Barcelona Bentrok dengan FA Spanyol karena Ansu Fati

Sumberbola – Barcelona dikabarkan terlibat dalam pertengkaran dengan FA Spanyol, karena federasi sepak bola Negeri Matador itu ingin mempercepat proses naturalisasi Ansu Fati.
Remaja berusia 16 tahun itu menikmati awal musim yang mengesankan di Camp Nou, dengan mencetak 2 gol dalam 3 penampilan di La Liga. Hal ini membuat asosiasi sepak bola Spanyol ingin menaturalisasi pemain kelahiran Guinea-Bissau, yang juga bisa mewakili Portugal tersebut.
Menurut El Mundo Deportivo, dokumen naturalisasi Fati saat ini tengah diproses dan akan rampung tepat pada waktunya, dalam upaya memungkinkan sang pemain bisa mewakili La Furia Roja di Piala Dunia U-17.
Akan tetapi, laporan itu menambahkan bahwa situasi ini membuat Barcelona kesal. Pasalnya, Blaugrana terpaksa akan kehilangan bintang belianya tersebut selama lima pekan, karena Fati harus mengikuti turnamen yang akan digelar di Brasil mulai 26 Oktober hingga 17 November.
Tentunya, kehilangan Fati akan menjadi kerugian besar buat Barcelona. Pasalnya, dia sejauh ini menjadi opsi yang ideal di posisi sayap, saat Barcelona kehilangan Lionel Messi dan Ousmane Dembele yang cedera.
Bagaimanapun, Barcelona tidak akan memiliki daya untuk menahan Fati. Apalagi setelah pelatih Spanyol U-17, Robert Moreno, membenarkan bahwa Fati akan bergabung dengan tim pada Oktober.
“Orang-orang dari Federasi sedang mengusahakan agar Ansu Fati bermain untuk kami,” kata Moreno kepada Movistar TV.

CEO Barcelona Sebut De Ligt Mata Duitan

Berita Bola – CEO Barcelona, Oscar Grau, telah menyebut Matthijs de Ligt sebagai pemain mata duitan, di mana ia mengklaim bintang asal Belanda itu lebih memilih Juventus daripada tim Catalan hanya untuk mendapatkan gaji besar.
De Ligt menjadi rebutan kelas berat selama musim panas 2019 setelah penampilannya yang gemilang untuk Ajax Amsterdam musim lalu. Barcelona dan Juventus diyakini menjadi dua tim paling dekat mendapatkan jasa De Ligt, sebelum Si Nyonya Tua pada akhirnya memenangkan tanda tangan bintang berusia 20 tahun itu dalam transfer senilai 75 juta Euro.
Dan kini Oscar Grau selaku kepala eksekutif Barcelona mengatakan jika De Ligt lebih memilih gabung Juventus karena gaji tinggi yang diperolehnya di Turin, di mana ia mendapatkan bayaran 416.000 Euro per minggu.
“Kami mengajukan tawaran kepadanya (De Ligt), tetapi ia lebih suka pergi ke Juve, di mana perpajakan Italia memungkinkannya untuk mendapatkan gaji bersih yang lebih tinggi,” kata Grau.
“Klub melakukan segala kemungkinan dengan dua penawaran, satu dengan dan satu tanpa pemain sebagai imbalan tetapi masih gagal. Ia lebih memilih ke sana dengan gajinya,” jelasnya.

Rivaldo Peringatkan Barcelona untuk Menjaga Ansu Fati dari Hype

Berita Bola – Mantan bintang Barcelona, Rivaldo, telah memperingatkan tim Catalan untuk bisa menjaga Ansu Fati dari hype, dengan penyerang berusia 16 tahun itu sedang jadi pembicaraan usai tampilannya yang mengesankan sejauh musim ini.
Bintang muda asal Guinea-Bissau berhasil menerobos ke tim utama Barcelona musim ini, dengan Ansu fati mencetak gol pertamanya ketika pasukan Ernesto Valcerde bermain imbang 2-2 melawan Osasuna pada bulan lalu. Fati kemudian mencetak gol kedua untuk Barcelona ketika timnya menang 5-2 atas Valencia, dengan remaja berusia 16 tahun juga membuat 1 assist pada laga tersebut.
Penampilan penyerang asal Guinea-Bissau itupun telah menjadi sorotan akhir-akhir ini, dan bahkan ada yang membandingkan Fati dengan superstar Barcelona, Lionel Messi. Dan Rivaldo telah menyarankan Barcelona untuk menjaga penyerang berusia 16 tahun itu dari hype, sementara ia mengatakan Fati belum bisa dibandingkan dengan Messi.
“Pujian seperti itu akan memberi terlalu banyak tekanan di pundaknya (Fati),” kata Rivaldo tentang penyerang muda Barca itu. “Barcelona harus menjaganya dari hype seperti ini.
“Dia masih anak-anak yang bahkan belum menjadi anggota tim utama. Barcelona harus memberinya waktu dan ruang untuk bermain sepak bola dan di masa depan kita akan melihat apakah dia adalah Messi baru.
“Tapi untuk saat ini, membandingkan ia dengan Messi itu jauh. Bahkan ia belum mendekati Messi yang memenangkan segalanya di sini,” jelasnya.

Ansu Fati Resmi Jadi Warga Spanyol di Akhir Pekan Ini

Liga Spanyol – Pemain muda Barcelona, Ansu Fati, akan segera menyelesaikan proses naturalisasinya di Spanyol. Sehingga, ada kemungkinan besar bahwa ia akan segera membela timnas Spanyol dalam waktu dekat.
Sejak awal musim 2019/20, nama Ansu Fati menjadi buah bibir di Spanyol. Di usianya yang masih sangat muda, ia sukses melakukan debut di tim senior Barcelona dengan mencetak gol dan assist bagi tim asal Catalunya tersebut.
Pemain berusia 16 tahun itu tampil mengesankan saat menggantikan peran Lionel Messi di lini serang Barcelona. Alhasil, performanya menarik perhatian RFEF selaku federasi sepakbola Spanyol yang ingin menaturalisasinya.
Dilansir dari AS, keinginan RFEF menaturalisasi Fati akan segera selesai. Proses sang pemuda menjadi warga negara Spanyol diberitakan akan segera disahkan dalam waktu dekat.
Menurut laporan tersebut, pihak RFEF sudah berbicara dengan Fati dan keluarganya sejak beberapa bulan yang lalu. Mereka sudah menawarkan sang pemain untuk dinaturalisasi sebagai warga negara Spanyol, dan pemain kelahiran Guinea-Bissau ini sudah mengiyakan tawaran tersebut.
Untuk itu, berkas naturalisasi Fati diberitakan sudah masuk ke Pemerintah Spanyol untuk diproses. Proses naturalisasi Fati itu pun berjalan dengan lancar.
Pemerintah Spanyol tidak menemukan kendala berarti dalam menaturalisasi Fati. Sehingga, prosesnya berjalan dengan cepat dan sang pemain diyakini akan segera disahkan menjadi warga negara Spanyol pada hari Jumat (20/9) besok.
Setelah sah menjadi warga negara Spanyol, Fati diberitakan akan segera bergabung dengan Timnas Spanyol U-17. Ia akan dipersiapkan untuk tampil di Piala Dunia U-17 yang digelar pada bulan Oktober mendatang.

Koke: Saya Tidak Memiliki Masalah dengan Keputusan Griezmann ke Barcelona

Berita Bola – Kapten Atletico Madrid, Koke, mengungkapkan bahwa ia tidak ada dendam terhadap Antoine Griezmann yang memutuskan untuk meninggalkan Los Colchoneros untuk Barcelona pada musim panas tahun ini.
Griezmann meninggalkan Atletico setelah lima musim berkarier di Wanda Metropolitano ketika Barcelona membayar kesepakatan senilai 120 juta Euro untuknya pada bulan Juni. Namun ada laporan mengatakan jika Griezmann dan Barcelona melanggar kesepakatan yang ada di kontrak sang penyerang dengan Atletico.
Laporan itu mengatakan jika Barcelona telah mengontak Griezmann sebelum bulan Juli yang seharusnya membuat raksasa La Liga membayar klausul senilai 200 juta Euro pada Atletico dan bukan 120 juta Euro. Hal itu sendiri membuat pada petinggi Atletico marah, tetapi Koke selaku kapten Los Colchoneros menegaskan bahwa ia tidak masalah dengan kepindahan Griezmann yang bermasalah tersebut.
“Banyak pemain, bukan hanya Griezmann, yang pasti berhubungan dengan klub lain,” kata Koke pada Marca. “Saya tidak tahu apakah itu benar tentang apakah mereka [Griezmann dan Barcelona] berbicara sebelum atau setelah tanggal klausulnya habis.
“Saya tidak tahu itu, tetapi jika itu benar, mungkin itu adalah tindakan yang tidak baik. Tapi semua orang bisa melakukan apa yang dia inginkan dalam hidupnya.
“Saya hanya bisa berterima kasih padanya selama lima tahun yang dia habiskan di sini ketika dia memberikan segalanya ketika dia berada di tanah. Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan dan hanya itu,” tukasnya.

Ansu Fati Tampil Gemilang, Clement Lenglet Minta Fans Barca Bersabar

Liga Spanyol – Bek Barcelona, Clement Lenglet, meminta fans timnya untuk tidak menaruh ekspektasi tinggi kepada Ansu Fati, karena pemain muda itu masih berada dalam tahap perkembangan.
Ansu Fati merupakan striker muda berusia 16 tahun yang bergabung dengan akademi Barcelona pada tahun 2012 silam atau saat ia masih berusia 10 tahun. Pada musim panas lalu, tepatnya pada 24 Juli 2019, sang pemain menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Blaugrana.
Badai cedera yang menghantam lini depan Barcelona saat ini pun telah membawa berkah untuk penyerang sayap kiri kelahiran 2002 itu. Sejauh ini, Fati sudah tampil 3 kali untuk tim utama Barcelona di ajang La Liga musim 2019/20.
Dari 3 penampilannya, Fati mampu mencetak gol sebanyak 2 kali. Pertama, ia membantu menyelamatkan Barcelona dari kekalahan dengan mencetak gol ke gawang Osasuna pada menit ke-51. Alhasil, pasukan Ernesto Valverde berhasil menahan imbang tim tersebut dengan skor 2-2 pada 31 September lalu.
Gol kedua kembali ia torehkan saat Barcelona menang atas Valencia dengan skor 5-2 pada pekan keempat La Liga musim ini, Minggu (15/9) dini hari WIB tadi. Kali ini, Fati tampil sebagai starter. Dalam tempo hanya 7 menit sejak kick-off, pemain berusia 16 tahun itu mencetak gol pembuka skor dan membuat assist bagi gol kedua Blaugrana yang dicetak oleh Frenkie de Jong.
Fati pun menjadi pemain termuda yang bisa mencetak gol dan membuat assist dalam sebuah pertandingan La Liga. Sehingga, para penggemar Barcelona mulai berekspektasi tinggi terhadap sang striker.
Namun, Lenglet tetap meminta fans Barca untuk tetap bersabar, karena biar bagaimana pun Fati masih sangat muda dan sedang dalam tahap perkembangan di karier profesionalnya.
“Dia baru berusia 16 tahun, jadi kita harus bersabar dengannya,” kata Lenglet kepada Movistar +. “Dia memanfaatkan kesempatan bermainnya, dan dia adalah anak yang hebat yang pantas menerima apa yang terjadi padanya. Kami selalu memberitahunya untuk mendengarkan, bekerja, dan belajar,” tukasnya.

Pelatih Barca Tak Mau Buru-Buru Mainkan Lionel Messi

Liga Spanyol – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde tak mau buru-buru memainkan kembali sang kapten, Lionel Messi, yang masih menjalani masa pemulihan cedera.
Messi mengalami cedera saat melakoni laga pramusim kemarin. Hal ini membuat sang striker belum bisa tampil membela Barcelona dalam tiga pekan perdana mereka di ajang La Liga 2019/20.
Jelang laga kontra Valencia di pekan keempat La Liga musim ini, Minggu (15/9) dini hari WIB, muncul kabar yang menyebut Messi sudah siap kembali bermain. Ada juga yang menyebut sang La Pulga bisa tampil melawan Borrussia Dortmund di laga perdana Liga Champions 2019/20 pada pertengahan pekan nanti.
Namun, Valverde menegaskan bahwa dirinya tak mau mengambil risiko untuk memainkan Messi dalam waktu dekat. Ia khawatir jika kemudian cedera yang menimpa bintang kelahiran Argentina itu bisa kambuh atau bahkan menjadi lebih parah.
“Fakta bahwa dia tidak bisa bermain memang signifikan, saya tidak membantahnya. Dia pemain yang menentukan, terutama menghadapi tim yang bermain bertahan,” kata Valverde seperti dikutip Marca.
“Kami berharap dia segera kembali dan kami terutama berharap bahwa dia kembali dengan baik karena kami tidak mau mengambil langkah mundur. Kami tidak tahu apakah dia akan siap bermain pada Selasa [kontra Dortmund] atau lebih lama lagi.
“Kami akan memutuskan apa yang kami anggap terbaik. Kami perlu menggunakan seluruh skuat dan saya rasa kami memiliki skuat yang baik untuk melakukannya.
“Kami memang memikirkan absennya Messi, namu hal tersebut juga bisa menjadi sebuah kesempatan bagi pemain lain untuk melangkah maju,” tandasnya.

Gudjohnsen: Barcelona Ingin Neymar Ambil Tekanan dari Messi

Sumberbola – Eidur Gudjohnsen merasa Neymar akan menjadi penandatanganan yang brilian untuk Barcelona, karena kedatangannya akan mengurangi beban di pundak Lionel Messi dan memberi superstar Argentina itu lebih banyak ruang untuk mengobrak-abrik tim lawan.
Barcelona mati-matian berusaha menandatangani kembali penyerang Paris Saint-Germain itu selama musim panas lalu. Akan tetapi, mereka akhirnya gagal membuat sebuah kesepakatan untuk bintang Brasil itu, karena harganya yang terlampau mahal.
Apalagi, Blaugrana sudah jor-joran di bursa transfer musim panas lalu saat memboyong bintang Prancis, Antoine Griezmann, dengan harga senilai 120 juta Euro dari rival La Liga, Atletico Madrid.
Barcelona masih bisa dibilang memiliki salah satu lini depan yang paling ditakuti di Eropa saat ini. Akan tetapi, Gudjohnsen menilai jika Neymar layak berbaris bersama Messi, Luis Suarez dan Griezmann di lini depan tim Catalan.
“Messi masih pemain top saat ini,” kata Gudjohnsen pada Goal International. “Jika dia mengalami cedera, seperti yang telah kita lihat di awal musim, maka Griezmann dapat menjadi seseorang untuk melangkah.”
“Dengan Neymar, itu mungkin lebih dari pemikiran itu, meskipun transfer itu tidak terjadi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Gudjohnsen mengatakan: “Saya pikir Barcelona sedang mencari pemain lain untuk mengambil tekanan dari Messi. Bagaimana kita bisa memiliki pemain lain di sekitarnya untuk menarik perhatian musuh ke arah yang berbeda. Begitu perhatian Anda pergi dari Messi, dia muncul dan Anda mendapat beberapa gol.
“Mereka melewati masa di mana semua perhatian tertuju pada Messi, dan dia adalah orang yang harus melakukan segalanya. Ketika Suarez dan Neymar masuk, lawan akan membagi perhatian mereka dan membuat Messi semakin bebas,” pungkasnya.

Karena Hal Ini, Samuel Eto’o Ingin Jose Mourinho Latih Barcelona

Liga Spanyol – Mantan striker Barcelona, Samuel Eto’o, memuji Jose Mourinho dengan menyebutnya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sepak bola. Selain memuji, ia juga berharap sang pelatih bisa berkarier di Blaugrana.
Sejak dipecat Manchester United pada Desember 2018 lalu, Mourinho masih belum kembali berkarier sebagai pelatih sepak bola. Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut sudah diincar banyak klub top di Eropa.
Dilihat dari riwayatnya, Mourinho memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Dia adalah salah satu pelatih dengan koleksi trofi terbaik. Eto’o pun mengakui hal tersebut, karena ia sendiri pernah merasakan sensasi bermain bersama Mourinho di Inter Milan.
“Saya mulai lelah mengatakan bahwa pria ini [Mourinho] adalah salah satu sosok terbaik di dunia sepak bola,” kata Eto’o seperti dikutip dari Sport.
“Ketika saya mengakhiri karier saya, orang pertama yang mengirim pesan pada saya adalah Mourinho. Semua pemain yang pernah berjuang bersamanya, siap melakukan segalanya untuk dia.”
Karena itu, Eto’o mengharapkan Mourinho mau melanjutkan kariernya di La Liga. Ada beberapa klub yang tertarik, bahkan mungkin saja melatih Barcelona.
“Itu [Mourinho ke La Liga] akan menakjubkan. Saya akan senang melihat Jose datang melatih Mallorca, itu akan bagus, kota terbaik di Spanyol,” lanjut Eto’o. “Namun, saya akan lebih senang jika dia bergabung dengan Barcelona,” tukasnya.

Soal Masa Depan Lionel Messi, Begini Tanggapan Kiper Barcelona

Liga Spanyol – Lionel Messi belum pasti akan melanjutkan kiprahnya bersama Barcelona atau tidak pada musim depan nanti. Rekan setimnya, Marc-Andre Ter Stegen, kini ikut buka suara mengenai masa depan sang La Pulga.
Rumor mengenai kepergian Messi mulai santer berhembus setelah media asal Spanyol, El Pais, membocorkan salah satu klausul di dalam kontrak sang pemain. Disebutkan bahwa bintang asal Argentina itu diperbolehkan untuk hengkang secara gratis di setiap akhir musim saat usianya sudah mencapai 32 tahun.
Pada bulan Juni lalu, Messi sudah menginjakkan kaki di usia yang ke-32 tahun. Oleh karena itu, ia berhak untuk pergi dengan status bebas transfer pada musim panas tahun 2020 mendatang.
Laporan tersebut membuat hampir seluruh penggemar sepak bola terkejut. Sebab, Messi sudah menjadi ikonik Barcelona dalam beberapa tahun terakhir. Berbeda dengan Cristiano Ronaldo yang memang cukup sering berganti klub.
Beberapa rekan setimnya di Barcelona pun telah angkat bicara mengenai masalah ini. Salah satunya adalah Ter Stegen.
Secara pribadi, kiper Blaugrana itu ingin sang La Pulga tetap tinggal. Namun entah nanti ingin tetap tinggal atau hengkang, Messi pantas memilih masa depannya sendiri.
“Messi pantas memilih masa depannya sendiri,” kata Ter Stegen seperti yang dikutip dari Goal International. “Hal termudah yang bisa kami lakukan ialah meminta dirinya untuk tinggal, sebab dia adalah pemain kunci bagi kami dan levelnya sangatlah tinggi.
“Saya yakin dia sangat senang berada di tim, di klub, dan di kota ini. Sulit baginya untuk pindah. Secara personal, saya ingin dia tinggal, namun bukan saya yang memutuskan. Kami akan memintanya untuk tinggal dan harapannya seperti itu,” tandasnya.