Tak Ada Mandi Bir, Perayaan Gelar Juara di Liverpool Menyedihkan

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp membandingkan perayaan gelar juara di Liverpool dan di Borussia Dortmund, dan The Reds memiliki tradisi yang menyedihkan.
Jurgen Klopp menjadi salah satu figur yang menarik perhatian usai keberhasilan Liverpool meraih gelar juara Liga Champions di Wanda Metropolitano. The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga yang boleh dibilang membosankan dengan gol-gol hanya terjadi pada menit pertama dan lima menit jelang pertandingan berakhir.
Ini merupakan gelar pertama Jurgen Klopp setelah menjalani enam final yang berujung kekalahan. Gelar juara terakhirnya adalah gelar ganda juara Bundesliga dan piala DFB Pokal saat masih bersama Borussia Dortmund pada tahun 2012.
Sudah merupakan tradisi biasa di Jerman untuk melakukan perayaan gelar juara dengan mengguyur bir kepada rekan-rekan setim dan staf kepelatihan usai penerimaan trofi, namun di Liverpool ini usai memenangkan gelar juara Liga Champions Jurgen Klopp malah kesulitan mencari air dalam waktu 20 menit setelah pertandingan usai saat ia merasa kehausan.

Berita Terkait

Juarai Liga Champions, Liverpool Tawarkan Jurgen Klopp Kontrak Panjang
Pemain PSG Ini Tolak Manchester United Gara-gara Liga Champions
Perkenalkan Pemain Liverpool Paling Beruntung

Pelatih The Reds itu mengakui, perayaan gelar juara di Jerman dengan para pemain dan staf disiram sampai basah kuyup dengan bir biasanya membuatnya mabuk berat hanya dalam waktu beberapa menit saja setelah peluit akhir dibunyikan.

Tetapi ketika ditanya di pinggir lapangan apakah perayaan serupa terjadi atau akan terjadi pada kubu Liverpool di Madrid, Klopp mengakui bahwa ia bahkan kesulitan mendapatkan sebotol air, pada malam yang ia gambarkan sebagai malam terhebat dalam karir sepakbolanya.
“Saya tidak tahu (ketika ditanya tentang perayaan gelar juara menggunakan bir), di Jerman ketika saya menang [bersama Borussia Dortmund] maka 20 menit setelah pertandingan saya sudah setengah mabuk, tetapi [di sini] saya bahkan tidak bisa mendapatkan air!” katanya kepada BT Sport.
“Saya sangat senang untuk semua anak-anak (pemain Liverpool), semua penggemar, keluarga saya. Mereka menderita setiap tahun ketika kami sampai ke babak final. Pertandingan terakhir musim ini dan kami sangat kehilangannya. Mereka sangat mendukung.”
Mandi bir seperti itu telah menyebabkan pemain Muslim di Bayern Munchen seperti Franck Ribery kerepotan pada momen-momen perayaan gelar juara karena aroma bir bagaimana pun sudah cukup untuk membuatnya mabuk. Bukan satu-dua kali kita melihat Ribery berlari menjauh saat rekan satu timnya datang dengan segelas besar bir.

Anyone want to see a photo of Franck Ribery wearing what looks like a wig made of beer? pic.twitter.com/91MsS7fOrv (via @AFP)
— Tom Williams (@tomwfootball) May 11, 2013

Sumber: Tak Ada Mandi Bir, Perayaan Gelar Juara di Liverpool Menyedihkan

Mario Gotze Semakin Dekat Dengan Liverpool

Mario Gotze Semakin Dekat Dengan Liverpool- Salah satu pemain anyar Borussia Dortmund, Mario Gotze kabarnya semakin dekat untuk bergabung dengan Liverpool di bursa transfer musim panas nanti. Gotze sendiri mengakui jika ia tengah berkomunikasi dengan Jurgen Klopp.
Klopp sendiri merupakan salah satu sosok yang menemukan talenta besar dalam diri Gotze saat masih menukangi Borussia Dortmund di tahun 2009 silam. Selama diasuh olehnya, Gotze mencatatkan total 116 penampilan dan mencetak 31 gol di semua kompetisi.
Kebersamaan Gotze dan Klopp tandas di tahun 2013, setelah sang pemain menambatkan hatinya pada klub rival Dortmund, Bayern Munchen. Pada tahun 2016 kemarin, ia angkat kaki dari Allianz Arena demi kembali memperkuat Dortmund.
Masa depan Gotze belakangan ini dipertanyakan seiring dengan berkembangnya rumor soal kedekatannyaa dengan Liverpool. Bahkan, pemain berumur 26 tahun tersebut tak menampik bahwa dirinya tengah menjalin hubungan dengan Klopp.
“Dia [Klopp] tahu bahwa saya ingin meninggalkan Bayern. Tentu saja, kami berbincang. Dia mengenal saya dengan sangat baik dan saya selalu mencari tantangan baru,” tutur Gotze kepada Bild.
“Saya sering berbicara kepada Klopp. Dia yang memabwa saya ke tim utama saat masih berumur 17 tahun dan dia membuat semuanya jadi mungkin. Kami tak pernah berhenti berbicara,” lanjutnya.
Sewaktu membela Bayern Munchen, Gotze sempat merasakan pengalaman dilatih oleh pelatih kawakan seperti Josep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu sendiri sedang menjadi rival terberat Klopp dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
Sebagai sosok yang pernah merasakan pengalaman dilatih oleh kedua pelatih tersebut, Gotze pun ditanya soal siapa yang terbaik di antara keduanya. Ia mengaku kesulitan untuk menjawabnya, sebab kedua pria tersebut sulit untuk dibandingkan olehnya.
“Mereka sulit untuk dibandingkan karena mereka mengejar filosofi yang berbeda. Faktanya adalah keduanya sangatlah sukses,” tambah Gotze.
“Saya bersyukur pernah bekerja dengan dua pelatih luar biasa itu. Saya ingin menyaksikan pertandingan antara kedua tim sesering mungkin, persaingan gelar Premier League sangatlah menarik,” tandasnya.
Gotze sendiri sedang terlibat dalam perburuan gelar Bundesliga bersama Borussia Dortmund. Saat ini, tim besutan Lucien Favre itu sedang menempati puncak klasemen dengan koleksi 63 angka, unggul dua poin dari Bayern Munchen selaku penghuni peringkat dua.
The post Mario Gotze Semakin Dekat Dengan Liverpool appeared first on bolamagz.net.

Borussia Dortmund Tegaskan Tak Akan Jual Jadon Sancho

Borussia Dortmund Tegaskan Tak Akan Jual Jadon Sancho- Raksasa Liga Jerman, Borussia Dortmund menegaskan bahwa pihaknya tak memiliki niat sedikitpun untuk menjual bintang mudanya yakni Jadon Sancho ke klub manapun termasuk Manchester United.
Sancho digaet Dortmund dari Manchester City pada musim panas 2017 lalu. Berkat penampilan apiknya, Sancho pun menjadi pilihan reguler di skuat utama pilihan pelatih Lucien Favre.
Musim ini Sancho sudah mencetak sembilan gol dan 11 assist bagi Dortmund di semua ajang. Catatan ini terbilang sangat impresif bagi pemain yang baru berusia 18 tahun.
Dortmund lewat direktur olahraga mereka, Michael Zorc menegaskan bahwa pihaknya berencana untuk mengikat Sancho selama mungkin.
“Saya jauh dari menetapkan harga untuk Jadon, tapi saya akan berkata bahwa, bahkan bagi klub terbesar di dunia, transfernya akan sulit untuk saat ini,” ujar Zorc kepada Bild.
“Jadon akan bermain di Dortmund musim depan dan kami jelas memiliki rencana dengannya,” tegas Zorc.
Belakangan kabar berhembus kencang menyebut bahwa Sancho menjadi incaran dari raksasa Premier League, Manchester United. Namun kabarnya sang pemain telah menolak pinangan Setan Merah.
Sancho merasa untuk pemain berusia 18 tahun, sulit untuk menemukan klub yang bersedia memberikannya kesempatan bermain di level tertinggi. Untuk itu ia menilai bertahan di Dortmund adalah pilihan yang tepat baginya.
Sementara ia percaya jika dirinya menerima tawaran dari MU, maka ia tidak akan mendapatkan banyak kesempatan bermain dan itu akan mempengaruhi keterlibatannya dalam Timnas Inggris.
The post Borussia Dortmund Tegaskan Tak Akan Jual Jadon Sancho appeared first on bolamagz.net.

Borussia Dortmund Masih Bisa Lolos, Kata Jadon Sancho

Borussia Dortmund kalah 0-3 di tangan Tottenham Hotspur. Tapi bintang BVB, Jadon Sancho, yakin timnya masih berpeluang lolos ke perempat final Liga Champions. Pemimpin klasemen Bundesliga, Borussia Dortmund, kalah 0-3 di Stadion Wembley saat tandang ke markas Tottenham Hotspur di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tentunya, ini menjadi hasil yang tidak diinginkan pemain […]
Sumber: Borussia Dortmund Masih Bisa Lolos, Kata Jadon Sancho

Borussia Dortmund Gebuk Monaco, Puncaki Grup A Gusur Atleti

Hasil pertandingan AS Monaco vs Borussia Dortmund dalam laga Liga Champions matchday ke-6 Grup A di Stadion Stade Louis II hari Rabu (12/12) dini hari tadi ditutup dengan skor akhir 0-2. AS Monaco gagal membendung keperkasaan tamunya Borussia Dortmund usai kalah dengan skor 0-2 di kandang sendiri melalui gol yang dicetak oleh dua gol Raphaël […]
Gilabola.com

Prediksi AS Monaco vs Borussia Dortmund 12 Desember 2018

Gilabola.com – Prediksi pertandingan antara AS Monaco vs Borussia Dortmund dalam babak penyisihan Grup A Liga Champions di Stade Louis II, Rabu (12/12) dini hari WIB. Pemimpin Bundesliga Borussia Dortmund mencoba untuk mengakhiri fase grup Liga Champions mereka dengan kemenangan pada hari Rabu. Mereka telah memastikan satu tempat di babak 16 besar, sementara tuan rumah […]
Gilabola.com

Jadi Cadangan di Dortmund, Kagawa Ingin Merumput di Spanyol

Liga Jerman – Pemain Borussia Dortmund, Shinji Kagawa telah mengungkapkan bahwa dia ingin menguji dirinya untuk bermain di La Liga, setelah dia gagal mendapatkan bentuk terbaiknya di Borussia Dortmund.
Dortmund menikmati musim yang baik, dan duduk dengan nyaman di puncak Bundesliga. Mereka kini mengumpulkan 30 poin dari 12 pertandingan, dan belum pernah kalah di papan atas klasemen. Pelatih Lucien Favre telah menerima banyak pujian karena menaruh kepercayaan pada pemain muda, dengan pemain seperti Jadon Sancho, Achraf Hakimi dan Christian Pulisic berkembang.
Dan akibatnya, pemain-pemain yang memilki jam terbang lebih banyak, justru gagal mendapatkan tim utama di Dortmund. Sebagai contoh: Mario Gotze hanya tampil sebanyak lima kali, dan Kagawa baru bermain sebanyak dua kali untuk Dortmund.
Sejak bergabung ke Dortmund, setelah bermain untuk Manchester United selama dua tahun di tahun 2014, Kagawa telah berjuang untuk mendapatkan konsistensi. Dan tampaknya waktunya di Dortmund akan segera berakhir ketika dia melihat kemungkinan kepindahan ke Spanyol.
Berbicara kepada Nikkan Sports, Kagawa mengatakan:”Saya ingin menyelesaikan situasi saat ini sesegera mungkin. Salah satu caranya adalah mengubah tim. Saya ingin mengubah lingkungan dan tantangan. Saya telah bermain di Dortmund dan Manchester United, tidak peduli negara mana saya pergi, saya tidak akan takut.”
“Saya selalu berpikir tentang bagaimana saya bisa pergi ke Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Saya tidak bisa pensiun tanpa pergi ke Spanyol. Ini adalah tantangan paling penting dalam karir saya,” imbuhnya.