Sarri Merasa Belum Sebanding dengan Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Maurizio Sarri, manajer Chelsea, merasa tak pantas dibanding-bandingkan dengan Jose Mourinho. Dia merasa bukan apa-apa di hadapan Mourinho yang telah meraup kesuksesan saat menangani The Blues. Hal itu diungkapkan Sarri dalam konferensi pers jelang laga Chelsea vs Man. United.
Sarri mengaku harus mencetak prestasi terlebih dahulu untuk bisa dibandingkan atau dianggap sejajar dengan The Special One yang akan dihadapinya dalam laga Chelsea vs Man. United. Trofi juara, menurut dia, adalah pembeda yang jelas antara dirinya dengan manajer asal Portugal tersebut.
thesun.co.uk
“Saya kira prestasi lebih berpihak kepada dia. Jadi, saat ini, dia lebih baik dari saya. Saya berharap bisa meningkatkan diri pada waktu mendatang, tapi saat ini saya harus mengatakan bahwa dia lebih baik dari saya,” ungkap Sarri sebelum pertemuan dengan Mourinho dalam laga Chelsea vs Man. United, Sabtu (20/10/2018).
Sarri Belum Terkalahkan
“Dia telah memenangakan segalanya di mana saja. Jadi, saya perlu memenangkan sesuatu jika ingin dibandingkan dengan dia,” tambah mantan pelatih Napoli itu. “Saat ini, tidak mungkin membandingkan saya dengan dia. Kita berbicara tentang salah satu pelatih terbaik di dunia dan saat ini saya bukan salah satu yang terbaik.”
Terlepas dari soal prestasi dan trofi juara, ada satu hal yang bisa membuat Sarri tak perlu minder. Itu adalah meraup kemenangan dalam laga Chelsea vs Man. United. Kemenangan atas Jose Mourinho setidaknya menjadi sedikit bukti tangan dinginnya. Selain itu, andai bisa terus membawa the Blues tak terkalahkan sepanjang musim ini, dia juga tetap bisa menepuk dada.
Sebelum laga Chelsea vs Man. United pada akhir pekan ini, anak-anak asuh Sarri tercatat tak terkalahkan dalam 11 laga beruntun di berbagai ajang. Mereka meraup sembilan kemenangan dan dua kali imbang. Hasil imbang diraih saat melawan West Ham United dan Liverpool di Premier League.

More News on Liga Inggris

Emery Minta Ramsey Habis-habisan Musim Ini

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Giggs Percaya United Akan Kejutkan Chelsea

The post Sarri Merasa Belum Sebanding dengan Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Football5star.com, Indonesia – Walau kerap dikaitkan dengan Real Madrid belakangan ini, Eden Hazard mengaku dirinya tak masalah bila tak ke Spanyol. Sejak akhir musim lalu, Hazard memang sudah ngebet pindah karena ingin tantangan baru. Sejak didatangkan pada 2012, sudah 6 musim dirinya berkarier di Premier League.
Kepada media, kapten timnas Belgia ini berujar bahwa dirinya tak masalah menetap di Chelsea.
“Saya bisa pensiun bersama Chelsea, tidak masalah sama sekali. Saya sangat bahagia di klub ini, dengan tim ini, keluarga saya juga bahagia di London. Jadi, kalau saya tidak pindah ke Spanyol, itu bukan masalah. Saya cinta suporter Chelsea dan saya rasa mereka juga mencintai saya. Apa pun yang terjadi di masa depan, saya akan bahagia, begitulah,” ujar pemain berusia 27 tahun itu dikutip dari Sky Sports.
Hazard sendiri dibeli Chelsea dari Lille dengan banderol 31,5 juta paun. Bermain 310 kali bersama The Blues, kakak dari Thorgan dan Kylian ini sudah ceploskan total 97 gol untuk tim asal London Barat ini. Selain itu, dia juga sudah memenangkan 2 gelar Premier League dan 1 gelar Piala FA.
Foto: mirror.co.uk
Musim ini, dirinya masih menjadi pemain penting bagi skuat asuhan Maurizio Sarri. Di bawah kendali Sarri, Hazard sudah cetak 7 gol dan ukir 3 asis dari 8 laga awal Premier League. Dan akhir pekan nanti, The Blues akan menjamu Manchester United di Stamford Bridge pada lanjutan pekan ke-9 Premier League. Pemain bernomor punggung 10 ini punya rekor bagus melawan Setan Merah dengan raihan 5 gol dari 13 laga bertemu United.

More News on Liga Inggris

Emery Minta Ramsey Habis-habisan Musim Ini

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Giggs Percaya United Akan Kejutkan Chelsea

The post Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Fakta Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge

Football5star.com, Indonesia – Laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge, Sabtu (20/10/2018), menjanjikan pertarungan seru. Fakta sejarah menunjukkan, dalam 26 pertemuan kedua klub di Stamford Bridge dalam ajang Premier League kerap kali berakhir dengan skor ketat. Sebanyak 7 kali laga berkesudahan imbang dan 12 kali dengan kemenangan berselisih satu gol.
Terkait hasil akhir, berikut ini Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik dari laga-laga Premier League saat kedua tim bertemu di Stamford Bridge.

1. Pesta Lima Gol The Blues
footballfancast.com
Lawatan Man. United ke Stamford Bridge pada 3 Oktober 1999 berujung pilu. Kekalahan 0-5 harus dibawa pulang anak-anak asuh Sir Alex Ferguson. Tiga catatan kelam juga didapatkan Red Devils. Gawang Massimo Taibi dijebol Gustavo Poyet saat laga baru berjalan 28 detik, Nicky Butt dikartu merah pada menit ke-23, lalu Henning Berg membuat gol bunuh diri pada menit ke-59.
Poyet bukan hanya membuat satu gol pada laga itu. Pada menit ke-54, dia kembali menaklukkan Taibi. Adapun dua gol lainnya dilesakkan oleh Chris Sutton pada menit ke-6 dan Jody Morris saat laga bersisa sembilan menit saja. Sir Alex terkesan terlambat bereaksi. Dia baru memasukkan Ole Gunnar Solskjaer dan Teddy Sheringham saat timnya sudah tertinggal 0-4.
Hingga kini, 5-0 jadi skor kemenangan terbesar dalam laga Chelsea vs Man. United di Premier League saat berlangsung di Stamford Bridge.

2. Berbagi Setengah Lusin Gol
taringa.net
Pertarungan Chelsea vs Man. United pada 5 Februari 2012 masih tercatat sebagai pertemuan kedua klub di Stamford dengan jumlah gol terbanyak. Setengah lusin gol tercipta dalam laga tersebut. Tiga gol untuk sang tuan rumah, tiga gol pula untuk sang tamu.
Tuan rumah terlebih dahulu unggul tiga gol. Diawali gol bunuh diri Jonny Evans pada menit ke-36, Juan Mata dan David Luiz membawa The Blues unggul jauh dan seperti tak akan terkejar saat laga memasuki menit ke-50.
Akan tetapi, mentalitas Red Devils terbukti di sini. Dua penalti Wayne Rooney pada menit ke-58 dan 69 serta tembakan Javier Hernandez hanya enam menit jelang bubaran membuat tuan rumah harus puas meraih satu poin.

3. Tujuh Gol Tunggal
sports.yahoo.com
Dari 26 laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge dalam ajang Premier League, skor yang paling sering tercipta adalah 1-0. Total, tujuh kali hal itu terjadi. Itu lebih banyak dari skor imbang 1-1 yang hanya tersaji sebanyak lima kali. Dari tujuh gol tunggal itu, hanya sekali yang menjadi kemenangan Red Devils.
Gol tunggal pertama yang membuat laga Chelsea vs Man. United berkahir 1-0 dibuat Gavin Peacock pada 11 September 1993. Adapun gol tunggal terakhir dalam pertemuan kedua klub dilesakkan Alvaro Morata pada musim lalu, tepatnya pada 5 November 2017.
Satu-satunya kemenangan 1-0 yang diraih Red Devils di Stamford Bridge terjadi pada 28 Februari 1998. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dibuat Phil Neville saat laga berjalan 31 menit.

4. Red Devils Sebelas Kali Majal
goal.com
Berlaga di Stamford Bridge adalah pekerjaan mahasulit bagi Man. United. Di Premier League, 43,21 persen berakhir tanpa keberhasilan membobol gawang tuan rumah. Total, sebelas kali Red Devils majal di Stamford Bridge. Dari jumlah itu, sembilan di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Sebaliknya, gawang Man. United sangat jarang bersih dari gol tuan rumah. Hanya empat kali lawatan mereka yang berujung clean sheet. Itu pun hanya dua yang berbuah kemenangan. Kali terakhir Man. United pulang ke Old Trafford tanpa kebobolan terjadi pada 9 Mei 2007. Kala itu, laga Chelsea vs Man. United berakhir tanpa gol.

5. Dua Kacamata
sportskeeda.com
Meskipun cenderung berakhir denga skor ketat, cukup sulit mengharapkan laga Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge berakhir dengan skor kacamata alias 0-0. Sejak 1992-93, hanya dua kali hal itu terjadi. Itu setara dengan 7,69 persen dari total 26 pertemuan keduanya di Stamford Bridge dalam ajang Premier League.
Hasil kacamata pertama tersaji pada 29 Desember 1998. Sebelumnya, dalam enam kesempatan, kedua tim sama-sama hanya sekali gagal mencetak gol. Sementara itu, laga terakhir yang berakhir tanpa gol terjadi pada 9 Mei 2007. Setelah itu, dalam sebelas pertemuan beruntun di Stamford Bridge, The Blues selalu berhasil membobol gawang Red Devils sehingga skor kaca mata tak pernah terulang lagi.

More News on Liga Inggris

Emery Minta Ramsey Habis-habisan Musim Ini

Hazard Tak Masalah Jika Pensiun di Chelsea

Giggs Percaya United Akan Kejutkan Chelsea

The post 5 Fakta Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge appeared first on Football5star Berita Bola.

Mike Dean, Wasit Kontroversial Pemimpin Laga Chelsea vs Man. United

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan nanti, para pecinta Premier League akan disuguhkan dengan laga besar antara Chelsea vs Manchester United. Laga tersebut akan dipimpin oleh wasit kawakan di Premier League, Mike Dean.
Mike Dean adalah salah satu wasit senior di Inggris. Pria asal Merseyside itu  Ia pertama kali menjadi wasit di tahun 1985 silam dan menjadi wasit profesional pada tahun 1998. Selama 20 tahun menjadi wasit profesional, Dean telah memimpin banyak pertandingan penting.
Eurosport
Salah satu laga penting ya ia wasiti adalah partai final Piala FA edisi tahun 2008 antara Portsmouth melawan Cardiff City. Pertandingan tersebut dimenangkan Portsmouth dengan skor tipis, 1-0 lewat gol tunggal Nwankwo Kanu. Di partai tersebut, Dean memberikan tiga kartu kuning kepada pemain Portsmouth.
Di tahun 2015, Mike Dean menjadi salah satu sorotan di publik sepak bola Inggris. Hal tersebut terjadi di partai panas antara Chelsea vs Arsenal. dI partai tersebut, Dean secara kontroversial memberikan kartu merah untuk Gabriel Paulista setelah terlibat insiden dengan Diego Costa. Keputusan kontroversial tersebut membuat 100.000 suporter Arsenal menandatangani petisi yang tak menginginkan Dean untuk menjadi pemimpin The Gunners di masa depan.
Pada akhirnya, FA mengakui kesalahan yang dibuat oleh Dean dan menganulir kartu merahnya kepada Gabriel. Selain itu, FA juga memberikan skorsing tiga pertandingan kepada Diego Costa yang dinilai sebagai provokator di dalam insiden tersebut.
Di masa lalu, Dean juga sempat beberapa kali memimpin laga Premier League antara Chelsea vs Manchester United. Ia pertama kali memimpin laga panas ini di tahun 2006 silam. Kala itu, Chelsea berhasil menang besar dengan skor 3-0 dan memastikan gelar juara Premier League musim 2005-06.
Partai Chelsea vs Man. United terakhir yang dipimpin oleh pria berumur 50 tahun itu terjadi di musim 2014-15. Di partai tersebut, Chelsea berhasil meraih kemenangan lewat gol tunggal Eden Hazard di menit ke-38.
The post Mike Dean, Wasit Kontroversial Pemimpin Laga Chelsea vs Man. United appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Sosok Istimewa Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan ini, Premier League akan diwarnai salah satu laga besar, Chelsea vs Man. United. Sepanjang sejarah, pertemuan nanti merupakan yang ke-181. Namun, di Premier League, itu akan jadi perjumpaan ke-53. Adapun khusus laga Premier League di Stamford Bridge, itu adalah edisi ke-27.
Dalam 26 laga Chelsea vs Man. United di Premier league yang berlangsung di Stamford Bridge, tercatat ada 67 gol yang dicetak oleh 45 pemain. Dari sekian banyak pencetak gol itu, ada lima sosok istimewa. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan lima sosok istimewa The Blues vs Red Devils di Stamford Bridge tersebut.

1. WAYNE ROONEY
whoateallthepies.com
Selama perjumpaan di Premier League dan berlangsung di Stamford Bridge, Wayne Rooney adalah kolektor gol terbanyak laga Chelsea vs Man. United. Total, dia mengemas empat gol. Namun, tak sekali pun gol Rooney yang membawa Red Devils meraup tiga poin.
Pada 2007-08, satu gol Rooney hanya membuat Red Devils kalah 1-2. Tiga musim kemudian, tepatnya 2010-11, hal serupa terulang. Gol pembuka yang dibuatnya pada menit ke-29 dibalas sepasang gol dari David Luiz dan Frank Lampard. Musim berikutnya, sepasang gol penalti Rooney hanya berbuah hasil imbang 3-3.

2. SAMUEL ETO’O
eurosport.com
Sepanjang kariernya, Samuel Eto’o hanya sekali terlibat dalam laga Chelsea vs Man. United. Satu-satunya laga itu dilakoninya di Stamford Bridge sebagai penggawa The Blues pada 2013-14. Hebatnya, dia tercatat sebagai satu-satunya pemain yang mencetak hat-trick saat kedua klub bertemu di kandang Chelsea dalam ajang Premier League.
Laga Chelsea vs Man. United yang berlangsung pada 19 Januari 2014 tersebut berakhir 3-1 untuk sang tuan rumah. Eto’o menjejalkan bola ke gawang Red Devils yang dikawal David de Gea pada menit ke-17, 45, dan 49. Dua gol di antaranya berasal dari assist bek Gary Cahill. Sementara itu, gol balasan Man. United lahir dari kaki Javier Hernandez.

3. MARK HUGHES
telegraph.co.uk
Mark Hughes punya tempat tersendiri dalam perseteruan Chelsea dan Man. United. Khusus di Stamford Bridge pada ajang Premier League, pria asal Wales ini merupakan satu-satunya pemain yang membuat gol bagi kedua klub. Satu gol saat berseragam Red Devils, satu gol pula ketika membela panji The Blues.
Gol Hughes untuk Man. United tercipta pada musim 1994-95, tepatnya pada boxing day 1994. Dia mencetak gol kedua Red Devils dalam kemenangan 3-2 yang dibukukan di Stamford Bridge kala itu. Semusim kemudian, tepatnya pada 21 Oktober 1995, Hughes membuat gol bagi The Blues saat takluk 1-4.

4. GUSTAVO POYET

#CFC need only 30 Second to score against Man Utd .
– Gus Poyet 03 Oct 1999 .(left)– Pedro 23 Oct 2016 . (right)@CFCvid
. pic.twitter.com/ngC7B3WVHj
— Chelsea Vines (@CFC_Vine) October 25, 2016

Sebuah catatan istimewa dibuat Gustavo Poyet dalam laga Chelsea vs Man. United di Premier League pada 1999-00. Dalam kemenangan 5-0 yang dibukukan The Blues, dia membuat brace. Gol pertamanya tercatat sebagai yang tercepat dalam pertemuan kedua klub karena tercipta hanya 28 detik setelah wasit Dermot Gallagher memulai pertandingan.
Gol Poyet itu lebih cepat dua detik dari gol yang dibuat Pedro Rodriguez pada 2016-17. Saat itu, penggawa Spanyo tersebut meleaskkan bola ke gawang David de Gea saat pertandingan berjalan 30 detik. Satu hal yang menarik, gol cepat Pedro itu juga membawa The Blues menang telak, yakni dengan skor 4-0.

5. DAVID LUIZ
standard.co.uk
Dalam 26 edisi terdahulu Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge pada ajang Premier League, hanya ada tiga gol bunuh diri. Ketiganya dicetak oleh Henning Berg, Jonny Evans, dan David Luiz. Namun, hanya Luiz yang menorehkan catatan istimewa. Pasalnya, selain membuat gol bunuh diri, dia juga mampu mencetak gol bagi The Blues.
Luiz tercatat selalu mencetak gol dalam laga kandang Chelsea saat menjamu Man. United di Premier League pada dua musim beruntun, yakni 2010-11 dan 2011-12. The Blues menuai kemenangan 2-1 dan imbang 3-3 pada dua kesempatan itu. Namun, musim berikutnya, dia justru membuat gol bunuh diri yang membuat The Blues takluk 2-3.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post 5 Sosok Istimewa Chelsea vs Man. United di Stamford Bridge appeared first on Football5star Berita Bola.

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai memecat Manajer Jose Mourinho bukanlah solusi bagi Setan Merah untuk keluar dari keterpurukan.
United menang dramatis 3-2 atas Newcastle United pada laga terakhir. Kemenangan itu sedikit mengurangi tekanan pada Mourinho.
Karier pria asal Portugal itu sempat berada di ujung tanduk setelah pada empat laga sebelumnya di semua kompetisi, United gagal menang.
“Hal besar dengan United adalah upaya dan sikap. Ketika Anda melihat pertandingan West Ham, itu tampak seperti ada tanda besar pemain yang tidak ingin bermain untuk Mourinho, tapi saya tidak akan memecatnya,” kata Scholes seperti dilansir Soccerway.
“Saya harap situasinya bisa diatasi. Saya ingin Mourinho menunjukkan kepada orang-orang mengapa dia adalah pelatih hebat karena ini adalah ujian terbesarnya dalam sepak bola.”
Getty Images
Mourinho beberapa kali komplain karena tak dibelikan bek tengah baru di bursa transfer lalu. Scholes pun meminta sang manajer untuk fokus pada pekerjaannya dan tak mengeluh.
“Ini tidak seperti dia tidak diberi apa-apa. Dia telah diberi uang sebelumnya dan dia membeli banyak pemain. Dia membeli dua bek tengah (Eric Bailly dan Victor Lindelof) yang tidak terlihat cukup baik. Jika dia tidak berpikir mereka cukup bagus, maka latih mereka dan buat mereka lebih baik,” Scholes menambahkan.
United berada di peringkat delapan klasemen Liga Inggris dengan 13 poin. Pada laga berikutnya, United akan tandang ke markas Chelsea.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi appeared first on Football5star Berita Bola.

Scholes: Permainan Pogba Enggak Jelas

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai Paul Pogba tak konsisten bersama Setan Merah. Scholes berkaca pada penampilan Pogba selama beberapa laga terakhir.
Pogba merupakan salah satu pemain United yang paling sering mendapatkan kritikan dari berbagai kalangan. Datang dari Juventus dengan benderol mencapai 89 juta poundsterling, pemain asal Prancis itu nyatanya kerap tampil angin-anginan.
Getty Images
Memasuki musim ketiganya, Pogba ternyata masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Hal itu menyebabkan dirinya kembali menjadi sasaran empuk para kritikus, termasuk di antaranya Scholes.
“Berapa umur Pogba, 25 tahun? Dia melakukan beberapa hal terbaik dalam pertandingan, umpan, sentuhan dan dribel yang bagus. Lima menit kemudian, dia akan melakukan salah satu hal terburuk seperti otaknya telah mati, seperti semuanya tentang dia karena dia baru saja menunjukkan kepada semua orang seberapa baik dia,” kata Scholes seperti dilansir Soccerway.
“Itu menjadi mudah untuk lawan karena Anda tahu bahwa kesombongan akan datang. Melawan Wolves, ia menunjukkan sentuhan yang hebat untuk assist kepada Fred, tetapi kemudian menit berikutnya, ia kehilangan bola di lini tengah, yang mengarah ke gawang kami. Itu menjelaskan segalanya tentang dia,” Scholes menambahkan.
Sang pemain sendiri musim ini sudah membela United dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi. Ia juga menyumbangkan empat gol dan tiga assist.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

The post Scholes: Permainan Pogba Enggak Jelas appeared first on Football5star Berita Bola.

Messi Juga Tak Terkutik Jika Perkuat Man United

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Scholes, mengakui Lionel Messi adalah pemain bagus. Namun, menurut Scholes, pemain asal Argentina itu juga bisa tak berkutik jika main di Old Trafford.
United menang dramatis 3-2 atas Newcastle United pada laga terakhir. Kemenangan itu sedikit mengurangi tekanan pada Manajer Jose Mourinho.
Karier pria asal Portugal itu sempat berada di ujung tanduk setelah pada empat laga sebelumnya di semua kompetisi, United gagal menang.
Foto: straitstimes.com
Scholes menilai salah satu alasan mengapa United meraih hasil buruk adalah kondisi moral tim yang sedang berada di titik rendahnya. Ia pun yakin bahwa sosok sekaliber Messi pun tak bisa mengubah keadaan di Old Trafford saat ini.
Messi Terbaik
“Siapa yang terbaik? Messi. Tetapi Cristiano Ronaldo brilian. Ronaldo sensasional pada apa yang dia lakukan, dengan kecepatan dan kekuatan. Dia mencetak gol, dia mengambil tendangan bebas. Tapi sebagai pemain serbabisa, La Pulga memiliki segalanya,” kata Scholes seperti dilansir Soccerway.
“Rasanya seperti setiap pemain yang datang ke United akan kesulitan. Saya merasa jika kami bisa mendatangkan Lionel Messi saat ini, dia juga akan kesulitan,” Scholes menambahkan.
United sendiri saat ini berada di peringkat delapan klasemen Liga Inggris. Setan Merah mengoleksi 13 poin dari delapan pertandingan.

More News on Liga Inggris

Scholes: Pecat Mourinho Bukan Solusi

Fabregas Catat Namanya di Guinness World Record

Essien: Mourinho Akan Balikan Keadaan!

 
 
The post Messi Juga Tak Terkutik Jika Perkuat Man United appeared first on Football5star Berita Bola.

Scholes: Lukaku Butuh Bantuan

Football5star.com, Indonesia – Tak konsistennya performa Romelu Lukaku bersama Manchester United musim ini membuat Paul Scholes merasa cukup khawatir. Menurutnya, Lukaku membutuhkan bantuan dari pemain lainnya untuk kembali tajam di depan mulut gawang lawan.
Musim ini, pemain asal Belgia itu baru mampu menetak empat gol dari 11 penampilannya di semua kompetisi. Empat gol tersebut ia cetak di partai melawan Brighton and Hove Albion, Watford dan Burnley. Ia tak mampu mencetak gol di tiga partainya bersama Manchester United di ajang Premier League musim ini.
London Evening Standard
“Saat ini, ia tak mempunyai kepercayaan diri yang baik. Ia butuh bantuan dari para pemain lainnya untuk mendapatkan kepercayaan dirinya kembali dan kembali menunjukkan performa maksimalnya di atas lapangan,” kata Scholes kepada ESPN.
“Lukaku adalah pemain yang masih muda. Tapi, ia sangat cepat dan kuat serta selalu bekerja keras di setiap pertandingan. Tapi, performanya belakangan ini membuat saya tak yakin apakah ia akan membawa Man. United menjuarai Premier League,” sambung pria 43 tahun itu.
Selain membutuhkan bantuan dari para pemain lainnya, Scholes juga menilai The Red Devils harus mendatangkan penyerang tambahan untuk menjadi pelapis dari Lukaku. Selain menjadi pelapis, adanya striker baru juga dapat menjadi pesaing dari bomber 25 tahun itu di lini depan skuat Jose Mourinho.
“Mereka membutuhkan striker tambahan. (Marcus) Rashford dan (Anthony) Martial tak bisa menggantikan posisi Lukaku karena mereka memiliki karakteristik permainan yang sangat berbeda. Kedatangan striker tambahan akan memaksanya untuk terus tampil baik apabila tak ingin kehilangan tempatnya.”
The post Scholes: Lukaku Butuh Bantuan appeared first on Football5star Berita Bola.

Scholes Lemparkan Kritik Keras Kepada Alexis

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Scholes mengatakan bahwa Alexis Sanchez merupakan pemain yang egois dan tidak memikirkan kepentingan tim. Ia pun mempertanyakan alasan Man. United mendatangkannya dari Arsenal di bursa transfer Januari lalu.
Selama 10 bulan merumput di Old Trafford, Alexis Sanchez tak mampu menunjukkan penampilannya yang gemilang. Hal itu membuatnya kerap kali mendapatkan kritik keras dari berbagai pihak yang tak puas melihat penampilannya di atas lapangan.
“Alexis Sanchez adalah pemain yang sangat berkualitas dan memiliki kemampuan individu yang sangat baik. Tapi, saya rasa ia adalah pemain yang terkadang dapat menjadi sangat egois dan tidak memikirkan kepentingan tim,” kata Scholes kepada ESPN.
“Saya tak habis pikir dengan gaji yang ia terima di Man. United. Saya juga bingung kenapa Man. United mendatangkannya. Mungkin mereka merekrutnya karena tak ingin melihat Manchester City mendatangkannya,” sambung pria 43 tahun tersebut.
Tak hanya sampai disitu, Scholes juga mengatakan bahwa Alexis Sanchez harus segera dijual. Menurutnya, mantan penggawa Barcelona itu bukanlah pemain yang saat ini dibutuhkan oleh The Red Devils.
Zimbio
“Saya rasa ia harus segera dijual, Ia tak terlihat seperti pemain yang dibutuhkan di Old Trafford. Apalagi ia dibayar mahal untuk menunjukkan performa terbaiknya.”
“Saya juga tak paham strategi apa yang mereka terapkan di bursa transfer. Saya yakin para pencari bakat juga bingung mencari pemain yang cocok untuk United saat ini. Karena, Jose Mourinho tak mengetahui komposisi pemain terbaiknya saat ini,” pungkas Scholes.
The post Scholes Lemparkan Kritik Keras Kepada Alexis appeared first on Football5star Berita Bola.