Mourinho Tanggapi Rumor Gantikan Zidane di Real Madrid

Sumberbola – Rumor yang beredar belakangan ini mengaitkan Jose Mourinho dengan kembali sebagai manajer Real Madrid. Akan tetapi, pelatih asal Portugal itu berusaha menolak rumor tersebut, karena ingin menunjukkan rasa hormat terhadap Zinedine Zidane.
Sebagaimana dilaporkan oleh The Sun, Presiden Real Madrid, Florentino Perez tengah mempertimbangkan Mourinho sebagai manajer baru klub, jika Zidane meninggalkan Santiago Bernabeu.
Laporan ini muncul setelah Los Blancos menderita kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions pada tengah pekan ini, sementara penampilan raksasa Spanyol itu di La Liga musim ini juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Namun, tak ingin menambah tekanan pada Zidane, Mourinho bersikeras bahwa Real Madrid saat ini sudah memiliki orang yang bertanggung jawab di klub, sehingga dia bahkan belum pernah memikirkan soal kembali ke ibukota Spanyol.
“Saya tidak ingin kembali ke Real Madrid, karena mereka memiliki pelatih, dan dia bukan sembarang orang. Kembalinya saya ke bangku cadangan akan seperti itu,” kata Mourinho, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.
Mourinho menikmati kesuksesan di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan gelar La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol selama tiga tahun bertugas di klub. Masih harus dilihat apakah dia akan mendapat kesempatan untuk menambah koleksi itu di masa depan.

Barcelona Bentrok dengan FA Spanyol karena Ansu Fati

Sumberbola – Barcelona dikabarkan terlibat dalam pertengkaran dengan FA Spanyol, karena federasi sepak bola Negeri Matador itu ingin mempercepat proses naturalisasi Ansu Fati.
Remaja berusia 16 tahun itu menikmati awal musim yang mengesankan di Camp Nou, dengan mencetak 2 gol dalam 3 penampilan di La Liga. Hal ini membuat asosiasi sepak bola Spanyol ingin menaturalisasi pemain kelahiran Guinea-Bissau, yang juga bisa mewakili Portugal tersebut.
Menurut El Mundo Deportivo, dokumen naturalisasi Fati saat ini tengah diproses dan akan rampung tepat pada waktunya, dalam upaya memungkinkan sang pemain bisa mewakili La Furia Roja di Piala Dunia U-17.
Akan tetapi, laporan itu menambahkan bahwa situasi ini membuat Barcelona kesal. Pasalnya, Blaugrana terpaksa akan kehilangan bintang belianya tersebut selama lima pekan, karena Fati harus mengikuti turnamen yang akan digelar di Brasil mulai 26 Oktober hingga 17 November.
Tentunya, kehilangan Fati akan menjadi kerugian besar buat Barcelona. Pasalnya, dia sejauh ini menjadi opsi yang ideal di posisi sayap, saat Barcelona kehilangan Lionel Messi dan Ousmane Dembele yang cedera.
Bagaimanapun, Barcelona tidak akan memiliki daya untuk menahan Fati. Apalagi setelah pelatih Spanyol U-17, Robert Moreno, membenarkan bahwa Fati akan bergabung dengan tim pada Oktober.
“Orang-orang dari Federasi sedang mengusahakan agar Ansu Fati bermain untuk kami,” kata Moreno kepada Movistar TV.

Bukan Mourinho, Ini Calon Pengganti Zidane Pilihan Presiden Real Madrid

Sumberbola – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan telah mengidentifikasi pengganti Zinedine Zidane, jika pelatih asal Prancis itu kembali meninggalkan Santiago Bernabeu.
Zidane berada di bawah tekanan kuat, menyusul bentuk buruk Real Madrid di awal musim ini. Raksasa Spanyol itu ditahan imbang sebanyak dua kali di La Liga, sebelum dihajar oleh Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di Liga Champions pada tengah pekan.
Alhasil, sejumlah penggemar setia Real Madrid mulai meminta klub kebanggaan mereka untuk memecat Zidane, menyusul penampilan buruk Eden Hazard CS ketika melawan PSG.
Banyak pendukung menuntut klub untuk mengangkat kembali Jose Mourinho menjadi manajer di Santiago Bernabeu. Pelatih asal Portugal itu memang tengah menganggur, sejak dipecat oleh Manchester United pada Desember lalu.
Namun, menurut surat kabar harian Spanyol, Mundo Deportivo, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menginginkan Xabi Alonso sebagai pengganti Zidane.
Laporan itu mengatakan bahwa Perez merasa jika Zidane bukan manajer yang tepat untuk memimpin skuat baru Real Madrid. Sebaliknya, dia menilai jika pahlawan Liverpool, Alonso, yang saat ini mengelola Real Sociedad B, sebagai pengganti yang ideal.
Real Madrid mendukung Zidane di jendela transfer, dengan jor-joran menandatangani pemain baru. Mereka mendatangkan Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Militao, Ferland Mendy dan Rodrygo, dengan menghabiskan biaya sekitar 300 juta Pounds. Namun, bintang-bintang baru itu kesulitan untuk bersinar di bawah asuhan Zidane sejauh ini.

Real Madrid Harus Bayar 80 Juta Euro untuk Pecat Zinedine Zidane

Liga Spanyol – Inkonsisten Real Madrid di awal musim ini mulai mengancam posisi Zinedine Zidane, selaku salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Los Blancos. Namun, raksasa La Liga itu dilaporkan harus membayar senilai 80 juta Euro untuk memecat sang pelatih.
Meski sudah belanja besar pada musim panas tahun ini, Real Madrid masih saja belum berhasil menunjukkan performa terbaik mereka. Terbarunya, Los Blancos kalah telak dari Paris Saint-Germain dengan skor 3-0 di matchday 1 Liga Champions musim ini, Kamis (19/9) malam kemarin.
Kekalahan ini menegaskan ketidakstabilan Real Madrid sejak awal musim, terutama di ajang La Liga. Keraguan tentang Zidane sebagai sosok yang menangani proyek revolusi Los Blancos pun semakin meningkat.
Meski pada musim-musim sebelumnya Zidane mampu membawa Real Madrid tampil gemilang, namun Era kedua sang pelatih kali ini belum cukup meyakinkan.
Menurut Sport, sudah ada sejumlah nama pengganti Zidane yang disuarakan. Di puncak daftar itu, ada nama mantan pelatih mereka, yakni Jose Mourinho. Namun, memecat juru taktik asal Prancis itu tidak mudah.
Laporan tersebut mengklaim bahwa Real Madrid harus membayar 80 juta Euro untuk memecat Zidane musim ini. Pasalnya, sang pelatih telah menyepakati kontrak tiga setengah tahun ketika kembali ke Santiago Bernabeu pada bulan Maret lalu.
Real Madrid sepakat membayarnya 13 juta Euro per musim. Artinya, jika menghitung sisa kontrak Zidane, tersimpulkan total biaya bersih 39 juta Euro. Itu sama dengan biaya kotor 80 juta Euro.
Satu-satunya cara Madrid tidak mengeluarkan banyak uang adalah jika Zidane setuju menghanguskan dua tahun sisa kontraknya. Selain itu, Los Blancos juga masih harus mempersiapkan uang untuk membayar Mourinho, yang jelas tidak murah.

CEO Barcelona Sebut De Ligt Mata Duitan

Berita Bola – CEO Barcelona, Oscar Grau, telah menyebut Matthijs de Ligt sebagai pemain mata duitan, di mana ia mengklaim bintang asal Belanda itu lebih memilih Juventus daripada tim Catalan hanya untuk mendapatkan gaji besar.
De Ligt menjadi rebutan kelas berat selama musim panas 2019 setelah penampilannya yang gemilang untuk Ajax Amsterdam musim lalu. Barcelona dan Juventus diyakini menjadi dua tim paling dekat mendapatkan jasa De Ligt, sebelum Si Nyonya Tua pada akhirnya memenangkan tanda tangan bintang berusia 20 tahun itu dalam transfer senilai 75 juta Euro.
Dan kini Oscar Grau selaku kepala eksekutif Barcelona mengatakan jika De Ligt lebih memilih gabung Juventus karena gaji tinggi yang diperolehnya di Turin, di mana ia mendapatkan bayaran 416.000 Euro per minggu.
“Kami mengajukan tawaran kepadanya (De Ligt), tetapi ia lebih suka pergi ke Juve, di mana perpajakan Italia memungkinkannya untuk mendapatkan gaji bersih yang lebih tinggi,” kata Grau.
“Klub melakukan segala kemungkinan dengan dua penawaran, satu dengan dan satu tanpa pemain sebagai imbalan tetapi masih gagal. Ia lebih memilih ke sana dengan gajinya,” jelasnya.

Rivaldo Peringatkan Barcelona untuk Menjaga Ansu Fati dari Hype

Berita Bola – Mantan bintang Barcelona, Rivaldo, telah memperingatkan tim Catalan untuk bisa menjaga Ansu Fati dari hype, dengan penyerang berusia 16 tahun itu sedang jadi pembicaraan usai tampilannya yang mengesankan sejauh musim ini.
Bintang muda asal Guinea-Bissau berhasil menerobos ke tim utama Barcelona musim ini, dengan Ansu fati mencetak gol pertamanya ketika pasukan Ernesto Valcerde bermain imbang 2-2 melawan Osasuna pada bulan lalu. Fati kemudian mencetak gol kedua untuk Barcelona ketika timnya menang 5-2 atas Valencia, dengan remaja berusia 16 tahun juga membuat 1 assist pada laga tersebut.
Penampilan penyerang asal Guinea-Bissau itupun telah menjadi sorotan akhir-akhir ini, dan bahkan ada yang membandingkan Fati dengan superstar Barcelona, Lionel Messi. Dan Rivaldo telah menyarankan Barcelona untuk menjaga penyerang berusia 16 tahun itu dari hype, sementara ia mengatakan Fati belum bisa dibandingkan dengan Messi.
“Pujian seperti itu akan memberi terlalu banyak tekanan di pundaknya (Fati),” kata Rivaldo tentang penyerang muda Barca itu. “Barcelona harus menjaganya dari hype seperti ini.
“Dia masih anak-anak yang bahkan belum menjadi anggota tim utama. Barcelona harus memberinya waktu dan ruang untuk bermain sepak bola dan di masa depan kita akan melihat apakah dia adalah Messi baru.
“Tapi untuk saat ini, membandingkan ia dengan Messi itu jauh. Bahkan ia belum mendekati Messi yang memenangkan segalanya di sini,” jelasnya.

Ansu Fati Resmi Jadi Warga Spanyol di Akhir Pekan Ini

Liga Spanyol – Pemain muda Barcelona, Ansu Fati, akan segera menyelesaikan proses naturalisasinya di Spanyol. Sehingga, ada kemungkinan besar bahwa ia akan segera membela timnas Spanyol dalam waktu dekat.
Sejak awal musim 2019/20, nama Ansu Fati menjadi buah bibir di Spanyol. Di usianya yang masih sangat muda, ia sukses melakukan debut di tim senior Barcelona dengan mencetak gol dan assist bagi tim asal Catalunya tersebut.
Pemain berusia 16 tahun itu tampil mengesankan saat menggantikan peran Lionel Messi di lini serang Barcelona. Alhasil, performanya menarik perhatian RFEF selaku federasi sepakbola Spanyol yang ingin menaturalisasinya.
Dilansir dari AS, keinginan RFEF menaturalisasi Fati akan segera selesai. Proses sang pemuda menjadi warga negara Spanyol diberitakan akan segera disahkan dalam waktu dekat.
Menurut laporan tersebut, pihak RFEF sudah berbicara dengan Fati dan keluarganya sejak beberapa bulan yang lalu. Mereka sudah menawarkan sang pemain untuk dinaturalisasi sebagai warga negara Spanyol, dan pemain kelahiran Guinea-Bissau ini sudah mengiyakan tawaran tersebut.
Untuk itu, berkas naturalisasi Fati diberitakan sudah masuk ke Pemerintah Spanyol untuk diproses. Proses naturalisasi Fati itu pun berjalan dengan lancar.
Pemerintah Spanyol tidak menemukan kendala berarti dalam menaturalisasi Fati. Sehingga, prosesnya berjalan dengan cepat dan sang pemain diyakini akan segera disahkan menjadi warga negara Spanyol pada hari Jumat (20/9) besok.
Setelah sah menjadi warga negara Spanyol, Fati diberitakan akan segera bergabung dengan Timnas Spanyol U-17. Ia akan dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-17 yang digelar pada bulan Oktober mendatang.

Eden Hazard Menyesal Gabung Real Madrid

Sumberbola – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, yakin jika Eden Hazard mungkin akan menyesal setelah bergabung dengan klub raksasa La Liga, Real Madrid.
Pemain internasional Belgia itu mengakhiri masa tinggal tujuh tahunnya di Chelsea pada musim panas lalu, setelah memutuskan bergabung dengan Los Blancos dalam kesepakatan transfer yang diperkirakan bernilai 88 juta Pounds.
Cedera memang telah menghambat awal karier Hazard di Santiago Bernabeu, dan dia tampil di bawah bentuk terbaiknya saat tim ibukota Spanyol itu menelan kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain dalam matchday pembuka fase grup Liga Champions 2019/20 pada Kamis (19/9) dini hari WIB.
Lantas, berbicara setelah kekalahan Madrid di Parc des Princes, Ferdinand mengaku khawatir jika Hazard pindah ke Real Madrid pada waktu yang salah.
“Ketika Anda pergi ke klub baru, terutama untuk ukuran Real Madrid, Anda harus mendapatkan hak untuk menjadi orang yang mendapatkan bola, orang yang mereka pandang pertama sebagai jimat,” kata Ferdinand dilansir dari Metro.co.uk.
“Dia harus melakukan sesuatu dalam permainan pelatihan dan dalam permainan itu sendiri, untuk membuat mereka ingin memberinya bola.
“Saya benar-benar takut atasnya, bahwa dia pergi ke Real Madrid pada waktu yang salah. Ini adalah tim yang menua, mereka tidak sedang meningkat, dan saat ini mereka belum banyak mendapatkan penampilan terbaiknya, dan hal itu akan membuat Hazard merefleksikan keputusannya secara buruk dalam jangka panjang,” pungkas mantan bek itu.
Sebagai catatan, Real Madrid gagal mencatatkan satu tembakan pun ke gawang PSG, kendati ada Hazard, Gareth Bale dan Karim Benzema yang memimpin lini serang tim besutan Zinedine Zidane tersebut.

Real Madrid Siapkan 275 Juta Euro dan Gaji Besar untuk Rayu Mbappe ke Santiago Bernabeu

Berita Bola – Pakar sepakbola La Liga, Eduardo Inda, mengatakan bahwa Real Madrid telah menyiapkan 275 Juta Euro serta gaji besar untuk membajak Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain.
Mbappe telah dikaitkan dengan raksasa La Liga dalam beberapa musim panas terakhir, dan Florentino Perez selaku presiden Los Blancos tidak mennyembunyikan keinginan untuk membawa penyerang internasional Prancis itu ke Santiago Bernabeu.
Dan kini Eduardo Inda selaku kepala surat kabar Spanyol Okdiario, mengungkapkan bahwa Real Madrid telah menyiapkan dana sekitar 275 Juta Euro dan gaji 40 juta Euro untuk merayu Mbappe ke ibukota Spanyol.
“Kylian Mbappé adalah pemain yang diinginkan semua tim di dunia,” kata Inda pada El Chiringuito. “Dia mempunyai kontrak dengan PSG hingga tahun 2022 dan tahun depan seseorang harus menandatanganinya. Real Madrid telah menyetujui gaji 35 juta ditambah 5 juta Euro bonus kepada Mbappe.
“Real Madrid mengatakan kepadanya untuk tidak memperpanjang [kontraknya dengan PSG] dan akan membayar 225 juta ditambah 50 juta Euro pada raksasa Prancis.
“Saya yakin Real Madrid akan masuk untuk bernegosiasi musim panas mendatang, karena jika dia memasuki dua tahun terakhir, PSG tidak akan bisa berbuat banyak untuk Mbappe,” jelasnya.

Koke: Saya Tidak Memiliki Masalah dengan Keputusan Griezmann ke Barcelona

Berita Bola – Kapten Atletico Madrid, Koke, mengungkapkan bahwa ia tidak ada dendam terhadap Antoine Griezmann yang memutuskan untuk meninggalkan Los Colchoneros untuk Barcelona pada musim panas tahun ini.
Griezmann meninggalkan Atletico setelah lima musim berkarier di Wanda Metropolitano ketika Barcelona membayar kesepakatan senilai 120 juta Euro untuknya pada bulan Juni. Namun ada laporan mengatakan jika Griezmann dan Barcelona melanggar kesepakatan yang ada di kontrak sang penyerang dengan Atletico.
Laporan itu mengatakan jika Barcelona telah mengontak Griezmann sebelum bulan Juli yang seharusnya membuat raksasa La Liga membayar klausul senilai 200 juta Euro pada Atletico dan bukan 120 juta Euro. Hal itu sendiri membuat pada petinggi Atletico marah, tetapi Koke selaku kapten Los Colchoneros menegaskan bahwa ia tidak masalah dengan kepindahan Griezmann yang bermasalah tersebut.
“Banyak pemain, bukan hanya Griezmann, yang pasti berhubungan dengan klub lain,” kata Koke pada Marca. “Saya tidak tahu apakah itu benar tentang apakah mereka [Griezmann dan Barcelona] berbicara sebelum atau setelah tanggal klausulnya habis.
“Saya tidak tahu itu, tetapi jika itu benar, mungkin itu adalah tindakan yang tidak baik. Tapi semua orang bisa melakukan apa yang dia inginkan dalam hidupnya.
“Saya hanya bisa berterima kasih padanya selama lima tahun yang dia habiskan di sini ketika dia memberikan segalanya ketika dia berada di tanah. Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan dan hanya itu,” tukasnya.