Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Gilabola.com – Hasil pertandingan antara Valencia vs Ajax Amsterdam di laga Grup H Liga Champions berakhir dengan skor 0-3, Ajax kuasai puncak klasemen dan favorit lolos.
Valencia dipermalukan di kandangnya sendiri oleh tamunya, wakil Belanda Ajax Amsterdam, yang berhasil menyarangkan tiga gol tanpa balas dalam laga yang digelar di Estadio De Mestalla pada hari Kamis 3 oktober 2019 dini hari tadi.
Ketiga gol kemenangan Ajax Amsterdam dicetak oleh Hakim Ziyech, Quincy Promes di babak pertama dan satu gol tambahan di babak kedua oleh Donny van de Beek.
Valencia langsung menyerang dan mengancam gawang Ajax Amsterdam, Parejo dari tepi kotak penalti melepaskan tembakan keras dan bola langsung ke pelukan kiper Onana.

Berita Terkait

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Namun saat laga memasuki menit ke-8, Stadion Mestalla mendadak senyap saat kelelawar kesayangan mereka harus kebobolan gawangnya oleh gol Hakim Ziyech. Dari sayap kanan Ziyech dengan aksi solonya merengsek ke tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras menjebol gawang Cillessen! Skor 0-1 Ajax Amsterdam memimpin!
Saat laga memasuki pertengahan babak pertama, sempat terjadi beberapa kali drama penalti. Pertama Ferran Torres dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun wasit tak memberikan penalti yang diinginkan para pemain Valencia. Selang dua menit kemudian Guedes berebut bola dengan Ziyech di tepi kotak penalti dan akhirnya jatuh, wasit beranggapan kejadian tersebut bukan pelanggaran.
Dan di menit ke-23 Valencia mendapatkan hadiah penalti impian mereka setelah Alvarez menjatuhkan Guedes di dalam kotak terlarang! Dani Parejo maju menjadi eksekutor, ia lepaskan tendangan keras dan bola langsung melayang ke angkasa! Penalti terburuk yang pernah kami lihat!
Setelah para pemain Valencia membuang peluang emas mereka, Ajax Amsterdam yang akhirnya merayakan gol kedua mereka di menit ke-34, dan kali ini Quincy Promes yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola kiriman Donny Van De Beek. Skor 0-2 bertahan hingga waktu turun minum.
Di babak kedua Valencia yang tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri berusaha keras mencetak gol balasan, namun alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru harus kembali kebobolan di menit ke-67 oleh gol Donnya Van De Beek. Gerakan gelandang Ajax ini memukau dan mengecoh kiper Cillessen sebelum akhirnya menceploskan bola masuk ke dalam gawang.
Tak ada lagi gol tambahan hingga pertandingan berakhir, hasil Valencia vs Ajax Amsterdam ditutup dengam skor akhir 0-3.
Susunan Pemain
Valencia (4-4-2): Jasper Cillessen; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel Paulista, Jaume Costa; Ferran Torres, Dani Parejo, Francis Coquelin, Goncalo Guedes; Rodrigo Moreno, Maxi Gomez. Cadangan: Denis Cheryshev, Jaume Domenech, Ruben Sobrino, Manu Vallejo, Mouctar Diakhaby, Thierry Correia, Lee Kang-In.
Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Andre Onana; Sergino Dest, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Edson Alvarez, Lisandro Martinez; Hakim Ziyech, Donny van de Beek, Quincy Promes; Dusan Tadic. Cadangan: Bruno Varela, Siem de Jong, Klaas Jan Huntelaar, David Neres, Perr Schuurs, Razvan Marin, Kik Pierie.
Sumber: Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Napoli tidak hoki hari Kamis (3/10) di kandang Genk setelah tiga serangannya hantam tiang, tapi mereka masih menguasai puncak Grup E.
Carlo Ancelotti akan menghantam-hantamkan kepalanya ke dinding stadion setelah Napoli tidak hoki dengan tiga serangan anak buahnya memantul di tiang gawang Genk pada lanjutan laga Liga Champions hari Kamis di Belgia. Namun perolehan tiga poin usai mengalahkan Liverpool terakhir kali, plus satu poin tadi malam sudah cukup bagi Napoli menguasai puncak Grup E karena Salzburg kalah 4-3 di kandang Liverpool.
Partenopei secara mengejutkan mencadangkan Dries Mertens dan malah memilih mengirim Lorenzo Insigne dan Faouzi Ghoulam ke tribun penonton, dan memainkan duet striker baru Chucky Lozano dan Arkadiusz Milik.
Napoli memiliki peluang emas pada menit ke-15 ketika Jose Callejon menembak ke tiang jauh dari jarak dekat. Bola masih belum out dan Milik berhasil menyambarnya ke arah gawang hanya untuk membentur mistar gawang. Peluang gol yang sangat besar bagi tim tamu dan terbuang percuma!

Berita Terkait

Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Arkadiusz Milik membentur mistar lagi pada menit ke-25 tetapi kali ini sang pemain Polandia itu seharusnya bisa melakukan jauh lebih baik karena ia melakukan sundulan dari jarak enam meter saja.
Napoli menderita kehilangan Mario Rui pada menit 33 akibat cedera paha kiri, diganti oleh Kevin Malcuit, dan kiper Alex Meret harus berjibaku untuk menyelamatkan sundulan Ally Samatta dari sebuah sepak pojok.
Setelah itu Kalidou Koulibaly mengira dia sudah berhasil mencetak gol melawan mantan klubnya dengan sebuah kontrol dan tendangan voli menyusul satu tendangan sudut, tetapi berhasil diblokir oleh kiper Hrosovsky. Sesaat setelahnya Milik membelokkan satu sundulan lainnya ke atas mistar gawang lawan.
Jose Callejon melewatkan peluang emas pada awal babak kedua, menembakkan bola terlalu melebar dari jarak delapan meter, tepat sebelum Dries Mertens masuk menggantikan Eljif Elmas.
Hirving Lozano nyaris tidak membuat dampak apa pun bagi Napoli, selain tembakan yang menampar rahang Carlos Cuesta dan membuatnya terbaring selama beberapa saat. Fernando Llorente adalah pertaruhan terakhir Carlo Ancelotti saat ia diturunkan dari bangku cadangan pada menit 72 untuk mendapatkan gol, tetapi Napoli tidak hoki dan tidak ada perubahan skor sampai akhir.
Hasil 0-0 ini masih membawa Napoli menguasai puncak Grup E Liga Champions karena di saat yang sama Liverpool berhasil menang 4-3 atas Salzburg, yang dua pekan lalu menang 6-2 atas Genk. Urutan Grup E adalah sebagai berikut:

Napoli dua game, 4 poin
Salzburg dua game, 3 poin
Liverpool dua game, 3 poin
Genk dua poin, 1 poin

Sumber: Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos

Gilabola.com – Hasil Lille vs Chelsea dalam laga Grup H Liga Champions ditutup dengan skor akhir 1-2, The Blues masih di posisi ketiga klasemen.
Lille gagal membendung keperkasaan tamunya Chelsea dalam laga lanjutan Grup H Liga Champions yang digelar pada hari Kamis 3 Oktober 2019 di Stadion Stade Pierre-Mauroy dini hari tadi.
Chelsea sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui gol Tammy Abraham, dan Lille melalui gol Victor Osimhen berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda istirahat. Di babak kedua Willian berhasil membawa timnya meraih poin penuh di kandang Lille.
Kemenangan ini membawa Chelsea naik ke urutan ketiga di Grup H dengan tiga poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Valencia yang kalah 3-0 di kandang Ajax. Ajax memiliki dua kemenangan dari dua pertandingan dan kini menjadi favorit untuk memenangkan grup. Lille berada di posisi terbawah setelah dua kekalahan tanpa poin.

Berita Terkait

Pelatih Chelsea Sengaja Coret Christian Pulisic di Lille
Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!
Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Chelsea sekarang akan kembali ke pertandingan Liga Inggris sebelum mereka harus fokus pada dua pertandingan berikutnya melawan Ajax. Mereka memiliki peluang untuk lolos dari Grup H, kecuali Ajax mengacaukan harapan mereka.
Susunan Pemain
LILLE (4-2-3-1): Mike Maignan; Mehmet Zeki Celik, Jose Fonte (c), Gabriel, Reinildo; Benjamin Andre, Boubakary Soumare; Luiz Araujo, Jonathan Ikone, Jonathan Bamba; Victor Osimhen. Cadangan: Domagoj Bradaric, Renato Sanches, Leo Jardim, Yusuf Yazici, Adama Soumaoro, Loic Remy, Xeka.
CHELSEA (3-4-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta (c), Kurt Zouma, Fikayo Tomori; Reece James, N’Golo Kante, Jorginho, Marcos Alonso; Willian, Tammy Abraham, Mason Mount. Cadangan: Pedro, Michy Batshuayi, Olivier Giroud, Willy Caballero, Andreas Christensen, Callum Hudson-Odoi, Mateo Kovacic.
Sumber: Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos

Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Gilabola.com – Hasil pertandingan Liga Champions antara Barcelona vs Inter Milan berakhir dengan skor 2-1, Lautaro Martinez sukses jebol gawang Ter Stegen dalam dua menit!
Barcelona nyaris dipermalukan oleh tamunya Inter Milan dalam laga Grup F Liga Champions yang digelar di Camp Nou pada hari Kamis 3 Oktober 2019 dini hari tadi.
Bintang muda asal Argentina milik Inter Milan, Lautaro Martinez, berhasil menjebol gawang Barcelona saat laga baru berjalan dua menit. Beruntung ada Luis Suarez yang berhasil mencetak brace di babak kedua untuk kemenangan Barca.
Jalannya Pertandingan
Gawang Barcelona langsung kebobolan oleh serangan pertama Inter Milan di babak pertama, hanya butuh dua menit bagi Lautaro Martinez, bintang muda yang masih berusia 22 tahun ini untuk menjebol gawang Marc-Andre Ter Stegen.

Berita Terkait

Lionel Messi Bantah Griezmann, Tegaskan Barcelona Kompak
Inter Milan Jadikan Juventus Sebagai Pelampiasan Emosi
Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Alexis Sanchez bergerak cepat melewati beberapa pemain bertahan Barcelona dan mengirimkan bola kepada Martinez, Lenglet berusaha merebut bola namun gagal dan oleh Martinez bola ia ceploskan ke arah pojok kanan gawang Ter Stegen, skor 0-1 Internazionale memimpin di menit kedua!
Barca sempat kewalahan menghadapi serangan balin Inter, bahkan Antoine Griezmann harus mendapatkan kartu kuning karena melanggar Barella saat counter attack.
Lautaro Martinez sempat kembali mengancam di menit ke-14 bahkan nyaris mencetak gol keduanya, namun sayang kali ini ia gagal memanfaatkan peluang emas tersebut meski gawang Barca sudah kosong, bukannya melepaskan tembakan bola justru ia operkan dengan tumitnya dan bek Barca langsung menyapu bola menjauh.
Di menit ke-27 gol yang dicetak oleh Candreva sempat membuat Camp Nou terdiam, namun ia pun sadar bahwa posisinya sudah offside terlebih dahulu. Sementara itu Martinez dan Alexis Sanchez masih terus menguji ketangguhan Ter Stegen hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua setelah beberapa usaha Lionel Messi dan Griezmann selalu menemui jalan buntu, akhirnya Luis Suarez yang berhasil menyamakan kedudukan bagi tuan rumah di menit ke-58. Tepat di tepi kotak penalti usai menyambut bola kiriman Arturo Vidal, Luis Suarez melepaskan tendangan voli keras menjebol gawang Handanovic, skor kini imbang 1-1.
Dembele yang baru masuk menggantikan Griezmann yag masih melempem langsung memberikan dampaknya, tembakan keras ia lepaskan namun masih melambung tipis di atas mistar gawang!
Dan stadion Camp Nou bergemuruh ketika laga memasuki menit ke-84, Luis Suarez berhasil membalikkan keunggulan bagi Barcelona! Kali ini arsiteknya adalah Lionel Messi yang dengan lincahnya melewati beberapa bek Inter dan mengirimkan bola kepada Suarez dan dituntaskan dengan tendangan keras menjebol gawang Inter Milan, skor 2-1!
Tak ada gol tambahan lagi yang tercipta hingga waktu normal berakhir, hasil Barcelona vs Inter Milan ditutup dengan skor akhir 2-1.
Susunan Pemain
BARCELONA (4-3-3): Marc-Andre Ter Stegen; Sergi Roberto, Gerard Pique, Clement Lenglet, Nelson Semedo; Arthur, Sergio Busquets, Frenkie De Jong, Antoine Griezmann, Luis Suarez, Lionel Messi. Cadangan: Neto, Ivan Rakitic, Jean-Clair Todibo, Ousmane Dembele, Moussa Wague, Arturo Vidal, Carles Perez.
INTER MILAN (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Nicolo Barella, Kwadwo Asamoah; Lautaro Martinez, Alexis Sanchez. Cadangan: Cristiano Biraghi, Daniele Padelli, Matias Vecino, Danilo D’Ambrosio, Matteo Politano, Sebastiano Esposito, Roberto Gagliardini.
Sumber: Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

Hasil Liverpool vs Salzburg di Liga Champions usai 4-3 hari Kamis (3/10) dengan dua gol Mohamed Salah selamatkan nasib The Reds.
Liverpool adalah juara bertahan Liga Champions tapi mereka memperlihatkan rahasia kelemahan lini belakangnya kepada semua tim setelah The Reds membuang keunggulan tiga golnya pada laga Liga Champions hari Kamis dinihari di Anfield, di depan pendukungnya sendiri. Tim tamu Red Bull Salzburg dari Austria bangkit dari ketertinggalan 3-0 jelang akhir babak pertama untuk menyamakan skor 3-3 bahkan saat babak kedua belum mencapai setengah permainan.
Dan dua pemain Asia memainkan peran besar dalam kebangkitan kembali Salzburg di Stadion Anfield itu. Pemain Korea Selatan Hwang Hee-Chan menipiskan skor 3-1 di akhir babak pertama sebelum pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino membuat para pendukung The Reds berdebar dengan golnya di awal paruh kedua. Pahlawan Salzburg yang mencetak tiga gol saat mereka menghabisi Genk 6-2 terakhir kali, Erling Haaland, mencetak gol ketiga tim tamu ke gawang kiper cadangan Adrian. Liverpool terlihat kepayahan tanpa kehadiran kiper utama mereka asal Brasil, Alisson Becker.
Beruntung Liverpool memiliki striker Mesir Mohamed Salah. Setelah Fabinho berhasil mencuri bola dengan sebuah tackle, Roberto Firmino mencongkelnya dari sisi kotak penalti pada menit 69 untuk kemudian disambar oleh Salah tanpa salah menjadi gol keempat The Reds tadi malam. Skor menjadi 4-3. Tiga poin diperoleh anak-anak Juergen Klopp tapi selisih gol mereka sangat buruk 4-5 dan menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions karena kalah posisi dari Salzburg yang menang besar 6-2 atas Genk pada perjumpaan terakhir kali 18 September lalu.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Proses Terjadinya Gol-gol Liverpool vs Salzburg
Menyesallah Anda yang tidak nonton sendiri laga ini karena gol-gol kedua kesebelasan terjadi berkat permainan cepat. Gol Sadio Mane terjadi pada menit kesembilan melalui kerjasama sangat cepat dengan striker Brasil Firmino. Mane menerobos masuk mendekati kotak penalti dari sisi kiri sebelum mengumpan ke Firmino dan dengan cepat bola dikembalikan ke pemain Senegal itu sebelum ia menembak melalui kolong kiper Cican Stankovic. 1-0!
Gol kedua datang dari Andrew Robertson. Permainan kaki-ke-kaki yang sangat cepat memberi Jordan Henderson kesempatan mengirim bola ke sisi kanan ke arah Trent Alexander-Arnold. Si pemain muda kemudian melihat posisi Robertson dan bek itu hanya tinggal memalangkan kakinya untuk mencetak gol. 2-0!
Gol ketiga terjadi saat Sadio Mane menerobos sisi kiri kotak penalti sebelum mengumpankan silang ke Firmino. Serangan sang pemain Brasil membentur kiper Salzburg Cican Stankovic, namun bola muntah disambar dengan sebuah tembakan lembah oleh Mohamed Salah dan skor berubah 3-0!
Salzburg Membalas Satu Demi Satu
Di sinilah rasa puas membunuh para pemain asuhan Juergen Klopp. Mereka seperti mengulangi nasib Barcelona pada tahap semi final Liga Champions musim lalu. Unggul 3-0 dianggap tak mungkin dibalas oleh Salzburg dan mereka mengajari sang juara bertahan bahwa keunggulan tiga gol hanyalah selisih yang kecil.
Dalam sebuah serangan balik jelang berakhirnya babak pertama, hanya selisih tiga menit saja dari gol Mohamed Salah tadi, pemain Korea Selatan Hee-Chan Hwang menerima bola di batas kotak penalti dan ia berhasil mengecoh pemain terbaik UEFA Virgil Van Dijk untuk memberi ruang kosong dan menembak diagonal ke sisi tiang jauh. Skor pun berubah 3-1!
Sikap selow Liverpool masih dilanjutkan di awal babak kedua. Kali ini pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino menerima umpan silang dari Hee-Chan dan melepaskan tendangan first-time yang tak bisa diantisipasi kiper Adrian. Papan skor 3-2 dan jantung para pendukung The Reds berdegup kencang.
Dan Takumi Minamino masih melanjutkan sumbangsih para pemain Asia kepada Salzburg setelah mengirim assist ke pahlawan Red Bull Erling Haaland yang menjebol gawang kosong tuan rumah. Skor 3-3 dan pertandingan masih menyisakan 30 menit lagi!
Untung Ada Mohamed Salah Penyelamat Liverpool
Beruntung sekali Liverpool memiliki Mohamed Salah. Tapi juga Fabinho dan Firmino. Sang striker Brasil itu sedikit memaksakan diri menyambut bola dari Fabinho dan menyundul si bundar ke arah Salah yang tak membuat kesalahan untuk mengukir gol keempat The Reds. Tidak ada gol lagi. Hasil Liverpool vs Salzburg hari Kamis (3/10) usai dengan skor 4-3. Dengan hasil ini anak-anak Juergen Klopp masih menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions dengan poin tiga, sama seperti Salzburg tapi kalah selisih gol.
Starting XI LIverpool vs Salzburg
Liverpool (4-3-3) Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson; Henderson, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane. Cadangan: Kelleher, Lovren, Milner, Keita, Oxlade-Chamberlain, Lallana, Origi.
Red Bull Salzburg (4-2-2-2) Stankovic; Kristensen, Onguene, Wober, Ulmer; Mwepu, Junuzovic; Minamino, Szoboszlai; Daka, Hwang. Cadangan: Coronel, Ashimeru, Koita, Ramalho, Farkas, Haaland, Okugawa.
Sumber: Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

Hasil APOEL vs Ajax 0-0, Dua Ketakutan De Joden Terbukti Benar!

Hasil APOEL vs Ajax usai 0-0 pada hari Rabu (21/8) di GSP Stadium. Dua ketakutan  sang semifinalis Liga Champions itu terbukti benar!
Sebelum pertandingan dimulai Erik ten Hag, pelatih Ajax Amsterdam, mengakui bahwa dirinya takut dengan serangan balik kilat dan ambisi selangit dari APOEL. Ia juga khawatir dengan skema parkir bus tuan rumah. Dua hal itu terbukti dalam pertandingan hari Rabu dinihari di kandang sang juara Siprus.
Anda harus melihat statistik untuk memahami apa yang terjadi. Dominasi bola sepenuhnya di tangan De Joden, 25% banding 75%. Tapi coba lihat jumlah serangan tuan rumah. Sembilan banding 10. Dari sembilan itu enam memang off target alias melenceng dari gawang yang dikawal Andre Onana, namun mereka berhasil melepaskan setidaknya tiga yang tepat sasaran. Beruntung masih bisa diblokir sang kiper jagoan.
Sementara Ajax berhasil melepaskan lima on target. Tapi tak satu pun berujung gol. Dari statistik ini kita tahu, bukan saja APOEL menerapkan pertahanan ketat atau parkir bus di belakang, tapi memanfaatkan ruang kosong Ajax untuk melakukan serangan balik kilat dan mencatatkan tiga serangan on target. Kalau saja gol maka ini akan menjadi mimpi buruk bagi De Joden.

Berita Terkait

Hasil Parma vs Juventus 0-1 Tiga Peluang Ronaldo Gagal Jadi Gol
Hasil Manchester United vs Crystal Palace 1-2 Setan Merah Tertusuk!
Hasl Bali United vs Arema 2-1, Tridatu Menjauh Lima Poin Atas TIRA

Apa yang juga mencolok mata adalah permainan keras kedua tim, tapi lebih-lebih oleh sang semifinalis Liga Champions musim lalu itu. Ada lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit terhadap para pemain Ajax. Hanya dua dari skuad tuan rumah yang terkena peringatan. Dari sini kita mengetahui rasa frustrasi yang memuncak dalam diri skuad Erik ten Hag itu.
Ketidakmampuan mencetak gol mencapai puncaknya pada menit 80 saat bek kanan Noussair Mazraoui diusir wasit untuk kartu kuning keduanya. Ia menerima kartu kuning pertamanya pada menit 16. Ajax Amsterdam kini dipaksa bermain dengan 10 orang saja selama 10 menit terakhir pertandingan di GSP Stadium. Peluang emas bagi tuan rumah APOEL Nicosia.
Tapi tak ada gol sampai akhir pertandingan play-off Liga Champions ini. Hasil APOEL vs Ajax usai 0-0. Dengan hasil ini sang juara Siprus tinggal memikirkan cara menjebol gawang Andre Onana, sambil menerapkan parkir bus serupa saat laga di Johan Cruyff Stadium pekan depan.
Sumber: Hasil APOEL vs Ajax 0-0, Dua Ketakutan De Joden Terbukti Benar!

Laga Gila Liga Champions 22 Penalti 9 Gagal Penalti 2 Kartu Merah!

Laga gila Liga Champions terjadi hari Rabu (14/8) saat 22 tendangan penalti terjadi dengan sembilan gagal dan dua kartu merah. Siapa?
Dari 10 laga Liga Champions di babak kualifikasi ketiga yang berlangsung hari Rabu, ada satu yang sungguh gila karena melibatkan 22 tendangan penalti dengan sembilan di antaranya gagal dilesakkan dan masing-masing satu kartu merah untuk setiap kesebelasan.
Pertandingan FC Copenhagen vs Red Star Begrade usai dengan skor 1-1 setelah 90 menit. Perpanjangan waktu 2×15 menit tak mampu mengubah skor pertandingan. Karena leg pertama minggu lalu di kandang Red Star juga usai dengan skor sama 1-1 dan berarti agregat 2-2 maka pertandingan ini harus diselesaikan dengan adu penalti.
Selesai? Tidak juga. Setelah lima kesempatan masing-masing untuk setiap kubu, skor adu penalti terjaga tetap 3-3. Dua pemain dari setiap kubu gagal melesakkan peluang penalti mereka, mungkin karena kelewat gugup atau kelelahan.

Berita Terkait

Hasil Tira Persikabo vs Bali United 1-2, Lilipaly Cetak Dua Gol!
Hasil PSS Sleman vs Persela Lamongan 1-1, Gagal Rebut Ranking Tiga!
Hasil Lengkap Pertandingan Liga 1 Indonesia Hari Ini

Sesuai aturan setelah itu adu penalti memasuki golden goal. Artinya begitu ada yang gagal, adu penalti akan dihentikan. Asumsi “jangan gagal jangan gagal” ini rupanya membuat saraf para pemain meleleh tak kuat. Empat pemain berikutnya – masing-masing dua dari setiap tim – gagal mencetak gol ke gawang lawan. Ingat bahwa ini hanya sebuah tendangan penalti. Tapi ternyata sama sekali tidak mudah di bawah tekanan tinggi.
Setelah empat pemain gagal maka enam pemain berikutnya berhasil dan skor berubah 6-6 sebelum Radovan Pankov dari Red Star Belgrade berhasil memasukkan gol dan pemain berikutnya dari FC Copenhagen, Jonas Wind, gagal. Butuh 22 tendangan penalti seluruhnya dengan sembilan pemain gagal penalti untuk menyelesaikan laga Liga Champions ini.
Selain 22 tendangan penalti itu, juga ada dua kartu merah yang dikeluarkan wasit untuk masing-masing satu pemain dari tiap kesebelasan. Nemanja Milunovic dari Red Star lebih dulu menerima pengusiran pada awal babak kedua usai menerima kartu kuning keduanya. Namun keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan FC Copenhagen. Malah di menit 112 Pep Biel menyusul mandi lebih dulu usai kartu kuning keduanya pula. Detailnya bisa Anda cek sendiri di link berikut ini, dengan menggunakan nama asli masing-masing klub, FC Koebenhavn vs FK Crvena Zvezda.
Fudbalski klub Crvena zvezda atau yang secara internasional dikenal sebagai Red Star Belgrade adalah tim asal ibukota Serbia, Belgrade. Sementara FC Copenhagen berasal dari kota dengan nama sama yang menjadi ibukota Denmark. Markas Red Star berada di Rajko Mitic Stadium sementara Copenhagen di Parken Stadium, stadion berkapasitas 38.000 tempat duduk yang menjamu laga gila Liga Champions ini tadi malam.

Sumber: Laga Gila Liga Champions 22 Penalti 9 Gagal Penalti 2 Kartu Merah!

Krasnodar Kejutkan FC Porto Menang Agresifitas Gol Tandang 3-3

Krasnodar berhasil kejutkan FC Porto dengan agresifitas gol tandang 3-3 dan melaju ke babak play-off Liga Champions, Rabu (14/8).
Seperti yang kami duga usai menilik statistik leg pertama bahwa tim Rusia Krasnodar akan mengejutkan, ternyata benar terjadi pada Rabu (14/8) dinihari di kandang FC Porto.
Krasnodar memang kalah 0-1 di kandangnya sendiri pada leg pertama di Rusia pekan silam tapi mereka saat itu berhasil melepaskan 16 serangan ke gawang lawan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Ini merupakan statistik yang menakutkan dan sangat mungkin terjadi mereka akan mengulangi hal yang sama di menit-menit awal. Dan itulah yang terjadi di Estadio do Dragao pada Rabu dinihari.
Para pemain Krasnodar unggul cepat. Bukan satu, bukan dua, tapi tiga gol sekaligus dalam waktu kira-kira 30 menit saja sejak pertandingan di Estadio do Dragao itu dimulai. Tonny Vilhena membawa tim Rusia itu unggul 0-1 dalam waktu tiga menit saja sebelum Magomed-Shapi Suleymanov mencetak dua gol beruntun sebelum babak pertama berakhir. Hasil FC Porto vs Krasnodar adalah 0-3 pada akhir babak pertama.

Berita Terkait

Hasil Tira Persikabo vs Bali United 1-2, Lilipaly Cetak Dua Gol!
Hasil PSS Sleman vs Persela Lamongan 1-1, Gagal Rebut Ranking Tiga!
Hasil Lengkap Pertandingan Liga 1 Indonesia Hari Ini

Namun Ze Luis dan Luis Diaz kemudian berhasil menipiskan skor menjadi 2-3 sampai ke menit-menit akhir yang sangat menegangkan. Skor agregat 3-3 dan klub berusia muda yang baru didirikan tahun 2008 itu kemudian memastikan diri lolos ke babak play-off setelah berhasil menjaga skor tetap 2-3 agregat 3-3 hingga peluit panjang ditiup.
Tidak ada gol lagi meski wasit coba memperpanjang laga sebanyak enam menit bagi keuntungan tuan rumah raksasa Portugal tersebut. Krasnodar berhasil kejutkan FC Porto dengan kemenangan 2-3 di Estadio do Dragao ini. Hasil ini merupakan sebuah kejutan mengingat Krasnodar baru didirikan tahun 2008 dan baru lolos ke Russian Premier League pada tahun 2010.
Sumber: Krasnodar Kejutkan FC Porto Menang Agresifitas Gol Tandang 3-3

Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK 3-2 Agregat 5-4

Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK pada hari Rabu (14/8) usai skor 3-2 agregat 5-4 berkat jasa bek kiri asal Argentina ini.
Semifinalis Liga Champions musim lalu, Ajax Amsterdam, memastikan diri lolos ke babak play-off kompetisi elit Eropa itu setelah menang 3-2 agregat 5-4 atas PAOK Thessaloniki pada laga hari Rabu dinihari di Johan Cruyff Arena.
Usai laga 2-2 di kandang PAOK minggu lalu, mereka hanya butuh hasil draw saja. Tapi Diego Biseswar membuat takut fans De Joden dengan golnya pada pertengahan babak pertama. Biseswar menjadi pemain Belanda pertama yang menjebol gawang Ajax melalui tembakan melengkungnya pada menit 24. Dan skor pun berubah 0-1 agregat 2-3 untuk keunggulan PAOK.

#Biseswar, bend it like Paul #Gascoigne 💪💪💪💪👊👊👊⚫️⚪️#AjaxPAOK #PAOK pic.twitter.com/E0jmGLDAij
— Alain B. (@alainb_) August 13, 2019

Berita Terkait

Hasil Tira Persikabo vs Bali United 1-2, Lilipaly Cetak Dua Gol!
Hasil PSS Sleman vs Persela Lamongan 1-1, Gagal Rebut Ranking Tiga!
Hasil Lengkap Pertandingan Liga 1 Indonesia Hari Ini

Beruntung ada mantan pemain Southampton Dusan Tadic yang menyamakan skor 1-1 melalui titik 12 pas pada akhir babak pertama. Ia berhasil mengecoh kiper Alexandros Paschalakis dengan menyarangkan bola ke sisi lain dari bantingan tubuhnya, mengoyak jala gawang dan mengubah papan skor menjadi 1-1. Stadion Johan Cruyff Arena pun pecah dalam sorak sorai pendukung De Joden.

Pause in Amsterdam.1:1 durch Tore von Biseswar und Tadic (Elfmeter). #ajapao pic.twitter.com/lHlxElzJn5
— oranjefussball (@oranjefussball) August 13, 2019

Saat pertandingan mendekati akhir, sudah menit 78, laga sama sekali belum usai. Nicolas Tagliafico, bek kiri asal Argentina, membuat skuad raksasa Belanda itu lega dengan golnya. Dan Dusan Tadic kembali menambah lebar keunggulan Ajax Amsterdam setelah mencetak gol kedua dari titik penalti pada menit 85.
Pada detik-detik terakhir pertandingan klub asal Yunani PAOK Thessaloniki menipiskan skor menjadi 3-2 melalui pemain Belanda yang menghantui gawang Andre Onana. Selain sejumlah kartu kuning akibat situasi pertandingan yang memanas di akhir laga, kiper Ajax itu juga kena kartu kuning karena dinilai menunda-nunda permainan.
Tapi pada akhirnya tak ada lagi gol. Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK usai dengan skor 3-2 agregat 5-4 dan semifinalis musim lalu itu lolos ke babak play-off Liga Champions. Hasil ini sesuai dengan prediksi kami bahwa akan ada banyak gol meski tim Belanda itu yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Sumber: Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK 3-2 Agregat 5-4

Ajax Amsterdam Selamat Main 2-2 Berkat Striker Tua Mantan Real Madrid

Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan hari Rabu (7/8) setelah mantan striker tua Real Madrid cetak gol balasan pada laga di PAOK.
Hampir saja semi finalis Liga Champions musim lalu itu menderita kekalahan memalukan setelah tertinggal 2-1 pada pertandingan babak kualifikasi ketiga kompertisi itu di kandang PAOK Thessaloniki FC di Stadio Toumba hari Rabu. Namun Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan setelah Klaas-Jan Huntelaar mencetak gol yang menyamakan skor 2-2 pada menit 57.
Tim tamu Ajax tidak kehilangan ketajamannya meski ditinggal pergi dua pemain bintangnya musim panas ini, Frenkie de Jong ke Barcelona dan Mathhijs de Ligt ke Juventus.
Pemain Asal Maroko Bawa Ajax Amsterdam Unggul
Hakim Ziyech, pemain asal Maroko yang turun sebagai gelandang serang, mencetak gol lebih dulu bagi tim tamu pada menit ke-10. Namun tuan rumah PAOK Thessaloniki FC membalaskan dua gol sekaligus pada menit 32 dan 39 guna membalikkan keadaan 2-1 bagi keunggulan tim asal Yunani tersebut.

Berita Terkait

Hasil Liverpool vs Norwich City 4-1, The Reds Seriusi Tekad Juara!
Hasil Bali United vs Semen Padang 4-1, Tempel Pemuncak Klasemen
Hasil Barito Putera vs TIRA-Persikabo 2-4 Pesta Gol Penguasa Klasemen

Seolah-olah laga akan usai dengan kemenangan bagi tim yang berkandang di Toumba Stadium itu, namun sebuah kesalahan dari lini belakang tuan rumah menyebabkan mantan striker Real Madrid Klaas-Jan Huntelaar membalaskan satu gol dan menyamakan skor 2-2 yang bertahan sampai 90 menit pertandingan.
Sebenarnya pertandingan berlangsung sangat tidak seimbang dengan Ajax Amsterdam menguasai laga melalui dominasi bola mencapai hampir 70%. Mereka melepaskan tujuh serangan sporadis dan enam shots on target. Namun PAOK memanfaatkan serangan balik untuk mencatatkan tiga tembakan meleset dari sasaran dan tiga lainnya tepat ke gawang. Hanya dua yang menjadi gol.
Gol Ajax Terjadi Akibat Kesalahan Pemain PAOK
Gol oleh Huntelaar tadi berawal dari umpan silang satu pemain Ajax ke tiang jauh. Seorang pemain belakang PAOK membuat kesalahan membalikkan bola tadi ke tengah gawang dan sang mantan striker Real Madrid tersebut berada di titik yang tepat. Bola memantul di tulang keringnya dan mengecoh kiper Alexandros Paschalakis. Skor 2-2!

Huntelaar for 2-2 #PAOKAjaxpic.twitter.com/SQKEfs6piv
— Swype Sports ™ (@SwypeSports) August 6, 2019

Sebenarnya gol pertama Ajax Amsterdam tidak kalah indahnya. Sebuah tendangan bebas datang dari sisi kanan kotak penalti dan disundul tipis untuk melambung dan mengecoh kiper PAOK guna menjadi gol pertama saat pertandingan baru berjalan 10 menit.
Dengan dua gol dari Hakim Ziyech dan Klaas-Jan Huntelaar, Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan dan akan menghadapi leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Champions ini di Amsterdam Arena, 14 Agustus nanti. Mereka memiliki modal dua gol tandang untuk lolos ke babak play-off.
Sumber: Ajax Amsterdam Selamat Main 2-2 Berkat Striker Tua Mantan Real Madrid