Santiago Solari Minta Gareth Bale Tunjukkan Kualitasnya

Sumberbola – Pelatih sementara Real Madrid, Santiago Solari mendesak Gareth Bale untuk bisa menunjukkan kualitas yang dimilikinya kepada publik.
Seperti yang diketahui, Bale berada di bawah tekanan yang sangat kuat, usai pemain asal Wales itu disebut-sebut sebagai pengganti Cristiano Ronaldo, untuk menjadi mesin pencetak gol bagi Real Madrid.
Mantan pemain Tottenham Hotspur itu gagal memenuhi ekspektasi publik, di mana ia hanya berhasil mencetak 4 gol saja dari 12 penampilannya di semua ajang kompetisi musim ini.
Mengenai hal itu, Solari memberikan dukungan penuh kepada Bale. Dia meminta pemain berusia 29 tahun tersebut untuk bisa membuktikan kualitas yang dimilikinya kepada publik, dan bisa menjadi pusat perhatian.
“Dia [Bale] menjadi pusat perhatian. Saya berharap dia menunjukkan kepada kami bakatnya yang sangat besar. Kami ingin menikmatinya setiap hari; dia pemain yang fantastis,” kata Solari kepada wartawan.
Sebagai tambahan, Real Madrid akan menjamu Real Valladolid di Santiago Bernabeu dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Sabtu (3/11) malam WIB. Los Blancos tentu bertekad untuk bisa meraih kemenangan dalam laga kali ini, agar bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara La Liga musim ini.

Jadi Kambing Hitam Atas Keterpurukan Madrid, Agen Bale Ngamuk

Sumberbola – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett, mengecam klaim tentang kliennya yang harus disalahkan ketika Real Madrid dibantai oleh Barcelona dengn skor 5-1, pada akhir pekan lalu.
Seperti diketahui, bintang asal Wales itu menjadi sasaran kritik dari mantan manajer Los Blancos, Jorge Valdano, yang mengatakan: “Dia (Bale) dapat selalu mencetak gol musim ini, dan itu harus dihargai.
“Tapi, pemain lain seperti Sergio Ramos konsisten sepanjang musim dan juga mencetak gol bersejarah untuk Real Madrid. Dan Bale adalah salah satu dari banyak pemain di Madrid yang bermain sangat bebas, dia memiliki tugas untuk mengikuti Jordi Alba, tapi konsentrasinya hanya berlangsung selama tujuh menit.
“Kemudian Alba benar-benar bebas untuk mengatur gol pertama Barcelona dan itu adalah awal kehancuran. Saya rasa pemain seperti Bale berpikir bahwa dia sangat penting bagi klub. Jadi dia bebas melakukan apa pun yang mereka inginkan. Bahkan itu jika bertetangan dengan hasil yang diinginkan tim. ”
Dan menanggapi hal tersebut, Barnett selaku agen Bale mengatakan: “Kenapa dia (Valdano) bisa mengatakan hal itu disaat [pemain] yang lain melakukan kesalahan fatal di sektor pertahanan.
“Ini sangat tidak adil untuk Bale, karena dia sama dengan yang lain, dia adalah bagian dari kekalahan itu,” tukasnya. Sumber: express.co.uk.

Bale Ucapkan Selamat untuk Modric

Sumberbola – Gareth Bale memberikan pujian setinggi langit untuk rekan setimnya di Real Madrid, yakni Luka Modric, setelah bintang Kroasia itu meraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018.
Modric berhasil mengalahkan dua pesaingnya untuk nominasi terakhir, yakni Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah, dalam gala penghargaan FIFA yang digelar di Royal Festival Hall, London pada Selasa (25/9) dini hari WIB.
Setelah tampil memukau baik di level klub maupun Timnas, dengan membantu Real Madrid menjuarai Liga Champions dan menghantar Kroasia melaju ke final Piala Dunia 2018, Modric mampu menyudahi dominasi Messi dan Ronaldo, yang mana kedua superstar dunia itu selalu berbagi penghargaan bergengsi ini dalam 10 tahun terakhir.
Baca Juga:

Eto’o Klaim FIFA Award Tak Ubah Fakta Messi Pemain Terbaik Dunia
Soal Karier Mourinho di MU, Lampard: Semua Manajer Bisa Dipecat Kapan Saja
Dani Osvaldo: Messi Tak Punya Kehidupan, Dia Tinggal di Penjara Emas

Banyak pihak yang mengakui bahwa Modric layak meraih penghargaan FIFA tahun ini. Tak terkecuali Gareth Bale, yang turut memuji rekan setimnya itu sebagai pemain yang luar biasa.
“Selamat temanku! Pemain yang luar biasa dan musim yang luar biasa,” cuit bintang Wales itu di Twitter.
Sementara itu, Bale yang mencetak gol dari tendangan salto yang luar biasa dalam kemenangan Real Madrid atas Liverpool di final Liga Champions musim lalu, masih kalah bersaing dengan gol yang dicetak Mohamed Salah saat melawan Everton untuk penghargaan Puskas Award 2018.

Gareth Bale Ungkap Apa Yang Ia Bisikkan Ke Loris Karius

Gilabola.com – Bintang klub kontestan Liga Champions Real Madrid, Gareth Bale, mulai ungkap apa yang ia bisikkan ke telinga Loris Karius usai kalahkan Liverpool. Kubu The Reds memang kalah dalam laga final tersebut.
Gareth Bale membuktikan jika ia masih bisa diandalkan dalam laga di Kiev tersebut meski datang dari bangku cadangan. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu sampaikan jika ia tak terlalu memperhatikan Liverpool secara keseluruhan dalam laga itu, namun ia bersimpati pada Loris Karius.
Kubu Real Madrid sendiri berhasil meraih gelar ketiga Liga Champions berturut-turut setelah berhasil menang 3-1 atas Liverpool di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Sabtu (26/5/2018) atau Minggu dini hari WIB. Dalam laga itu Loris Karius lakukan bukan hanya satu, namun dua blunder sekaligus.
Gareth Bale bersimpati pada blunder Loris Karius di Liverpool
Saat pertandingan selesai, Gareth Bale tertangkap kamera mendatangi sang kiper dan membisikkan sesuatu. Banyak yang penasaran apa yang ia bilang saat rekan-rekannya masih asyik merayakan kemenangan tersebut.
“Saya sempat bilang ke dia,’tetap tegakkan kepalamu. Yang namanya kesalahan itu biasa terjadi. Memang sayangnya kesalahan itu terjadi di final, tapi it’s oke’,” ujarnya melalui Daily Mail.
“Ya, saya memang tak terlalu pendiam seperti yang terlihat, tapi saya menilai jika saya harus menyampaikan hal ini,” pungkasnya dengan bersimpati.
Loris Karius sendiri saat ini lagi menikmati masa peminjamannya ke Besiktas. Ia langsung betah di sana karena punya lebih banyak fans perempuan daripada saat masih ada di Liverpool. Ia juga masih lakukan blunder dalam laga debutnya.
Berita bola terkini

Terungkap! Bale Marah Sebelum Jadi Pahlawan di Liga Champions

Sumberbola – Gareth Bale belum lama ini mengaku marah, setelah hanya duduk di bangku cadangan sebelum menjadi pahlawan untuk Real Madrid di final Liga Champions pada akhir Mei lalu.
Pada musim lalu, kala Real Madrid masih berada di bawah arahan Zinedine Zidane, Bale memiliki waktu bermain yang minim. Bahkan, di final Liga Champions melawan Liverpool, pemain sayap asal Wales itu harus rela duduk di bangku cadangan.
Namun pada akhirnya Bale yang menjadi pahlawan dalam kemenangan tersebut. Hanya selang beberapa menit setelah turun di lapangan, pemain berusia 29 tahun itu langsung mencetak gol untuk Los Blancos. Tak hanya itu, mantan pemain Tottenham Hotspur itu berhasil menggandakan keunggulan, yang membuat Real Madrid meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Liverpool.
Baca Juga:

Inter Milan Berhenti Kejar Anthony Martial karena Hal Ini
Emre Can: Ronaldo Senang, Kami Semua Senang
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper

“Marah. Cukup marah, jujur ​​saja,” kata Bale kepada The Daily Mail. “Jelas, saya merasa bahwa saya pantas untuk memulai permainan. Saya telah mencetak gol. Jadi, ya, saya kira sulit untuk menyingkirkan kemarahan itu.”
Lebih lanjut, Bale menjelaskan gol yang dia cetak dalam laga tersebut dengan mengatakan: “Anda bisa memilih untuk mengambil bola dan melakukan sesuatu. Tapi Anda tahu bahwa Anda berada dalam situasi di mana jika Anda akan ditutup, Anda harus mencoba sesuatu.”
“Anda tentu tidak benar-benar berpikir tentang kelihatan bodoh. Jika Anda tidak mencoba beberapa hal, hal-hal tidak akan pernah terjadi. Jika Anda punya waktu untuk memikirkannya, itu tidak datang. Itu ketika Anda harus membuat keputusan-keputusan reaksi itu. Anda biasanya cenderung mendapatkan hasil terbaik.
“Saya tahu persis di mana bola itu pergi dan Anda dapat melihat di video itu, kepala saya berputar untuk melihat ke mana tepatnya bola itu. Begitu saya menendangnya, saya tahu itu bagus,” cetusnya.