Carlo Ancelotti Juluki Red Star Jago Diving dan Buang-Buang Waktu

Gilabola.com – Carlo Ancelotti kecewa dengan permainan lamban Red Star Belgrade, yang memaksa Napoli hanya pulang dengan satu poin di laga tandang pertama Grup C Liga Champions.
Salah satu perwakilan Italia itu mendominasi jalannya laga, namun dua kali serangannya hanya membentur mistar gawang. Napoli bermain tanpa ada tekanan berarti dari tuan rumah, Rabu (19/9) dinihari tadi.
Bagi Napoli, hasil imbang tanpa gol ini sangat merugikan. Pasalnya, mereka akan bertemu Liverpool dan PSG yang juga sama-sama menghuni Grup C.
Carlo Ancelotti Tetap Optimis
Meski demikian, Carlo Ancelotti percaya anak asuhnya masih bisa meraih poin, walau mereka akan bertemu dua tim besar tersebut.
Tanggapi laga dinihari tadi, Carlo Ancelotti yang juga mantan juru taktik PSG, AC Milan, Chelsea dan Real Madrid ini mengaku kecewa dengan permainan Red Star Belgrade yang terlalu sering membuang-buang waktu. “Tidak terelakkan, 15 menit terakhir harusnya berbeda,” ujar pelatih asal Italia ini pada Sky Sport Italia.
“Mereka profesional dalam membuang-buang waktu dan diving. Mereka bermain ketat dan selalu mencari pelanggaran,” tandas Ancelotti.
“Tapi itu bukan masalah, kami seharusnya bisa mencetak gol di awal laga. Kami hampir bisa mencetak gol, hanya kurang penyelesaian akhir saja. Kami membuat sedikit kesalahan dalam passing dan menembak. Kami juga tidak beruntung,” tambahnya.
Berpeluang Kalahkan Siapapun
Pada awal bulan depan, Napoli akan lakoni laga-laga sulit di pentas Liga Champions, dimulai dengan laga melawan Liverpool di kandang, lalu tandang ke Parc des Princes. Namun, Ancelotti optimis bisa raih hasil positif tanpa perlu permasalahkan hasil imbang kontra Red Star Belgrade.
“Kami tidak bisa memenangi sebuah laga penting, tapi kami tidak boleh bersikap negatif juga. Masih ada lima pertandingan lagi dan kami bisa kalahkan siapapun. Kami tidak bisa mencetak gol [di laga ini]. Itu sangat disayangkan, tapi kami hampir bisa memenangkannya,” tegas Ancelotti.
Berita bola terkini