Jika Ingin Gaet Neymar, Barca Harus Abaikan Masa Lalunya

Liga Spanyol – Legenda Barcelona, Carles Puyol, menyarankan Blaugrana untuk mengabaikan perilaku Neymar di masa lalu, jika mereka ingin sukses mendatangkan pemain tersebut pada bursa transfer musim panas ini.
Seperti diketahui, Neymar sempat membela Blaugrana selama empat musim, sebelum hengkang ke PSG pada tahun 2017 silam. Belakangan ini, pemain berusia 27 tahun itu dikabarkan tidak betah di Parc des Princes dan ingin kembali lagi ke Barcelona.
Di sisi lain, Barcelona sendiri juga dilaporkan tertarik memboyong Neymar kembali ke Camp Nou. Namun, terdapat pro dan kontra mengenai rencana perekrutan bintang asal Brasil itu.
Pasalnya, sebagian dari klub Barcelona masih merasa sakit hati setelah apa yang dilakukan Neymar pada tahun 2017 lalu. Namun, sebagian lagi merasa bahwa striker tersebut mampu memperkuat skuat Blaugrana di musim yang akan datang.
Menurut Puyol secara pribadi, Barcelona sebaiknya melupakan masa lalu dan menatap Neymar sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi besar bagi mereka di masa depan.
“Pada akhirnya, Anda harus menghargai masa kini, bukan masa lalu,” kata Puyol. “Jika pemain ada di bursa transfer dan Anda membutuhkannya, Anda tidak perlu memikirkan apa yang terjadi beberapa tahun yang lalu.
“Neymar adalah pemain hebat yang bisa membuat perbedaan. Dia tidak bisa memainkan sepak bola terbaiknya [di PSG] karena cedera, tetapi dia masih memiliki banyak hal untuk diberikan kepada sepak bola,” tukasnya.

Puyol: Messi Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah Sepak Bola

Liga Spanyol – Legenda Barcelona, Carles Puyol, memberikan pujian setinggi langit kepada Lionel Messi, dengan mengatakan bahwa striker asal Argentina itu merupakan pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Sejak bergabung dengan tim senior Barcelona pada tahun 2004 silam, Messi terus mengalami peningkatan performa yang sangat signifikan. Musim ini, kapten Barca tersebut telah mencetak 45 gol dan 14 assists dari 41 penampilannya di semua ajang kompetisi.
Dan Puyol, yang telah memenangkan tiga gelar Liga Champions bersama Barcelona, memuji Messi sebagai pemimpin sejati di Camp Nou.
“Dia bermain di level yang luar biasa,” kata Puyol kepada Goal. “Bagi saya, dia adalah pemain terbaik yang pernah ada dalam sejarah sepak bola.
“Dia telah menunjukkan kemampuan terbaiknya secara bertahap dari musim demi musim, dan Anda dapat melihat bagaimana permainannya telah berkembang dari semua hal yang dia lakukan sekarang.
“Dan Anda dapat melihat dia meningkat setiap tahun dengan atribut baru yang dibawa ke permainannya. Dia telah meningkat dalam segala hal dan dia mengambil langkah maju pada tingkat pribadi.
“Dia selalu menjadi pemimpin di lapangan tetapi sekarang, Anda dapat melihat bahwa dia adalah pemimpin di dalam dan di luar lapangan.
“Dia adalah orang yang introvert tetapi sekarang Anda dapat melihat bahwa dia memimpin dari depan sebagai kapten Barcelona,” pungkasnya.

Legenda Barca Enggan Bandingkan Arthur Melo dengan Xavi Hernandez

Liga Spanyol – Legenda Barcelona, Carles Puyol, enggan membanding-bandingkan Arthur Melo dengan Xavi Hernandez terkait kualitas yang dimiliki kedua pemain tersebut.
Mantan kapten Barca itu memupuk pujian kepada gelandang anyar Barcelona, Arthur Melo,menyusul penampilnannya yang mengseankan saat Barcelona mampu menang 2-0 atas Inter Milan di laga lanjutan Liga Champions, Kamis (25/10).
Kendati demikian, Carles Puyol tak ingin membandingan Arthur dengan rekannya di lini tengah Barcelona pada masa lampau, Xavi Hernandez. Pasalnya, pemain berusia 22 tahun itu masih dalam masa perkembangan
“Membuat komparasi pemain lain dengan Xavi adalah hal besar untuk diucapkan,” kata Puyol. “Saya tidak berpikir kita harus memberi tekanan berlebih kepada Arthur. Ia harus bermain sesuai gaya yang dimiliki.”
Di sisi lain, meski dibeli dari Gremio dengan harga senilai 31 juta Euro, Puyol menganggap bahwa kualitas Arthur memang layak berada di Barcelona.
“Ia berada di Barcelona, klub melihat kualitasnya, dan ia memperlihatkannya. Kami harus membiarkan Arthur tumbuh untuk memainkan sepak bolanya dan bukan untuk membandingkan dirinya dengan Xavi,” jelasnya.