Enam Bek Tersubur Dalam Sejarah Liga Champions, Empat Dari Real Madrid

Gilabola.com – Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo memang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Tapi Los Blancos juga melahirkan bek-bek yang jago membobol gawang lawan di ajang bergengsi ini.
Data menunjukkan ada tiga pemain belakang asal klub Real Madrid yang menorehkan namanya dalam daftar bek pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Dua di antaranya sudah lama pensiun sebagai pemain, sedangkan satu lainnya masih aktif bermain saat ini.
Adapun bek subur milik Real Madrid yang masih bermain adalah Sergio Ramos. Sepanjang karirnya dia telah mengemas 11 gol di ajang Liga Champions. Tapi dia kalah dari tiga pendahulunya yang sudah pensiun, yaitu Ivan Helguera (15 gol) dan Roberto Carlos (16 gol).
Berikut ini adalah daftar enam bek yang menjadi top scorer sepanjang sejarah Liga Champions.

Berita Terkait

Eden Hazard Bisa Menang Ballon d’Or di Real Madrid
Lihat Mantan Pemain Real Madrid Ditangkap, Diborgol Polisi
Real Madrid Umumkan Transfer Eden Hazard Senin (3/6)

6. Sergio Ramos (Real Madrid) – 11 Gol
Bek tengah merangkap kapten Real Madrid ini terbilang sebagai bek yang paling produktif saat ini. Di Liga Champions sejauh ini dia sudah mengemas 11 gol. Gol terakhir dicetaknya adalah menjebol gawang APOEL di matchday pertama fase grup musim lalu.

5. Christian Panucci (AC Milan-Real Madrid) – 11 Gol
Dalam karier bermainnya, Christian Panucci sudah pernah dua kali menjuarai Liga Champions masing-masing bersama AC Milan dan Real Madrid. Sudah 11 gol pula dicetaknya di ajang tersebut

4. Dani Alves (PSG) – 12 Gol
Sebelum Paris Saint-Germain tersingkir di 16 besar, Dani Alves sudah mencetak dua gol di Liga Champions musim ini. Bek asal Brasil tersebut memiliki total 12 gol dalam sejarah Liga Champions.

3. Gerard Pique (Barcelona) – 13 Gol
Saat Barcelona menang 4-1 atas AS Roma, Kamis (5/4/2018) dini hari WIB, Gerard Pique mencetak satu gol. Itu merupakan gol pertamanya di Liga Champions musim ini. Koleksi golnya di ajang itu kini jadi 13 dan Pique pun masih berpeluang menambahnya.

2. Ivan Helguera (Real Madrid) – 15 Gol
Mantan bek Timnas Spanyol Ivan Helguera dikenal sebagai bek yang juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan. Peraih dua titel Liga Champions bersama Real Madrid ini sudah mencetak 15 gol di Liga Champions.

1. Roberto Carlos (Real Madrid) – 16 Gol
Bek kiri legendaris asal Brasil Roberto Carlos tercatat sebagai bek tersubur dalam sejarah Liga Champions. Mantan pesepakbola yang tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid itu mencetak total 16 gol.
Sumber: Enam Bek Tersubur Dalam Sejarah Liga Champions, Empat Dari Real Madrid

Takut Tersingkir, Pique Halangi Transfer De Ligt ke Barcelona

Liga Spanyol – Bek Barcelona, Gerard Pique, dilaporkan telah meminta pihak klub untuk lebih mempertimbangkan pembelian Matthijs de Ligt, karena ia takut jika pemain kelahiran Belanda itu akan menggusur posisinya di skuat inti Blaugrana.
Dalam beberapa pekan terakhir, Barcelona disebut terus mengejar tanda tangan De Ligt setelah mereka berhasil memboyong Frenkie de Jong dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer Januari tahun ini.
Pasalnya, De Ligt dinilai sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia. Di usianya yang baru 19 tahun, ia sudah dipercaya untuk mengenakan ban kapten Ajax. Selain itu, sang bek juga telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi klub raksasa Belanda.
Sehingga, tak heran jika Barcelona terus menerus mengejar tanda tangan De Ligt. Bahkan, mereka bersedia memberikan tempat reguler di skuat Blaugrana pada musim depan.
Di sisi lain, Pique juga baru saja menjalani salah satu musim terbaiknya bersama Barcelona. Jika De Ligt datang, posisi pemain berusia 32 itu akan terancam di skuat utama Barca.
Sehingga, Marca mengklaim bahwa Pique sedang berusaha meyakinkan Barcelona untuk lebih mempertimbangkan lagi keputusan mereka untuk mendatangkan De Ligt pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Gerard Pique Jadikan Kekalahan PSG Contoh

Football5star.com, Indonesia – Bek Barcelona, Gerard Pique menjadikan kekalahan mantan rekannya, Neymar Jr di PSG sebagai contoh jelang laga menghadapi Manchester United. Gerard Pique mengatakan bahwa kekalahan PSG tak akan diikuti oleh Barcelona.

“Saya pikir pertandingan PSG adalah sebuah contoh yang bagus. PSG memang bermain baik di Old Trafford tapi mereka harusnya bisa lebih banyak mencetak gol,” kata bek yang pernah menimba ilmu di Manchester United seperti dikutip dari situs klub.

“Kami tak akan membiarkan mereka berkembang. Menyingkirkan mereka, Anda harus mencetak banyak gol,” tambah suami dari Shakira tersebut.

marca

Apa yang dikatakan Pique ini cukup masuk akal. Jika melihat pertandingan Manchester United vs PSG di babak 16 besar, kemenangan Neymar cs 2-0 di Stadion Old Trafford menjadi sia-sia.

Menilik dari perfomance Romelu Lukaku cs di sejumlah pertandingan terakhir, tim besutan Ole Gunnar Solskajer memang tengah tak stabil.

Sejak menang atas PSG, Red Devils kalah 0-2 dari Arsenal, setelah itu mereka dua kali dikalahkan Wolves, dan hanya menang tipis 2-1 atas Watford.

Bandingkan dengan Barcelona, akhir pekan lalu mereka mampu meraih kemenangan atas Atletico Madrid 2-0. Setelah ditahan imbang 4-4 oleh Villarreal, Barcelona meraih kemenangan atas Espanyol dan Real Betis.

Laga Manchester United vs Barcelona dinihari nanti bakal dipimpin oleh wasit asal Italia, Gianluca Rocchi . Barcelona memiliki rekor cukup positif jika dipimpin pria berusia 45 tahun.

More News on Liga Champions

Pogba Klaim Tahu Cara Kalahkan Barcelona di Camp Nou

Keteledoran Datangkan Bencana di Old Trafford

Insiden Bentrok di Laga Ajax vs Juventus, 140 Suporter Ditangkap

The post Gerard Pique Jadikan Kekalahan PSG Contoh appeared first on Football5star Berita Bola.

Barcelona Harus Membunuh Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Barcelona akan bertemu dengan Manchester United dalam leg pertama babak 8 besar Liga Champion 2018-19. Bek Barcelona, Gerard Pique mewanti-wanti rekan-rekannya untuk segera membunuh Manchester United.

Barcelona lolos dengan mudah ke babak 8 besar. Mereka unggul atas Lyon dengan agregat 5-1. Sementara Manchester United lolos ke babak 8 besar setelah menjungkalkan Paris Saint-Germain. Kelolosan The Red Devils ke babak 8 besar menjadi sorotan tersendiri bagi Pique.

“Saya pikir hasil imbang mereka (Manchester United) melawan Paris Saint-Germain menjadi contoh yang paling nyata,” ujar Gerard Pique saat konferensi pers dilansir Football5star dari ESPN FC.

usatoday.com

Paris Saint-Germain memang menang dengan skor 2-0 saat mereka bertandang ke markas Manchester United, Old Trafford. Namun mereka takluk dengan skor 3-1 saat bermain di kandang mereka sendiri.

“Saya pikir di Old Trafford, PSG bermain lebih baik. Pada babak kedua mereka mencetak gol dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.”

Keunggulan dua gol pada leg pertama nyatanya tak mampu membawa anak asuh Unai Emery lolos ke babak selanjutnya. Mereka terlena dan harus membayar kegagalannya itu dengan takluk di markas sendiri.

“Tapi, kamu tak bisa meninggalkan Manchester United tetap hidup. Jika kamu bisa mengalahkan mereka dengan mencetak banyak gol, kamu harus melakukannya.

“Mereka memiliki sejarah yang dia tunjukkan di Paris, bahkan dengan banyaknya pemain akademi. Hal itu menjadi contoh bagi kami. Kami harus bermain dengan total sejak menit pertama sampai akhir.”

More News on Liga Champions

Pogba Klaim Tahu Cara Kalahkan Barcelona di Camp Nou

Keteledoran Datangkan Bencana di Old Trafford

Insiden Bentrok di Laga Ajax vs Juventus, 140 Suporter Ditangkap

The post Barcelona Harus Membunuh Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Pique Pensiun dari Timnas Spanyol Tidak Demi Timnas Catalan

Sumberbola – Bek Barcelona, Gerard Pique dituduh sengaja pensiun dari Timnas Spanyol demi bisa bermain untuk Timnas Catalonia. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh pelatih Timnas Catalonia, Gerard Lopez.
Sebelumnya, Pique telah menjadi anggota dari Timnas Spanyol. Bersama La Roja, Pique telah memenangkan berbagai prestasi, di mana dia sudah memenangkan dua kali Euro dan satu Piala Dunia.
Namun, bek Barcelona itu memutuskan untuk pensiun dari Timnas Spanyol, usai Piala Dunia 2018 lalu. Banyak yang mengatakan jika Pique memang sengaja untuk pensiun demi bisa bermain bersama Timnas Katalonia.
Akan tetapi, kabar tersebut langsung dibantah oleh sang pelatih, Lopez. Menurutnya, Pique berhenti bermain untuk Timnas Spanyol karena usia dan sang pemain telah memenangkan segalanya bersama La Rojo.
“Pique tidak berhenti bermain untuk Spanyol, demi bisa bermain untuk Catalonia. Dia mengerti bahwa dia telah mencapai usia tertentu dan dia telah memenangkan segalanya, kata Lopez kepada Diario AS.
Lopez tentunya akan senang jika Pique mau bergabung di Timnas Catalonia. Pasalnya, banyak klub di La Liga yang tidak memberikan izin kepada pemainnya untuk bergabung bersama Timnas Catalonia.

Pique: Sosok Messi Membuat Barcelona Jadi Tim di Tingkat Lain

Berita Bola – Pemain bertahan Barcelona, Gerard Pique, memberikan pujian kepada Lionel Messi atas penampilannya yang memukau dalam kemenangan 5-1 tim Catalan atas Lyon di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, pada Kamis (14/3).
Setelah bermain imbang 0-0 dengan Lyon di leg pertama di Prancis pada bulan lalu, Barca sukses tampil beringas dengan meraih kemenangan 5-1 saat menjamu raksasa Ligue 1 di Camp Nou. Messi yang menjadi kapten Blaugrana berhasil mencetak brace dan dua assists untuk gol Pique dan Ousmane Dembele.
Dan berkenaan dengan tampilan Messi yang memukai, Pique mengatakan bahwa kehadiran pemain asal Argentina itu membuat Barca memiliki level tambahan yang tidak bisa dijangkau klub lain.
“Bintang-bintang besar bertambah banyak,” kata Pique. “Di belakang pemain besar, mereka harus memiliki tim hebat untuk membantunya, karena secara historis terbukti bahwa seorang pemain tidak dapat memenangkan kompetisi besar [sendirian].
“Tapi, jelas, memiliki pemain seperti Messi di tim membuat Anda memiliki tim di level lain.
“Ketika Anda memiliki keraguan, seperti yang terjadi [melawan Lyon], mereka muncul dan memberi Anda ketenangan pikiran yang diperlukan untuk maju dan memenangkan pertandingan,” tukasnya.

Gerard Pique Yakin Barcelona Bisa Raih Treble Winner

Sumberbola – Bek Barcelona, Gerard Pique, mengatakan bahwa timnya bertekad untuk meraih treble winner pada musim ini.
Sampai saat ini, Barcelona berada di kompetisi Liga Champions, Copa del Rey dan di masih menempati posisi teratas klasemen sementara La Liga Spanyol.
“Saya merasa sangat percaya diri saat ini, dan kinerja tim membantu itu. Kami memiliki tujuan tiga final di kepala kami, tetapi yang pertama adalah hari Rabu, dan itu adalah final,” kata Pique.
“Kami tidak mengabaikan lawan pada tahap ini, bukan Madrid, tidak siapa pun. Tidak sampai matematika dipastikan,” tutup mantan pemain Manchester United terebut.
Sementara itu, Barcelona baru saja berhasil meraih poin penih saat menghadapi Rayo Vallecano, Minggu (10/3) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Blaugrana berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1. Ketiga gol Barca dicetak oleh Pique, Lionel Messi dan Luis Suarez.
Setelah menghadapi Rayo Vallecano, Barcelona akan menghadapi Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim ini, Kamis (14/3) dini hari WIB. Ini akan menjadi laga hidup dan mati bagi Barcelona, di mana mereka wajib meraih kemenangan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Lihat! Gocekan Kelas Dunia Pique di Kotak Penalti Barca Saat Lawan Madrid

Sumberbola – Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid sebanyak dua kali dalam waktu empat hari. Tim asuhan Ernesto Valverde itu mengalahkan rival sengit mereka tersebut dengan skor 3-0 di Copa del Rey pada pertengahan pekan, dan kemudian menang tipis dengan skor 1-0 di La Liga pada Minggu (3/3) dini hari WIB.
Gol yang dicetak Ivan Rakitic pada babak pertama menjadi satu-satunya gol yang tercipta selama bentrokan di Santiago Bernabeu pada dini hari tadi.
Pemain lain yang tampil fenomenal sepanjang laga panas tersebut adalah Gerard Pique. Bek Spanyol itu tampil solid menjaga lini pertahanan untuk membuat Barcelona kembali mencatat clean-sheet di Santiago Bernabeu.
Pique tidak hanya dikenal sebagai bek yang tangguh. Dia juga mahir secara teknis dan sangat percaya diri memainkan bola di kakinya. Dan dia menunjukkan hal tersebut selama 10 menit terakhir bentrokan melawan Real Madrid dini hari tadi.
Barcelona hanya unggul tipis saat laga menyisakan delapan menit di waktu normal. Meski demikian, Pique masih dengan percaya diri menunjukkan skill-nya di dalam kotak penalti di bawah tekanan striker Real Madrid, Karim Benzema.
Bukannya membersihkan bola, Pique justru menunjukkan kepercayaan dirinya dengan menggiring bola melewati kotak penalti Barca. Meski pada akhirnya memberikan tendangan sudut untuk Real Madrid, namun aksi tersebut setidaknya mau menunjukkan kepercayaan diri yang luar biasa dari pemain berusia 32 tahun itu. Lihat videonya berikut ini:

Pique dribbling the ball across the goal line with Benzema shadowing him is the maddest thing I’ve ever seen pic.twitter.com/T2swzNl7R4
— فُتون (@GerFut) March 2, 2019

Tak Terima dengan Aksi Ramos, Pique: Mulut Messi Sampai Berdarah!

Liga Spanyol – Bek Barcelona, Gerard Pique, merasa bahwa Sergio Ramos patut disalahkan setelah insiden menjatuhkan Lionel Messi di laga bertajuk El Clasico musim ini, Minggu (3/3) dini hari WIB.
Dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Barcelona berhasil memetik kemenangan atas Real Madrid dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang itu berhasil dicetak oleh Ivan Rakitic di menit ke-26.
Jelang berakhirnya babak pertama, ada insiden yang mengejutkan dimana Ramos dengan sengaja menjatuhkan Messi. Selain itu, kapten Real Madrid tersebut sempat beradu argumen dengan sang La Pulga. Beruntungnya, bek kelahiran Spanyol itu tidak mendapat kartu kuning dari sang wasit.
Meski Ramos enggan disalahkan karena menyebut insiden tersebut sebagai sebuah kecelakaan, namun Pique tetap menyalahkannya. Sebab, Messi dengan jelas tersungkur di lapangan dan mengeluarkan darah di bagian mulutnya.
“Leo sampai berdarah di mulutnya! Itu adalah agresi,” kata Pique. “Intensitas tidak harus diukur. Saya rukun dengan para pemain Real Madrid.
“Tapi ketika Anda pergi ke lapangan, Anda harus mempertahankan tim Anda dan persaingan adalah apa yang Anda dapatkan.
“Tapi begitu pertandingan usai, keramahannya saling menguntungkan, para pemain sangat menghormati kami,” pungkasnya.

Tanggapi Keluhan Solari Soal Jadwal, Pique Ungkit Barca Hajar Madrid 5-1

Sumberbola – Bek Barcelona, Gerard Pique belum lama ini menanggapi keluhan dari kubu Real Madrid, menjelang pertandingan leg kedua babak semifinal Copa del Rey di Santiago Bernabeu pada hari Rabu (27/2).
Manajer Los Blancos, Santiago Solari mengeluh karena Barcelona akan lebih banyak mendapatkan waktu istirahat untuk pertandingan El Clasico tersebut. Hal ini lantaran raksasa Catalan itu bermain melawan Sevilla di La Liga pada Sabtu (23/2), sementara Real Madrid baru akan bertanding pada Minggu (24/2) malam.
Lantas, Pique berpendapat bahwa waktu istirahat ekstra sama sekali tidak membantu sebuah tim untuk memenangkan pertandingan. Dia berkaca pada duel El Clasico sebelumnya, saat Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan skor 5-1.
“Terakhir kali mereka memiliki istirahat satu hari lebih banyak dari kami, kami menang 5-1,” kata Pique kepada ESPN. “Saya tahu mereka ingin menantang kami.”
“Mereka akan benar-benar siap untuk laga itu, tetapi kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mencapai final piala. Memenangkan pertandingan liga tidak akan menentukan gelar, tetapi laga ini akan membuat pernyataan besar jika kami menang,” pungkasnya.
Sebagai tambahan, Barca dan Madrid bermain imbang 1-1 pada leg pertama yang berlangsung di Camp Nou. Dengan demikian, kedua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke final, meski Real Madrid diuntungkan karena bermain di kandang dan unggul agregat gol tandang.