Mario Balotelli Ejek Kekalahan Manchester United dari PSG

Football5star.com, Indonesia – Kekalahan Manchester United dari Paris Saint-Germain (PSG), dijadikan bahan ejekan oleh striker asal Italia, Mario Balotelli. Dalam laga itu, Manchester United kalah dengan skor 0-2 di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, Rabu (13/2) dini hari WIB.

Melalui unggahan di Twitter, Balotelli, memperlihatkan kegembiraannya menyambut kekalahan Manchester United. Terlebih, ini menjadi kekalahan perdana Manajer Ole Gunnar Solskjaer sejak menukangi Manchester United.

Mirisnya lagi, pahlawan PSG di laga itu justru pemain yang terus dicemooh fans Manchester United sepanjang laga, Angel Di Maria. Pemain sayap asal Argentina itu menciptakan dua assist untuk gol Presnel Kimpembe pada menit ke-53 dan Kylian Mbappe menit ke-60.

Kekalahan Manchester United itu sontak membuat Balotelli tampak gembira. Bukan karena dia penggemar PSG, melainkan statusnya sebagai mantan pemain Manchester City, rival sekota Manchester United. Tak cuma sekali, Balotelli bahkan membuat beberapa cuitan ejekan untuk kekalahan Manchester United.

MAN UTD OOOOOLÈ pic.twitter.com/JBw4rz3ywE— Mario Balotelli (@FinallyMario) February 12, 2019

Ejekan Mario Balotelli diawali dengan mengunggah potongan video pertandingan saat tim tuan rumah sedangberada dalam tekanan pemain PSG. Dia juga menyertakan keterangan, “MAN UTD OOOOOLÈ”, diikuti emoticon mata terbelalak.

Ungkit Luka Lama Manchester United

Setelahnya, dia membuat cuitan lanjutan “Fans City bahagia! Selamat malam”, dilanjutkan cuitan bergambar bola. Namun, agaknya Balotelli sadar bahwa kicauan-kicauan itu bisa memicu polemik. Apalagi, saat ini dia bermain untuk Olympique Marseille, yang merupakan seteru abadi PSG di Prancis.

City fans happy! Good night — Mario Balotelli (@FinallyMario) February 12, 2019

— Mario Balotelli (@FinallyMario) February 12, 2019

Karena itu, mantan pemain Inter Milan, Manchester City, AC Milan, dan OGC Nice itu lantas membuat cuitan klarifikasi. Lucunya, cuitan klarifikasi itu pun tetap bernuansa sindiran untuk kekalahan Manchester United.

Dia mengunggah foto papan skor ketika Manchester United kalah telak 1-6 dari Manchester City di Old Trafford pada 2011. Kebetulan, pada laga itu Balotelli bermain apik dan mencetak dua gol untuk Manchester City. Di momen itu pula dia melakukan selebrasi dengan menunjukkan kaus dalam betuliskan ‘why always me?’.

Selain itu, dalam foto unggahannya, dia juga melampirkan tulisan berbahasa Prancis, “Ne vous inquiete pas… je n’aime pas du tout Paris aussi,” yang artinya “Jangan khawatir, aku juga tidak menyuaki Paris (PSG)”. Sepertinya Mario Balotelli khawatir cuitannya bisa memicu masalah dengan fans Marseille, yang jelas-jelas tidak menyukai PSG.

Allez l OM! pic.twitter.com/G5KBeUMNdn— Mario Balotelli (@FinallyMario) February 12, 2019

More News on Liga Champions

Bayern Munich Ketar-ketir Jelang Lawatan ke Kandang Liverpool

Bayern Terancam Tanpa Kingsley Coman Saat Lawan Liverpool

Presiden Bayern Munich Menyesal Pernah Batal Gaet Juergen Klopp

The post Mario Balotelli Ejek Kekalahan Manchester United dari PSG appeared first on Football5star Berita Bola.

Kalah 0-2 dari PSG, Manchester United Sulit Lolos ke Perempat Final

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan mengejutkan diterima Manchester United dalam laga leg II babak 16-besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford, mereka kalah 0-2. Padahal, sang tamu datang tanpa dua pemain andalan yang cedera, Neymar dan Edinson Cavani.

Kekalahan 0-2 dari PSG itu pun membuat Manchester United kini memanggul misi mustahil. Lolos ke perempat final jadi target mahasulit. Itu karena catatan negatif tim-tim yang kalah di kandang dengan selisih dua gol atau lebih pada leg I fase gugur Liga Champions. Dalam 34 kesempatan, mereka selalu gagal membalikkan keadaan dan lolos ke babak berikutnya.

Sulitnya lagi, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer harus melawat ke kandang PSG tanpa Paul Pogba. Gelandang timnas Prancis itu diganjar kartu merah oleh wasit Daniele Orsato jelang laga usai.

34 – None of the previous 34 teams to lose the first leg of a Champions League knockout match at home by two or more goals have progressed to the next round. Mountain. #MUNPSG pic.twitter.com/s4EmUJz8Oo— OptaJoe (@OptaJoe) February 12, 2019

Misi makin sulit saat melihat rekor tim-tim yang kalah di kandang pada leg I babak 16-besar Liga Champions. Dalam sepuluh musim terakhir saja, dari 27 tim, hanya satu yang berhasil membalikkan keadaan di kandang lawan pada leg II dan lolos ke babak perempat final.

Satu-satunya anomali itu terjadi pada musim 2010-11. Pelakunya adalah Inter Milan. Pada leg I, klub berjuluk I Nerazzurri itu kalah 0-1 dari Bayern Munich. Namun, kemenangan 3-2 di Allianz Arena pada leg II akhirnya membawa mereka lolos ke perempat final.

Jikapun ada asa, itu adalah catatan positif lawatan ke Prancis. Dalam empat kesempatan terakhir, Manchester United tak pernah kalah. Mereka menang atas St-Etienne dan Lille OSC serta seri dengan Olympique Marseille dan Olympique Lyon.

Akan tetapi, hal yang patut dicatat, saat menang di kandang St-Etienne dan Lille, skor hanya 1-0. Adapun untuk setidaknya memaksakan perpanjangan waktu pada leg II melawan PSG, Manchester United butuh kemenangan 2-0 di Parc des Princes.

More News on Liga Champions

Bayern Munich Ketar-ketir Jelang Lawatan ke Kandang Liverpool

Bayern Terancam Tanpa Kingsley Coman Saat Lawan Liverpool

Presiden Bayern Munich Menyesal Pernah Batal Gaet Juergen Klopp

The post Kalah 0-2 dari PSG, Manchester United Sulit Lolos ke Perempat Final appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Fakta Menarik Partai Manchester United vs PSG

Football5Star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain (PSG) mewujudkan sebuah misi mustahil. Bertandang ke kandang Manchester United, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB, anak-anak asuh Thomas Tuchel berhasil menang 2-0 berkat gol yang dicetak Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe. Padahal, mereka datang tanpa Neymar dan Edinson Cavani.

Ada banyak fakta menarik dari kemenangan yang dibukukan PSG atas Manchester United tersebut. Berikut ini, Football5Star.com menyajikan 5 fakta menarik yang mewarnai laga leg I babak 16-besar Liga Champions itu.

1. Kekalahan Pertama Solskjaer

standard.co.uk

Ole Gunnar Solskjaer akhirnya merasakan kekalahan pertamanya sebagai manajer caretaker Manchester United. Sebelum ini, klub berjuluk Red Devils tersebut tak pernah kalah dalam sebelas pertandingan beruntun di semua ajang sejak sang caretaker datang menggantikan Jose Mourinho.

Dalam sebelas pertandingan sebelumnya, anak-anak asuh Solskjaer menangguk sepuluh kemenangan dan satu hasil imbang. Menariknya, seperti halnya kekalahan dari PSG, satu-satunya hasil imbang juga dituai di Old Trafford. Itu terjadi saat mereka diimbangi Burnley 2-2. Mereka nyaris kalah andai tak ada gol Victor Lindelof pada injury time.

2. Kekalahan Kandang Terbesar di Kancah Eropa

standard.co.uk

Torehan rekor terus mengiringi Ole Gunnar Solskjaer sejak menangani Manchester United. Namun, kali ini, dia justru menorehkan rekor negatif. Kekalahan dari PSG adalah yang terburuk bagi Red Devils di kandang sendiri kala berlaga di kancah antarklub Eropa.

Sebelum ini, tak pernah sekali pun Manchester United kalah dengan selisih dua gol di kandang sendiri saat berlaga di kancah antarklub Eropa. Dalam 177 kesempatan, mereka hanya 14 kali kalah dan semuanya dengan selisih satu gol. Bahkan tim kuat macam Juventus dan Real Madrid pun tak sanggup menang dengan margin dua gol di Old Trafford.

3. Kemenangan Pertama Wakil Prancis di Old Trafford

standard.co.uk

Keberhasilan PSG mengakhiri keangkeran Old Trafford bagi klub-klub Prancis. Sebelum ini, 13 kali Manchester United menjamu wakil-wakil Prancis. Dari 13 pertandingan tersebut, Red Devils berhasil menangguk sepuluh kemenangan.

Hanya tiga kali hasil imbang terjadi ketika Manchester United menjamu wakil Prancis. Pertama, hasil imbang 1-1 dengan Montpellier HSC di Piala Winners 1990-91. Kedua, imbang 1-1 dengan AS Monaco di Liga Champions 2003-04. Ketiga, seri tanpa gol dengan Lille OSC di Liga Champions 2005-06.

4. Kemenangan Pertama PSG di Manchester

standard.co.uk

Bagi PSG, keberhasilan menaklukkan Manchester United di Old Trafford merupakan kemenangan pertama di Kota Manchester. Dalam dua lawatan sebelumnya ke kota ini, mereka tak menang. Bahkan, klub berjuluk Les Parisiens tersebut selalu gagal mencetak gol.

Dua lawatan terdahulu PSG ke Kota Manchester adalah saat bertamu ke kandang Manchester City. Pada lawatan pertama yang berlangsung pada 3 Desember 2008, mereka imbang 0-0. Adapun lawatan kedua pada 12 April 2016 berujung kekalahan 0-1.

5. Tulah Orsato Berlanjut

standard.co.uk

Kekalahan 0-2 dari PSG mempertegas status Daniele Orsato sebagai pembawa tulah bagi Manchester United. Ini kali ketiga Red Devils dipimpin wasit asal Italia itu dan hasilnya selalu kalah. Bukan hanya selalu kalah, mereka pun selalu gagal mencetak gol.

Dalam dua kesempatan sebelumnya, Manchester United mengalami kekalahan 0-1 saat diwasiti Orsato. Kekalahan pertama dialami di Old Trafford saat menjamu CFR Cluj pada ajang Liga Champions 2012-13. Sementara itu, kekalahan kedua didapatkan di kandang FC Basel pada 2017-18.

More News on Liga Champions

Bayern Munich Ketar-ketir Jelang Lawatan ke Kandang Liverpool

Bayern Terancam Tanpa Kingsley Coman Saat Lawan Liverpool

Presiden Bayern Munich Menyesal Pernah Batal Gaet Juergen Klopp

The post 5 Fakta Menarik Partai Manchester United vs PSG appeared first on Football5star Berita Bola.

Eks Man. United Berikan Kekalahan Perdana Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain berhasil meraih kemenangan atas Manchester United di partai leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) dinihari. Kekelahan ini berhasil diraih di markas Manchester United, Old Trafford.

Tampil sebagai tim tuan rumah, Manchester United langsung mengambil inisiatif serangan di awal-awal pertandingan. Pergerakan berbahaya dari Paul Pogba dan Marcus Rashford berhasil merepotkan lini belakang PSG.

Tim tamu juga bukannya tanpa peluang. Mereka kerap kali bisa melancarkan serangan-serangan yang berbahaya. Bahkan, Kylian Mbappe hampir mencetak gol di menit ke-28. Namun, sepakannya masih menyamping dari gawang David de Gea.

Meskipun sama-sama menyerang, kedua tim gagal mencetak gol. Paruh pertama pun berakhir dengan skor kacamata. Di paruh kedua, PSG langsung mengambil inisiatif serangan untuk mencari keunggulan.

@ManUtd

Di menit ke-53, Presnel Kimpembe berhasil menjebol gawang David de Gea memanfaatkan sepak pojok Angel di Maria. Tujuh menit setelahnya, Kylian Mbappe berhasil mencetak gol kedua Les Parisiens. Di Maria lagi-lagi menjadi arsitek dibalik gol PSG.

Meskipun sudah unggul, anak asuh Thomas Tuchel masih bisa melancarkan upaya-upaya yang cukup berbahaya dengan memanfaatkan skema serangan balik.

Tertinggal dua gol, Manchester United tampil menyerang dan bertahan dengan agresif. Meskipun terus digempur, Thiago Silva dkk bisa bertahan dengan baik. Permainan agresif dari tim tuan rumah malah berakhir dengan bencana.

Di menit ke-89, The Red Devils harus bermain dengan 10 pemain setelah Paul Pogba mendapatkan kartu kuning kedua. Menghadapi 10 orang pemain Manchester United, PSG berhasil mempertahankan keunggulannya. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 untuk Les Parisiens.

SUSUNAN PEMAIN MANCHESTER UNITED VS PARIS SAINT-GERMAIN:
Manchester United: David de Gea; Ashley Young, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic; Jesse Lingard (Alexis Sanchez 45′), Paul Pogba, Anthony Martial (Juan Mata 46′), Marcus Rashford (Romelu Lukaku 84′)
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Paris Saint-Germain: Gianluigi Buffon; Thilo Kehrer, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Juan Bernat; Marquinhos, Marco Verratti (Leandro Paredes 75′); Dani Alves, Julian Draxler, Angel di Maria (Colin Dagba 81′); Kylian Mbappe
Pelatih: Thomas Tuchel
Kartu Kuning: Pogba 26′ 89′, Young 30′ Lindelof 50′ Herrera 87′ Shaw 90′ – Kimpembe 11′, Draxler 19′, Bernat 34′, Dani Alves 52′
Kartu Merah: Pogba 89′

The post Eks Man. United Berikan Kekalahan Perdana Solskjaer appeared first on Football5star Berita Bola.

Tinggalkan Manchester United, Fellaini Gabung Shandong Luneng

Football5star.com, Indonesia – Marouane Fellaini resmi meninggalkan Manchester United dan bergabung ke klub Chinese Super League, Shandong Luneng Taishan. Hal ini dikonfirmasi lewat pernyataan The Red Devils lewat akun Instagram dan laman resminya.

Shandong Luneng mengikatnya dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Di China, ia akan bekerja sama dengan mantan penyerang Southampton dan timnas Italia, Graziano Pelle. Selain itu, ia juga akan menghadapi rekannya di timnas Belgia, Yannick Carrasco yang bermain untuk Dalian Yifang.

“Manchester United memastikan bahwa Marouane Fellaini telah meninggalkan klub dengan status permanen. Semua pihak di Manchester berharap Marouane bisa meraih kesuksesan bersama klub barunya, Shandong Luneng Taishan,” tulis pernyataan resmi The Red Devils.

BBC

Marouane Fellaini merupakan salah satu pemain kunci Manchester United di bawah Jose Mourinho. Pemain asal Belgia itu selalu bisa mengubah jalannya pertandingan meskipun kerap kali dimainkan sebagai pemain pengganti.

Kepergian Mourinho membuat Marouane Fellaini tak lagi mendapatkan menit bermain yang cukup. Di bawah asuan Ole Gunnar Solskjaer, ia hanya mampu mengoleksi dua penampilan sebagai pemain pengganti. Saat ini, ia sedang menjalani proses pemulihan cedera betis dan diprediksi baru bisa kembali bermain pada akhir Februari mendatang.

Marouane Fellaini didatangkan ke Old Trafford pada tahun 2013 silam. Selama lima setengah tahun berkarier di Old Trafford, pria 29 tahun itu mampu mengoleksi 22 gol dan 12 assist dari 177 penampilannya di semua kompetisi.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Tinggalkan Manchester United, Fellaini Gabung Shandong Luneng appeared first on Football5star Berita Bola.

Man United Harus Cari Pendamping Ideal Victor Lindelof

Football5star.com, Indonesia – Mantan staf pelatih Manchester United, Rene Meulensteen, menilai Victor Lindelof telah berkembang sangat baik di Old Trafford. Ia pun berharap Setan Merah mencarikan pendamping ideal bagi bek Swedia tersebut.

Victor Lindelof gabung United musim lalu. Awalnya, ia kesulitan beradaptasi di Old Trafford dan sering membuat blunder.

Namun, perlahan tapi pasti, permainannya berkembang. Ia juga kini jadi tembok utama Setan Merah di lini belakang.

“Rasanya normal dengan klub seperti Manchester United bahwa seorang pemain perlu waktu untuk adaptasi, tetapi Anda dapat melihat sekarang bahwa Victor Lindelof melakukannya dengan baik,” kata Meulensteen di Soccerway.

“Dia memainkan serangkaian pertandingan, sehingga dia mulai mempelajari apa yang diperlukan untuk bermain di level ini. Dia melakukannya dengan baik tetapi pertahanan masih merupakan area yang orang pandang kritis. Antonio Valencia maju dan Ashley Young sedikit lebih tua sekarang tetapi masih melakukan pekerjaan dengan baik.”

Getty Images

Victor Lindelof musim ini kerap berganti-ganti pasangan. Mulai dari Chris Smalling, Phil Jones hingga Eric Bailly. Namun, tak ada yang bisa mengimbanginya.

“Ada kebutuhan untuk bek tengah yang sangat baik di sebelah Lindelof yang bisa memimpin dari belakang dan menstabilkan segalanya,” Meulensteen menambahkan.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Man United Harus Cari Pendamping Ideal Victor Lindelof appeared first on Football5star Berita Bola.

Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola

Football5Star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer gagal menorehkan rekor baru di Premier League. Dia urung menjadi manajer pertama yang meraih hasil sempurna dalam tujuh laga awal bersama sebuah klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris itu.

Meskipun demikian, hasil imbang 2-2 yang dituai Manchester United saat menjamu Burnley, Rabu (30/1/2019) dini hari, tetap menahbiskan Solskjaer sebagai manajer dengan start terbaik bersama sebuah klub di Premier League. Capaiannya dalam tujuh laga awal lebih baik dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola.

First 7 PL Matches in charge of a club:Solskjaer: W-W-W-W-W-W-DAncelotti: W-W-W-W-W-W-LGuardiola: W-W-W-W-W-W-L#MNUBUR— Gracenote Live (@GracenoteLive) January 29, 2019

Solskjaer menjadi manajer pertama yang tak mengalami kekalahan dalam tujuh laga awal di Premier League bersama sebuah klub. Sebelum ditahan Burnley, Manchester United berhasil menang atas Cardiff City, Huddersfield Town, Burnemouth, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Itu lebih baik dari Ancelotti dan Guardiola. Keduanya sama-sama mengalami kekalahan pada laga ke-7 setelah meraup enam kemenangan beruntun. Ancelotti yang menangani Chelsea menelan kekalahan 1-3 di kandang Wigan Athletic. Sementara itu, Guardiola bersama Manchester City takluk 0-2 di kandang Tottenham Hotspur.

Capaian Solskjaer bersama Manchester United pada musim ini sangat kontras dengan saat dia menangani Cardiff City. Pada 2014, dia hanya sekali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah dalam tujuh laga awalnya bersama klub itu di Premier League.

Tangan dingin Solskjaer akan kembali diuji pada akhir pekan nanti. Minggu, (3/2/2019), Manchester United dijadwalkan bertanding di markas Leicester City.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola appeared first on Football5star Berita Bola.

Menang 2-1, Manchester United Salip Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Manchester United menang 2-1 atas tamunya Brighton and Hove Albion pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (19/1/2019) malam WIB.

Dengan kemenangan ini, Manchester United naik ke peringkat lima klasemen dengan 44 poin. Setan Merah menyalip Arsenal (41) yang baru akan bertanding melawan Chelsea dini hari nanti.

Melawan Brighton, United membuka keunggulan pada menit 27. Adalah Paul Pogba yang mencatatkan namanya di papan skor melalui titik penalti.

Wasit menunjuk titik putih setelah Pogba dilanggar Gaetan Bong. Maju sebagai eksekutor, Pogba berhasil menaklukkan kiper David Button.

Menit 42, giliran Marcus Rashford yang beraksi. Usai menerima umpan Diogo Dalot, Rashford menusuk dari sisi kiri dan melepas tembakan ke tiang jauh. Skor 2-0 untuk tuan rumah menutup babak pertama.

Twitter Manchester United

Brighton memperkecil kedudukan pada menit 72. Berawal dari umpan silang Davy Propper, Pascal Gross sukses menaklukkan De Gea. Skor berubah jadi 2-1 untuk United dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Akibat kekalahan ini, Fulham terpaku di posisi 19 klasemen dengan 14 angka.

Susunan Pemain

Man United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 18-Ashley Young, 4-Phil Jones, 2-Victor Lindelof, 20-Diogo Dalot; 31-Nemannja Matic, 21-Ander Herrera; 14-Jesse Lingard, 6-Paul Pogba, 11-Anthony Martial; 10-Marcus Rashford

Brighton and Hove Albion (4-5-1): 27-David Button, 3-Gaetan Bong, 4-Shane Duffy, 5-Lewis Dunk, 22-Martin Montoya; 6-Dale Stephens, 13-Pascal Gross, 24-Davy Propper, 20-Solomon March, 9-Juergen Locadia; 17-Glenn Murray

More News on Liga Inggris

Klopp Tak Pusingkan Liverpool Kebobolan Tiga Gol Lawan Palace

Liverpool Menangkan Drama Tujuh Gol di Anfield

Klopp Tak Pernah Ragukan Komitmen Alexander-Arnold di Liverpool

The post Menang 2-1, Manchester United Salip Arsenal appeared first on Football5star Berita Bola.

Scholes: Dipecat Man United, Rencana Mourinho Sukses

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Paul Scholes, curiga Jose Mourinho memang ingin dipecat Setan Merah. Ia melihat ada sikap yang aneh dari The Special One sejak awal musim.

United hancur-hancuran bersama Mourinho di awal musim ini. Mereka menelan lima kekalahan dalam 17 laga dan terpuruk di posisi enam klasemen.

United kemudian memecat The Special One dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai penggantinya. Nama terakhir langsung membawa Setan Merah meraih enam kemenangan beruntun.

cmjornal.pt

“Saya merasa Jose memang tidak ingin berada di sana. Dia merekayasa kepindahannya dengan sempurna pada akhirnya,” kata Scholes di Soccerway.

“Konferensi persnya memalukan, sangat negatif, jelas pada akhirnya para pemain tidak ingin bermain untuknya. Hal yang benar (pemcatan) terjadi pada akhirnya.”

Menurut Scholes, Mourinho sejak pramusim sering komplain dengan skuatnya. Ia juga sering ngambek karena tak dibelikan bek tengah. Tak berhenti di situ, Mourinho juga seperti mencari-cari masalah dengan pemain-pemain senior di Old Trafford.

“Dia berselisih dengan Antonio Valencia yang adalah pria terbaik di dunia. Mustahil untuk memiliki hubungan buruk dengan Valencia. Itu pertanda besar bagi saya bahwa ada sesuatu yang tidak beres,” Scholes menambahkan.

More News on Liga Inggris

Klopp Tak Pusingkan Liverpool Kebobolan Tiga Gol Lawan Palace

Liverpool Menangkan Drama Tujuh Gol di Anfield

Klopp Tak Pernah Ragukan Komitmen Alexander-Arnold di Liverpool

The post Scholes: Dipecat Man United, Rencana Mourinho Sukses appeared first on Football5star Berita Bola.

Yaya Toure Senang Jose Mourinho Dipecat

Football5star.com, Indonesia – Mantan bintang Premier League, Yaya Toure, senang terhadap kondisi gelandang Manchester United, Paul Pogba. Menurutnya, pemain asal Prancis tersebut kembali bermain seuai dengan kapasitasnya sejak Jose Mourinho dipecat.

Mourinho
dipecat manajemen Setan Merah karea dianggap gagal mengangkat performa tim
hingga pertengahan musim. Posisinya digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer yang
sejauh ini membawa United tak terkalahkan dalam enam laga.

Toure
menganggap, kedatangan Solskjaer menjadi motivasi tersendiri bagi Pogba untuk
membuktikan diri. Pasalnya, ketika era Mourinho, yang bersangkutan kerap
tertekan dan terlibat konflik dengan sang manajer.

theinternational.ae

“Sejujurnya
aku yakin ini adalah bagian dari caranya percaya terhadap manajer. Ia rela
terus mendorong dirinya tampil bagus dalam segala situasi. Pogba sadar, ia juga
harus membawa rekan setimnya tampil baik,” kata Yaya seperti dikutip dari Goal.

“Secara
alami, anak ini adalah seorang pemimpin. Anda bisa lihat sendiri dalam beberapa
kesempatan ia punya kapasitas memimpin di ruang ganti. Dia adalah tipe pemain
yang ingin punya hubungan baik dengan manajer dan dipercaya,” sambungnya.

Sejak
Solskjaer datang, Manchester United belum menelan satu kekalahan pun. Dari enam
pertandingan di semua ajang, semuanya berakhir dengan tiga poin di tangan. Hal itu
mengatrol perolehan poin mereka di klasemen.

Yaya
Toure pernah sukses di Premier League bersama rival sekota United, Manchester
City. Ia berhasil membawa timnya meraih tiga gelar liga.
The post Yaya Toure Senang Jose Mourinho Dipecat appeared first on Football5star Berita Bola.