Lampard Masih Tak Percaya Chelsea Dibantai United

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, tak percaya timnya dibantai 0-4 oleh Manchester United. Menurut dia, The Blues bermain lebih baik di laga itu.

“Tanpa ragu, empat kesalahan, empat gol, mari kita segera selesaikan, karena kami harus kritis terhadap diri sendiri. Selain itu, selama 60 menit kami mengendalikan permainan. Kami mengontrol babak pertama, lalu dua kali tembakan kami kena tiang,” kata Lampard di Soccerway.

“Ada keputusan yang buruk di sepertiga akhir lapangan, ketika kami seharusnya bisa mendapatkan tembakan dan gol. Pada babak pertama, Chelsea harusnya memimpin. Sekali lagi, di awal babak kedua saya tidak keberatan tertinggal, tapi kemudian gol kedua dan ketiga, dua kesalahan, dan itu jauh lebih mudah bagi mereka setelah unggul 3-0.”

Getty Images

United menang 4-0 atas Chelsea pada laga perdana Liga Inggris musim 2019/2020 di Old Trafford, Senin (12/9/2019) dini hari WIB. Dalam laga itu, gol Setan Merah dilesakkan Marcus Rashford (dua gol), Anthony Martial dan Daniel James.

“Pada kedudukan 0-1 kami adalah tim yang lebih baik, tapi saya tidak bisa berdiri di sini dan terlihat senang dengan itu karena itu adalah 0-4. Anda tidak dapat membuat kesalahan sendiri pada level ini, tetapi permainan tidak menggambarkan skor 0-4,” ucap Lampard.

Kemenangan telak ini membawa United ke posisi dua klasemen Liga Inggris, hanya kalah selisih gol dari Manchester City yang sebelumnya menang 5-0 atas West Ham United. Sementara Chelsea terpuruk di posisi 19 klasemen dengan poin nol.

The post Lampard Masih Tak Percaya Chelsea Dibantai United appeared first on Football5star Berita Bola.

Hasil Manchester United vs Chelsea: Debut Lampard Hancur Lebur

Football5star.com – Debut Frank Lampard sebagai pelatih di Premier League boleh dibilang hancur lebur. Terutama setelah pasukannya kebobolan empat gol tanpa balas pada laga Manchester United vs Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/8/2019) malam WIB.

Chelsea sebenarnya mengawali laga dengan baik. Bahkan, saat partai Manchester Uniter vs Chelsea baru berusia empat menit, Tammy Abraham sudah nyaris membuka skor andai bola tembakannya tak membentur tiang gawang David de Gea.

Manchester United membalas pada menit ke-15. Kerja sama antara Anthony Martial dengan Paul Pogba nyaris berbuah manis. Namun operan terakhir Pogba kepada Martial dipotong oleh Andreas Christensen.

Twitter Squawka

Tiga menit kemudian, petaka buat Chelsea datang. Kurt Zouma yang menjatuhkan Marcus Rashford dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit Anthony Taylor. Rashford yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Tim berjulukan Red Devils sukses membuka keunggulan pada laga perdananya di Premier League melalui titik putih. Ini adalah kali kedua secara beruntun, mereka memulai golnya pada kompetisi strata teratas Inggris itu lewat penalti. Tahun lalu, Paul Pogba juga membuka keran gol United melalui tendangan penalti.

Rashford lantas kembali sukses mencetak gol menit ke-34. Namun, gol tersebut dianulir setelah dia dianggap sudah berdiri dalam posisi offside saat menerima umpan dari Pogba.

Babak kedua

Hingga turun minum, tuan rumah unggul 1-0 di laga Manchester United vs Chelsea. Usai jeda, The Blues mencoba menyamakan kedudukan. Sepuluh menit babak kedua berjalan, Emerson melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, De Gea masih sigap menepis bola.

Akan tetapi, bukannya menyamakan kedudukan Chelsea justru kembali kebobolan. Kali ini Anthony Martial memaksa Kepa memungut bola dari gawangnya lagi. Mendapatkan umpan silang manis dari Andreas Pereira, Martial melakukan sontekan yang tak bisa dijangkau oleh Kepa menit ke-65.

Twitter Squawka

Dua menit berselang, tuan rumah kembali menambah golnya. Rashford sukses mencatatkan brace atau dua gol setelah mendapatkan umpan dari Pogba. Sedikit mengontrol bola, lalu mengarahkan tendangannya ke pojok kiri gawang yang tak bisa diantisipasi oleh Kepa.

Emerson kembali mencoba peruntungannya dengan melepaskan sepakan keras menit ke-70. Tapi lagi-lagi kali ini De Gea sukses menangkapnya dengan baik.

Pasukan Ole Gunnar Solksjaer bahkan sukses mencetak gol keempat menit 81. Dialah Daniel James yang baru masuk menit 74. Berawal dari skema serangan balik cepat, James mendapatkan melakukan penetrasi sebelum akhirnya memperdaya Kepa.

A special, special moment for Daniel James #MUNCHE pic.twitter.com/gMYvjV3DXY— Match of the Day (@BBCMOTD) August 11, 2019

Daniel James adalah pemain Wales ketiga yang mencetak gol untuk Manchester United di Premier League, setelah Ryan Giggs (109 gol) dan Mark Hughes (34 gol). Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya laga, skor 4-0 untuk Manchester United tak berubah.

Susunan Pemain

Manchester United (4-2-3-1): 1-David de Gea, 23-Luke Shaw, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 29-Aaron Wan-Bissaka, 6-Paul Pogba, 39-Scott McTominay, 9-Anthony Martial, 14-Jesse Lingard (8-Juan Mata 86′), 15-Andreas Pereira (21-Daniel James 74′), 10-Marcus Rasford (26-Mason Greenwood 86′).Pelatih: Ole Gunnar Solksjar

Chelsea (4-2-3-1): 1-Kepa Arrizabalaga; 33-Emerson, 15-Kurt Zouma, 4-Andreas Christensen, 28-Cesar Azpilicueta, 17-Mateo Kovacic, 5-Jorginho (7-Ngolo Kante 73′), 19-Mason Mount, 8-Ross Barkley (22-Pulisic 58′), 11-Pedro, 9-Tommy Abraham (18-Olivier Giroud 66′).Pelatih: Frank Lampard

View this post on Instagram Pekan pertama liga inggris menyajikan big match antara Man United vs Chelsea, pertandingan yang sangat menentukan gengsi dua pelatih muda. Prediksi kalian guys? #football5star #f5s #sepakbola #chelsea #manchesterunited A post shared by Football5star (@football5star) on Aug 10, 2019 at 8:57pm PDT

The post Hasil Manchester United vs Chelsea: Debut Lampard Hancur Lebur appeared first on Football5star Berita Bola.

Man United vs Chelsea: Catatan Pertemuan Solskjaer vs Lampard

Football5Star.com, Indonesia – Partai Manchester United vs Chelsea menjadi partai besar pertama yang tersaji pada perhelatan Premier League 2019-20. Sorotan utama tentu saja tertuju kepada dua manajer, yakni Ole Gunnar Solskjaer dan Frank Lampard. Pertarungan Solskjaer vs Lampard menjadi sisi paling menarik pada laga nanti.

Ini merupakan pertemuan pertama Solskjaer vs Lampard sebagai manajer. Pertemuan mereka pun menjadi catatan menarik. Inilah perjumpaan pertama Manchester United vs Chelsea saat sama-sama ditangani mantan pemain masing-masing.

asep/football5star.com

Sebelum bersua sebagai manajer, Solskjaer dan Lampard pernah cukup sering bertemu di lapangan hijau saat sama-sama aktif sebagai pemain. Tercatat, 11 kali Solskjaer vs Lampard tersaji pada pentas sepak bola Inggris. Rinciannya, 5 kali saat Lampard memperkuat West Ham United dan 6 kali kala dia berseragam Chelsea.

Dari 11 pertemuan itu, Solskjaer lebih sering meraup kemenangan. Lima kali dia dan Manchester United menaklukkan klub yang diperkuat Lampard. Sisanya 3 laga berakhir imbang dan 3 lainnya dimenangi Lampard. Empat dari lima kemenangan Solskjaer diraih di Stadion Old Trafford. Pada 1 April 2000, Red Devils malah menangguk kemenangan sangat telak 7-1.

Soal kontribusi, Soskjaer juga berada di atas Lampard. Total, dalam 11 pertemuan itu, pria asal Norwegia tersebut sanggup melesakkan 4 gol dan 1 assist dalam 367 menit. Adapun Lampard hanya mampu menorehkan 1 gol dan 2 assist walaupun selalu tampil penuh dalam 11 laga tersebut.

Meskipun demikian, Solskjaer tak dapat jemawa. Khusus pada pertemuan Manchester United vs Chelsea, hasil pertemuan Solskjaer vs Lampard seimbang. Keduanya sama-sama memetik 2 kemenangan dan 2 pertemuan lain berakhir seri. Di Old Trafford, mereka pun sama-sama meraih 1 kemenangan dan 1 hasil imbang.

The post Man United vs Chelsea: Catatan Pertemuan Solskjaer vs Lampard appeared first on Football5star Berita Bola.

Lampard: Kritik Pada Solskjaer Terlalu Berlebihan

Football5star.com, Indonesia – Manajer Chelsea, Frank Lampard, membela Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, yang banjir kritik musim lalu. Menurut dia, kritik pada pria Norwegia itu terlalu berlebihan.

Solskjaer sudah menukangi Setan Merah sejak Desember tahun lalu pasca dipecatnya Jose Mourinho. Awalnya, Solskjaer berhasil membawa Setan Merah memenangi 14 dari 17 pertandingan pertaama.

Namun, dalam sembilan pertandingan berikutnya, United hanya memenangi satu laga. Hal ini membuat Solskjaer banjir kritik.

Jelang pertemuan kedua manajer tersebut, Lampard enggan terpengaruh dengan hasil buruk United dalam berapa laga terakhir di musim lalu. Pria 41 tahun ini memilih membela Solskjaer, yang menurutnya tak layak mendapatan kritik berlebihan akibat torehan Setan Merah itu.

Getty Images

“Saya menyadari kritikan itu. Ini bisa berlebihan, untuk semua orang di sepak bola. Saya pikir itu mungkin terlalu keras karena United adalah klub besar,” kata Lampard di Soccerway.

“Anda harus melihat dia musim ini dan apa yang dia lakukan. Saya tidak terlalu banyak mendengarkan hal-hal lain,” Lampard menambahkan.

Duel United vs Chelsea sendiri bakal tersaji pada pekan pertama Liga Inggris 2019/2020 di Stadion Old Trafford, Minggu (11/8/2019) malam WIB.

The post Lampard: Kritik Pada Solskjaer Terlalu Berlebihan appeared first on Football5star Berita Bola.

Jelang Man United vs Chelsea, Lampard Yakin Menang

Football5star, Indonesia – Pekan pertama Liga Inggris akan langsung mempertandingkan big match antara Man United vs Chelsea, Minggu (11/8/2019) di Stadion Old Trafford.

Jelang laga seru ini, pelatih Frank Lampard mengatakan bahwa anak asuhnya bakal mampu meraih hasil positif. Ia menyebut sejumlah pemain andalannya seperti N’golo Kante sudah bisa dimainkan.

“N’Golo Kante dalam kondisi bugar, tetapi masih akan menjajaki apakah cukup fit untuk bermain”

“Willian masih bekerja keras untuk bugar tetapi mungkin masih terlalu dini baginya.” kata Lampard seperti dikutip dari situs The Blues, Jumat (9/8/2019).

The Statesman

Lampard mengakui bahwa laga di Old Trafford merupakan salah satu laga sengit di liga Inggris dalam beberapa tahun ke belakang. Ia pun menyebut timnya memiliki strategi yang bisa kalahkan Red Devils di kandang sendiri.

“Ini pertarungan dua klub besar yang sukses dalam 20 tahun terakhir. Kami punya ide yang sama yaitu ingin berhasil dan meningkatkan permainan. Laga nanti sangat penting untuk kedua tim,” ucapnya.

Terkait hengkangnya bek asal Brasil, David Luiz tidak mau terlalu memikirkannya. Menurutnya semua pemain memiliki hak untuk pindah ke klub lain dan ia sebagai pelatih tidak bisa menahannya.

“Anda tidak bisa mengatur ke mana pemain pergi. Dia pemain bagus dan bergabung ke kompetitor. Begitu saja situasinya,” tutup Lampard.

The post Jelang Man United vs Chelsea, Lampard Yakin Menang appeared first on Football5star Berita Bola.

Lampard Sarankan Callum Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea

Lampard Sarankan Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea- Mantan pemain anyar Chelsea, Frank Lampard menyarankan kepada Callum Hudson-Odoi untuk bertahan lebih lama di Chelsea dan mengasah kembali skillnya.
Masa depan pemain berumur 18 tahun itu di Chelsea sedang tidak menentu. Kontraknya akan berakhir dalam waktu satu setengah tahun ke depan, dan ia sepertinya tidak tertarik untuk menambah masa abdinya.
Chelsea sendiri sedang berupaya untuk tidak membiarkannya pergi dari Stamford Bridge. Menurut beberapa laporan, manajemen klub disebut telah menolak tawaran dengan harga tinggi yang datang dari raksasa Jerman, Bayern Munchen.
Hudson-Odoi sendiri punya alasan mengapa dirinya enggan menambah masa abdi di Chelsea. Di bawah asuhan Maurizio Sarri, Hudson-Odoi tak mendapatkan kesempatan bermain yang layak. HIngga saat ini, ia baru mengoleksi 17 penampilan di semua kompetisi.
Tetapi, wajar bisa Sarri tak bisa memberinya porsi bermain yang lebih banyak. Adanya penyerang-penyerang handal seperti Eden Hazard, Willian, dan Pedro membuat pelatih asal Italia tersebut tak bisa memalingkan perhatiannya ke Hudson-Odoi.
Polemik tersebut jelas tidak terlihat bagus di mata Lampard, yang kini sedang melatih Derby County. Namun ia hanya bisa berharap Hudson-Odoi memutuskan untuk bertahan di Stamford Bridge.
“Pertama-tama, saya ingin dia bertahan di Chelsea. Dia harus melakukan segalanya untuk masuk ke dalam tim,” tutur Lampard kepada talkSPORT.
“Apaakah dia telah bekerja keras dan berkemabang setiap harinya dalam sesi latihan dan berupaya untuk berbenah? Saya tahu mengenalnya cukup baik, tapi saya yakin itulah standar yang harus ia penuhi di Chelsea,” lanjutnya.
Hudson-Odoi menginginkan tempat di tim inti, tapi apakah ia sudah membuktikan bahwa dirinya pantas untuk mengisi pos tersebut? Lampard merasa bahwa sang pemain harus melakukan segalanya untuk bisa mendapatkan kesempatan.
“Setiap menit yang ia dapatkan di lapangan, ia harus mengeluarkan seluruh kemampuannya sebisa mungkin,” tambah Lampard.
“Saya paham penggemar Chelsea menginginkan yang lebih darinya, dan dia harus melakukan segalanya untuk mendapatkan kesempatan bermain,” pungkasnya.
The post Lampard Sarankan Callum Hudson-Odoi Bertahan di Chelsea appeared first on bolamagz.net.

Lampard: Ini Momen Sulit Bagi Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Mantan bintang Chelsea, Frank Lampard, bersimpati dengan eks manajernya, Jose Mourinho, yang kini sedang tersudut di Manchester United. Namun, ia yakin The Special One akan bangkit.
Mourinho sedang menjalani musim ketiganya bersama Manchester United. Di musim pertama, ia sukses meraih treble. Sementara di musim kedua, The Special One tak meraih gelar apa-apa.
Getty Images
Untuk musim ketiga ini, Mourinho juga kesulitan di Old Trafford. Hingga pekan ketujuh, Setan Merah berada di posisi sepuluh klasemen Liga Inggris. Kondisi diperparah dengan perseteruan Mourinho dan gelandang Paul Pogba.
“Semua orang tahu perasaan saya tentang Mourinho sebagai manajer. Ini adalah momen yang sulit. Ini adalah momen yang akan kita semua miliki, yang kadang-kadang akan saya miliki, yang dimiliki setiap manajer,” kata Lampard seperti dilansir Soccerway.
“Saya telah mendengar semua wawancaranya akhir-akhir ini. Mourinho adalah pria besar. Dia akan melakukan pekerjaannya. Tentu saja saya merasa simpati untuknya. Mereka tidak memenangkan pertandingan dan mereka ingin melakukannya, itu adalah Manchester United.”
“Dalam hal pemain, ini bisa sulit. Anda perlu mengeluarkan potensi terbaik pemain Anda dan Anda kadang-kadang membutuhkan pesan yang tepat untuk keluar. Saya memikirkan itu sebagai pemain dan manajer. Dan Anda membutuhkan tingkat kerja lengkap di lapangan. Saya tidak berbicara tentang individu di sini, saya mengatakan bahwa itulah yang Anda butuhkan,” Lampard menambahkan.

More News on Liga Inggris

Carragher: Kemandulan Salah Terlalu Dibesar-besarkan

Hazard Tak Bisa Lakukan Segalanya Sendirian di Chelsea

Spurs Harus Nikmati Kesempatan Lawan Messi

The post Lampard: Ini Momen Sulit Bagi Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Senjata Makan Tuan Bagi Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Peribahasa senjata makan tuan tepat untuk menggambarkan apa yang baru dialami manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Dua pertandingan terakhir berujung kekecewaan bagi Man. United. Padahal laskar Mourinho tampil di Old Trafford.
Man. United imbang 1-1 saat menjamu Wolverhampton Wanderers pada pekan keenam Premier League, Sabtu (22/9/2018).
Hanya tiga hari berselang, Setan Merah kalah dari Derby County lewat drama adu penalti di babak ketiga Piala Liga Inggris.
Ironisnya, manajer dua klub tadi adalah bekas anak didik Mourinho. Mereka adalah Nuno Espirito Santo (Wolves) dan Frank Lampard (Derby).
Ketika menjadi pemain profesional, Santo lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi cadangan dibanding lapangan hijau. Itu justru menjadi pengalaman berharga baginya.
“Saya mengamati laga dari tempat terbaik. Saya melihat ruang, jarang dan pengambilan keputusan para pemain dengan lebih baik,” tutur dia.
Santo tidak pernah dimainkan Mourinho saat membela FC Porto pada 2002-2004. Namun, dia tetap menaruh respek yang besar kepada mantan pelatihnya tersebut.
Nuno Espirito Santo pernah jadi anak asuh Jose Mourinho di FC Porto pada 2002-2004. Foto: The Football League Paper
“Mourinho membawa Porto menjuarai Liga Champions (2003-04) meski tidak punya pemain-pemain kelas dunia,” kenangnya. “Saya sangat memperhatikan saat dia berbicara. Dia berperan besar dalam karier saya.”
Nasib Lampard jauh lebih beruntung ketimbang Santo. Dia merupakan salah satu pemain kesayangan Mourinho selama menukangi Chelsea.
Lampard punya pengalaman yang tidak terlupakan soal Mourinho. Itu terjadi ketika The Special One tiba di Stamford Bridge setelah ditunjuk sebagai manajer The Blues pada 2004.
“Dia mengatakan bahwa saya adalah pemain terbaik dunia,” kata Lampard. Uniknya, percakapan itu terjadi ketika mantan kapten Chelsea tersebut sedang mandi di ruang ganti.
Frank Lampard pada era pertama kepemimpinan Jose Mourinho di kursi manajer Chelsea. Foto: Premier League
Saat itu, Lampard belum menjadi pemain yang punya peran vital bagi Chelsea. Namun, di bawah asuhan Mourinho, dia berkembang pesat hingga menjadi legenda klub asal London tersebut.
Lihat saja pencapaian pria berumur 40 tahun itu. Hingga kini, dia tercatat sebagai pengoleksi penampilan terbanyak keempat (648 gol) dan tersubur (211 gol) dalam sejarah The Blues.
Selain itu, Lampard masuk daftar nomine peraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2005 bersama Ronaldinho Gaucho dan Samuel Eto’o. Dia finis di posisi kedua.
Hubungan baik antara keduanya tidak sebatas di lapangan hijau, tetapi dalam kehidupan pribadi. “Kami baru saja kembali berkomunikasi melalui telepon, tetapi itu terkait keluarga. Kami hanya membahas anak perempuan saya, bukan pertandingan,” ungkap Lampard sebelum bertandang ke Old Trafford.
Jose Mourinho berhadapan dengan Frank Lampard saat Manchester United vs Derby County. Foto: The Independent
Sebelum bertemu beberapa waktu lalu, Mourinho sempat melayangkan pujian kepada Santo dan Lampard. Dia tentu senang dua mantan muridnya mengikuti jejaknya sebagai manajer.
Di sisi lain, apa yang dia ajarkan menjadi bumberang bagi dirinya sendiri setelah Man. United ditahan Wolves dan kalah dari Derby.
Ini juga menjadi momentum bagi Mourinho untuk mengevaluasi diri. Selama terjun ke dunia pelatih, dia dikenal sebagai manajer dengan pendekatan taktik yang pragmatis.
Berbeda dengan Sir Alex Ferguson yang menangani Setan Merah selama lebih dari dua dekade. Seiring berjalannya waktu, pria asal Skotlandia itu selalu berupaya beradaptasi.
Padahal Ferguson pernah kehilangan beberapa pemain bintang, seperti David Beckham dan Cristiano Ronaldo. Kekuatan klub-klub lain pun terus meningkat, tetapi dia terus meraih prestasi secara konsisten.
Pesan dari Paul Pogba, salah satu pemain andalan Man. United, sejatinya bisa menjadi bahan renungan bagi The Special One.
“Saat bermain di kandang, Anda seharusnya menyerang. Ini adalah Old Trafford. Kami di sini untuk menyerang,” ucapnya, setelah laga melawan Wolves usai.
The post Senjata Makan Tuan Bagi Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Derby Singkirkan Man United, Lampard Kehabisan Kata-Kata

Football5star.com, Indonesia – Manajer Derby County, Frank Lampard, mengaku sangat bahagia sekaligus bangga dengan timnya yang berhasil menyingkirkan Manchester United di Piala Liga.
Derby tampil gigih untuk memenangi laga kontra Unites di Old Trafford, Rabu (26/9/2018) dinihari WIB, pada babak ketiga Piala Liga. Kebobolan gol cepat di menit ketiga, Derby sempat berbalik unggul melalui Harry Wilson dan Jack Marriott.
Getty Images
Namun keunggulan itu cuma bertahan beberapa menit, karena Marouane Fellaini menyamakan skor. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Derby menang 8-7.
“Saya kaget. Kinerja luar biasa. Tertinggal di awal di Old Trafford dan bermain sebaik yang kami lakukan rasanya luar biasa. Kami memiliki kepribadian untuk mengambil penalti dan bermain seperti yang kami lakukan. Saya seorang manajer yang bangga,” kata Lampard kepada Sky Sports.
“Ini adalah pilihan termudah yang saya miliki, para pemain tampil hebat saat melawan Brentford (pada Sabtu menang 3-1 di Championship) dan mereka layak mendapat kesempatan bermain di Old Trafford.”
“Saya ingin membawa tim yang benar-benar bisa bersaing. Saya sangat bangga dengan mereka. Saya mencoba membangun grup untuk menjadi sukses dan malam seperti ini luar biasa. Untuk melawan pemain kelas dunia dan bermain seperti itu, rasanya fantastis,” Lampard menambahkan.
The post Derby Singkirkan Man United, Lampard Kehabisan Kata-Kata appeared first on Football5star Berita Bola.

Lampard Kaget Timnya Bisa Kalahkan Manchester United

Lampard Kaget Timnya Bisa Kalahkan Manchester United- Mantan legenda Chelsea yang kini melatih Derby County, Frank Lampard mengaku cukup kaget timnya bisa lolos ke babak 16 Carabao Cup besar usia menumbangkan tuan rumah Manchester United.
Hasil ini mengirimkan Derby ke 16 besar, sedangkan MU harus meratapi musim yang berjalan kian buruk. Laga ini berjalan sulit untuk MU. MU sempat unggul cepat lewat gol Juan Mata di menit ketiga, namun Derby justru berbalik unggul 1-2 di babak kedua. Beruntung Marouane Fellaini jadi pahlawan sementara dengan golnya di menit 90+5.
Kiper MU, Sergio Romero harus mengakhiri laga lebih cepat karena menerima kartu merah langsung di menit ke-67. Laga berlanjut ke babak adu penalti, semua penendang sukses menuntaskan tugasnya sampai Phil Jones yang ditunjuk sebagai penendang ke delapan gagal total.
Pelatih Derby, Frank Lampard mengaku terkejut dengan keberhasilan timnya mengalahkan tim sekelas MU.
Menurut Lampard, satu hal yang paling mengejutkan adalah performa timnya yang tampil begitu berani dan percaya diri di stadion sebesar Old Trafford. Dia memuji kemampuan timnya mengontrol pertandingan, terbukti Derby sebenarnya bisa menang di waktu normal.
“Saya sedikit terkejut, dalam hal bagus,” kata Lampard kepada Sky Sports.
“Performa yang luar biasa dari tim, dalam hal kepribadian kami. Tertinggal 1-0 dengan cepat, di Old Trafford, lalu bermain seperti cara mereka dan mengontrol elemen besar pertandingan.”
Lebih lanjut, Lampard juga mengaku bangga sebagai pemain. Dia tak pernah meragukan kemampuan para pemainnya. Mentalitas pemain Derby pun tak luput dari pujian Lampard.
“Meski melewatkan peluang ketika anda merasa punya kesempatan untuk kembali ke permainan dan kebobolan enam menit di perpanjangan waktu, mereka memiliki mentalitas untuk berjuang dan menendang penalti dan memberikan performa yang luar biasa.”
“Saya hanya pelatih yang sangat bangga. Mereka sungguh hebat,” sambungnya.
Sementara itu, bagi MU kegagalan ini akan semakin menyulitkan Jose Mourinho, yang kabarnya posisi Mou di kursi pelatih MU mulai tak aman.
The post Lampard Kaget Timnya Bisa Kalahkan Manchester United appeared first on bolamagz.net.