Simeone Klaim Griezmann Sulit Menangkan Ballon d’Or karena Atletico

Sumberbola – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengklaim bahwa Antoine Griezmann akan kesulitan untuk meraih gelar Ballon d’Or. Pasalnya, pemain asal Prancis itu berada di klub yang kurang difavoritkan di Eropa.
Dalam dua musim terakhir ini, Griezmann terus-menerus dijadikan kandidat unggulan peraih Ballon d’Or. Sayangnya, striker Atletico itu tidak pernah berada di posisi yang terbaik. Pada tahun ini, ia hanya finish di posisi ketiga.
Padahal, prestasi Griezmann cukup mentereng di sepanjang tahun 2018. Selain sukses meraih gelar juara Liga Europa dan Piala Super Spanyol bersama Atletico, ia juga berhasil menghantar Prancis mejadi kampiun di ajang Piala Dunia 2018.
Menurut Simeone, peluang Griezmann untuk bisa meraih Ballon d’Or akan sulit jika bermain pemain tersebut bermain di Atletico Madrid. Sebab, reputasi timnya tidak lebih besar jika dibandingkan dengan para klub elit di Eropa, seperti Barcelona dan Real Madrid.
“Bermain untuk Atletico membuatnya akan lebih sulit daripada pemain lain karena sejarah yang kami peroleh. Kami selalu berupaya untuk melipatgandakan usaha untuk berada pada momen-momen terpenting,” kata Simeone.
“Sebaliknya, karena Griezmann sudah bicara tentang itu, dia merasa sangat senang dengan apa yang diraihnya tahun ini. Dia adalah seorang juara dunia, itu adalah prestasi yang sangat sulit dicapai.
“Setiap orang bisa memilih siapa yang menurut dia pilihan paling tepat. Kami mengucapkan selamat untuk Modric, dia menjalani tahun ini dengan sangat baik. Namun bagi saya, yang terbaik adalah Griezmann dan Varane,” tandasnya.

Ini Alasan Kuat Antoine Griezmann Tak Mau Gabung Barcelona

Ini Alasan Kuat Antoine Griezmann Tak Mau Gabung Barcelona- Striker anyar Atletico Madrid, Antoine Griezmann membeberkan alasan kuatnya tak mau bergabung dengan barcelona pada bursa transfer kemarin. Menurutnya di Barcelona dirinya hanya akan menjadi pilihan kedua dibawah Lionel Messi.
Saga transfer Griezmann ini jadi berita hangat sebelum Piala Dunia 2018 lalu. Kala itu, pemain Prancis ini dipercaya sudah tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan Barca, namun akhirnya negosiasi itu gugur.
Griezmann bersumpah setia pada Atleti dan menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2023. Di sana, dia tetap jadi bintang utama dan selalu jadi andalan di setiap pertandingan, berbeda jika jadi ke Barca. Kendati demikian, Griezmann mengakui menolak tawaran Barca sangatlah sulit.
Menurut Griezmann, menolak Barca adalah salah satu keputusan paling sulit yang pernah dia buat. Namun, secara tak sadar dia menyadari bahwa pindah ke Barca berarti harus siap jadi letnan Messi, tak pernah jadi jendral di pasukannya sendiri.
“Apakah sulit menolak barca? Itu sangatlah sulit. Anda mendapati Barca menginginkan anda, menelepon anda, mengirimkan beberapa pesan pada anda,” ungkap Griezmann kepada fourfourtwo.
“Namun, ada klub tempat anda saat ini, di mana anda adalah pemain penting dan mereka membangun proyek berdasarkan kemampuan anda.”
“[Juga] secara tak sadar, menjadi letnan Messi mungkin juga berpengaruh,” lanjut dia.
Saat kebimbangan itu, Griezmann menyadari bahwa banyak pemain Atleti dan staf yang begitu menginginkan dia bertahan. Saat itulah dia yakin sudah berada di klub yang tepat, klub yang selalu menginginkan dia.
“Namun rekan setim saya dan orang-orang di klub [Atleti] melakukan semuanya, mereka datang untuk bicara pada saya, mereka meningkatkan gaji saya.”
“Mereka melakukan semuanya untuk menunjukkan bahwa inilah rumah saya dan bahwa saya tak seharusnya pergi. Masa-masa itu sangat sulit, khususnya untuk istri saya yang saya bangunkan pukul tiga pagi untuk membicarakannya!,” tutup Griezmann.
The post Ini Alasan Kuat Antoine Griezmann Tak Mau Gabung Barcelona appeared first on bolamagz.net.

Griezmann Puji Bundesliga Jerman, Namun Enggan Tinggalkan Atletico Madrid

Liga Spanyol – Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann percaya bahwa kompetisi domestik Jerman tidak lebih buruk dibandingkan dengan Liga Premier Inggris. Antoine Griezmann memuji standar sepakbola Jerman, dia percaya bahwa kualitas kompetisi domestik yang disebut Bundesliga, bisa dibilang paling dekat dengan kompetisi sepakbola Spanyol, La Liga.
Hal ini dia sampaikan setelah dua minggu yang lalu bersama Atletico Madrid, mereka merasakan kekuatan Bundesliga di ajang Liga Champions. Griezmann menjadi saksi kehancuran Atletico di tangan Borussia Dortmund setelah menyerah kalah dengan skor mencolok 4-0. Menjelang laga kedua antara Atletico dengan Borussia Dortmund, pemain berusia 27 tahun ini mengakui kualitas Bundesliga, dan dia percaya bahwa Bundesliga kurang dihargai dibandingkan dengan Liga Premier yang lebih populer.
Berbicara kepada Kicker, Griezmann mengatakan: “Ini liga yang sangat ofensif dengan banyak serangan. Saya pikir Borussia Dortmund mencerminkan liga Jerman dengan cukup baik.”
“Saya akan menempatkan La Liga di tempat pertama, karena di putaran 16 dan perempat final Liga Champions ada banyak tim Spanyol, diikuti oleh Bundesliga atau Liga Premier. Liga Premier memang lebih populer dan paling banyak dilihat di dunia, dan Bundesliga sedikit dilihat. Ada sedikit pembicaraan tentang hal itu, tetapi perbedaannya tidak banyak.”
Meskipun tidak menampik peluangnya untuk menjajal Bundesliga di masa depan, namun Griezmann ingin menunjukkan kenyamanannya di ibukota Spanyol meskipun dia sudah melayangkan pujian.
“Bundesliga sangat menarik, sepakbola menyerang dimainkan dan ada banyak gol, seperti yang harus kami alami di Dortmund beberapa waktu yang lalu,” katanya.
“Bisa jadi (saya bisa bermain di liga Jerman) tapi saya merasa sangat nyaman di sini dengan Atletico. Kami memiliki proyek yang indah di sini. Saya ingin membantu klub berkembang karena sudah membantu saya tumbuh, dan kami ingin membuat sejarah,” pungkasnya.

Suka Basket dan AS, Griezmann Ingin Akhiri Karier di MLS

Sumberbola – Pemain depan Atletico Madrid, Antoine Griezmann, mengakui bahwa dia ingin mengakhiri karier sepak bolanya di Amerika Serikat, dengan bermain untuk salah satu klub peserta kompetisi MLS.
Pemenang Piala Dunia Prancis itu mengaku jika kesukaannya pada bola basket, sebagai salah satu faktor pendorong dirinya untuk melakukan hal tersebut. Selain itu, dia juga berbicara tentang budaya Amerika dan pengaruh yang dimiliki bangsa itu terhadapnya.
“Saya ingin bermain di MLS, saya ingin menyelesaikan karier saya di sana,” kata Griezmann dalam wawancara dengan ESPN FC.
“Mereka memiliki pola pikir yang berbeda, saya suka NBA dan aspek bisnis dari pertunjukannya. Saya juga suka sepak bola Amerika, dan saya suka (negara), karena tidak ada (yang mengenali) saya ketika saya ada di sana,” terangnya.
Griezmann juga berbicara tentang film dokumenter ‘The Decision‘, yang dibuat berdasarkan kisah bintang basket Los Angeles Lakers, LeBron James pada tahun 2009.
“(Itu) bukan karena dia melakukannya, (tetapi karena) saya ingin melakukannya juga,” tambah Griezmann dalam wawancara tersebut.
“Saya melihat apa yang dia lakukan, karena saya ingin tahu bagaimana hal-hal itu dibuat, bagaimana keputusan dibuat dan bagaimana mereka menjalani proses itu,” imbuhnya.

Griezmann Ungkap Alasan Utama Tolak Gabung Barca

Liga Spanyol – Antoine Griezmann mendapat ketertarikan kuat dari Barcelona pada bursa transfer musim panas kemarin. Ia dilaporkan sudah mendapat tawaran dari raksasa Catalan, yang dikabarkan siap mengucurkan dana besar untuk membajaknya dari Atletico Madrid.
Akan tetapi, pada akhirnya Griezmann memutuskan untuk tetap bertahan di Wanda Metropolitano. Ia menegaskan keputusannya tersebut melalui media sosial.
Dan kini, Griezmann telah mengungkapkan bahwa kunjungan dari sang manajer Atletico, Diego Simeone, telah membantu meyakinkan dirinya untuk terus bertahan di klub.
Selain itu, Griezmann juga mengatakan apabila rekan satu timnya, Diego Godin, juga telah mendatangi rumahnya untuk meyakinkannya menolak tawaran dari Blaugrana.
“Cholo (julukan Simeone) dan (Diego) Godin mendatangi saya usai laga [melawan Eibar] di Wanda Metropolitano, di mana saya dicemooh,” tutur Griezmann. “Ada pesan dari Godin: ‘Saya bakal pergi ke tempat Anda, jadi kita dapat berbicara’. Saya tak mengetahui jika Cholo bersamanya dan saya lihat Cholo keluar dari mobil.
“Saya amat kagum. ‘Apa yang Anda lakukan di sini? Apa yang Anda inginkan?’ ‘Tak ada,’ katanya. ‘Kami sudah berbicara dan kami ingin mengetahui bagaimana keadaan Anda .’
“Ia bilang pada saya jika saya tak harus membuat keputusan langsung, tapi saya harus mengambilnya (keputusan) dengan tenang.
“Ia menyarankan saya untuk membicarakannya dengan kerabat dan orang-orang dekat saya, dan lalu [ia memberi tahu saya] mengenai semua yang saya berikan untuk klub dan untuk dirinya sendiri.
“Saya merupakan tipe orang yang takkan membiarkan 10.000 hal beputar di kepala. Saya bakal memberi tahu Anda apa yang ada di pikiran saya, apa yang saya pikirkan.
“Terkadang saya mungkin salah, terkadang saya tidak. Saya tak ingin otak saya terlalu banyak pikiran, baik di sepakbola maupun dalam hal pribadi saya.
“Sebagai contoh, kami sedang menyusun rumah, dan saya tak ingin tahu apapun mengenai hal itu, karena Anda harus terlalu banyak berpikir dan saya juga tidak tahu bagaimana melakukannya. Jadi saya serahkan hal itu pada istri saya.
“Namun, ada saat-saat di mana Anda dikalahkan dan itulah cara Anda belajar,” tandasnya.

Saul Niguez Dukung Griezmann Menangkan Ballon d’Or

Liga Spanyol – Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, mendukung Antoine Griezmann untuk bisa memenangkan penghargaan individual, Ballon d’Or tahun ini. Menurutnya, Griezmann sangat layak untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Griezmann bisa dibilang tampil mengesankan. Bersama Atletico Madrid, pemain berusia 27 tahun itu membantu klub untuk memenangkan Liga Europa dan Piala Super UEFA. Selain itu, Griezmann juga membantu Timnas Prancis untuk memenangkan Piala Dunia 2018.
Kontribusi Griezmann yang besar untuk klub dan negara, membuat Saul Niguez sangat yakin bahwa Griezmann layak menjadi nominasi dan memanangkan Ballon d’Or pada tahun ini.
Baca Juga:

Saul Niguez Mengaku Kaget Courtois Gabung Real Madrid
Soal Transfer Pogba, Ini Tanggapan Juventus
Mourinho dan Staf MU Tak Senang Rashford Lakukan Hal Ini

Saul Niguez juga sangat yakin bahwa Griezmann akan bisa mengakhiri dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di dunia sepak bola, di mana keduanya masing-masing telah memenangkan lima Ballon d’Or.
“Griezmann telah bekerja selama bertahun-tahun, dia semakin baik dan dia semakin baik. Membandingkan dia dengan Messi dan Cristiano sangat banyak, tetapi Griezmann kuat. Dia harus menjadi kandidat serius untuk Ballon d’Or, kata Saul Niguez kepada El Larguero di Cadena SER.

Lebih lanjut, Saul Niguez mengaku sangat terkejut Griezmann tidak ada dalam nominasi Best FIFA Men’s Player tahun ini. Namun Saul lebih terkejut lagi, Jan Oblak tak masuk FIFPro World 11 atau the Best FIFA Goalkeeper this year.
“Saya terkejut bahwa Griezmann tidak mendapatkan penghargaan FIFA dan bahkan lebih dari itu bahwa Oblak tidak ada. Saat ini, Oblak berada pada level yang berbeda,” sambungnya.

Godin Dukung Griezmann Menangkan Ballon d’Or

Sumberbola – Kapten Atletico Madrid, Diego Godin, mendukung rekan setimnya, Antoine Griezmann, untuk mengakhiri dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di penghargaan individual, Ballon d’Or tahun ini.
Griezmann memainkan peran utama saat Atletico meraih gelar Liga Europa pada musim lalu, dan keberhasilan timnya di Piala Super UEFA 2018. Tak hanya itu, Griezmann juga membantu Timnas Prancis untuk memenangkan Piala Dunia 2018.
Meski, Griezmann tidak disebutkan dalam tiga nominasi teratas untuk penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2018, yang dimenangkan oleh Luka Modric, namun, Godin sepenuhnya mendukung bintang Prancis itu untuk memenangkan Ballon d’Or.
Baca Juga:

Fred Tak Ingin Manchester United Kalah Lagi
MU Akan Bidik Gary Cahill pada Januari 2019
Saul Niguez Mengaku Kaget Courtois Gabung Real Madrid

“Sebagai rekan setim, sebagai kapten dan sebagai teman, saya berharap dengan sepenuh hati bahwa Antoine bisa memenangkan Ballon d’Or,” kata Godin kepada L’Equipe.

“Saya tahu dia akan sangat senang dan kami semua di Atletico akan berbagi kebahagiaannya jika itu terjadi, dan Prancis juga.
“Peran Antoine jauh melampaui mencetak gol atau membuat assist. Dia di atas segalanya sebagai pemain tim, dia pemain yang menempatkan kolektif sebelum semuanya.
“Dia tahu dan merasakan apa yang perlu dia lakukan di lapangan untuk kebaikan bersama. Antoine sangat memahami permainan dan membuat keputusan yang tepat untuk orang lain.
“Selain itu, dia memiliki kecerdasan emosional untuk bergerak dengan baik di lapangan. Antoine menonjol, membuat perbedaan [di lapangan],” tutupnya. Sumber: FourFourTwo

Griezmann Angkat Bicara Soal Keputusan Tolak Barcelona

Sumberbola – Antoine Griezmann mengakui bahwa keputusan untuk tetap tinggal di Atletico Madrid adalah yang paling sulit dalam hidupnya. Seperti yang diketahui, penyerang asal Prancis itu memang menghabiskan awal musim panas ini, untuk memutuskan apakah dia akan meninggalkan klub untuk bergabung dengan Barcelona atau tidak.
Pemenang Piala Dunia Prancis itu kemudian mengumumkan keputusan masa depannya dalam sebuah film dokumenter, bahwa dia telah memutuskan untuk tinggal di Wanda Metropolitano. Dia pun menyatakan alasannya adalah karena cinta yang diberikan Los Rojiblancos kepadanya.
Dilansir dari Express.co.uk, Griezmann mengakui betapa sulit bagi dirinya mencapai keputusan akhir untuk bertahan di Atletico Madrid, di tengah minat kuat dari raksasa Catalan, Barcelona.
Baca Juga:

Cazorla Akui Arsenal Tak Percaya Diri Saat Dilatih Wenger
Cetak Gol Pertama di MU, Fred Unggah Ini
Perez Akhirnya Beri Penghormatan untuk Ronaldo dan Zidane

“Seperti saya katakan, saya diberi cinta,” kata Griezmann. “Semua orang ingin tahu bagaimana saya melakukannya. Itu adalah keputusan tersulit dalam karier saya. Saya membangunkan istri saya jam 3 pagi untuk membicarakannya,” imbuhnya.
Terlepas dari itu, Atletico telah membuat awal yang lambat untuk musim ini, setelah menempati posisi kedua di La Liga dan memenangkan Liga Europa musim lalu. Namun Griezmann bersikeras bahwa hal-hal yang baik akan datang, dan mengisyaratkan bahwa Liga Champions adalah prioritasnya.
“Di Liga Champions, kami akan berusaha lebih baik dari tahun lalu, karena kami bahkan tidak kalah KO,” tambahnya. “Itu sebagian besar kesalahan saya, karena mental saya tidak bagus.”

Griezmann Belum Selevel dengan Messi dan Ronaldo!

Sumberbola – Baru-baru ini, bintang berbakat Atletico Madrid, Antoine Griezmann membuat pernyataan yang cukup kontroversial. Pemain asal Prancis itu menyatakan bahwa dirinya sudah selevel dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Griezmann percaya bahwa dia adalah pesaing untuk memenangkan penghargaan Ballon d’Or pada tahun ini. “Saya rasa saya sudah berada di mana Messi dan Cristiano berada. Dan saya tahu pemain lain pasti akan datang,” kata Griezmann.
Jika dilihat dari statistik, Griezmann bisa dibilang cukup layak. Ia telah mencetak 78 gol di La Liga sejak bergabung dengan Atletico Madrid pada 2014. Ditambah lagi, Griezmann juga telah memenangkan Piala Dunia 2018 bersama Timnas Prancis.
Baca Juga:

Griezmann Klaim Selevel Messi dan Ronaldo, Ini Respon Brutal Ramos
Griezmann Ingin Bawa Atletico Angkat Trofi Liga Champions
Jelang Hadapi AS Roma, Benzema Yakin dengan Kualitas Madrid

Meski demikian, mantan pemain Atletico Madrid, Diego Forlan, tidak setuju dengan pernyataan Griezmann tersebut. Menurutnya, Griezmann belum berada di level yang sama dengan Messi dan Ronaldo.
“Cristiano dan Messi ada di atas semua orang,” kata Forlan kepada Cadena Ser. “Griezmann masih belum berada di level mereka.
Lebih lanjut, Forlan menilai bahwa Neymar menjadi pemain terdepan untuk menggeser dominasi Ronlado dan Messi di dunia sepak bola. “Neymar, karena betapa lengkapnya dia, dia adalah yang paling dekat dengan mereka [Ronaldo dan Messi] saat ini,” jelas Forlan.