Seedorf: Problem Milan dan Man. United Sama

Football5star.com, Indonesia – Clarence Seedorf menilai bahwa problem yang dialami oleh Manchester United sama dengan klub yang pernah ia bela, AC Milan.   Meski demikian ia beranggapan bahwa Jose Mourinho masih layak untuk menangani Red Devils.
Clarence Seedorf menyebutkan bahwa saat ini Manchester United sedang berada dalam posisi transisi. Hal itu terlihat dalam beberapa musim terakhir di mana klub tersukses di Tanah Inggris itu belum lagi menjuarai Premier League.
twitter @manutd
Terakhir kali Manchester United menjuarai ajang tersebut terjadi pada 2013 silam di musim terakhir Sir Alex Ferguson menangani klub tersebut. Sedangkan AC  Milan justru lebih lama lagi yaitu pada 2011 lalu saat dibesut oleh Massimiliano Allegri.
“Setelah [kepergian] Ferguson, semuanya sulit. MU masih berada dalam fase transisi, dan tidak hanya Ferguson tetapi juga pemain-pemain yang dia miliki,” kata Clarence Seedorf seperti dikutip Football5star dari Sky Sports, Rabu (21/11/2018).
“Tim terakhir yang terdiri dari [Paul] Scholes, [Ryan] Giggs dan [Wayne] Rooney sudah gugur, mereka adalah bagian dari klub yang jadi jantung permainan tim. Untuk menggantikan pemain-pemain seperti itu, anda butuh kesabaran,” sambungnya.
“Hal ini tak hanya terjadi pada MU, saat ini juga sedang terjadi pada AC Milan tetapi mereka harus terus bekerja keras. Saya pikir mereka memiliki semua kemampuan untuk tetap bersaing.”
Saat ini Manchester United tengah berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Premier League dengan mengantongi 20 poin. Sedangkan Milan yang memiliki 21 angka ada di posisi kelima Serie A.

More News on Liga Inggris

Laporte: Premier League Lebih Keras dari La Liga

Performa Gemilang Barkley Buat Wilshere Tersenyum

Ibrahimovic Lemparkan Pujian Tinggi Kepada Pogba

The post Seedorf: Problem Milan dan Man. United Sama appeared first on Football5star Berita Bola.

Mantan Real Madrid: Neymar Salah Tinggalkan Barcelona

Liga Spanyol – Mantan gelandang Real Madrid, Clarence Seedorf mengatakan bahwa Neymar telah melakukan kesalahan karena telah meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun lalu.
Seperti diketahui, Neymar meninggalkan Barcelona untuk mencari petualangan baru bersama Paris Saint-Germain pada tahun 2017 lalu. Kala itu, klub kaya raya Prancis itu harus memercikkan dana ekstra senilai 222 juta Euro untuk merekrutnya.
Pemain asal Brasil itu pun langsung menjadi pemain penting di PSG. Ia tampil gemilang dengan mencetak banyak gol untuk pasukan Thomas Tuchel. Hanya saja, Clarence Seedorf mengatakan bahwa Neymar telah melakukan kesalahan dengan meninggalkan Barcelona. Sebab, PSG belum tentu bisa membesarkan namanya seperti Barca.
“Neymar salah meninggalkan Barcelona,” kata pelatih Kamerun Seedorf. “Bakat yang Neymar miliki tidak perlu dipertanyakan lagi, tetapi dia membutuhkan tim yang akan membantunya tumbuh sehingga dia bisa memberikan yang terbaik dari dirinya sendiri, karena dia tidak akan sampai di sana sendirian.
“Saya pikir itu adalah kesalahan besar untuk meninggalkan Barcelona begitu cepat. Dengan dua musim lagi di puncak itu akan berbeda, tetapi sekarang dia ada di PSG dan itu adalah jalan yang harus dia ikuti,”tukasnya.