Pekerjaan Fantastis Zidane Persulit Misi Manajer Baru

Sumberbola – Mantan bek Real Madrid, Fernando Sanz, mengaku bahwa Zinedine Zidane melakukan pekerjaan yang fantastis di Santiago Bernabeu. Namun, dia yakin jika Julen Lopetegui akan mampu membawa Los Blancos meraih kesuksesan juga.
Seperti diketahui, setelah membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut, Zidane secara mengejutkan memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan di klub ibukota Spanyol tersebut.
Kemudian Lopetegui mengisi kekosongan manajerial yang ditinggalkan Zidane, setelah mantan pelatih FC Porto itu resmi dipecat dari pekerjaan sebagai pelatih timnas Spanyol.
Baca Juga:

Coutinho Tak Bisa Jelaskan Alasan Barca dan Messi Sulit Raih Trofi Liga Champions
Jelang Lawan Inter, Pochettino: Ini seperti Sapi yang Melihat Kereta Api
Van Bommel Peringatkan Pemain PSV Tak Minta Kaos Lionel Messi Saat Jeda

Sementara itu, sejak menukangi Madrid, Lopetegui memberi peluang bermain untuk para pemain yang pada musim lalu jarang dimainkan Zidane. Kualitas mereka pun menjadi berkembang pesat.
Meski belum terbukti sepenuhnya jika Lopetegui bisa membawa Los Blancos meraih kesuksesan, namun Sanz yakin jika pelatih tersebut akan segera membuktikan kualitasnya. “Zidane melakukan pekerjaan fantastis untuk Real Madrid dan mendapat hasil yang sangat baik,” tutur Sanz kepada Goal International.
“Ini mempersulit misi manajer baru, tetapi Lopetegui adalah pelatih yang baik. Bahkan belum tiga bulan dia ada di sana, jadi dia punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” cetusnya.

Barca dan Real Madrid Disarankan Jemput Mo Salah

Sumberbola – Mantan bek Real Madrid, Fernando Sanz, yakin jika Mohamed Salah bisa menjadi prospek yang bagus untuk bermain di salah satu klub papan atas La Liga, yakni Barcelona atau Real Madrid di masa depan.
Mo Salah tampil sangat gemilang di bawah arahan Jurgen Klopp pada musim lalu, dengan mengantar Liverpool mencapai final Liga Champions. Pemain internasional Mesir itu juga berhasil memenangkan penghargaan individu Sepatu Emas, setelah menjadi top skor Liga Premier Inggris musim 2017/18.
Penampilan yang luar biasa tersebut membuat Mo Salah santer dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa lainnya pada musim panas tahun ini. Namun, mantan pemain AS Roma itu telah memantapkan hatinya untuk bertahan di Anfield.
Baca Juga:

Coutinho Tak Bisa Jelaskan Alasan Barca dan Messi Sulit Raih Trofi Liga Champions
Van Bommel Peringatkan Pemain PSV Tak Minta Kaos Lionel Messi Saat Jeda
Valverde: Barcelona Punya Motivasi Ekstra untuk Menangkan Liga Champions

Meski begitu, Fernando Sanz, yang pernah menjalani karier sepak bola bersama Real Madrid, yakin jika suatu saat nanti Mo Salah harus bermain di La Liga bersama Barcelona atau mantan klubnya, Real Madrid.
“Salah adalah pemain yang sangat bagus,” kata Sanz. “Saya ingin dan saya berharap melihatnya di Liga [Spanyol], karena pemain terbaik di dunia harus bermain di sini. Dia bisa bergabung dengan proyek Barcelona atau Real Madrid,” imbuhnya.

Arti Selebrasi Lionel Messi yang Sangat Menyentuh

Sumberbola – Lionel Messi sering terlihat melakukan selebrasi dengan kedua tangannya menunjuk ke langit, setelah dirinya berhasil mencetak gol. Itu adalah selebrasi yang sudah kita lihat berkali-kali.
Pria yang kini menjadi kapten Argentina itu sendiri tiba di akademi La Masia, Barcelona, tepatnya 18 tahun yang lalu pada hari ini, saat usianya masih menginjak 13 tahun.
Sejak berhasil tampil untuk tim utama Barca pada bulan Oktober 2004 silam, pemenang Ballon d’Or lima kali itu sudah memainkan 642 laga dan mencetak 556 gol dalam periode itu. Dan hampir setiap kali dirinya mencatatkan namanya di papan skor, Messi selalu merayakannya dengan menunjuk langit.
Baca Juga:

Griezman: Saya Ada di Puncak Bersama Messi, Ronaldo dan Mbappe
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper
Bale Bingung Gol Cantiknya di Final UCL Tak Masuk UEFA Goal of the Season

Messi yang kini sudah menginjak usia 31 tahun, sebelumnya pernah menjelaskan apabila dirinya mendedikasikan gol yang ia cetak pada neneknya, yang pertama kali membawanya untuk bermain sepak bola, namun meninggal sebelum sang pemain meraih kesuksesan yang luar biasa bersama raksasa Catalan.
Ia mengatakan: “Saya melakukan itu sebab saya mendedikasikan gol-gol saya pada nenek saya. Ia membawa saya bermain sepakbola, tapi sekarang ia tak dapat menyaksikan sendiri, sudah sejauh mana saya sampai. Akan tetapi, ia terus membantu saya dan keluarga saya.”
Menurut Luca Caioli yang sudah menulis biografi mengenai Messi, seorang pelatih di kampung halaman La Pulga sempat merasa khawatir karena sang pemain terlalu kecil untuk bersaing, jadi pada akhirnya ia tak memainkannya.
Akan tetapi, neneknya dilaporkan telah mengatakan kepada pelatih: “Tempatkan ia dan Anda bakal melihat seberapa bagus anak kecil itu bermain,” yang kemudian dijawab: “OK, namun saya menempatkan ia di dekat tepi lapangan, sehingga saat ia menangis, Anda dapat mengambilnya sendiri.”
Sisanya, seperti yang sudah sering kali kita katakan, adalah sejarah.

Real Madrid dan Malaga Tolak Tandatangani Bintang Atletico

Liga Spanyol – Media Spanyol, El Mundo Deportivo mengabarkan jika raksasa La Liga Santander, Real Madrid dan juga Malaga telah menolak kesempatan untuk menandatangani salah satu bintang milik Atletico, Borja Garces.
Garces yang saat ini masih berusia 19 tahun, menjadi penyelamat Los Rojiblancos dalam pertandingan melawan Eibar di ajang La Liga akhir pekan kemarin.
Ia datang ke lapangan sebagai pemain pengganti di babak kedua. Mendapat peluang bagus untuk menunjukkan bakatnya, sang pemain berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan sebuah gol di menit-menit terakhir pertandingan, yang sekaligus telah menghindarkan Atletico dari kekalahan.
Baca Juga:

Navas Siap Tinggalkan Real Madrid pada Januari 2019
Presiden Real Madrid Blokir Penambahan Pemain untuk Pertahankan Asensio
Jelang Lawan Real Madrid, Di Francesco Ingin AS Roma Lakukan Hal Ini

Pemain depan itu bergabung dengan tim muda Atletico pada tahun 2016 lalu. Akan tetapi, sebenarnya sang pemain bisa saja bergabung dengan Real Madrid atau Malaga. Sayang, kedua klub tersebut telah menolak untuk menandatanganinya secara permanen.
Garces sendiri pernah melakukan trial di Real Madrid dan Malaga. Namun, meski keluarganya adalah penggemar Madrid, Garces pada akhirnya harus merelakan mimpinya untuk bergabung dengan Los Blancos.

Griezmann: Penolakan pada Barca Tunjukkan Seberapa Bagus Atletico

Sumberbola – Antoine Griezmann menegaskan bahwa keputusannya untuk menolak tawaran dari Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin, telah membuktikan tentang seberapa bagusnya Atletico Madrid saat ini.
Memang, dalam jendela transfer musim panas kemarin, Griezmann mendapat ketertarikan kuat dari raksasa Catalan, yang sampai sekarang masih mencari pengganti yang tepat untuk Neymar.
Meski pihak Barca telah memberikan tawaran besar terhadap sang pemain, namun pemenang Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis tersebut pada akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan di Wanda Metropolitano.
Baca Juga:

Griezman: Saya Ada di Puncak Bersama Messi, Ronaldo dan Mbappe
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper
Lupakan Dybala, MU Sudah Punya Wonderkid Ini

Kini, saat ia kembali membahas tentang penolakannya terhadap Barca, Griezmann mengatakan bahwa apa yang membuatnya mengambil keputusan itu adalah karena dirinya yakin pada prospek kesuksesannya di masa depan bersama Atletico.
“Mengatakan tidak pada Barca menunjukkan kehebatan Atletico, [pelatih] Diego Simeone, rekan tim saya,” kata Griezmann.
“Jika mereka buruk, saya bakal pergi. Namun saya memiliki kepercayaan diri pada Simeone, pada klub dan pada rekan tim saya. Saya ingin membuat mereka berkembang dan saya punya kepercayaan pada mereka untuk membuat saya berkembang.
“Kami sudah sering saling membantu, dan semuanya sangat positif, sehingga ini akan terus membaik,” pungkasnya.

Griezman: Saya Ada di Puncak Bersama Messi, Ronaldo dan Mbappe

Sumberbola – Striker milik Atletico Madrid, Antoine Griezmann mengatakan bahwa meskipun ia pemain yang berbeda dengan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, namun ia merasa jika dirinya berada di tingkat tertinggi dalam sepak bola.
Griezmann kini menargetkan trofi Ballon d’Or, usai sebelumnya merasa sangat kecewa karena tidak menjadi bagian dalam daftar finalis penghargaan Terbaik FIFA. Dalam gala itu, 3 pemain yang menjadi nominator adalah Mohamed Salah, Luka Modric dan Cristiano Ronaldo.
“Ada bermacam cara untuk melihat sepakbola,” kata bintang asal Prancis pada Diario AS. “Sudah jelas jika saya merupakan pemain yang berbeda dengan Cristiano, Messi, Neymar atau [Kylian] Mbappe.
Baca Juga:

Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper
Reaksi Fans Ketika Cristiano Ronaldo Akhiri Paceklik Golnya di Serie A
Spekulasi Rashford di MU Buat Giggs Bingung

“Saya ada di puncak, tapi saya dapat menjadi lebih bagus. Saya ingin jadi (pemain) paling lengkap yang saya bisa. Saya takkan cetak 50 gol, tapi saya ingin membantu dalam menyerang dan bekerja untuk tim,” pungkasnya.
Terlepas dari itu, Griezmann layak menjadi nominator Ballon d’Or tahun ini. Pasalnya, ia berhasil menghantarkan timnas Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 di Rusia.

Terungkap! Bale Marah Sebelum Jadi Pahlawan di Liga Champions

Sumberbola – Gareth Bale belum lama ini mengaku marah, setelah hanya duduk di bangku cadangan sebelum menjadi pahlawan untuk Real Madrid di final Liga Champions pada akhir Mei lalu.
Pada musim lalu, kala Real Madrid masih berada di bawah arahan Zinedine Zidane, Bale memiliki waktu bermain yang minim. Bahkan, di final Liga Champions melawan Liverpool, pemain sayap asal Wales itu harus rela duduk di bangku cadangan.
Namun pada akhirnya Bale yang menjadi pahlawan dalam kemenangan tersebut. Hanya selang beberapa menit setelah turun di lapangan, pemain berusia 29 tahun itu langsung mencetak gol untuk Los Blancos. Tak hanya itu, mantan pemain Tottenham Hotspur itu berhasil menggandakan keunggulan, yang membuat Real Madrid meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Liverpool.
Baca Juga:

Inter Milan Berhenti Kejar Anthony Martial karena Hal Ini
Emre Can: Ronaldo Senang, Kami Semua Senang
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper

“Marah. Cukup marah, jujur ​​saja,” kata Bale kepada The Daily Mail. “Jelas, saya merasa bahwa saya pantas untuk memulai permainan. Saya telah mencetak gol. Jadi, ya, saya kira sulit untuk menyingkirkan kemarahan itu.”
Lebih lanjut, Bale menjelaskan gol yang dia cetak dalam laga tersebut dengan mengatakan: “Anda bisa memilih untuk mengambil bola dan melakukan sesuatu. Tapi Anda tahu bahwa Anda berada dalam situasi di mana jika Anda akan ditutup, Anda harus mencoba sesuatu.”
“Anda tentu tidak benar-benar berpikir tentang kelihatan bodoh. Jika Anda tidak mencoba beberapa hal, hal-hal tidak akan pernah terjadi. Jika Anda punya waktu untuk memikirkannya, itu tidak datang. Itu ketika Anda harus membuat keputusan-keputusan reaksi itu. Anda biasanya cenderung mendapatkan hasil terbaik.
“Saya tahu persis di mana bola itu pergi dan Anda dapat melihat di video itu, kepala saya berputar untuk melihat ke mana tepatnya bola itu. Begitu saya menendangnya, saya tahu itu bagus,” cetusnya.

Navas Siap Tinggalkan Real Madrid pada Januari 2019

Sumberbola – Penjaga gawang Real Madrid, Keylor Navas, dilaporkan siap meninggalkan ibukota Spanyol pada jendela transfer bulan Januari 2019 nanti.
Navas harus rela duduk di bangku cadangan, saat Real Madrid meraih kemenangan 4-1 atas Leganes sebelum jeda internasional. Itu karena pelatih Los Blancos, Julen Lopetegui, membiarkan Thibaut Courtois mencatat debutnya di Santiago Bernabeu, setelah pindah dari Chelsea pada musim panas ini.
Namun pada laga lanjutan La Liga pada hari Minggu (16/9), Navas lagi-lagi duduk di bangku cadangan saat Real Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Athletic Bilbao. Dengan demikian, kiper Kosta Rika itu seolah-olah hanya akan menjadi kiper kedua Los Blancos.
Baca Juga:

Presiden Real Madrid Blokir Penambahan Pemain untuk Pertahankan Asensio
Beckham pada Ibrahimovic: 500 Gol! Anda Benar-Benar Tua
Ibrahimovic Bentrok dengan Anak Manajer LA Galaxy Usai Cetak Gol Tendangan Karate

Lantas, menurut Don Balon, Navas telah memberitahu Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tentang kekecewaannya di klub. Pemain berusia 31 tahun itu dilaporkan ingin meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer Januari mendatang.
Mengetahui hal itu, sejumlah klub top di Eropa, termasuk Juventus, diklaim siap mengajukan tawaran potensial untuk Navas, jika kiper tersebut benar-benar ingin hengkang pada bursa transfer musim dingin nanti.
Jika memang Navas meninggalkan Real Madrid, maka Lopetegui akan mempromosikan Kiko Casilla sebagai kiper pilihan kedua Los Blancos di belakang Courtois.

Presiden Real Madrid Blokir Penambahan Pemain untuk Pertahankan Asensio

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan telah menganggap Marco Asensio sebagai pemain yang menjadi proyek pribadinya di Santiago Bernabeu.
El Confidencial mengklaim jika Perez telah mengalokasikan Asensio sebagai Galactico, sejak menandatangani pemain internasional Spanyol itu dari Real Mallorca pada tahun 2016 lalu. Bahkan, presiden tersebut dilaporkan telah memblokir penambahan pemain yang berpotensi mengancam kemajuan anak muda itu.
Penampilan brilian Asensio bersama Los Blancos telah menarik sejumlah tawaran fantastis senilai 150 juta Euro selama musim panas tahun ini, di mana Liverpool dan PSG sangat terkait dengan pemain berusia 22 tahun itu. Meski begitu, Perez tidak ingin kehilangan Asensio.
Baca Juga:

Ibrahimovic Bentrok dengan Anak Manajer LA Galaxy Usai Cetak Gol Tendangan Karate
Klopp: Kami Akan Coba untuk Siap Melawan PSG
Mantan Kiper MU Klaim De Gea adalah Messi Versi Kiper

Meskipun penjualan Asensio akan menghasilkan keuntungan besar, jika dibandingkan dengan investasi awal senilai 3,5 juta Euro saat dibeli dari Real Mallorca, namun Perez melihat anak muda itu dengan menggambarkannya sebagai ‘berlian’ di klub.
Banyak media yang melaporkan bahwa Asensio akan ditunjuk sebagai pengganti Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus pada awal Juli lalu. Faktanya, sejak Ronaldo pergi, Asensio dijadikan sebagai salah satu personel trio lini depan Real Madrid di seluruh laga pembuka La Liga musim 2018/19 ini.

Bicara Soal Real Madrid, Ozil Klaim Sergio Ramos Bersuara Emas

Sumberbola – Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, belum lama ini mengatakan bahwa dia belajar banyak hal untuk menangani berbagai tekanan, saat masih bermain di Real Madrid. Bintang asal Jerman itu juga mengaku bersahabat dengan kapten Los Blancos, Sergio Ramos.
“Jika Anda pergi dari Werder Bremen, di mana Anda adalah pemain muda berbakat ke klub besar seperti pemain besar, Anda bukan apa-apa,” tutur Ozil, dilansir dari arsenal.com.
“Jika Anda bermain untuk Real Madrid, bahkan jika Anda mendapatkan hasil imbang melawan Barcelona, itu adalah hal terburuk di dunia. Anda harus memenangkan setiap pertandingan.
Baca Juga:

Tak Bisa Bahasa Inggris, Zidane Diragukan Latih MU
MU Ingin Ajak Inter Milan Barter Pemain
Demi Pogba, Juve Siap Tumbalkan Dybala Plus Uang Tunai

“Jika Anda memenangkan 10 pertandingan berturut-turut dan kemudian bermain di kandang melawan tim yang lebih kecil di pertandingan berikutnya, Anda sangat tertekan. Saya benar-benar belajar mengendalikan tekanan dan menikmatinya ketika saya berada di sana.
“Itulah yang saya lakukan sekarang, menikmati permainan di bawah tekanan. Saya memiliki waktu yang baik di sana, waktu yang sukses juga, dan berteman baik.
“Sahabat saya adalah Sergio Ramos, dan saya masih berhubungan dengannya. Bagi saya, dia mungkin bek terbaik di dunia. Dia pria yang baik, teman yang baik dan penyanyi yang baik juga! Percaya atau tidak, dia benar-benar memiliki suara yang bagus,” pungkasnya.