Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling

Football5star.com, Indonesia – Laga big match Liga Inggris antara Manchester United vs Manchester City akan terjadi di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi panggung adu sihir antara Paul Pogba dan Raheem Sterling.

Paul Pogba dan Raheem Sterling bisa dibilang adalah nyawa dari masing-masing tim. Peran keduanya begitu vital musim ini.

Pogba sudah menyumbangkan 16 gol dan 11 assist untuk Man United dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Sementara Sterling mencatatkan 23 gol dan 16 assist dalam 46 laga bersama Man City.

Getty Images

Partai ini juga dipastikan bakal berlangsung seru karena kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh. United butuh poin untuk memperbesar peluang finis empat besar.

Sementara itu, bagi City yang hingga kini masih bersaing ketat dengan Liverpool di papan atas klasemen, kemenangan tentu bakal makin mendekatkan mereka ke tangga juara.

Musim lalu Pogba mencetak dua gol untuk membawa United mengalahkan City sekaligus menggagalkan sang tetangga mengunci gelar juara pada saat itu. Namun untuk pertemuan Manchester United vs Manchester City kali ini, Pogba menyadari situasinya berbeda.

“Saya tak mengatakan kali ini situasinya sama dengan tahun lalu, karena mereka juga membutuhkan kemenangan. Mereka sangat membutuhkannya dan kami pun juga demikian,” ujar Pogba dilansir Football5star.com dari Sky Sports.

“Kami berdua tengah mengejar sesuatu, mereka mengejar gelar juara dan kami mengejar Liga Champions dengan posisi empat atau tiga. Jadi laga ini akan sangat berat dan sangat penting,” sambungnya.

Jimat Man City

Getty Images

Sementara itu, Sterling adalah jimat andalan City musim ini. Setiap kali ia mencetak gol, The Cityzens selalu menang di Liga Inggris.

Dilansir dari Opta, The Cityzens selalu menang di 26 laga Premier League terakhir saat Sterling mencetak gol, dimana 12 laga di antaranya terjadi di musim ini.

Kini, tantangan Sterling berikutnya ada di duel Manchester United vs Manchester City. Mampukah ia mencetak gol dan membawa City berjaya? Atau justru Pogba yang keluar sebagai pemenang? Kita tunggu saja.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling appeared first on Football5star Berita Bola.

Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, menjadi catatan ke-11 Pep Guardiola melawan tim berjulukan Red Devils sepanjang perjalanan karier sebagai pelatih. Dalam 10 laga sebelumnya pelatih berusia 48 tahun punya statistik positif.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini akan berlangsung di Stadion Old Trafford. Laga tersebut disebut-sebut sebagai ujian berat terakhir Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Sepanjang perjalanan karier, Pep Guardiola lebih sering menuai kemenangan melawan Man United di berbagai kompetisi. Berdasarkan catatan Football5star.com dair Transfermarkt, Guardiola sudah enam kali menang, dua kali seri, dan hanya kalah dua kali sejauh ini. Berarti rasio kemenangannya melawan Man United mencapai 60 persen.

Guardiola lawan 3 pelatih Man United

Pertandingan pertama Guardiola melawan Red Devils terjadi pada 27 Mei 2009 saat masih menangani Barcelona. Berkat Man United juga Guardiola sanggup memenangi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih di Barcelona.

Ya, dua trofi tersebut mampu digondolnya setelah mengalahkan Man United di dua partai final Liga Champions pada musim 2008-09 dan 2010-11. Saat itu, ia dua kali mengalahkan tim yang ditangani Sir Alex Ferguson.

Thedominionpost.com

Ketika menangani Bayern Munich, Guardiola juga pernah melawan Red Devils di babak perempat final Liga Champions. Melawan tim besutan David Moyes, ia punya catatan imbang 1-1 dan menang 3-1.

Jose Mourinho merupakan pelatih Man United yang paling sering dilawan Guardiola. Total keduanya bertemu sebanyak enam kali. Kontra pelatih berjulukan The Special One akhirnya merasakan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama terjadi di babak keempat Piala Liga Inggris musim 2016-17. Kekalahan kedua terjadi saat skuat asuhan Guardiola, Man City, kalah 2-3 pada laga pekan ke-33 musim 2017-18.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini Guardiola akan menghadapi pelatih Red Devils berbeda keempat. Ya, ia akan melawan tim yang sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Jika mampu mengalahkan skuat besutan Solskjaer, Man City akan kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris di tiga pertandingan tersisa. Ya, sekarang Sergio Aguero dkk menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 34 laga.

Jumlah tersebut hanya terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen. Akan tetapi, The Reds sudah memainkan 35 pertandingan. Hasil seri atau kalah jelas akan sangat merugikan Man City.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Penyeberang dalam Derbi Manchester

Football5star.com, Indonesia – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi tamu agung, sang tetangga berisik, Manchester City. Pertandingan Manchester United vs Manchester City akan digelar pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Meskipun memiliki rivalitas yang cukup panas, ternyata kedua kesebelasan juga memiliki kisah romantis. Kisah romantis ini terlihat dalam pertukaran pemain yang nyatanya sering mereka lakukan.

Football5star merangkum lima pemain yang menyeberang dari Man United ke Man City.

Owen Hargreaves

Pinterest

Meskipun berasal dari Inggris, Owen Hargreaves merupakan jebolan akademi FC Bayern Munich. Di Bayern pula namanya melambung tinggi dan bermain selama delapan musim. Delapan musim itu adalah total sejak ia berada di akademi.

Pada tahun 2007, ia pindah ke Manchester United dengan mahar sebesar 16 juta Poundsterling. Pemain yang mengenakan nomor punggung 4 di Manchester United ini lebih banyak menghabiskan waktunya di meja operasi. Selama empat musim membela The Red Devils, Owen hanya bermain sebanyak 39 kali di semua ajang.

Pada musim 2011-12, ia pindah ke Manchester City dengan bebas transfer. Semusim bermain untuk The Cityzens, ia hanya empat kali bermain di semua ajang dan sekali di Liga Inggris.

Andy Cole

The Independent

Andy Cole merupakan pemain jebolan Arsenal. Mengawali karier profesional bersama Newcastle United, namanya melejit kala pindah ke Manchester United. Ia pindah ke Old Trafford pada musim 1994-95 setelah tampil menawan selama dua musim di St. James Park.

Tujuh musim di Manchester United, bersama dengan Dwight Yorke kedua menjadi tukang gedor paling menakutkan di Liga Inggris. Total, Cole mencetak 121 gol dari 273 kali bertanding.

Pada musim 2006-07, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer. Ia hanya bertahan selama satu musim dengan mengecap 23 pertandingan dengan menyarangkan 10 gol sebelum pindah ke Portsmouth.

Andrei Kanchelskis

The42

Lahir di Uni Soviet pada 23 Januari 1969, Andrei Kanchelskis merupakan jebolan akademi di Ukraina. Dilansir dari Transfermarkt, Kanchelskis merupakan jebolan akademi Zirka di Ukraina sebelum akhirnya menjalani debut profesional bersama klub Ukraina yang lain, Dynamo Kyiv.

Pada musim 1991-92, Manchester United memboyongnya dari Shakhtar Donetsk dengan mahar hanya 659 ribu Poundsterling. Saat itu, Manchester United tengah dikepung talenta-talenta terbaik mereka dan uniknya, nama Kanchelskis tak padam. Ia membawa The Red Devils menjuarai Liga Primer Inggris setelah absen selama puluhan tahun. Empat tahun di Manchester United, ia bermain sebanyak 123 kali dan mencetak 28 gol di Liga Inggris

Bertahan empat musim, Kanchelskis dilego ke Everton. Angin membawa ia kembali ke Manchester, kali ini ke Manchester City dengan status pinjaman dari Rangers. Bersama City, ia bermain sebanyak 10 kali dan tak sekalipun mencetak gol di Liga Inggris.

Peter Schmeichel

Manchester Evening News

Nasib keempat pemain di atas memiliki kesamaan. Mereka meraih kesuksesan atau minimal bertahan lebih lama di Manchester United. Sedangkan di Manchester City, mereka hanya menghabiskan sisa kariernya. Begitu pula kisah Peter Schmeichel. Manchester United menjadi klub pertama Schmeichel di luar Denmark.

Schmeichel pindah ke Manchester United pada musim 1991-92. Kedatangan Schmeichel bersamaan dengan kedatangan Kanchelskis. Bedanya, penjaga gawang berkebangsaan Denmark ini bertahan selama delapan musim. 341 pertandingan ia mainkan untuk The Red Devils dan mencetak satu gol.

Pada musim 2002-04, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer dari Aston Villa. 30 pertandingan ia mainkan bersama The Cityzens dan mengakhiri kariernya di sana.

Carlos Tevez

Zimbio

Carlos Tevez menjadi salah satu pemain bengal yang kisahnya masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Jebolan akademi Boca Juniors ini sempat pindah ke Corinthians sebelum merantau ke Eropa bersama West Han United. Kepindahannya ke WHU pun sempat memunculkan masalah lantaran ada andil pihak ketiga dalam proses transfer.

Pada musim 2007-08, ia pindah ke Manchetser United dari West Ham dengan status pinjaman. United mengeluarkan dana sebesar 12 juta Poundsterling dan bertahan selama dua musim. Selama dua musim itu, Tevez bermain sebanyak 99 kali da mencetak 34 gol.

Musim 2009-10, ia dilego ke Manchester City dengan harga 29 juta Poundsterling. Kariernya melejit di Manchester Biru dan bertahan selama empat musim. 148 kali ia bermain dan 73 gol ia lesatkan untuk Manchester City.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post 5 Penyeberang dalam Derbi Manchester appeared first on Football5star Berita Bola.

Adu Seksi WAGs Manchester United vs Manchester City

Football5tar.com, Indonesia – Tak lengkap rasanya jika membahas lag sengit Manchester United vs Manchester City pada 25 April 2019 di Stadion Old Trafford, tanpa membahas para pasangan pemain kedua tim.

Keberadaan para WAGs ini memang jadi pelengkap saja, namun tetap saja kehadiran mereka bakal menyita perhatian suporter, utamanya bagi mereka yang jomlo.

Pemain kedua tim dikenal memiliki pasangan yang membuat kaum Adam merem melek melihatnya. Kecantikan dan kemolekan tubuh para WAGs ini selalu dinanti kabarnya oleh suporter kedua tim.

Kira-kira dari WAGs kedua tim, Manchester United dan Manchester City, siapa yah yang layak disebut paling hot? Berikut ulasannya untuk pembaca setia football5star.com

Maria Salaues

Perempuan pertama ialah kekasih dari Paul Pogba yang tengah berbadan dua, Maria Salaues. Hubungan asmara anara Pogba dengan Salaues bermula ketika Manchester United tengah tur musim panas 2017 ke Amerika Serikat.

Model yang memiliki darah Bolivia ini memang menetap di Negeri Paman Sam setelah menjadi sarjana administrasi bisnis. Menariknya meski menetap di Amerika Serikat dan Pogan di Inggris, bara asmara keduanya tak pernah padam.

fabwags.com

Beberapa kali keduanya pamer kemesraan di hadapan publik. Saat perhelatan Piala Dunia 2018, Salaues terlihat mengenakan cincin di jari manis, publik pun mengira keduanya sudah bertunangan.

Keberadaan Salaues begitu penting bagi karier Pogba. Ia jadi penyemangat Pogba untuk terus bermain apik di lapangan hijau.

Edurne

Ketika David de Gea dipersalahkan karena dua gol Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions, sosok berambut pirang ini yang mungkin memberinya motivasi untuk tak jatuh. Edurne jadi pasangan yang setia pada David de Gea kalah susah ataupun senang.

Meski terpaut usia cukup jauh, De Gea 28 tahun, Edurne 33 tahun, hubungan keduanya tak banyak menemui kendala berarti. Sifat kedewasaan Edurne diketahui dianggap publik mampu membuat de Gea nyaman.

fabwags.com

Perempuan bernama lengkap Edurne Garcia Almagro ini berprofesi sebagai penyanyi, artis, dan presenter tv di Spanyol. Berkarier sebagai sebangai penyani, Edurne telah merilis 8 album.

Saat ini Edurne diketahui tengah sibuk menjadi juri di salah satu ajang pencarian bakat, Got Talent Espana. Hubungan jarak jauh keduanya juga dianggap publik yang jadi pemicu rumor de Gea ingin kembali ke Spanyol.

Lola Magnin

Perempuan berusia 18 tahun asal Argentina yang berprofesi sebagai model ini disebut-sebut tengah menjalin kisah asmara dnegan Sergio Aguero.

Pasca bercerai dengan anak Diego Maradona, Giannina Maradona, striker berusia 30 tahun itu beberapa kali ketahuan dengan menggandeng Magnin.

Meski memiliki beda usia yang cukup jauh, hubungan keduanya disebut-sebut tengah membara. Meski Aguero sempat membantah soal hubungan ini, publik terlanjur percaya bahwa keduanya ialah pasangan kekasih.

fabwags.com

Perempuan dengan jumlah followers sebanyak 71.6 ribu di Instagram tersebut, sempat mengunggah foto dirinya tengah asyik menghisap shisha dengan Aguero. Sayang, foto tersebut telah dihapusnya.

Magnin sendiri merupakan model yang beberapa fotonya dianggap cukup berani. Ia misalnya sempat berfoto hampir telanjang untuk kebutuhan satu produk pakaian dalam wanita.

Paige Milian

Selanjutnya ada tunangan dari winger Manchester City, Raheem Sterling, Paige Milian. Keduanya dikabarkan tengah menjalin kisah cinta sejak masih remaja.

Keseharian Paige dijalaninya menjadi ibu untuk dua anak, hasil buah cintanya dengan Sterling, dan juga menjadi seorang model. Perempuan berdarah Karibia yang tinggal di London Utara ini sekarang bekerja di PrettyLittleThing, salah satu perusahaan influencer.

fabwags.com

Paige Milian beberapa kali mengikuti pemotretan bersama buah hatinya. Yang menarik, saat itu Paige juga tengah sibuk mengurus konten YouTube miliknya yang berisi cerita tentang menjadi ibu rumah tangga dan model.

Michele Lacroix

Terakhir wags di laga Manchester United vs Manchester City ialah istri dari Kevin de Bruyne, Michele Lacroix. Hubungan asmara antara de Bruyne dengan Lacroix mulai diketahui setelah perhelatan Piala Dunia 2014.

Tak lama itu, de Bruyne memutuskan untuk menikahi perempuan kelahiran Genk, Belgia tersebut. Pada Maret 2016, keduanya dianugrahi anak pertama mereka, Mason Millian.

fabwags.com

Lacroix merupakan lulusan dari Univeristas Hasselt, Belgia. Ia juga perempuan yang diketahui berasal dari keluarga pebisnis di Belgia.

Meski berlatar belakang keluarga cukup mampu, Lacroix tetap mandiri. Ia tercatat menjadi pegawai di Prime Impressions Hostesses, salah satu perusahaan agen model ternama di negaranya.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Adu Seksi WAGs Manchester United vs Manchester City appeared first on Football5star Berita Bola.

Derbi Manchester, Adu Tangkas David de Gea dan Ederson Moraes

Football5Star.com, Indonesia – Laga penentuan juara. Begitulah beberapa pihak, termasuk Sir Alex Ferguson, menyebut pertandingan Manchester United vs Manchester City alias Derbi Manchester, tengah pekan nanti sebagai penentuan. Sir Alex meyakini, armada Pep Guardiola akan terpeleset sehingga Liverpool yang akan juara Premier League.

Ramalan Sir Alex Ferguson tersebut patut diuji. Pasalnya, Manchester United belakangan ini tengah jeblok. Dalam sembilan laga beruntun, gawang tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu tak pernah clean sheet. Pada leg II perempat final, David de Gea bahkan membuat blunder saat menangkap bola tendangan Lionel Messi.

standard.co.uk

Ini menjadi pertanyaan besar jelang melawan Manchester City. Apalagi, Manchester United juga dihajar Everton empat gol tanpa balas sebelum Derbi Manchester. Menghadapi The Cityzens dengan lini serang luar biasa, tentu mereka harus ketar-ketir.

Sergio Aguero dkk. tercatat hanya sekali gagal mencetak gol dalam 18 laga beruntun di berbagai ajang. Satu-satunya anomali itu terjadi saat mereka kalah 0-1 pada leg I perempat final Liga Champions di kandang Tottenham Hotspur.

Kelalaian De Gea saat melawan Barcelona akan terus jadi perbincangan. Namun, di mata Ole Gunnar Solskjaer, itu bukan hal besar. Dia tetap menilai De Gea sebagai sosok penting di timnya saat ini. Tak terkecuali pada Derbi Manchester nanti.

Asep/Football5Star.com

“Itu hanya sebuah kesialan bagi penjaga gawang. Sialnya, ketika kesalahan dibuat, itu akan jadi sorotan dan terus diingat,” ujar Solskjaer selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari One Football. “Namun, dia juga membuat beberapa penyelematan fantastis. Secara umum, kontribusinya bagi tin tetap bagus.”

Memang tak adil bila De Gea disudutkan hanya karena blunder pada laga melawan Barcelona itu. Sepanjang musim, kiper asal Spanyol itu tetap menunjukkan kelihaiannya di bawah mistar gawang. Andai bukan dia yang mengawal gawang, Manchester United mungkin akan jauh lebih terpuruk.

Statistik menunjukkan hal itu. Pada gelaran Premier League musim ini, De Gea menyelamatkan 70,19 persen tembakan yang mengarah ke gawangnya. Patut dicatat, ada 153 tembakan yang dihadapinya dalam 34 penampilan bersama Manchester United pada Premier League musim ini. Persentase itu menempatkan De Gea di posisi keempat di antara para kiper yang menghadapi setidaknya 100 tembakan.

Ederson Lebih Santai

Berdasarkan jumlah tembakan yang dihadapi sepanjang musim ini, De Gea ada di posisi keempat. Hanya Lukasz Fabianski (West Ham United, 185), Neil Etheridge (Cardiff City, 183), dan Ben Foster (Watford, 158) yang menghadapi lebih banyak tembakan dari kiper timnas Spanyol itu.

Jika dibandingkan, De Gea jauh lebih sibuk dibanding Ederson. Dari jumlah tendangan yang mengarah ke gawang, Ederson hanya menghadapi kurang dari 100 tembakan. Hingga laga melawan Tottenham Hotspur, kiper Manchester City itu hanya menghadapi 72 tembakan. Di antara para kiper utama klub-klub Premier League musim ini, hanya Wayne Hennessey (Crystal Palace) yang menghadapi lebih sedikit tembakan.

standard.co.uk

Satu hal yang menjadi poin negatif, tingkat penyelamatan Ederson tidak terlalu bagus. Dari 72 tembakan yang mengarah ke gawangnya, hanya 50 yang berhasil diselamatkan mantan kiper Benfica itu. Artinya, tingkat penyelamatan kiper asal Brasil itu hanya 69,44 persen. Itu sedikit lebih buruk dari De Gea.

Meskipun demikian, Pep Guardiola tak pernah mengeluh atau mengkritik sang kiper. Dia puas oleh penampilan Ederson yang bertindak sebagai sweeper. Dalam konsepnya, seorang kiper memang harus menjadi pelindung bagi empat pemain belakang.

“Saya senang karena dia bermain lebih ke depan. Kiper harus menolong back four kami dengan umpan-umpan panjang dan dia itu sempurna. Setelah itu, dia harus lebih tepat,” kata Guardiola seperti dikutip dari London Evening Standard. “Jika dia mampu membangun serangan dengan lebih baik, para gelandang kami pun akan mendapatkan bola dalam kondisi lebih baik.”

Terlepas dari hal itu, ketangkasan Ederson tetaplah hal yang paling penting pada laga-laga penting. Tak terkecuali ketika meladeni Manchester United di Stadion Old Trafford nanti. Kalah tangkas dari De Gea, bukan tak mungkin ramalan Sir Alex Ferguson akan terwujud.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Derbi Manchester, Adu Tangkas David de Gea dan Ederson Moraes appeared first on Football5star Berita Bola.

Lindelof Optimistis Manchester United Menangi Derbi

Football5star.com, Indonesia – Manchester City boleh-boleh saja diunggulkan dan membawa modal bagus ke Derbi Manchester di Stadion Etihad, akhir pekan ini. Namun, itu tak membuat bek Manchester United, Victor Lindelof, takut. Sebaliknya, dia optimistis Red Devils bisa membungkam The Citizens.
Lindelof mengakui, laga nanti akan sangat sulit, tapi tetap mungkin dimenangi. Kepercayaan diri itu didasarkan pada hasil yang diraup Manchester United dalam beberapa laga terakhir. Menurut dia, itu adalah indikasi Red Devils tengah bangkit dan tetap punya mental pemenang.
japantimes.co.jp
“Mereka adalah tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain yang juga sangat bagus. Kami dipastikan tak bisa santai sedetik pun. Kami harus fokus dan sangat siap,” ungkap Lindelof seperti dikutip Football5Star.com dari Mirror. “Namun, kami merasa sangat percaya diri untuk datang ke sana dan menyulitkan mereka.”
Bek asal Swedia itu menambahkan, “Kami menjalani start yang lumayan sulit pada awal musim. Namun, kami sekarang mampu meraup hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir.”
Secara khusus, Lindelof menunjuk kemenangan bersejarah di Stadion Allianz milik Juventus pada matchday IV Liga Champions lalu. Dalam pandangannya, itu merupakan bukti bahwa Manchester United bisa melakukan hal yang semula dianggap mustahil oleh awam.
“Itu membuktikan bahwa kami dapat mengalahkan siapa pun,” tegas Lindelof seperti dilansir London Evening Standard. “Mereka adalah tim hebat dan bermain di kandang sendiri. Jadi, tentu saja itu makin membangkitkan kepercayaan diri kami.”
Hal lain yang bisa membuat Lindelof dkk. optimistis adalah rekor pertemuan dengan the Citizens dalam tiga musim terakhir. Di tujuh pertemuan dari musim 2015-16, skor akhir Derbi Manchester selalu ketat. Sang pemenang selalu hanya unggul satu gol. Bahkan, dua kali hanya imbang tanpa gol. Lalu, Red Devils menang 3-2 pada lawatan terakhir ke Stadion Etihad.

More News on Liga Inggris

Tak Pikirkan Madrid, Pochettino Fokus Bersama Tottenham

Pochettino: Fans Harus Bersyukur Spurs Bisa Main di Wembley

Alisson Tantang Jan Oblak dan Ter Stegen

The post Lindelof Optimistis Manchester United Menangi Derbi appeared first on Football5star Berita Bola.

Laporte Usung Misi Balas Dendam Lawan Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Duel seru akan terjadi akhir pekan nanti antara dua klub top Premier League, Manchester City menghadapi Manchester United di Stadion Etihad, Minggu (11/11/2018). Bek The Citizens, Aymeric Laporte ikut angkat bicara terkait laga tersebut.
Pemain asal Prancis tersebut menyebutkan bahwa timnya mengusung misi balas dendam di laga tersebut. Pasalnya musim lalu Manchester United sukses menang secara dramatis atas Manchester City dengan skor 3-2 di Stadion Etihad.
twitter @mancity
Kemenangan tersebut membuat Manchester City harus menunda pesta juara Premier League mereka. Meski pada akhirnya, kekalahan Manchester United di laga selanjutnya pula yang akhirnya membuat The Citizens memastikan gelar.
“Selalu ada rasa balas dendam setiap kali anda kalah dari tim mana pun. Kami selalu siap bersaing dan harus memanfaatkan momentum bagus tim kami saat ini,” kata Aymeric Laporte seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Jumat (9/11/2018).
“Laga ini sangat penting karena dua hal, karena ini merupakan Manchester derby dan karena jika kami menang kami akan elebarkan jarak antara tim kami dan mereka di klasemen,” sambungnya.
Lebih lanjut Aymeric Laporte menjelaskan bahwa Manchester City mampu menggapai penampilan maksimal musim lalu. Ia juga berharap penampilan apik itu juga bisa ditunjukkan saat menghadapi Manchester United nanti.
“Saya berharap kami tak kalah Minggu besok atau di derby mana pun setelahnya. Gol selalu membantu kemenangan dan kami ingin memperpanjang rekor sejauh mungkin,” harapnya.

More News on Liga Inggris

.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-26385.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-26385.bscb-26385 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item:hover .title a,.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item .rating-bar span,.bscb-26385.bscb-26385 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-26385.bscb-26385.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-26385.bscb-26385.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-26385 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-26385 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-26385 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-26385.bscb-26385.bscb-26385.bscb-26385 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-26385.bscb-26385 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Fatal Jika City Remehkan Manchester United

Tak Pikirkan Madrid, Pochettino Fokus Bersama Tottenham

Pochettino: Fans Harus Bersyukur Spurs Bisa Main di Wembley

The post Laporte Usung Misi Balas Dendam Lawan Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.