Ancelotti Sebut Kembalinya Zidane ke Madrid di Tengah Musim adalah Tepat

Liga Spanyol – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, menyebut kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid pada pertengahan musim ini adalah hal yang tepat. Sebab, juru taktik asal Prancis itu memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kekurangan Los Blancos, dan bersiap tampil lebih baik di musim selanjutnya.
Setelah 10 bulan meninggalkan Real Madrid, Zidane kembali ditunjuk sebagai pengganti Santiago Solari pada awal bulan ini. Keputusan itu dibuat menyusul tersingkirnya Los Blancos dari ajang Copa del Rey sekaligus Liga Champions musim ini.
Meski secara perhitungan masih mungkin memenangi ajang La Liga, namun peluang Real Madrid sangat kecil. Pasalnya, Los Blancos tertinggal 12 poin dari Barcelona, yang saat ini nyaman singgah di puncak klasemen sementara liga. Sehingga, kembalinya Zidane ke Santiago Bernabeu dinilai kurang tepat.
Meski demikian, Ancelotti yakin jika kembalinya Zidane ke Real Madrid adalah hal yang tepat. Sebab, pria berusia 46 tahun itu merupakan satu-satunya pelatih yang cocok dengan klub asal ibukota Spanyol tersebut.
“Saya akan mengatakan bahwa Zidane dan Real Madrid adalah pasangan yang sempurna. Mereka ditakdirkan bersama, dan itulah mengapa akan berhasil lagi,” kata Ancelotti kepada France Football.
“Zidane telah kembali sembari memahami apa yang sedang dia lakukan. Saya tidak melihat adanya ancaman pada dirinya. Tidak ada yang akan menyalahkan dia atas hasil-hasil sampai akhir musim ini. Dia akan tenang selama beberapa bulan dan penting untuk memiliki kondisi seperti ini.
“Tidak menunda keputusan sampai Juni untuk memanggilnya ke Real Madrid itu adalah ide yang bagus. Sebab, dia sekarang memiliki waktu yang tepat untuk melakukan observasi, menganalisis, dan bersiap untuk musim depan,” pungkasnya.

Ancelotti Klaim Dirinya Keluar dari Madrid karena Gareth Bale

Sumberbola – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti telah mengungkapkan bagaimana Gareth Bale menyebabkan dirinya meninggalkan Real Madrid. Juru taktik asal Italia itu dibebaskan dari pekerjaan manajerial Los Blancos pada akhir musim keduanya di Santiago Bernabeu.
Ancelotti membimbing Real Madrid memenangkan Liga Champions dan Copa del Rey pada musim pertamanya sebagai manajer di Madrid. Salah satu pemain yang bersinar di timnya adalah Gareth Bale, yang ditandatangani Los Blancos dengan memecahkan rekor transfer klub dari Tottenham Hotspur pada 2013.
Namun, kini Ancelotti secara sensasional mengungkapkan bahwa pemain asal Wales itu memainkan peran utama dalam kepergiannya dari ibukota Spanyol.
“Altruisme dalam sebuah skuat adalah penting, karena jika ada sesuatu yang membuat saya marah, itu adalah orang-orang yang egois dalam situasi pertandingan,” kata Ancelotti, dilansir dari Express.co.uk.
“Saat-saat ketika seorang pemain benar-benar harus mengoper bola dan dia tidak melakukannya, saya membayar ini dalam karier saya sendiri. Alasan pertikaian dengan Florentino Perez meledak di Madrid adalah saya menggantikan Bale saat melawan Valencia.
“Bale seharusnya memberikan bola kepada Karim Benzema, yang akan mencetak gol di depan gawang yang terbuka, tetapi dia malah mengambil tembakan. Saya menarik Bale keluar dan kekacauan merebak,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ancelotti mengatakan: “Mungkin altruisme yang berlebihan juga perlu dibatasi pada seorang striker, karena dia membutuhkan sedikit egoisme, tetapi itu bukan yang utama. Tampaknya buruk untuk mengatakan ini, tetapi jika pemain depan Napoli sedikit lebih egois, kita mungkin mendapatkan beberapa keuntungan dari itu.”

Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola

Football5Star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer gagal menorehkan rekor baru di Premier League. Dia urung menjadi manajer pertama yang meraih hasil sempurna dalam tujuh laga awal bersama sebuah klub di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris itu.

Meskipun demikian, hasil imbang 2-2 yang dituai Manchester United saat menjamu Burnley, Rabu (30/1/2019) dini hari, tetap menahbiskan Solskjaer sebagai manajer dengan start terbaik bersama sebuah klub di Premier League. Capaiannya dalam tujuh laga awal lebih baik dari Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola.

First 7 PL Matches in charge of a club:Solskjaer: W-W-W-W-W-W-DAncelotti: W-W-W-W-W-W-LGuardiola: W-W-W-W-W-W-L#MNUBUR— Gracenote Live (@GracenoteLive) January 29, 2019

Solskjaer menjadi manajer pertama yang tak mengalami kekalahan dalam tujuh laga awal di Premier League bersama sebuah klub. Sebelum ditahan Burnley, Manchester United berhasil menang atas Cardiff City, Huddersfield Town, Burnemouth, Newcastle United, Tottenham Hotspur, dan Brighton & Hove Albion.

Itu lebih baik dari Ancelotti dan Guardiola. Keduanya sama-sama mengalami kekalahan pada laga ke-7 setelah meraup enam kemenangan beruntun. Ancelotti yang menangani Chelsea menelan kekalahan 1-3 di kandang Wigan Athletic. Sementara itu, Guardiola bersama Manchester City takluk 0-2 di kandang Tottenham Hotspur.

Capaian Solskjaer bersama Manchester United pada musim ini sangat kontras dengan saat dia menangani Cardiff City. Pada 2014, dia hanya sekali menang, dua kali imbang, dan empat kali kalah dalam tujuh laga awalnya bersama klub itu di Premier League.

Tangan dingin Solskjaer akan kembali diuji pada akhir pekan nanti. Minggu, (3/2/2019), Manchester United dijadwalkan bertanding di markas Leicester City.

More News on Liga Inggris

Syarat Mutlak Solskjaer agar Jadi Pelatih Tetap MU

Hodgson Telat Tahu Crystal Palace Dapatkan Batshuayi

Solskjaer Lega Martial Perpanjang Kontrak

The post Solskjaer Tetap Lebih Baik dari Ancelotti dan Guardiola appeared first on Football5star Berita Bola.

Napoli Tak Menyesal Disingkirkan Liverpool dari Liga Champions

Gilabola.com – Napoli ‘tidak menyesal’ harus keluar dari Liga Champions usai dikalahkan Liverpool, 0-1, Rabu (12/12) dinihari tadi. Demikian ungkap pelatih Partenopei, Carlo Ancelotti. “Kami telah berusaha lebih dari yang diharapkan,” ujar Carlo Ancelotti usai pertandingan antara Napoli kontra Liverpool di Anfield. Napoli seharusnya lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini, jika mereka bisa menghindari […]
Gilabola.com