Soal Rumor Masa Depan Valverde di Barcelona, Begini Tanggapan De Jong

Liga Spanyol – Gelandang anyar Barcelona, Frenkie De Jong menyampaikan pendapatnya mengenai posisi Ernesto Valverde sebagai pelatih. Ia mengaku masih belum mengetahui kondisi yang sebenarnya, tetapi dia yakin kualitas sang pelatih masih dapat diandalkan.
Seperti diketahui, posisi Valverde tak lagi aman di penghujung musim ini. Sebab, pelatih berusia 55 tahun itu mendapatkan tekanan dari para penggemar klub usai kegagalan Barcelona di ajang Liga Champions dan Copa del Rey musim ini.
Situasi itulah yang membuat posisi Valvede di Camp Nou tidak lagi aman. Kebijakan pria asal Spanyol itu terus dikritik, khususnya tentang cara dia menggunakan Lionel Messi. De Jong, yang adalah pemain baru Barcelona, ikut ditanya mengenai permasalahan tersebut.
“Saya masih belum menjalin komunikasi dengan dia [Valverde]. Anda berkata pada saya bahwa dia berada di bawah tekanan, namun itu hanya menurut media,” kata De Jong.
“Bagaimanapun, saya tidak tahu bagaimana kondisi internal klub. Apakah saya menghubungi dia dalam transfer saya? Tidak, saya tegaskan bahwa saya belum pernah menjalin kontak dengan dia.
“Saya bakal berkata bahwa saya mengenal dia [Ronald Koeman] dari tim nasional Belanda. Akan menjadi tindakan tidak hormat pada Valverde jika saya berkata hal lain.
“Saya kira kondisi yang sebenarnya tidak seburuk pikiran orang-orang. Akan tidak baik bagi saya jika semakin memperkeruh rumor ini,” tandasnya.

Guardiola Senang Barcelona Pertahankan Ernesto Valverde

Berita Bola – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, senang mlihat Barcelona tetap mempertahankan Ernesto Valverde sebagai bos di Camp Nou, setelah banyak laporan mengatakan bahwa tim Catalan bisa memecat pelatih berusia 55 tahun itu.
Masa depan Valverde sebelumnya telah dipenuhi ketidakpastian setelah kegagalan Barcelona di Liga Champions dan terputusnya dominasi mereka di Copa del Rey pada musim ini. Beberapa nama seperti Roberto Martinez, Ronald Koeman dan Masimilliano Allegri tengah dilaporkan menjadi calon pengganti Valverde.
Namun Barcelona melalui sang presiden, Josep Maria Bartomeu, menegaskan bahwa Valverde akan tetap menjadi bos tim Catalan untuk musim depan, meskipun kampanye 2018/19 berakhir mengecewakan. Dan Guardiola yang pernah memenangkan banyak trofi selama waktunya di Camp Nou mengaku senang mantan timnya mempertahankan Valverde.
“Jauh dari persahabatan hebat yang kita miliki, Ernesto [Valverde] sangat spektakuler,” kata pelatih Manchester City itu. “Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik. Tentu dia kehilangan Liga Champions, tapi kita (pelatih) semua pasti pernah melakukannya.
“[Dia bertanggung jawab atas] tim yang telah memenangkan dua liga berturut-turut dan memainkan sepak bola yang baik, saya senang dia tetap di sini. Barcelona terus setia dengan gayanya yang tidak ingin cepat memutuskan masa depan kami para pelatih,” jelasnya.

Dikaitkan dengan Barcelona, Roberto Martinez ingin Tetap Latih Belgia

Berita Bola – Pelatih timnas Belgia, Roberto Martinez, mengatakan bahwa dia tidak tertarik untuk keluar dari pekerjaannya, di tengah keterkaitannya dengan raksasa La Liga, Barcelona.
Masa depan Ernesto Valverde di Barca telah menjadi spekulasi usai kegagalan tim Catalan di Liga Champions dan Copa del Rey pada kampanye musim 2018/19. Raksasa La Liga saat ini dikaitkan dengan beberapa nama-nama terkenal seperti Laurent Blanc, Giovanni van Bronckhorst dan Martinez.
Martinez sendiri dikabarkan menjadi nama terdepan untuk menjadi pengganti Valverde setelah catatannya yang cukup mengesankan di timnas Belgia. Namun kini pelatih berusia 45 tahun itu mengatakan bahwa ia tidak berniat untuk meninggalkan pekerjaannya di timnas Belgia.
“Saya tidak akan mengatakan ya kepada tim mana pun tanpa terlebih dahulu berbicara dengan [presiden Federasi Sepak Bola Belgia Kerajaan,] Bart [Verhaeghe,] dan [wakil presiden,] Mehdi [Bayat],” katanya.
“Saya masih memiliki kontrak di sini dan dengan adanya saya di sana [dikaitkan dengan Barcelona] berarti pekerjaan saya bagus. Selalu menyenangkan berbicara tentang itu tetapi saat ini saya fokus dengan yang ada dihadapan saya,” pungkasnya.

Pemain Barca Memang Patut Disalahkan Atas Kegagalan di UCL

Sumberbola – Mantan pemain West Ham, Shaka Hislop membenarkan pernyataan Lionel Messi yang telah menyalahkan para pemain Barcelona daripada Ernesto Valverde.
Barcelona nampaknya masih belum bisa bangkit dengan baik, setelah mereka disingkirkan oleh Liverpool di semifinal Liga Champions lalu. Itu terlihat usai mereka dikalahkan oleh Valencia dengan skor 2-1 di final Copa del Rey musim ini.
Beberapa waktu lalu, Messi menyatakan bahwa kegagalan tersebut bukanlah salah Ernesto Valverde. Namun, karena timnya yang tidak mampu tampil dengan baik. Mengenai hal itu, Shaka membenarkan pernyataan Messi. “Saya tidak yakin. Alasan saya ini tidak pasti adalah karena ini bukan sekali saja,” katanya.
“Kami melihat ini persis 12 bulan yang lalu. Dan sebanyak saya bersimpati dengan Lionel Messi dan bagaimana perasaannya tentang Valverde, itu bukanlah rahasia selama beberapa tahun terakhir bahwa ia adalah penggemar Valverde dan ingin melihatnya tetap bertahan.
“Saya pikir tantangan lain untuk Barcelona adalah, jika Anda menyingkirkan Valverde, siapa yang akan datang? Saya tidak berpikir ada nama yang muncul di benak, tentu saja tidak sekarang.
“Tapi bagi saya, Valverde harus menanggung sebagian kesalahan. Sekarang, sekali lagi, jika itu hanya pertandingan Liverpool, Anda bisa mengatakan ‘baiklah, oke’.
“Tetapi untuk itu terjadi melawan Roma 12 bulan lalu dan baginya untuk memiliki respon yang sama, atau kurangnya, untuk Barcelona musim lalu tidak terkalahkan hingga pertandingan tandang terakhir mereka melawan Levante dan untuk beberapa alasan konyol Anda meninggalkan Lionel Messi di rumah , itu ada di manajer,” tutupnya.

Valverde Santai dengan Masa Depannya di Barcelona

Berita Bola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, santai dengan masa depannya di Camp Nou meski tim Catalan baru saja mengalami kekalahan di final Copa del Rey melawan Valencia pada Minggu (26/5).
Los Che berlari keluar sebagai pemenang Copa del Rey musim ini usai menundukan Barca 2-1 di Estadio Benito Villamarin, dengan gol-gol yang dicetak Kevin Gameiro dan Rodrigo Moreno di babak pertama membuat gol Lionel Messi setelah turun minum tidak penting. Dengan kegagalan ini, Barca mengakhiri musim 2018/19 hanya dengan trofi La Liga, meskipun tampaknya mereka memiliki peluang kuat untuk memenangkan treble hanya beberapa minggu yang lalu.
Sebuah eliminasi Liga Champions yang mengejutkan di tangan Liverpool, membuat ketidakpuasan dari para penggemar terhadap Valverde meningkat secara signifikan dan situasi itu tidak membaik setelah Barca gagal meraih Copa kelima berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Meski demikian, dengan presiden Josep Maria Bartomeu menunjukkan Valverde aman dari pemecatan, pelatih berusia 55 tahun itu mengaku santai tentang masa depannya di Camp Nou.
“Saya merasa baik, tetapi ketika Anda menang, Anda lebih bahagia,” kata Valverde. “Membaca permainan berbeda dari yang kami mainkan 15 hari yang lalu, kenyataannya adalah kami kalah lagi.
“Kami belum memenuhi harapan yang diciptakan. Kami memikirkan treble dan kami kehilangan diri di jalan pada saat yang menentukan. Jelas bahwa kami di sini untuk memenangkan gelar tapi itu gagal.
“Saya baik-baik saja dan saya siap berjuang agar memiliki tantangan di depan. Saya tahu kekalahan itu sulit, ada yang gagal. Tapi tanggung jawab yang sulit ini harus diemban dan kami siap memperbaikinya musim depan,” jelasnya.

Legenda Barca Ini Ragukan Masa Depan Valverde di Camp Nou

Liga Spanyol – Mantan pemain Barcelona, Deco, tak yakin dengan masa depan Ernesto Valverde, setelah Blaugrana gagal menjuarai ajang Liga Champions musim ini.
Seperti diketahui, Barcelona menunjuk Valverde sebagai pelatih pengganti Luis Enrique, yang mengundurkan diri pada Juni 2017 lalu.
Musim perdana Valverde melatih Barcelona pun terbilang cukup mengesankan. Pasalnya, raksasa Cataln itu sukses menggondol gelar La Liga dan Copa del Rey.
Namun, nasib Valverde kini dalam kondisi rawan, setelah Lionel Messi dan koleganya gagal mendapat peluang juara Liga Champions musim ini, setelah disingkirkan Liverpool dengan agregat 4-3 di babak semifinal.
Setelah menyoroti hasil Liga Champions musim ini, Deco merasa tak yakin jika masa depan Valverde bisa terjamin di Barcelona. Sebab, juara bertahan La Liga itu merupakan klub besar yang banyak tekanan untuk menjuarai berbagai ajang kompetisi.
“Saya tidak bisa memberikan prediksi masa depannya [Valverde] karena di Barcelona selalu ada banyak tekanan,” kata Deco seperti dikutip dari Omnisport.
“Liverpool memiliki kendala di awal babak penyisihan grup dan tampil lebih baik pada putaran kedua. Setelah kekalahan 0-3 dari Barcelona, Liverpool tak bisa berharap banyak, tetapi justru Barcelona yang harus kalah secara mengejutkan dan itu tidak wajar,” tutupnya.

Presiden Barcelona Beri Isyarat Valverde Akan Dipecat

Liga Spanyol – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, memberikan isyarat bahwa Ernesto Valverde akan dipecat oleh manajemen klub, jika ia diduga menjadi penyebab kegagalan Blaugrana untuk menjadi juara Liga Champions dalam dua musim terakhir.
Seperti diketahui, Barcelona harus rela tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Liverpool dengan skor 4-0 (agregat 4-3) di Anfield pada leg kedua, Rabu (8/5) dini hari WIB.
Hasil ini menunjukkan bahwa Blaugrana sudah dua kali berturut-turut tersingkir dari Liga Champions dengan cara yang sama. Sebelum Liverpool, mereka disingkirkan AS Roma pada musim lalu.
Tentu hasil tersebut membuat pihak Barcelona kecewa berat dan sangat sedih, termasuk Bartomeu. Presiden Barca itu mengatakan bahwa semua ini perlu direfleksi pada akhir musim. Jika memang Valverde menjadi penyebab kekalahan timnya dalam dua musim terakhir, maka besar kemungkinan pelatih asal Spanyol itu harus angkat kaki dari Camp Nou.
Meski demikian, semua masih abu-abu. Bartomeu ingin Barcelona fokus terlebih dahulu ke sisa pertandingan musim ini, dan berharap timnya menang di final Copa del Rey kontra Valencia pada 25 Mei mendatang.
“Satu pukulan lagi, kami memiliki satu tahun terakhir melawan AS Roma. Saya merasa sedih untuk para penggemar, para sosios, dan saya memberi selamat kepada Liverpool karena mereka memiliki permainan yang hebat. Sulit dijelaskan,” kata Bartomeu.
“Hari ini mereka berhasil mencetak empat gol melampaui hasil kami, dan kami tersingkir. Kami berada dalam panasnya momen setelah kekalahan, saya lebih suka untuk tidak memberikan penjelasan sekarang.
“Sekarang kami harus membangkitkan semua orang dan kembali ke jalur karena kami masih memiliki final Copa del Rey untuk dimainkan.
“Memang akan ada hari-hari yang sulit, tetapi kita harus pergi lagi. Akan ada waktu untuk merenungkan apa yang salah dan menjelaskan banyak hal. Ada final perebutan piala Copa del Rey untuk dimainkan dalam tiga pekan ke depan.
“Hal yang sama terjadi di Roma tahun lalu. Sulit dijelaskan. Kami akan melakukan pembicaraan secara internal. Dewan akan membuat refleksi mendalam atas apa yang terjadi di sini,” tutupnya.

Valverde Berharap Arthur Mampu Beri Kontribusi Lebih untuk Barca di Musim Depan

Berita Bola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, berharap Arthur Melo dapat memberikan kontribusi lebih untuk tim di musim depan, setelah ia dinilai sudah menampilkan bentuk mengagumkan sejauh ini.
Pemain internasional Brasil itu bergabung dengan tim Catalan pada musim panas lalu, ketika raksasa La Liga menandatanganinya dari Gremio dengan transfer 27 juta Euro. Arthur sendiri sejauh musim ini telah membuat 38 penampilan bagi Barca di semua ajang.
Atas tampilannya itu, Valverde memberikan pujian kepada Arthur, sementara ia berharap gelandangnya itu mampu memberikan kontribusi lebih untuk tim dalam kampanye musim depan.
“Dia adalah pemain yang sangat cocok dengan gaya bermain kami,” katanya. “Jadi dia terlihat menyatu dengan tim meski baru bergabung.”
“Mungkin dia akan merasa lebih sulit di tim lain. Saya merasa dia lebih baik bersama kami, kariernya berubah menjadi lebih baik dan dia juga berhasil masuk tim nasional.
“Kami mengharapkan hal-hal besar darinya. Saya berharap ia mampu memberikan semua kemampuannya untuk klub dan yang lebih baik di musim mendatang,” jelasnya.

Valverde Bingung Selebrasi Coutinho Dikritik

Sumberbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, merasa bingung mengapa selebrasi yang dilakukan oleh Philippe Coutinho dikritik oleh banyak orang.
Barcelona berhasil melaju ke semi-final Liga Champions musim ini, usai menyingkirkan Manchester United. Raksasa Catalan lolos dengan keunggulan agregat 4-0 atas Setan Merah.
Namun, keberhasilan Barcelona ini diwarnai dengan kritik pedas yang didapat oleh Coutinho. Pemain asal Brasil itu melakukan selebrasi dengan menutup telinga dan memejamkan mata, usai mencetak gol di leg kedua.
Mengenai gestur tersebut, Valverde merasa bingung mengapa Coutinho malah mendaptkan kritik. “Memang benar dia memberi isyarat [kepada para penggemar] ketika dia mencetak gol, tetapi mengejutkan saya bahwa kita berbicara tentang itu lebih dari gol hebat di perempat final Liga Champions,” katanya.
“Sepertinya tidak ada yang istimewa bagi saya atau kurangnya rasa hormat terhadap siapa pun. Kami terlalu mementingkan hal-hal ini. Itu normal kalau dia dikritik karena kita ada di klub di mana tuntutannya sangat tinggi.
“Selalu ada musim yang berbeda selama satu musim, tetapi di hari lain dia bermain sangat baik, mencetak gol yang hebat dan itulah yang saya ambil dari pertandingan,” tutupnya.

Valverde Waspada dengan Kekuatan Liverpool

Sumberbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mewaspadai kekuatan yang dimiliki oleh Liverpool di semi-final Liga Champions nanti.
Barcelona akan bertemu dengan pasukan Jurgen Klopp di semi-final, dengan leg pertama akan dimainkan di Camp Nou pada 1 Mei nanti.
Valverde yakin bahwa kekuatan yang dimiliki oleh Liverpool saat ini sama sekali tidak bisa diremehkan. Pelatih asal Spanyol itu juha mengatakan jika Barca akan mendapatkan ujian yang berat, terutama oleh tiga pemain depan Liverpool Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino.
“Liverpool adalah lawan yang sangat kuat. Para pemain ofensif telah menunjukkan potensi mereka dalam dua tahun terakhir,” katanya dalam konferensi pers, Jumat.
“Tahun lalu mereka mencapai final. Kali ini mereka memiliki turnamen yang hebat. Mereka juga bertarung di Liga Premier Inggris.
“Ini adalah pertandingan yang sangat menarik bagi mereka, bagi kami dan untuk publik. Ini akan sangat sulit, bagi mereka dan bagi kami. Final ada di sana dan kami akan memberikan yang terbaik untuk mencapainya,” tutupnya.
Lebih lanjut, Barcelona akan menghadapi Real Sociedad dalam laga lanjutan La Liga Spanyol musim ini, Minggu (21/4) dini hari WIB.