Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Bayern Munchen cemas jelang lawan Tottenham Hotspur di Liga Champions. Mereka mengakui tim Premier League lebih kuat.
CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, telah berulang tahun. Saat diwawancarai laman resmi klub dan BFW, ia mengomentari performa tim sejauh ini. Ia sekalian membahas banyak hal, termasuk persiapan laga Liga Champions lawan Tottenham Hotspur.
Secara umum dirinya mengaku puas, namun ia menekankan tim perlu lebih meningkatkan kemampuan mereka untuk mengejar kemenangan di setiap laga. Ia ingin skuad Die Roten berjaya bukan hanya di Bundesliga saja, namun hingga ke Liga Champions.
“Kami menang 5 dari 7 pertandingan dan juga meraih hasil imbang yang berkualitas saat melawan kubu RB Leipzig. Hasil saat melawan Hertha di pertandingan pembuka jadi satu-satunya hasil yang menyesakkan hati,” ujar Karl-Heinz Rummenigge.

Berita Terkait

Eks Pemain Tottenham Hotspur Jermain Defoe Kecelakaan
Tottenham Menang 2-1 Meski Disiksa Kartu Merah, Kalah Segalanya
Hasil Pertandingan Paderborn vs Bayern Munchen, Skor 2-3

“Meski begitu, kami tetap bahagia dengan langkah awal kami dan kami harus memastikan dapat hasil maksimal di laga selanjutnya lawan Paderborn, Tottenham dan Hoffenheim. Kalau kami bisa melakukan hal itu, kami pasti akan dengan cepat menjadi pemuncak di klasemen sementara dan tempat itu adalah yang kami inginkan sekarang ini.”
Bayern Munchen ingin tampil maksimal lawan Tottenham Hotspur
Ia juga mengomentari antusiasme jadwal laga Bayern selanjutnya ke London lawan kubu Spurs. Ia menilai laga tersebut adalah tes sesungguhnya bagi sang wakil Bundesliga.
“Pertama-tama, mereka berhasil masuk final tahun lalu. Kedua, harus saya akui jika Premier League jauh lebih kuat daripada Bundesliga saat ini. Kami perlu performa terbaik di sana dan saya menantikan laga ini.”
“Mereka punya stadion baru, termahal di dunia ini. Ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya datang ke sana, tapi kota London selalu asyik untuk dikunjungi,” pungkasnya.
Tim raksasa Liga Jerman itu memang harus menghadapi Paderborn dahulu besok, pukul 20.30 WIB. Mereka cukup diunggulkan untuk menang skor besar di laga tersebut.
Setelah lawan Paderborn, mereka baru terbang ke Inggris untuk melawan Tottenham Hotspur dan terpana melihat kemewahan stadion lawan. Mereka bertemu pada hari Rabu (2/10), pukul 02.00 WIB.
Sumber: Bayern Munchen Cemas Jelang Lawan Tottenham Hotspur

Bayern Munchen Ogah Tandemkan Coutinho Dan Muller

Gilabola.com – Bayern Munchen ogah tandemkan Philipp Coutinho dan Thomas Muller di Liga Champions. Pelatih Niko Kovac menegaskan sendiri hal tersebut.
Bos Bayern Munchen Niko Kovac tegas menolak ide memainkan Philippe Coutinho dan Thomas Muller secara bersama-sama. Hal itu ia tegaskan saat tim bersiap akan melawan Koln.
Coutinho sendiri telah kembali bugar tepat waktu membantu kemenangan tim skor 3-0 lawan Red Star Belgrade sebelum akhirnya digantikan Muller di menit ke-83. Muller langsung memberikan dampak dengan cetak gol, namun Kovac tidak tertarik memainkan keduanya secara bersamaan.
“Muller dan Coutinho bermain bersama di 10 peran akan jadi terlalu menyerang. Kami perlu keseimbangan yang bagus,” ujarnya dalam sesi wawancara sebelum pertandingan. “Tidak bermaksud untuk selamanya juga, tapi untuk saat ini saya menurunkan kemungkinan tersebut.”

Berita Terkait

Hasil Pertandingan Paderborn vs Bayern Munchen, Skor 2-3
Bayern Munchen Ngotot Gaet Bintang Manchester City
Bayern Munchen Sudah Seperti Keluarga Bagi Coutinho

Tak terkalahkan di Bundesliga musim ini, Kovac melaporkan jika timnya antusias untuk kembali bertanding. “Jelas kami akan punya pertandingan, namun laga nanti akan lebih berperan pada aspek mentalitas kami.”
Bayern Munchen dalam kondisi fit dan siap tempur
“Kami jelas hanya mau mendapatkan kemenangan saja, itu sangat penting bagi kami, tapi para pemain saya fit dan siap tempur. Semua lawan kami di Bundesliga selalu memberikan semua yang mereka miliki dan kami jadi tertantang sejak menit pertama babak pertama, tapi kami ingin menang dan bertahan di atas klasemen sementara.”
Meski klaim tim dalam kondisi fit, namun Kovac tidak menampik adanya pemain yang cedera. “Josh (Kimmich) sempat cedera engkel, tapi semuanya sudah baik-baik saja kok sekarang.”
“Lucas (Hernandez) ada masalah di engkelnya dan Kingsley (Coman) sakit tenggorokan, jadi kami masih harus memantau mereka,” pungkasnya kepada Sport360.
Die Roten akan melawan Koln hari ini, pukul 20.30 WIB. Kedua tim akan berlaga di Stadion Allianz Arena. Melawan Koln, tim tuan rumah cenderung lebih diunggulkan menang.
Sumber: Bayern Munchen Ogah Tandemkan Coutinho Dan Muller

Bayern Munchen Ditakdirkan Lolos Dari Grup Liga Champions

Bayern Munchen ditakdirkan lolos penyisihan grup Liga Champions setelah kebagian hanya satu lawan sulit pada drawing Kamis (29/8) malam.
Raksasa Bavaria itu satu grup dengan Tottenham Hotspur dari Inggris dan Olympiacos asal Yunani serta Red Star Belgrade dari Serbia. Dua nama terakhir boleh sedikit diabaikan. Hanya Spurs yang adalah finalis Liga Champions musim lalu masih mungkin menimbulkan kekecewaan bagi Bayern Munchen.
Selaku unggulan di Pot 1, Bayern Munchen berhasil menghindari sejumlah favorit juara Liga Champions musim ini seperti Barcelona dan Liverpool, tapi sementara drawing di Monaco itu berlangsung, mereka masih mungkin satu grup dengan Real Madrid yang adalah tim terkuat di Pot 2 dan Inter Milan di Pot 3. Beruntung hal itu tidak terjadi.
Prosedur Drawing Grup Liga Champions
Sebanyak 32 tim ikut serta dalam drawing grup Liga Champions hari Kamis (29/8) di Monaco, dengan seluruh peserta terbagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi delapan nama berdasarkan koefisien klub mereka.

Berita Terkait

Bayern Munchen Masih Usaha Dapatkan Leroy Sane
Hasil Bayern Munchen vs Mainz 6-1, Enam Gol Enam Pemain Berbeda
Bayern Munchen Diselamatkan Pencetak Gol Terindah Piala Dunia 2018

Angka-angka koefisien itu digunakan untuk menentukan peringkat tim berdasarkan kinerja mereka di Eropa sebanyak lima musim sebelumnya, dengan Pot 1 berisi sang juara bertahan (Liverpool), pemenang Liga Europa (Chelsea) dan juara dari enam liga domestik dengan peringkat teratas (Barcelona, Manchester City, Juventus, Bayern Munchen, PSG dan Zenit St Petersburg).
Tim-tim ini kemudian diundi untuk masuk ke dalam delapan grup yang terdiri dari empat tim masing-masing, dengan satu klub dari setiap pot (1 sampai 4) masuk ke masing-masing grup.
Klub dari negara atau asosiasi bola yang sama tidak bisa berada di grup yang sama. Setiap tim akan memainkan enam pertandingan – tiga kandang dan tiga tandang – antara September dan Desember, dengan dua teratas dalam grup maju ke babak sistem gugur, dan tempat ketiga tersingkir ke Liga Europa.
Bayern Munchen Unggulan Liga Champions Selaku Juara Bundesliga
Juara Bundesliga tujuh kali Bayern Munchen seperti biasanya berada di Pot 1 atau daftar unggulan. Ini berarti lima kali juara Piala Eropa/Liga Champions itu tidak bisa bertemu juara bertahan dan tim yang menyingkirkan mereka musim lalu, Liverpool, tetapi dapat mungkin saja bertemu dengan raksasa Spanyol Real Madrid.
Dengan satu tim Jerman di masing-masing Pot yang tersisa, Bayern Munchen memiliki tujuh kemungkinan lawan dari masing-masing Pot:

Pot 2: Real Madrid (Spanyol), Atletico Madrid (Spanyol), Napoli (Italia), Shakhtar Donetsk (Ukraina), Tottenham Hotspur (Inggris), Ajax (Belanda) dan Benfica (Portugal).
Pot 3: Lyon (Prancis), Red Bull Salzburg (Austria), Olympiacos (Yunani), Club Brugge (Belgia), Valencia (Spanyol), Inter Milan (Italia) dan Dinamo Zagreb (Kroasia).
Pot 4: Lokomotiv Moscow (Rusia), Genk (Belgia), Galatasaray (Turki), Red Star Beograd (Serbia), Atalanta (Italia), Lille (Prancis) dan Slavia Prague (Ceko).

Sumber: Bayern Munchen Ditakdirkan Lolos Dari Grup Liga Champions

Manchester United vs Bayern Munchen 5-0 di Treble Reunion

Gilabola.com – Legenda Manchester United yang bermain di tahun 1999 berhasil mengalahkan legenda Bayern Munchen dengan skor telak 5-0 di Old Trafford, Solskjaer dan Dwight Yorke ikut mencetak gol untuk mengantarkan Setan Merah meraih kemenangan yang sama 20 tahun silam.
Laga antara Manchester United vs Bayern Munchen dalam rangka Treble Reunion ini menandai peringatan ke-20 kemenangan bersejarah Man United di ajang Liga Champions United atas tim Bundesliga Bayern Munchen di Camp Nou.
Hasil penjualan tiket yang diperoleh dari pertandingan ini akan ditransfer ke Yayasan Manchester United. Pertandingan Treble Reunion 1999 yang mempertandingkan Manchester United dan Bayern Munchen menampilkan para pemain legenda dari kedua belah pihak, memutar kembali memori 20 tahun lalu dan mengulang kesuksesan yang sama bagi MU, hanya saja kali ini skornya 5-0.
Pertandingan yang digelar hari Minggu, 26 Mei di Old Trafford ini untuk memperingati 20 tahun kemenangan treble Man United di tahun 1999 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Berita Terkait

Bayern Munchen Dihujat Fans Karena Asyik Main Hape
Manchester United Dapat Peringatan Dari Jaap Stam
Manchester United Disarankan Neville Jemput Bissaka

Pada saat itu, pemain pengganti Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer sukses mengantarkan comeback bersejarah di Camp Nou dan akhirnya mengalahkan Bayern dengan skor 2-1 yang berakhir dengan sukses mengangkat trofi Liga Champions.
Sir Alex Ferguson kala itu sukses menambahkan gelar Liga Champions setelah sebelumnya memenangkan du gelar domestik Liga Premier dan Piala FA.
Solskjaer memutar kembali kenangan dengan gol pembuka yang bagus hanya dalam empat menit pertandingan, memanfaatkan bola muntah dari umpan silang David Beckham.
Paul Scholes hampir menggandakan keunggulan di menit ke-21 dengan penyelesaian klinis, tetapi gol itu dibatalkan karena offside.
Namun demikian, Manchester United berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sembilan menit kemudian melalui Dwight Yorke, melepaskan tendangan voli yang luar biasa ke arah tiang jauh setelah mendapatkan umpan kiriman Jesper Blomqvist.

Berbeda dengan babak pertama, babak kedua lebih penuh aksi, Bayern Munchen mendominasi penguasaan bola awalnya.
Namun, Manchester United  bangkit dengan cepat, saat Beckham, Nicky Butt dan Scholes membombardir gawang Munchen. Butt menambah keunggulan di menit ke-79, bola melengkung menjebol gawang Munchen usai memanfaatkan umpan silang Louis Saha.

Saha ikut mencetak gol dan merubah kedudukan menjadi 4-0 lima menit kemudian, memanfaatkan bola kiriman Greening. Beckham mengakhiri penampilannya yang mengesankan dengan gol di akhir pertandingan sekaligus menutup laga yang penuh kebahagiaan dari kedua kubu ini. Manchester United vs Bayern Munchen 5-0. Sebuah reuni yang indah 🙂
Sumber: Manchester United vs Bayern Munchen 5-0 di Treble Reunion

Manchester United vs Bayern Munchen, Laga Fenomenal 1999 Diulang

Gilabola.com – Manchester United vs Bayern Munchen bertarung sengit pada babak Final Liga Champions 1999 di Barcelona, dan kini kita akan segera dapat menyaksikan ‘ulangan’ laga fenomenal tersebut, masih dengan pemain yang sama seperti David Beckham dan hadir juga Sir Alex Ferguson.
David Beckham akan bergabung dengan legenda-legenda besar tahun 1999 seperti Peter Schmeichel, Jaap Stam dan Paul Scholes dan mereka semua akan bermain dalam pertandingan amal khusus di Old Trafford.
Dan pemenang final Liga Champions tahun 1999 Manchester United akan siap berpesta lagi, seperti di tahun 1999.
Pertandingan Treble Union antara Manchester United vs Bayern Munchen yang digelar oleh Manchester United Foundation ini akan digelar pada hari Minggu malam 26 Mei 2019 di Old Trafford.

Berita Terkait

Bayern Munchen Dihujat Fans Karena Asyik Main Hape
Manchester United Dapat Peringatan Dari Jaap Stam
Manchester United Disarankan Neville Jemput Bissaka

David Beckham, Peter Schmeichel, Jaap Stam dan Paul Scholes adalah di antara nama-nama pemain final 1999 yang telah dikonfirmasi akan menjadi bagian dari pesta di Old Trafford yang akan digelar pekan depan dalam final ulangan antara Manchester United vs Bayern Munchen, di mana tim Sir Alex Ferguson kala itu melakukan hal mustahil di menit-menit akhir pertandingan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2 -1.
Peringatan 20 Tahun Final Liga Champions 1999
Untuk memperingati 20 tahun malam dramatis di stadion Camp Nou Barcelona, ​​Sir Alex Ferguson akan kembali ke tim yang pernah ia antarkan untuk memenangkan trofi bersama bos Bayern Munchen Ottmar Hitzfeld yang menjadi pelatih Munchen di era Lothar Matthaus, Stefan Effenberg dan Mario Basler.
David Beckham pun mengatakan: “Untuk menciptakan kembali final Liga Champions 1999 akan menjadi sebuah momen istimewa. Untuk memenangkan treble (Liga Champions, Liga Premier dan Piala FA) dengan cara yang kami lakukan seperti dahulu akan sangat fantastis.”
Schmeichel mengungkapkan bahwa meskipun itu dulu merupakan momen yang menyakitkan di mana Bayern kalah di final, unggul 1-0 sebelum akhirnya menyerah pada dua gol di masa injury time yang dicetak oleh Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer, namun pertemanan antara kedua kubu semakin erat selama beberapa tahun kemudian.
“Saya tidak terkejut sama sekali bahwa mantan pemain Bayern setuju untuk bertemu lagi,” tambah mantan kiper United itu. “Mereka sangat menghormati. Saya berada di kubu Denmark yang mengalahkan Jerman Barat di final Piala Eropa 1992.”
“Kami mengundang mereka untuk makan malam dan ke pesta sesudahnya dan mereka semua bahagia. Pada tahun-tahun setelah kami memenangkan Liga Champions saya tetap berhubungan dengan sejumlah pemain Bayern terutama Oliver Khan.”
“Orang-orang cenderung melihat kekalahan kami di Barcelona sebagai momen hitam dalam sejarah Bayern. Namun mereka tidak menganggapnya begitu. Mereka melihatnya sebagai sebuah peluang untuk maju.”
“Mereka mencapai semi final Liga Champions tahun depan dan memenangkannya setahun kemudian.”
“Saya ingat Oliver berterima kasih kepada saya karena mengalahkan mereka dengan cara yang sangat aneh tetapi dia mengatakan itu membuat mereka menjadi pemain yang lebih baik. Mereka semua bereaksi dengan cara yang positif.”
Sheringham tahu bahwa setiap tulang di tubuhnya akan sakit setelah pertandingan reuni tetapi ia mengatakan: “Senang bisa diminta untuk kembali. Saya pikir ini adalah kesempatan yang bagus dan ide bagus untuk membuat pertandingan diulang lagi.”
Giggs mengakui bahwa beberapa menit terakhir kejayaan Liga Champions tidak akan pernah hilang dari pikirannya.
“Pada menit terakhir saya pikir ada sedikit keputusasaan merayap masuk,” kenangnya tentang laga Manchester United vs Bayern Munchen.
“Bola keluar dari sepak pojok dan saya hanya mengayunkan kaki kanan ke arah bola. Melihat ke belakang, saya senang itu tidak berada di kaki kiri saya karena mungkin akan berakhir di tribun!”
“Aku hanya senang ketika aku mendorongnya, Teddy ada di sana untuk melesakannya ke gawang. Lalu sebelum Anda menyadarinya, kami mendapatkan sepak pojok lain dan Teddy ada di sana lagi untuk menanduk bola ke arah Ole dan kami menang!”. Laga antara Manchester United vs Bayern Munchen pun kala itu ditutup dengan cara dramatis.
Dia tersenyum: “Sungguh saya seperti penggemar malam itu dan saya ingin menikmati apa yang terjadi sebanyak mungkin yang saya bisa. Anda melakukan apa yang dilakukan sebagian besar penggemar.”
“Tuhan tahu berapa lama kami berada di lapangan setelah pertandingan, tetapi itu adalah waktu yang lama. Saya pikir kami tidak kembali ke hotel antara jam 1 pagi sampai jam 2 pagi. Setelah kami melakukan perayaan. Kami akan berpesta seperti tahun 1999 lagi!”
Sumber: Manchester United vs Bayern Munchen, Laga Fenomenal 1999 Diulang

Bukan Ke Juventus, James Rodriguez Lebih Pilih Napoli

Bukan Ke Juventus, James Rodriguez Lebih Pilih Napoli- Rumor kepergian James Rodriguez dari Bayern Munchen semakin menguat. Namun hebohnya, James yang sering disebut bakal ke Juventus terbantahkan. Menurut mertuanya, Hernan Ospina James suatu saat akan bermain untuk Napoli.
Saat ini, James masih membela Bayern Munchen dengan status pinjaman dari klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Perjanjian yang sudah berlangsung hampir dua tahun itu akan tuntas begitu musim 2018-2019 resmi ditutup.
Namun sepertinya, sudah tidak ada ruang bagi pemain asal Kolombia tersebut di dalam skuat Los Merengues saat ini. Sementara Bayern Munchen tidak menunjukkan itikad menebus opsi pembelian secara permanen dengan nilai sebesar 42 juta euro itu.
Belakangan ini, James digosipkan akan merapat ke klub raksasa Italia, Juventus. Walaupun telah berulang kali menampik dengan berkata bahwa dirinya ingin bertahan di Allianz Arena, namun pemberitaan mengenai hal tersebut tetap tak bisa terbendung.
Gosip semakin memanas setelah sang mertua, Hernan Ospina, membeberkan bahwa James tertarik bermain di Italia. Hanya saja, ia meyakini gelandang berumur 27 tahun itu tidak akan merapat ke Juventus seperti gosip yang beredar.
“Saya pikir suatu hari nanti ia akan bermain di Italia dan tentu saja bersama klub besar seperti Napoli. Semua pemain Kolombia ingin merasakan pengalaman bermain di Serie A,” tutur Ospina kepada Radio Kiss Kiss Napoli.
James Rodriguez memiliki kedekatan dengan pelatih Napoli saat ini, yakni Carlo Ancelotti. Ia merasakan tangan dingin mantan nahkoda AC Milan tersebut saat masih memperkuat Real Madrid dan pada sedikit di Bayern Munchen.
Kedekatan itulah yang diyakini Ospina sebagai alasan utama mengapa James ingin bermain dengan klub penghuni peringkat dua klasemen Serie A tersebut. Di matanya, James akan merasa senang jika bisa bereuni dengan Ancelotti.
“Anak saya, Daniele, memberi tahu saya bahwa dia punya hubungan yang sangat baik dengan Carlo Ancelotti, dan akan merasa senang jika bisa bereuni dengannya,” tambahnya.
Ospina pun beranggapan bahwa daya pikat Serie A, yang sempat meredup, kini sudah kembali hidup. Hal tersebut diyakininya sebagai dampak dari kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas kemarin.
“Daya tarik kejuaraan itu telah bertambah banyak sejak kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus,” tandasnya.
The post Bukan Ke Juventus, James Rodriguez Lebih Pilih Napoli appeared first on bolamagz.net.

Liverpool Ikutan Buru Robert Lewandowski

Liverpool Ikutan Buru Robert Lewandowski- Demi menambah daya gedor untuk musim depan, Liverpool kabarnya siap meramaikan perburuan Robert Lewandowski dari Bayern Munche. Lewandowski memang menjadi salah satu striker yang paling di incar musim ini.
Sejak musim lalu, Lewandowski sudah ramai diberitakan ingin hengkang dari Bayern. Ia dikabarkan ingin mencari tantangan baru dalam karirnya setelah ia mendominasi Bundesliga dalam empat tahun terakhir.
Lewandowski melalui agennya, Pini Zahavi dirumorkan sudah menghubungi beberapa tim elit Eropa yang potensial menjadi tujuan karir berikutnya. Salah satunya adalah Chelsea yang dirumorkan tertarik untuk merekrut sang striker.
Namun menurut laporan The Mirror, Chelsea akan mendapatkan gangguan besar dalam upaya merekrut Lewandowski. Sang striker kabarnya juga tengah dirayu oleh Liverpool untuk pindah ke Anfield musim depan.
Menurut laporan tersebut, alasan Liverpool memburu tanda tangan striker Timnas Polandia itu karena mereka kekurangan striker berkualitas di tim mereka.
Dalam tiga musim terakhir, Liverpool lebih banyak memainkan Roberto Firmino sebagai ujung tombak mereka. Pemain asal Brasil itu diubah posisinya agak ke depan setelah Daniel Sturridge dan Divock Origi performanya naik turun di setiap pekan.
Untuk itu Klopp merasa ia membutuhkan penyerang no 9 asli di timnya, sehingga Lewandowski dinilai menjadi opsi yang bagus bagi timnya.
Liverpool sendiri dikabarkan optimis bisa menggaet tanda tangan Lewandowski. Ada dua faktor yang menyebabkan mereka bisa mengalahkan Chelsea dari perburuan sang striker.
Faktor pertama adalah faktor hukuman Chelsea. Chelsea tengah terancam akan mendapatkan hukuman embargo transfer selama satu tahun yang aktif dimulai pada musim panas nanti, sehingga mereka tidak bisa mendatangkan Lewandowski di musim panas nanti jika banding kedua mereka ditolak Pengadilan Arbitrase Olahraga.
Faktor kedua adalah faktor kehadiran Jurgen Klopp. Klopp dikabarkan memiliki relasi yang bagus dengan Lewandowski setelah keduanya bekerja sama di Borussia Dortmund, sehingga Klopp optimis bisa merayu sang striker pindah ke Anfield.
The post Liverpool Ikutan Buru Robert Lewandowski appeared first on bolamagz.net.

Bayern Munchen Resmi Dapatkan Lucas Hernandez

Bayern Munchen Resmi Dapatkan Lucas Hernandez- Raksasa Liga Jerman, Bayern Munchen resmi mendapatkan satu amunisi baru untuk mengauringi musim depan yakni Lucas Hernandez. Dalam laman resminya Munchen rela mengucurkan dana sebesar 80 Juta Euro ke Atletico Madrid demi Hernandez.
Seperti halnya Pavard, Hernandez juga turut serta dalam kesuksesan Les Blues meraih gelar Piala Dunia 2018 kemarin. Namun itu bukan momen pertama pemain berumur 23 tahun tersebut menyita mata publik, sebab ia telah mendulang cukup banyak kesuksesan di Atletico Madrid.
Bermain di beragam posisi pada sektor pertahanan Atletico Madrid selama lima musim, ia berhasil mempersembahkan total dua trofi dari berbagai ajang. Salah satunya datang dari kompetisi kasta kedua Eropa, yakni Liga Europa, pada akhir musim kemarin.
Setelah ini, ia akan menjalani kiprahnya bersama Bayern Munchen. Pada situs resmi klub disebutkan bahwa Hernandez diikat dengan kontrak berdurasi lima tahun. Selain itu, Die Bavarians juga harus mengucurkan dana sebesar 80 juta euro sebagai mahar pembeliannya dari Atletico Madrid.
“Saya sangat senang bahwa kami berhasil mendapatkan salah satu bek terbaik di dunia serta juara Piala Dunia dalam diri Lucas Hernandez,” tutur direktur olahraga Munchen, Hasan Salihamidzic, seperti yang dikutip dari situs resmi klub.
“Lucas bisa bermain di sektor tengah pertahanan dan sisi kiri. Selain itu, Lucas akan melanjutkan tradisi apik kami dengan pemain sepak bola asal Prancis dan juga mengembangkan tim kami,” lanjutnya.
Dari hasil tes medis, diketahui bahwa Lucas Hernandez saat ini tengah mengalami cedera ligamen di kaki kanannya. Namun tim dokter telah memastikan bahwa sang pemain bisa bermain sejak awal musim 2019/2020 mendatang.
Hernandez sendiri tak bisa menyembunyikan perasaan senangnya setelah proses transfer ke Munchen rampung. Namun dirinya juga tetap berterima kasih kepada Los Rojiblancos yang menjadi tempat untuk dirinya mencuri perhatian banyak klub besar.
“Ini adalah hari terpenting dalam karir sepak bola saya. Bayern Munchen adalha salah satu klub terbaik di Eropa dan dunia. Saya bangga bisa berjuang mendapatkan semua gelar yang mungkin bisa diraih bersama Bayern,” ucap Hernandez.
“Saya ingin berterima kasih kepada Atletico, manajemen, pelatih, rekan setim saya, serta fans untuk 12 tahun yang indah ini. Atletico akan selalu menjadi bagian dari saya. Sekarang saya ingin mengambil langkah selanjutnya bersama FC Bayern,” tandasnya.
Lucas Hernandez lahir di Marseille, Prancis, namun kiprahnya di dunia sepak bola justru dimulai bersama klub Spanyol, Rayo Majadahonda. Pada tahun 2007, ia memutuskan untuk menyeberang ke Atletico Madrid dan mencatatkan penampilan debutnya di tahun 2014.
The post Bayern Munchen Resmi Dapatkan Lucas Hernandez appeared first on bolamagz.net.

Bahagia di Bayern Munchen, James Rodriguez Pilih Bertahan

Bahagia di Bayern Munchen, James Rodriguez Pilih Bertahan- Salah satu mega bintang Bayern Munchen, James Rodriguez mengaku jika dirinya sangat bahagia bersama The Bayern dan ingin bertahan lebih lama lagi. Pernyataan ini sekaligus membantah rumor kepergian dirinya dari Bayern Munchen.
James kini sedang menjalani musim kedua di Bayern dengan status pemain pinjaman dari Real Madrid. Ketika musim 2018/19 ini berakhir, Bayern punya opsi untuk membeli James secara permanen. Tapi, tidak ada kewajiban untuk membelinya.
Situasi tersebut membuat masa depan James di Bayern serba belum pasti. Dia pun belum pasti dilirik oleh Real Madrid di bawah komando Zinedine Zidane. Dan, sejumlah klub dikabarkan tertarik pada servis James.
James baru saja memberikan penampilan yang gemilang untuk Bayern Munchen di laga melawan Mainz pada pekan ke-26 Bundesliga, Senin (18/3) dini hari WIB. Pemain 27 tahun mencetak hattrick dan membawa Bayern memetik kemenangan dengan skor 6-0.
Usai mencetak hattrick pertamanya untuk Bayern, James pun menegaskan jika dia bahagia berada di Bayern. Soal masa depan bersama Die Rotten, James yakin bahwa pihak klub akan segera melakukan negosiasi.
“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Klub akan segera melakukan negosiasi. Saya sangat bahagia dan merasa nyaman di Bayern,” ucap James seperti dikutip dari Sport1.
James juga merasa nyaman bermain di bawah asuhan pelatih Niko Kovac. “Dia adalah pelatih yang baik, saya yakin kami bisa memenangkan lebih banyak gelar juara bersamanya,” puji mantan pemain FC Porto dan AS Monaco tersebut.
Bayern, hingga pekan ke-26, berada di puncak klasemen Bundesliga. Thomas Muller dan kolega telah mengumpulkan 60 poin. Jumlah poin tersebut sama dengan yang diraih Dortmund di posisi kedua, tapi Bayern punya selisih gol yang lebih baik.
The post Bahagia di Bayern Munchen, James Rodriguez Pilih Bertahan appeared first on bolamagz.net.