Liga Champions, Kelimanya Lawan Tim Putih
Prediksi Tottenham Hotspur vs Liverpool di Final Liga Champions 2019

“Sejak 2012, selain 2017, saya bersama tim saya setiap tahun berada di Liga Champions. Jadi kami kadang-kadang datang dengan keberuntungan, tetapi sebagian besar karena kami layak berada di sana, jadi saya mungkin layak saat ini disebut pemegang rekor, setidaknya memenangkan semi final.”
“Saya manusia normal, jadi jika saya duduk di ruangan dan berpikir ini semua tentang saya, sayalah alasannya, jika saya melihat diri saya sebagai ‘pecundang’ atau apa pun, maka kita semua akan memiliki masalah , tapi saya tidak melihatnya seperti ini.”
“Saya pikir mungkin ada saat-saat yang beruntung dan tidak beruntung dan di beberapa final, itu adalah bagian dari kita dan kita tidak pernah berada di pihak yang beruntung, itu benar, saya tidak dapat mengubah itu.”
Jurgen Klopp tetap bersikukuh bahwa hanya sedikit yang bisa dipelajari Liverpool dari kekalahan 3-1 tahun lalu dari Real Madrid di Kiev karena sifat “aneh” dari gol-gol yang mereka derita, tendangan salto yang memukau oleh Gareth Bale disertai dengan dua kesalahan penjaga gawang dari Loris Karius.
Namun, pemain asal Jerman itu yakin pengalaman itu bertindak sebagai katalis bagi timnya, yang membantu mereka kembali ke final, sembari memberi tekanan pada Manchester City dalam perburuan gelar Liga Premier.
“Kami belajar banyak pada saat itu karena kami bersama melakukannya, dengan banyak pemain bersama saya selama tiga tahun, dengan beberapa pemain selama satu tahun, dan tahun ini kami belajar banyak lagi,” kata Jurgen Klopp.
“Kami adalah tim yang sama sekali berbeda dengan tahun lalu. Jadi final (tahun lalu) tidak terlalu penting bagi peningkatan kami.”
“Final itu seperti titik awal untuk langkah selanjutnya. Begitulah cara kami melihatnya, itulah cara kami ingin menggunakannya dan itulah yang kami lakukan, tetapi dari pertandingan (final tahun lalu) kami tidak bisa belajar banyak kalau mau jujur.” tutup Jurgen Klopp.
Sumber: Jurgen Klopp dan Rekor Sial di Final Liga Champions

Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions

Gilabola.com – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mencemooh pernyataan pelatih Manchester City Pep Guardiola yang mengatakan tidak ingin memenangkan Liga Champions.
Skuad besutan Jurgen Klopp Liverpool sedang bersiap untuk menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Champions pada hari Minggu setelah kalah dari Manchester City dalam perebutan gelar juara Liga Inggris meskipun telah mengumpulkan 97 poin musim lalu yang baru berakhir.
The Citizens tersingkir dari ajang Liga Champions dengan cara dramatis oleh Tottenham Hotspur di babak perempat final. Namun, Pep Guardiola mengklaim dia tidak terlalu kecewa dengan kekalahan tersebut karena memenangkan gelar domestik lebih penting baginya.
“Saya tahu orang-orang mengatakan saya datang ke sini (Manchester City) untuk memenangkan Liga Champions, tetapi saya tidak datang ke sini untuk memenangkan Liga Champions, jujur,” katanya pada bulan April lalu.

Berita Terkait

Mohamed Salah Ingin Cetak Gol Kemenangan di Final
Jelang Tottenham Hotspur vs Liverpool: Komitmen Tegas Mane
Tottenham Hotspur vs Liverpool: Nikmati Menit Permainan

“Saya sudah berkali-kali mengatakan, Liga Inggris bagi saya adalah gelar yang paling penting, menunjukkan setiap hari bahwa kamu masih bersaing di sana. Bersaing di sana setiap waktu mengirimkan pesan yang bagus.”
Jurgen Klopp ditanya tentang komentar pelatih Spanyol itu dalam persiapan laga final Liga Champions di stadion Wanda Metropolitan, Madrid. Dan ia pun menuduh Pep Guardiola hanya cari alasan saja.
Pelatih asal Jerman itu tampaknya mengkritik Guardiola dengan mengingatkan wartawan bahwa dia belum pernah masuk di final (Liga Champions) sejak 2011.
“Pep harus mengatakan itu karena dia belum berada di babak final Liga Champions untuk sementara waktu,” kata Jurgen Klopp.
“Dia adalah manajer hebat dan pantas menerima semua pujian yang didapatnya. Kami berusaha memenangkan Liga Inggris musim ini. City adalah tim yang lebih baik. Tapi ada kompetisi lain yang kami ikuti.”
Jurgen Klopp juga mengungkapkan ia berharap pemain depan Liverpool, Roberto Firmino akan bugar untuk menghadapi Tottenham setelah sebelumnya absen karena cedera sejak keluar lapangan dengan tertatih-tatih saat kekalahan 3-0 dari Barcelona di leg pertama semifinal.
“Bobby tetap berlatih, ia ikut bagian dalam pelatihan pekan lalu dan terlihat sangat bagus, semuanya baik-baik saja,” tegas Jurgen Klopp kepada laman resmi klub.
“Dia akan berlatih lagi besok lagi,” lanjut sang manajer menjelaskan pada media hari Selasa. “Semua yang kami lihat sejauh ini terlihat sangat bagus dan dia akan baik-baik saja, saya cukup yakin.”
Sementara itu, Naby Keita sudah pasti absen meski dipanggil oleh Timnas Guinea untuk bermain di Piala Afrika.
“[Tidak ada] peluang untuk Naby,” tutur Jurgen Klopp. “Dia benar-benar mengalami kemajuan yang baik dalam penyembuhan cederanya, kami akan melihat apakah dia bisa bermain di Piala Afrika. Kami belum tahu itu.”
Sumber: Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions

Iri dengan Liverpool, Perez Isyaratkan Bajak Klopp ke Real Madrid

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, belum lama ini mengungkapkan kecemburuannya terhadap Liverpool. Dia juga menolak untuk mengesampingkan kepindahan potensial Jurgen Klopp ke Santiago Bernabeu.
Klopp saat ini sedang bersiap-siap untuk bentrokan final Liga Champions yang kedua secara berturut-turut sebagai manajer The Reds. Juara Piala Eropa lima kali itu akan menghadapi rival Inggris, Tottenham Hotspur di Madrid pada akhir pekan.
Lantas, dalam sebuah wawancara dengan Onda Cero, Perez mengungkapkan kekagumannya terhadap Klopp dan bos Spurs, Mauricio Pochettino. Dia mengatakan bahwa mungkin akan mempertimbangkan untuk coba membawa Klopp ke Santiago Bernabeu di masa depan.
“Klopp dan Pochettino sangat fenomenal,” kata Perez. “Saya belum pernah mencoba untuk mengontrak mereka, tetapi itu tidak berarti kita tidak akan mencoba di masa depan.”
Perez juga mengungkapkan bagaimana kecemburuannya pada atmosfer Anfield. Pria berusia 72 tahun itu merujuk pada insiden yang melibatkan Cristiano Ronaldo, ketika dia dikecam oleh pendukungnya sendiri di Santiago Bernabeu pada musim lalu.
“Cristiano pernah berkata ‘mengapa mereka bersiul?’ Kita tidak boleh bersiul,” tambah Perez. “Para pemain milik kami, harus ada keterlibatan dengan mereka. Mereka pemain profesional yang hebat, dan mereka tidak pantas mendapatkannya.”
“Orang-orang bertepuk tangan di Anfield ketika kami mengalahkan mereka dengan skor 0-3 [pada 2014]. Saya iri dengan atmosfer seperti itu. Ada juga jurnalis yang pergi ke Madrid dan akan puas jika melihat kami kalah,” pungkasnya.

Juergen Klopp Tak Pedulikan Laga Manchester United vs Manchester City

Football5Star.com, Indonesia – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tidak ingin memikirkan laga Manchester United vs Manchester City yang akan berlangsung pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB di Stadion Old Trafford.

Juergen Klopp tidak mengharapkan bantuan Paul Pogba dan kawan-kawan saat menjalani laga Manchester United vs Manchester City. Klopp mengaku selama masih banyak hal yang harus dikerjakan, maka ia ingin Liverpool fokus kepada timnya sendiri.

Pendukung Liverpool berharap rival mereka, Manchester City, yang menempel di peringkat kedua dengan selisih dua poin terjungkal oleh Manchester United.

skysport.com

Bagaimanapun,
Klopp tidak terlalu berharap kepada skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer yang baru
saja mengalami kekalahan 4-0 dari Everton.

“Saya
pikir, saya akan menonton Derbi Manchester jika tidak ada hal yang akan
dikerjakan. Kita akan lihat, apakah Man United akan siap menghadapi Man
City.” kata Klopp.

“Jika Man United
mendapatkan poin saat hadapi Man City dan kami mengalahkan Huddersfield, maka
kami semakin berpeluang. Kami harus tetap fokus pada hal-hal yang harus kami
lakukan. Sejauh ini telah bekerja dengan baik dan saya tidak melihat harus
melakukan perubahan.” ungkap Klopp menanggapi rencananya menghadapi sisa
pertandingan.

Juergen Klopp bersama anak asuhnya menyisakan tiga pertandingan untuk menjuarai Liga Inggris. Liverpool akan dua kali menjalani laga kandang menghadapi Huddersfield dan Wolves, serta sekali laga tandang melawan Newcastle United.

Sementara Manchester City menyisakan empat laga, tiga diantaranya harus menjalani laga tandang termasuk Derbi Manchester pada tengah pekan ini.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Juergen Klopp Tak Pedulikan Laga Manchester United vs Manchester City appeared first on Football5star Berita Bola.

Jurgen Klopp Optimis Liverpool Bisa Kalahkan Bayern Munchen

Jurgen Klopp Optimis Liverpool Bisa Kalahkan Bayern Munchen- Pelatih anyar Liverpool, Jurgen Klopp mengaku optimis timnya bisa mengalahkan Bayern Munchen dan lolos ke babak 8 besar Liga Champions seperti MU dan Manchester City.
Liverpool tak bisa memaksimalkan peluangnya di leg pertama lalu di Anfield. Saat itu timnya hanya bermain imbang 0-0.
Kini mereka harus bertandang ke markas Bayern di leg kedua. Meraih hasil positif di markas tim asuhan Niko Kovac itu jelas bukan perkara mudah.
Klopp kemudian ditanya apakah ia merasa optimis Liverpool bakal bisa lolos ke babak berikutnya. Manajer asal Jerman itu pun mengaku merasa yakin bakal bisa menyingkirkan Bayern.
Pasalnya, ia yakin pertandingan di leg kedua ini akan berlangsung lebih terbuka dibanding di leg pertama lalu. Dan jika memang ini yang terjadi maka hal itu jelas menguntungkan bagi Liverpool.
“Seoptimis mungkin sebelum pertandingan melawan lawan yang sangat kuat,” jawabnya pada situs resmi Liverpool.
“Ini hanya permainan terbuka. Itu sebenarnya satu-satunya yang Anda butuhkan untuk laga yang kedua,” seru Klopp.
“Kami memiliki situasi yang berbeda [musim lalu], kami unggul 3-0 melawan City dan 5-2 melawan Roma dan selalu ada semacam bahaya tersembunyi, jika Anda mau, bahwa Anda berpikir, ‘OK, kita harus lolos’ tetapi Anda sebenarnya tidak lolos.”
Manajer asal Jerman ini mengatakan bahwa Liverpool tak perlu harus meraih kemenangan agar bisa lolos. Namun demikian ia tetap ingin timnya menampilkan performa yang bagus.
“Dengan 0-0 semuanya jelas: Anda harus memenangkan pertandingan. Itulah yang selalu Anda inginkan.”
“Dalam kasus khusus ini, Anda juga bisa memenangkan pertandingan dengan hasil seri, tetapi semuanya jelas. kami harus memainkan permainan yang sangat bagus,” tegasnya.
“Dan belum ada yang terjadi. Ada dua pertandingan, yang kedua dimulai pada Rabu malam dan semuanya baik-baik saja,” pungkasnya.
The post Jurgen Klopp Optimis Liverpool Bisa Kalahkan Bayern Munchen appeared first on bolamagz.net.