Guti Dukung Jose Mourinho Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Berita Bola – Mantan bintang Real Madrid, Guti Hernández, mengatakan bahwa ia akan senang melihat Jose Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu, sementara ia memuji Zinedine Zidane yang sebelumnya sukses menghantarkan Los Blancos meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Mourinho telah menjadi agen bebas sejak dipecat Manchester United pada Oktober tahun lalu. Di sisi lain, Los Blancos sejauh musim ini telah membuat penampilan yang kurang memuaskan, terlebih ketika mereka kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions bulan ini.
Hasil tersebut telah menimbulkan tekanan pada masa depan Zidane di Santiago Bernabeu, yang mana bahkan ada laporan yang mengatakan jika pelatih asal Prancis bisa dipecat jika gagal memenangkan trofi musim ini. Dan Mourinho yang sukses memenangkan 3 trofi selama waktunya di Bernabeu, diklaim sebagai salah satu calon pengganti Zidane.
Sementara Guti tidak meragukan kualitas Zidane, mantan bintang Los Blancos itu mengatakan bahwa ia akan senang jika Mourinho kembali menjadi bos di Santiago Bernabeu.
“Saya percaya bahwa Real Madrid memiliki pelatih yang sangat hebat bersama Zidane yang, jika saya tidak salah, melakukan sesuatu yang tak seorang pun akan bisa mengulangi yaitu treble Liga Champions,” katanya pada Cadena SER.
“Mourinho kembali ke Madrid? Kenapa tidak ?! Saya percaya Mourinho melakukan hal-hal baik di Real Madrid, sementara klub sedang mengalami masa yang buruk di Spanyol dan di Eropa. Itu adalah masa ketika FC Barcelona unggul di mana-mana dan ia memulai revolusi yang mengubah banyak hal. Saya pikir dia pelatih yang sangat hebat,” jelasnya.

Jose Mourinho Tertarik Kembali ke Real Madrid

Sumberbola – Menurut laporan, Jose Mourinho berharap dapat kembali ke Real Madrid, setelah menolak sejumlah tawaran pekerjaan selama musim panas ini. Mantan bos Manchester United itu sudah tidak memiliki klub, sejak dipecat oleh Setan Merah pada Desember lalu.
Pelatih yang juga pernah mengelola Porto, Chelsea dan Inter Milan itu bertanggung jawab atas raksasa Spanyol antara 2010 dan 2013, dengan memenangkan satu trofi La Liga dan satu trofi Copa del Rey.
Kini, Goal International melaporkan bahwa Mourinho ingin kembali ke Santiago Bernabeu, jika klub memutuskan untuk berpisah dengan Zinedine Zidane.
Meskipun Real Madrid saat ini berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 14 poin dari 6 pertandingan pembuka, namun Zidane tetap berada di bawah tekanan yang kuat, menyusul sejumlah penampilan yang tidak meyakinkan.
Selain bermain imbang melawan Villarreal dan Real Valladolid, Zidane juga menerima banyak kecaman setelah kekalahan telak 3-0 dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan pembuka Liga Champions.
Hasil laga di Paris itu semakin memicu rumor yang mengatakan bahwa posisi mantan gelandang Los Blancos itu berada di bawah ancaman serius, dan Goal International mengklaim bahwa Mourinho akan tertarik untuk menggantikannya jika ada peluang.
Menurut laporan tersebut, pelatih berusia 56 tahun itu menolak tawaran dari sejumlah klub Eropa, seperti AS Monaco, Lille, Wolfsburg, Schalke dan AC Milan antara Mei dan September. Diklaim bahwa The Special One menolak pendekatan itu, karena dia mengincar posisi di salah satu klub elit Eropa, terutama Bayern Munich, Juventus dan PSG.
Bagaimanapun, Bayern dan PSG memilih untuk mempertahankan masing-masing pelatih mereka, yakni Niko Kovac dan Thomas Tuchel, sementara Juventus memutuskan untuk menunjuk mantan bos Chelsea, Maurizio Sarri, menjadi penerus Massimiliano Allegri.
Juga dipahami bahwa Mourinho menunjukkan minat untuk kembali ke Liga Premier Inggris dengan bergabung bersama Tottenham Hotspur menjelang akhir musim lalu. Dia percaya bahwa lowongan pekerjaan di London Utara akan terbuka, karena Real Madrid ingin mempekerjakan Mauricio Pochettino sebagai pengganti Santiago Solari.
Meskipun kembalinya Zidane ke ibu kota Spanyol mengakhiri kemungkinan tersebut, namun penampilan kurang meyakinkan Real Madrid di awal musim ini memicu laporan yang mengatakan bahwa klub dapat mencari manajer pengganti. Lantas, Mourinho berharap peluang untuk melatih Los Blancos kembali terbuka.

Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.

Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Gilabola.com – Presiden Real Madrid Florentino Perez siap menunjuk Jose Mourinho sebagai pengganti Zinedine Zidane, menurut The Sun.
Real Madrid telah meraih hasil imbang dua kali dalam empat pertandingan awal mereka di La Liga musim ini sementara pada Kamis dinihari Los Blancos dikalahkan 3-0 oleh Paris Saint-Germain di pertandingan fase Grup A Liga Champions.
Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi Zidane, pemain anyar yang didatangkannya musim panas kemarin, Eden Hazard kesulitan untuk memberikan dampak signifikan pada skuad sementara Madrid gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ke gawang PSG.
Menurut The Sun, Perez bersedia memberi Mourinho kesempatan untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan presiden Los Blancos itu merasa bahwa mantan manajer Manchester United tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuat performa Los Blancos kembali stabil.

Berita Terkait

Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Liga Spanyol 23 September 2019
Lihat Gareth Bale Menghina Lambang Real Madrid di Depan Umum
Dua Bintang Real Madrid Hindari Zidane Usai Dipermalukan PSG

Mourinho, sementara itu, terbuka untuk kembali ke Santiago Bernabeu dan merasa dia adalah calon kuat untuk mendapatkan pekerjaan sesbagai pelatih Los Blancos setelah Santiago Solari dipecat pada bulan Maret.
Tetapi beberapa pemain Madrid, termasuk kapten Sergio Ramos, menentang ide pelatih Portugal itu kembali ke Bernabeu dan Perez memilih untuk menunjuk kembali Zidane.
Real Madrid dapat kode positif dari Jose Mourinho
Mourinho menghabiskan tiga tahun di Madrid selama musim pertamanya dan memenangkan gelar La Liga pada 2012.
Dan berbicara kepada stasiun TV Portugal channel 11 minggu lalu, Mourinho berbicara tentang waktunya di ibukota Spanyol.
“Los Blancos adalah pengalaman terbaik saya karena apa yang saya pelajari sebagai pelatih, sebagai pribadi, karena pelajaran yang saya ambil dalam karier dan dalam hidup saya,” katanya. “Ini adalah kenangan terbaik dalam karier saya, itu fantastis.”
Pelatih berusia 56 tahun itu saat ini sedang menganggur sejak ia dipecat oleh Manchester United pada bulan Desember lalu.
Sumber: Real Madrid Siap Tunjuk Jose Mourinho Gantikan Zidane

Lukaku Akui Sering Ribut dengan Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Striker anyar Inter Milan, Romelu Lukaku, mengakui dirinya sering berbeda pendapat dengan mantan manajernya di Manchester United, Jose Mourinho.

Lukaku merintis kariernya di Inggris bersama Chelsea pada 2011. Setelah hanya berperan minim di musim perdananya, Lukaku dikirim Mourinho ke West Bromwich sebagai pemain pinjaman untuk musim 2012/13.

Bersama the Baggies, Lukaku menjadi sensasi usai mengemas 17 gol. Namun, ketajaman Lukaku belum cukup meyakinkan Mourinho sehingga ia dipinjamkan lagi ke Everton di mana dia membukukan 15 gol plus 8 assist dalam 31 penampilan di Liga Inggris.

Lukaku dan Mourinho akhirnya bereuni lagi di Manchester United. Selama 1,5 musim ditangani Mourinho, Lukaku mencetak 33 gol dan 11 assist di seluruh kompetisi. Mourinho kemudian diberhentikan di akhir 2018 dan kini Lukaku hengkang ke Inter Milan.

Getty Images

“Aku dan Jose hubungan kami adalah… Semua orang memiliki hubungan pribadi dengan dia, tetapi aku dan dia, kami sering bertengkar,” kata Lukaku di Soccerway.

“Kami sering ribut, tapi aku mencintainya sebagai seorang pria. Saya pikir dia mencintaiku sebagai laki-laki, tapi kami selalu bertengkar sepanjang waktu. Dia mungkin mencelaku, tapi aku juga mencelanya. Tapi dia adalah temanku,” Lukaku menambahkan.

The post Lukaku Akui Sering Ribut dengan Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Belum Pernah Kalah, Mourinho Banggakan Rekornya di Laga Pembuka

Football5star.com, Indonesia – Mantan Pelatih Chelsea dan Manchester United, Jose Mourinho, membanggakan rekornya yang belum pernah kalah di laga pembuka. Dari 15 pertandingan, The Special One meraih 10 kemenangan dan lima kali seri.

“Dalam kasus saya, dan ini mungkin mengapa saya tidak pernah kalah dalam pertandingan pertama musim, saya memiliki rekor kemenangan yang sangat besar dan beberapa hasil imbang. Saya tidak pernah berpikir saya pergi ke awal maraton, saya selalu berpikir saya pergi ke pertandingan!” kata Mourinho kepada Sky Sports.

“Saya tidak berpikir ini adalah pertandingan pertama dari 38 atau 60 pertandingan untuk musim ini, tidak. Saya hanya pergi ke pertandingan seperti pertandingan biasa!,” ucap Mourinho.

Squawka

United vs Chelsea akan menjadi laga pembuka Liga Inggris 2018/2019. Duel ini akan digelar di Old Trafford pada 11 Agustus mendatang.

Manajer United Ole Gunnar Solskjaer dan Pelatih Chelsea Frank Lampard sama-sama berada dalam tekanan untuk meraih kemenangan.

Pada musim pertama di Inggris (2004), Mourinho yang saat itu menjadi Manajer Chelsea juga merasakan tekanan yang sama. Ia harus menghadapi Setan Merah. Duel tersebut dimenangi The Blues dengan skor 1-0.

“Itu pertama kalinya di Stamford Bridge. Beberapa pemain baru, Ricardo Carvalho, Didier Drogba, Arjen Robben, Petr Cech, pertandingan pertama bagi banyak dari kami dan kami ada di sana untuk memenangkan pertandingan, dan kami memenangkannya!” Mourinho menambahkan.

The post Belum Pernah Kalah, Mourinho Banggakan Rekornya di Laga Pembuka appeared first on Football5star Berita Bola.

Mane Salah Messi Masuk 11 Pemain Terbaik Pilihan Jose Mourinho

Ada nama Sadio Mane, Mohamed Salah dan Lionel Messi dalam 11 pemain terbaik pilihan Jose Mourinho. Tapi ada kejutan! Satu pemain bintang absen.
Total seluruhnya ada enam pemain Liverpool dalam daftar 11 pemain terbaik pilihan Jose Mourinho untuk Best XI Champions League Team. Selain enam Liverpool ada tiga pemain Ajax Amsterdam, serta satu Barcelona dan satu Tottenham Hotspur.
Sayangnya Mourinho tidak memasukkan Cristiano Ronaldo yang kini merumput di Juventus dalam daftar 11 pemain terbaik dengan alasan tidak layak memilih pemain yang berada di luar empat tim semifinalis Liga Champions. Kesebelas nama itu adalah sebagai berikut:

Alisson Becker (Liverpool)
Trent Alexander-Arnold (Liverpool)
Andy Robertson (Liverpool)
Virgil van Dijk (Liverpool)
Matthijs de Ligt (Ajax)
Frenkie de Jong (Ajax)
Donny van de Beek (Ajax)
Christian Eriksen (Tottenham)
Lionel Messi (Barcelona)
Sadio Mane (Liverpool)
Mohamed Salah (Liverpool)

Daftar 11 pemain terbaik ini disusunnya dalam kapasitas sebagai komentator televisi Russia Today, saat ia menjelaskan bahwa pemilihannya atas Alisson Becker dilakukannya “karena dia ada di sana saat ia dibutuhkan untuk berada di sana.”

Berita Terkait

Dukun Ini Ramal Liverpool Juara Liga Champions Sejak Oktober
Jika Mohamed Salah Mau Ballon d’Or, Ada Syaratnya!
Mohamed Salah Sang Firaun Liverpool Butuh Istirahat

“Dua full-backs juga harus Liverpool. Pemain luar biasa. Alexander-Arnold dan Robertson. Keduanya memiliki karakter dan personalitas yang luar biasa. Keduanya sangat suka bermain fisik. Mereka agresif. Mereka memiliki apa yang saya sebut dalam sepak bola sebagai ‘kesombongan yang baik’. Mereka tidak takut bermain. Mereka maju ke depan. Mereka berpartisipasi dalam serangan. Dan saat laga hari Sabtu saat mereka berada di bawah tekanan, mereka sangat, sangat baik.”
Di luar enam pemain The Reds, Mourinho memasukkan tiga pemain Ajax Amsterdam dalam daftar 11 pemain terbaik Liga Champions, yaitu Frenkie de Jong, Mathijs de Ligt dan Donny van de Beek. Dia juga menjelaskan mengapa tak ada nama Cristiano Ronaldo.
“Meski laga leg kedua yang mengecewakan di Anfield, Messi [masuk]. Tidak ada nama Ronaldo meski ia berpartisipasi dalam kebangkitan kembali lawan Atletico Madrid. Tidak ada Ronaldo karena [timnya Juventus] tidak lolos semi final. Messi masuk [semi final] dan tampil secara menakjubkan pada leg pertama.”
Sumber: Mane Salah Messi Masuk 11 Pemain Terbaik Pilihan Jose Mourinho

Mourinho Tak Sabar Kembali Melatih

Football5star.com, Indonesia – Mantan Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengaku sudah tak sabar untuk kembali melatih klub Eropa.

Mourinho menganggur sejak pertengahan Desember lalu. Kala itu ia dipecat oleh raksasa Premier League, Manchester United menyusul hasil kurang apik yang diraih Setan Merah di paruh pertama musim 2018-19 kemarin.

Untuk mengisi waktu luangnya, Mourinho pun menerima pekerjaan sebagai pundit di stasiun televisi. Namun naluri berada di pinggir lapangan rupanya tak bisa hilang dari The Special One.

Squawka

“Sekarang saya lebih lapar dalam melatih. Saya belum makan sepak bola dalam lima bulan. Sekarang jelas saya lebih lapar,” kata Mourinho di Soccerway.

“Saya belum menderita karena saya tidak punya sepak bola, karena saya tidak berlatih, karena saya tidak bermain. Saya tidak dalam situasi menonton pertandingan sepak bola di TV dan mematikannya karena saya tidak ingin melihat apa pun. Saya memiliki kontrol yang sempurna terhadap emosi saya. Tetapi itu adalah bagian penting dari hidup saya dan jelas saya merindukannya.”

“Memenangkan kompetisi kelima atau memenangkan Liga Champions untuk klub ketiga yang berbeda adalah hal-hal yang ingin saya lakukan, tetapi saya tidak terlalu sering memikirkan ke sana. Saya akan lebih meyakinkan diri saya tentang sebuah proyek. Saya ingin bahagia.”

“Jadi saya benar-benar tenang. Jika tidak sekarang, itu akan terjadi nanti. Jika saya tidak memiliki apa yang membuat saya bahagia, saya tidak akan pergi. Saya pikir saya berhak untuk berpikir seperti itu. Saya berhak mengatakan bahwa saya hanya akan memilih klub, ketika saya pikir saya harus melakukannya,” Mourinho menambahkan.

More News on Liga Inggris

5 Momen Tercepat hingga Terbaik di Liga Champions 2018-19

Henderson Sudah Lama Impikan Final Liga Champions

Henderson Akui Liverpool Tak Bermain Baik di Final

The post Mourinho Tak Sabar Kembali Melatih appeared first on Football5star Berita Bola.

Jose Mourinho Bicara Pemain Kunci Final Liga Champions

Gilabola.com – Jose Mourinho yakin bahwa Virgil van Dijk dan Christian Eriksen akan menjadi dua pemain kunci di partai final Liga Champions antara Liverpool melawan Tottenham Hotspur.
Kedua klub Liga Premier akan saling beradu di Wanda Metropolitano pada Sabtu malam untuk menentukan siapa yang akan dinobatkan sebagai juara Liga Champions.
Dan mantan bos Manchester United Jose Mourinho diminta menyebutkan nama pemain dari masing-masing tim yang menurutnya akan memainkan peran penentu dalam pertandingan.
“Jika saya harus memilih satu, pada dasarnya dalam fase pertumbuhan terakhir ini, itu akan menjadi Van Dijk,” kata Jose Mourinho kepada Eleven Sports. “Untuk Tottenham Hotspur, karena mereka membuat final tanpa Harry Kane, aku akan mengatakan Christian Eriksen.”

Berita Terkait

Prediksi Skor Final Liga Champions Menurut 22 Tokoh Bola
Liverpool Lima Kali Juara Liga Champions, Kelimanya Lawan Tim Putih
Gawat! Tottenham Hotspur Makin Pelit Saja Musim Depan

Jose Mourinho juga merasa bahwa baik Liverpool atau Tottenham Hotspur tidak boleh dianggap favorit karena kedua belah pihak ini menuju ke partai final dengan banyak kepercayaan diri.
“Saya selalu mengatakan bahwa tim yang memiliki sesuatu yang luar biasa dalam perjalanan ke final adalah tim yang sedikit lebih maju. Yang aneh tentang final Liga Champions ini adalah bahwa keduanya tiba dengan cara yang benar-benar luar biasa.”
“Mereka tiba di sana hampir seperti raksasa, benar-benar yakin bahwa mereka akan menghancurkan saingan mereka, semuanya harus final dengan dua tim sepenuhnya yakin bahwa piala itu akan jadi milikku.” tambah Jose Mourinho.
Perlu diketahui bahwa Liverpool berhasil sampai ke babak final setelah melakukan comeback luar biasa melawan Barcelona setelah kalah 3-0 di Camp Nou, dengan kemenangan 4-0 di Anfield (agregat 4-3). Sementara Tottenham juga melakukan hal yang sama ketika mereka tertinggal agregat 3-0 di leg kedua babak kedua sebelum akhirnya Lucas Moura mencatatkan hattrick untuk membawa timnya melaju ke babak Final Liga Champions.
Sumber: Jose Mourinho Bicara Pemain Kunci Final Liga Champions

Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions

Gilabola.com – Siapa saja manajer sepakbola yang paling sering mengangkat trofi Liga Champions? Berikut daftar lengkapnya.
Tottenham Hotspur dan Liverpool akan berlaga di final Liga Champions, Mauricio Pochettino dan Jurgen Klopp akan bersaing untuk membuktikan siapa diantara keduanya yang terbaik.
Kemenangan Real Madrid di final atas Juventus di tahun 2017 dan mengalahkan Liverpool di tahun 2018 sukses memberikan prestasi fenomenal bagi Zinedine Zidane dengan mengoleksi dua trofi UCL hanya dalam dua musim!
Ini membuat Zidane masuk dalam daftar pelatih-pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions, bersama seniornya Carlo Ancelotti hingga eks manajer Barcelona Pep Guardiola.

Berita Terkait

Jurgen Klopp: Bohong Kalau Guardiola Tak Ingin Juara Liga Champions
Antonio Conte Lebih Bagus Dari Jose Mourinho
Arsene Wenger Pecundangi Zinedine Zidane Dipuji Netizen

Ada banyak manajer yang telah meraih kesuksesan di Liga Champions, dan kini kami sajikan enam di antara para manajer bersejarah tersebut.
1. Carlo Ancelotti
Manajer Bayern Munchen ini sejauh ini sudah memenangkan tiga kali Liga Champions. Manajer Italia itu berhasil meraih ketiga gelar juara dengan dua klub berbeda, yakni AC Milan dan Real Madrid.
Berita Liga Champions – Potret keakraban Jurgen Klopp dan Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti, yang menggantikan Fatih Terim di AC Milan pada 6 November 2001, mempersembahkan trofi Liga Champions pertamanya di musim keduanya di AC Milan dengan mengorbankan Juventus lewat adu penalti dengan skor 3-2.
Trofi Liga Champions kedua Ancelotti kembali diraih bersama AC Milan pada musim 2006-2007, saat mereka membalas kekalahan dramatis untuk memetik kemenangan 2-1 atas Liverpool.
Ancelotti kemudian merasakan gelar ketiganya dalam karir kepelatihannya dengan membawa Real Madrid meraih La Decima di Estadion da Luz, Lisbon, saat mereka mengalahkan rival sekota Atletico Madrid dengan skor 4-1.
2. Bob Paisley
Bob Paisley merupakan manajer lain yang meraih tiga gelar Liga Champions selama karir kepelatihannya, dengan semuanya didapatkannya saat melatih Liverpool.
Bob Paisley
Paisley yang menjabat sebagai pelatih utama Liverpool pada tahun 1974, sukses menyabet gelar Liga Champions pertama untuk Liverpool dua musim setelahnya dengan mengorbankan tim Jerman Borussia Monchengladbach dengan skor 3-1 di Stadion Olimpico, Roma.
Bob Paisley kembali mengantarkan Liverpool meraih back to back gelar juara dengan mengalahkan klub asal Belgia, Club Brugge, dengan skor 1-0 di final di Stadion Wembley, London.
Dan manajer legendaris Anfield itu akhirnya mempersembahkan hattrick trofi untuk The Reds saat di final mereka mengalahkan raksasa Spanyol Real Madrid 1-0di Stadion Parc des Princes, Paris, pada tahun 1981.
3. Pep Guardiola
Manajer asal Catalan ini didatangkan oleh Bayern dan kemudian Manchester City adalah karena kesuksesannya berbicara di Eropa selama melatih Barcelona.
Pep Guardiola
Pep Guardiola menggantikan Frank Rijkaard sebagai manajer Blaugrana pad bulan Mei 2008, dengan ia sukses mempersembahkan trofi Liga Champions di musim perdananya saat menang 2-0 atas Manchester United di Stadion Olimpico, Roma, pada tahun 2009.
Tak butuh waktu lama Pep kembali mempersembahkan trofi Liga Champions di musim 2010-2011 dengan mengorbankan lawan yang sama, Manchester United dengan skor 3-1 pada tahun 2011.
4. Jose Mourinho
Jose Mourinho pertama kali mencuat setelah sukses mengantarkan tim kejutan FC Porto menjadi juara Liga Champions di musim 2003-2004 saat mereka menghancurkan AS Monaco dengan skor telak 3-0 di partai final pada tahun 2004.
Jose Mario dos Santos Mourinho Felix, atau yang lebih dikenal dengan nama Jose Mourinho merupakan pelatih Manchester United. Termasuk salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola dunia yang juga pernah latih Chelsea dan Real Madrid.
Dan Mou kemudian meraih gelar keduanya sebagai manajer berhasil membawa Nerazzurri meraih trebel bersejarah dengan mengalahkan Bayern Munchen dengan skor 2-0 di final berkat dua gol Diego Millito di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol pada tahun 2010.
5. Miguel Munoz
Miquel Munoz merupakan aktor dibalik kesuksesan Real Madrid baik sebagai pemain maupun pelatih. Ia merupakan salah satu sosok yang pernah menjadi manajer Los Blancos begitu lama dengan 14 tahun, dari tahun 1960 hingga 1974.
Miguel Munoz
Munoz tiga kali juara bersama Real Madrid sebagai pemain (1955/56, 1956/57, 1957/58), dan dua kali sebagai pelatih (1959/60 dan 1965/66), selain dalam karirnya sebagai pemain ia juga bisa mempersembahkan 9 trofi La Liga untuk Los Blancos.
6. Zinedine Zidane
Zidane menunjukkan kualitasnya tak hanya sebagai pemain kelas dunia, tapi juga sebagai pelatih terbaik dunia. Hanya butuh satu setengah musim, Zizou sukses mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Real Madrid.
Berita Liga Champions – Zinedine Zidane saat masih membesut Real Madrid.
Setelah menggantikan Rafael Benitez pada pertengahan musim 2016-2017, Zidane langsung membawa Madrid finish di urutan kedua La Liga dengan hanya satu poin di bawah Barcelona dan menjuarai Liga Champions atas Atletico Madrid.
Zidane kembali menunjukkan magisnya dengan membawa Madrid menjadi juara Eropa kedua beruntun setelah mengalahkan Juventus di Cardiff pada tahun 2017 dan di tahun 2018 mengalahkan Liverpool di Kiev.
Sumber: Manajer Sepak Bola Tersukses Dalam Sejarah Liga Champions