Roy Keane Sebut Nicolas Pepe Tak Memiliki Kualitas

Football5star.com, Indonesia – Berstatus sebagai pemain termahal Arsenal musim ini. Penampilan dari Nicolas Pepe masih jauh dari kata memuaskan. Pada pertandingan Manchester United vs Arsenal, Pepe juga bermain buruk.

Penampilan buruk pemain Pantai Gading itu mengundang kritik dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari mantan kapten Manchester United Roy Keane. Ia menganggap Pepe tidak memiliki kualitas sebagai seorang pemain.

“Bahasa tubuhnya tidak hebat. Kualitasnya kurang, dia tidak terlihat siap untuk bertarung malam ini.” kata Roy Keane seperti dikutip Football5star.com dari BBC, Selasa (1/10/2019).

@premierleague

Bahkan Keane membandingkan permainan Pepe dengan pemain muda Arsenal berusia 18 tahun Bukayo Saka. Menurut Keane, Saka justru tampil lebih baik dibandingkan dengan Pepe.

“Anda lihat anak muda ini [Bukayo Saka] malam ini bandingkan dengan Pepe. Bandingkan dengan uang yang mereka bayar, dia perlu melakukan banyak hal lebih.” tambah Pepe.

Pada laga Manchester United vs Arsenal yang berakhir imbang 1-1. Pelatih Unai Emery pada akhirnya menarik keluar Pepe 16 menit sebelum laga berakhir.

The post Roy Keane Sebut Nicolas Pepe Tak Memiliki Kualitas appeared first on Football5star Berita Bola.

Unai Emery Senang VAR Bisa Membuat Arsenal Imbangi Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Arsenal Unai Emery menganggap penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Liga Inggris sangat penting. Pernyataan Emery ini pasca Arsenal menahan imbang 1-1 Manchester United di Stadion Old Trafford, Selasa (1/9/2019).

Gol penyeimbang Arsenal yang dicetak oleh Aubameyang pada menit ke-53 sebelumnya dianulir hakim garis karena dianggap offiside. Namun wasit menganggap gol itu sah setelah melihat VAR.

“Bagi saya VAR sangat bagus untuk menentukan sesuatu yang tidak benar atau salah dalam sepak bola. Dan untuk kasus gol Aubameyang, gol tersebut memang sah dan VAR tepat,” kata Emery seperti dikutip Football5star.com dari The Sun.

@premierleague

Ditambahkan Emery, hakim garis, wasit dan perangkat pertandingan lainnya harusnya membiarkan satu momen di pertandingan hingga selesai dan baru memutuskan lewat VAR.

“Wasit seharusnya menunggu dan membiarkan momen terjadi di tengah lapangan. Lalu baru memutuskan apakah mengangkat bendera atau melihat VAR. Musim ini memang musim adaptasi bagi perangkat pertandingan untuk melihat VAR,” tambahnya.

Ditegaskan oleh mantan pelatih PSG tersebut penggunaan VAR di Liga Inggris sangat positif. Dan ia mendukung sepenuhnya VAR tetap dipertahankan penggunaannya.

“Di Eropa, VAR lebih sering digunakan daripada di sini. Ini akan membuat keputusan yang adil bagi kedua tim yang bertanding. Saya rasa ini cukup positif,” tutup Emery.

The post Unai Emery Senang VAR Bisa Membuat Arsenal Imbangi Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester United vs Arsenal Imbang, De Gea Salahkan Hakim Garis

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Arsenal berakhir dengan skor imbang 1-1. Tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu sebelum disamakan oleh Pierre-Emerick Aubameyang. Kiper United, David de Gea berkelit gol dari Aubameyang tercipta karena dirinya terganggu oleh hakim garis.

“Tentus saja saya terganggu karena hakim garis. Andai ia membiarkan bendera turun (mungkin gol tidak akan tercipta). Namun saya tahu di sana juga ada VAR,” kata De Gea seperti dikutip Football5star.com dari Daily Mail, Selasa (1/10/2019).

Gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Aubameyang tercipta pada menit ke-58. Pemain United termasuk De Gea menganggap striker asal Gabon tersebut dalam posisi offiside. Namun wasit menganggap Aubameyang tak berada dalam posisi offiside.

the sun

Meski berkelit bahwa dirinya tak konsentrasi karena hakim garis, kiper asal Spanyol itu mengatakan bahwa hal seperti itu tidak akan pernah ia ulangi di laga-laga berikutnya.

“Tidak ada yang perlu dikatakan lagi, kami harus mempertahankan fokus pada permainan kami. Kami harus belajar dari kesalahan itu. Ini adalah kesalahan besar untuk kami. Kami memberikan gol penting dengan cuma-cuma,” tambahnya.

Menurut De Gea, pertandingan United vs Arsenal berjalan dengan seimbang. Pemain United pun kata De Gea bermain dengan sangat bagus dan menciptakan sejumlah peluang.

“Namun kami tampil di Old Trafford sehingga butuh kemenangan di laga seperti ini jika ingin finis di empat besar.”

The post Manchester United vs Arsenal Imbang, De Gea Salahkan Hakim Garis appeared first on Football5star Berita Bola.

Imbangi Manchester United, Emery Nilai Arsenal Alami Kemajuan

Football5star.com, Indonesia – Arsenal berbagi satu poin dengan Manchester United setelah bermain imbang 1-1 di Old Trafford, Selasa (1/10/2019) dinihari WIB. Walau imbang, Unai Emery melihat permainan anak asuhnya mengalami kemajuan.

Unai Emery tidak menampik jika dia menginginkan kemenangan di Old Trafford karena menganggap permainan timnya lebih baik ketimbang Manchester United. Tapi ia tetap bersyukur dengan hasil ini.

“Saya ingin hasil yang lebih dari ini. Tapi pertandingan hari ini membuktikan bahwa kami mengalami kemajuan. Kami tampil kompetitif dan bisa melakukan lebih baik lagi. Kami mengontrol semua momen, bermain dengan bola, dan meraih lebih banyak peluang,” kata Emery kepada BBC, Selasa (1/10/2019).

@premierleague

“Hasil ini tidak terlalu bagus dalam hal raihan poin yang kami dapat, tapi tambahan satu poin bisa berdampak bagus jika pekan depan kami menang melawan Bournemouth,” ia menambahkan.

Tidak ketinggalan, pelatih asal Spanyol menyanjung penyerang andalannya, Pierre-Emerick Aubameyang yang kembali jadi pahlawan timnya. Namun, ia menginginkan pemain lain juga bisa mencetak gol seperti halnya sang bomber.

“Kami sangat senang punya pemain sekelas Aubameyang. Tapi tentu saja kami membutuhkan lebih banyak pemain yang punya kemampuan mencetak gol sepertinya,” tutup Unai Emery.

The post Imbangi Manchester United, Emery Nilai Arsenal Alami Kemajuan appeared first on Football5star Berita Bola.

Solskjaer Kecewa Berat Manchester United Gagal Kalahkan Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Manchester United kembali gagal raup poin penuh. Menjamu Arsenal di Stadion Old Trafford, Selasa (1/10/2019) dinihari WIB, anak asuh Ole Gunnar Solskjaer hanya bermain imbang 1-1.

Manchester United sejatinya sudah unggul lebih dulu lewat tendangan Scott McTominay. Tapi mereka gagal mempertahankan keunggulan di babak kedua setelah Pierre-Emerick Aubameyang menyamakan kedudukan.

Hasil imbang ini jelas mengecewakan Ole Gunnar Solskjaer. Apalagi ini sudah kesekian kalinya Harry Maguire dkk gagal mempertahankan keunggulan yang sudah didapat.

@Sporf

“Kami sudah unggul 1-0 dan kemudian kami tidak mendapat gol kedua. Itulah pembelajaran hari ini. Kami harus lebih klinis lagi. Ada banyak laga kami gagal memanfaatkan keunggulan 1-0 dan kami harus harus belajar lagi,” kata Solskjaer kepada BBC, Selasa (1/1/2019).

“Kami sedang membangun sesuatu yang baru. Tentu hasil ini sangat mengecewakan karena kami gagal mencetak gol kemenangan. Usaha para pemain tidak pernah saya permasalahkan, mereka semua bekerja keras tiap harinya,” ia menambahkan.

Tambahan satu poin ini membuat Manchester United kini mengoleksi sembilan poin dari tujuh pertandingan. Torehan ini sekaligus jadi yang terburuk sepanjang sejarah klub di Premier League.

Rekor buruk sebelumnya terjadi pada musim 2013-2014 dan musim lalu. Ketika itu mereka mengumpulkan 10 poin dari tujuh laga.

The post Solskjaer Kecewa Berat Manchester United Gagal Kalahkan Arsenal appeared first on Football5star Berita Bola.

Aubameyang Puas Arsenal Imbangi Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Arsenal berhasil mencuri satu poin di kandang Manchester United, Selasa (1/10/2019) dinihari WIB. Pierre Emerick Aubameyang dkk mengimbangi tuan rumah dengan skor 1-1.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Arsenal sempat kebobolan lebih dulu melalui Scott McTominay pada babak pertama. Tapi The Gunners bangkit pada babak kedua lewat gol Aubameyang.

Usai pertandingan, striker asal Gabon mengaku puas dengan tambahan satu poin timnya. Baginya, The Gunners sudah bermain baik, terutama pada babak kedua.

@premierleague

“Saya pikir klub sudah bermain sangat baik hari ini. Kami berhasil mendapat poin. Selalu sulit bermain di sini, jadi satu poin sangat layak kami dapatkan,” kata sang bomber kepada Sky Sports, Selasa (1/10/2019).

“Tidak mudah ketika Anda kebobolan sebelum babak pertama berakhir. Tapi kami berhasil kembali di babak kedua dengan spirit yang luar biasa sampai akhirnya menyamakan kedudukan. Pekan lalu kami membalikkan keadaan juga,” sambungnya.

Aubameyang juga mengomentari proses golnya yang sempat dianulir wasit sebelum akhirnya disahkan VAR. Menurutnya, gol tersebut 100 persen sah karena dia tidak berada dalam posisi offside.

“Selalu ada perasaan aneh ketika kejadian seperti itu terjadi. Anda tidak bisa merayakannya 100 persen karena harus menunggu. Tapi saya senang karena gol itu sah dan itu memang seharusnya gol,” tutup mantan pemain Borussia Dortmund.

The post Aubameyang Puas Arsenal Imbangi Manchester United appeared first on Football5star Berita Bola.

Hasil Manchester United vs Arsenal: Sama Kuat di Old Trafford

Football5star.com, Indonesia – Manchester United kembali gagal meraih kemenangan. Kali ini laju mereka tertahan oleh Arsenal dengan skor 1-1 di Stadion Old Trafford, Selasa (1/10/2019) dinihari WIB.

Kedua tim mengawali pertandingan dengan tensi yang sedang-sedang saja. Tidak ada peluang berarti yang tercipta selama 20 menit pertama.

Baru ketika laga berjalan setengah jam keduanya keluar menyerang, terutama Manchester United. Tapi baru di akhir babak pertama gol tercipta di Old Trafford.

Adalah Scott McTominay yang mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan matang dari Marcus Rashfrod, ia sukses menceploskan bola ke gawang Bernd Leno sekaligus menutup babak pertama dengan skor 1-0.

Pada babak kedua, Arsenal melakukan perubahan dengan menarik keluar Lucas Torreira dan memasukkan Dani Ceballos. Hasilnya pun terlihat pada menit ke-58.

Akselerasi Bukayo Saka berhasil diteruskan Pierre Emerick Aubameyang menjadi gol. Walau sempat dinyatakan offside oleh sang pengadil, VAR kemudian menyatakan gol itu tetap sah.

Skor 1-1 membuat Setan Merah dan Meriam London makin bermain terbuka untuk mencari gol kemenangan. Peluang didapat kubu tuan rumah lewat upaya Paul Pogba. Namun, tendangan kerasnya masih melenceng tipis di atas gawang.

Berbagai upaya yang dibuat United dan Arsenal akhirnya gagal membuahkan gol hingga berakhirnya pertandingan. Skor imbang 1-1 pun mewarnai duel klasik di Premier League ini.

Tambahan satu poin membuat kedua tim naik satu peringkat di klasemen. Manchester United kini berada di urutan ke-10 dengan sembilan angka. Sementara Arsenal ada di posisi keempat dengan 12 poin.

Susunan Pemain:

Manchester United (4-2-3-1): 1-David Gea; 38-Axel Tuanzebe, 2-Victor Lindelof, 5-Harry Maguire, 18-Ashley Young; 39-Scott McTominay, 6-Paul Pogba; 15-Andreas Pereira (Mason Greenwood 74′), 14-Jesse Lingard (Fred 74′), 21-Daniel James; 10-Marcus Rashford. Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Arsenal (4-3-3): 1-Bernd Leno; 21-Calum Chambers, 5-Sokratis Papastathopoulos, 23-David Luiz, 31-Sead Kolasinac; 11-Lucas Torreira (Dani Ceballos 55′), 34-Granit Xhaka, 29-Matteo Guendouzi; 77-Bukayo Saka (Joe Willock 80′), 14-Pierre-Emerick Aubameyang, 19-Nicolas Pepe (Reiss Nelson 75′). Pelatih: Unai Emery

The post Hasil Manchester United vs Arsenal: Sama Kuat di Old Trafford appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Momen Kontroversial Manchester United vs Arsenal

Football5star.com, Indonesia – Partai big match akan tersaji di Stadion Old Trafford, Selasa (1/10/2019) antara tuan rumah Manchester United vs Arsenal di lanjutan Liga Inggris pekan ke-7. Sepanjang sejarahnya pertemuan kedua tim ini rekam sejumlah momen kontroversial.

Momen kontroversial cukup sering terjadi di laga Manchester United vs Arsenal pada era 90-an. Saat United masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson dan Arsenal dibesut oleh Si Profesor asal Prancis Arsene Wenger.

Kedua pelatih ini pun acapkali lontarkan psy war jelang pertandingan kedua klub ini. Fergie misalnya pernah menghina kemampuan Wenger yang fasih 5 bahasa.

“Mereka mengatakan dia (Wenger) ialah orang cerdas kan? berbicara lima bahasa? Aku kenal seorang anak 15 tahun dari Pantai Gading yang juga bisa bicara lima bahasa asing,”. kata Fergie seperti dikutip Football5star.com dari BBC, Senin (30/9/2019).

Wenger pun sempat membalas kometar provokatif Fergie dengan mengatakan pelatih Skotlandia itu sudah kehilangan akal sehat. “Dia tidak menarik minat saya, saya tidak akan menjawab provokasi dari dia lagi. Dia kehilangan akal sehat. Dia akan terus konfrontasi,” kata Wenger.

Selain psy war antara kedua pelatih ini. Terdapat juga 5 momen kontroversial lainnya di laga Manchester United vs Arsenal, berikut ulasannya:

Battle of Buffet

Media-media di Inggris pada 2004 menyebut laga Manchester United vs Arsenal dengan sebutan Battle of Buffet. Pada laga yang dimenangkan oleh Red Devils dengan skor 2-0 tersebut, sejumlah kejadian kontroversial terjadi.

Salah satunya ialah perselisihan antara Rio Ferdinand dengan Freddie Ljunberg pada menit ke-19. Kontroversi pada pertandingan ini memuncak saat tuan rumah mendapat hadiah penalti dari Mike Riley.

espn.co.uk

Pada menit ke-73, wasit Mike Riley memberi hadiah penalti kepada Manchester United karena menganggap Wayne Rooney dilanggar oleh Sol Campbell. Padahal dalam tayangan ulang justru kebalikannya.

Setelah pertandingan, Wenger pun melontarkan kritik tajamnya. Ia menyebut Mike Riley membuat tuan rumah Manchester United bisa meraih kemenangan. “Ia (Mike Riley) yang memutuskan hasil pertandingan seperti yang terjadi di Old Trafford,” kritik Wenger.

Roy Keane vs Patrick Vieira

Pada laga United vs Arsenal di 2005, kapten kedua tim Roy Keane dan Patrick Vieira terlibat adu mulut di lorong ganti pemain. Kejadian tersebut terjadi di Stadion Highbury.

Tak jelas apa yang menyebabkan kedua adu mulut hingga harus dipisahkan oleh wasit dan rekan-rekannya. Konon kabarnya Roy Keane sampai menantang Vieira untuk berduel di luar lapangan.

“Kita selesaikan di luar lapangan,” kata Keane saat itu. Usut punya usut ternyata insiden ini diawali karena ancaman Vieira kepada Gary Neville.

Roy Keane mengatakan bahwa pemain Prancis itu mengancam Gary Neville. Hal itu yang membuatnya terpancing. “Aku dengar kamu mengincar Gary, huh? Kamu mengincar yang lemah.”

Namun hal itu dibantah oleh Vieira. Ia mengatakan tidak mengancam Gary Neville namun hanya memperingatkannya. “Aku bilang pada dia (Gary Neville), kalau dia menyentuh Robert (Pires), aku akan mengejar dia.” kata Vieira.

Battle of Trafford

Insiden ini jadi salah satu momen paling kontroversial pertemuan United vs Arsenal. Kejadian ini terjadi di Stadion Old Trafford pada musim 2003/04. Pemeran utamanya adalah Patrick Vieira dan Ruud van Nistelrooy.

Laga sejak awal pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling jual beli serangan. Tensi pertandingan mulai memanas di pertengahan babak kedua dan mencapai puncak pada menit ke-80.

Kejadian bermula saat Ruud van Nistelrooy melompat ke punggung Patrick Vieira yang membuat pemain Prancis ini jatuh ke tanah. Vieira kemudian menggerakan kaki yang kemudian disusul respon Nistelrooy seperti seolah-olah terkena tendangan.

Kemudian, wasit Steve Bennett merasa kalau Vieira berniat melakukan tendangan sehingga ia akhirnya diberi kartu merah hanya tiga menit setelah kartu kuning pertamanya.

Vieira mengamuk dan berusaha mengejar pemain Belanda tersebut. Usahanya dihalangi oleh Ryan Giggs dan menyebabkan kericuhan pecah antara kedua pemain.

Tak berhenti di situ, menit akhir pertandingan wasit memberi hadiah penalti kepada United. Sayang sepakan van Nistelrooy membentur tiang gawang. Hal ini membuat pemain Arsenal kembali memprovokasi van Nistelrooy.

Pertandingan berakhir, Nistelrooy langsung mendapat ayunan tangan Keown yang mengarah ke belakang kepalanya. Aksi ini disusul dengan provokasi tambahan serta pelecehan verbal dari Ray Parlour, Lauren, dan Kolo Toure

FA pun memberi hukuman kepada pemain kedua tim. Bek Arsenal Lauren mendapat hukuman paling berat yakni skorsing hukuman 4 laga.

Ricuh 21 pemain United dan Arsenal

Pada 20 Oktober 1990 pecah ricuh yang melibatkan 21 pemain di laga United vs Arsenal. Dikutip dari Sport360, insiden ini berawal dari perebutan bola antara Denis Irwin dengan Nigel Winterburn.

Awalnya Winterburn berusaha mengambil bola dari kaki Irwin di sisi sayap United. Usaha tersebut dihalangi oleh Irwin dan Adres Limpar berusaha membantu. Limpar dan Winterburn kemudian adu otot dan membuat pemain lain terpancing emosinya.

planetfootball.com

Tiba-tiba penyerang United, Brian McClair, muncul dan langsung menendang Winterburn yang masih terjatuh di rumput. Aksi McClair tentu saja memancing kemarahan pemain Arsenal lainnya, sehingga terjadilah perkelahian massal yang melibatkan kedua tim.

Pemain kedua tim saling mengejar satu sama lain untuk adu jotos. Akibatnya FA pun memberikan hukuman sangat berat bagi kedua tim dengan denda yang sangat besar.

Sikutan Sol Campbell

Pada 2003, tensi tinggi juga terjadi saat United vs Arsenal. Kali ini melibatkan dua pemain Ole Gunnar Solskjaer dan Sol Campbell. Mantan bek timnas Inggris dengan sengaja menyikut Solskjaer karena frustasi menjaga striker Norwegia tersebut.

Sialnya, aksi Campbell terlihat jelas oleh wasit. Campell pun langsung di ganjar kartu merah. Bahkan, setelah laga, bek jangkung itu mendapat hukuman skors tambahan menjadi tiga pertandingan.

Tidak hanya itu, Phill Neville juga sempat adu otot dengan striker Francis Jeffers. Adik kandang Gary Neville itu dengan sengaja lakukan tackle kasar kepada Jeffers dari belakang. Tak terima, Jeffers pun menendang secara membabi buta Phil Neville.

The post 5 Momen Kontroversial Manchester United vs Arsenal appeared first on Football5star Berita Bola.

Jelang Lawan Manchester United, Unai Emery Punya Kabar Bagus

Football5star.com, Indonesia – Arsenal akan tandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United, Senin (30/9/2019). Walau harus main di kandang lawan, Unai Emery ternyata memiliki kabar bagus terkait skuatnya.

Kabar bagus yang dimaksud adalah kembalinya tiga pilar di
lini belakang seperti Rob Holding, Kieran Tierney, dan Hector Bellerin.
Ketiganya dinyatakan pulih dan siap tampil menghadapi Manchester United.

“jelas ini berita fantastis. Sangat fantastis melihat Rob Holding, Kieran Tierney, dan Hector Bellerin bermain lagi. Ini momen yang bagus buat kami jelang pertandingan di Old Trafford. Kami punya tim yang lebih kompetitif lagi bersama mereka,” kata Emery seperti dilansir laman resmi klub, Sabtu (28/9/2019).

@Arsenal

“Bagi kami, memiliki semua pemain yang siap tampil merupakan
momen yang sempurna. Saya sangat senang dengan kehadiran mereka lagi di saat
sepenting ini. Situasi ini membuat semangat kami jadi berlipat untuk datang ke
Old Trafford,” ia menambahkan.

Kendati tiga beknya sudah pulih dari cedera panjang, pelatih
asal Spanyol nyatanya belum bisa memainkan Alexandre Lacazette karena cedera.
Ia memprediksikan sang bomber baru bisa bermain lagi dalam beberapa pekan ke
depan.

“Sekarang kami hanya memiliki dua pemain yang cedera seperti Alexandre Lacazette dan Emile Smith Rowe. Saya rasa mereka baru bisa kembali berlatih lagi dengan tim beberapa pekan lagi,” tutup Unai Emery.

The post Jelang Lawan Manchester United, Unai Emery Punya Kabar Bagus appeared first on Football5star Berita Bola.

Hadapi Arsenal, Solskjaer Jadikan Greenwood Tumpuan Utama

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sudah menyiapkan senjata rahasia saat menghadapi Arsenal, Senin (30/9/2019) di Old Trafford. Ia mengatakan akan menjadikan Mason Greenwood tumpuan utama di lini depan.

Keyakinan Solskjaer pada pemain
mudanya itu memang tak lepas dari krisis yang dialami Manchester United. Mereka
dipastikan tidak akan diperkuat Marcus Rahsford yang cedera.

Untuk itu, kehadiran mason Greenwood diyakini menjadi pengganti sepadan striker timnas Inggris itu. Apalagi performa pemain berusia 17 tahun sudah teruji saat melawan Astana di Liga Europa dan Rochdale di Carabao Cup.

Daily Mail

“Dalam dua pertandingan saat dia starter, melawan Astana dan Rochdale, dia membuktikan diri sebagai pemain berbahaya di kotak penalti. Yang membuat saya bangga padanya adalah dia tidak pernah berhenti mencoba untuk meyakinkan saya bahwa dia layak bermain untuk tim ini,” kata Solskjaer kepada MUTV, Jumat (27/9/2019).

“Ketika usia Anda belum genap 18 tahun
dan Anda terus percaya pada diri sendiri bahwa selalu ada kesempatan bermain,
jadi saya tidak pernah mengkhawatirkannya. Dengan situasi sekarang, memainkan
Mason adalah kemungkinan yang sangat besar. Dia sangat dibutuhkan,” sambungnya.

Sepanjang musim ini, pemain jebolan akademi United sudah tampil empat kali di Premier League. Tapi ia belum sekali pun mencetak gol atau assist. Sedangkan di Liga Europa dan Carabao Cup, sang bomber sudah mencetak masing-masing satu gol.

The post Hadapi Arsenal, Solskjaer Jadikan Greenwood Tumpuan Utama appeared first on Football5star Berita Bola.