Hasil APOEL vs Ajax 0-0, Dua Ketakutan De Joden Terbukti Benar!

Hasil APOEL vs Ajax usai 0-0 pada hari Rabu (21/8) di GSP Stadium. Dua ketakutan  sang semifinalis Liga Champions itu terbukti benar!
Sebelum pertandingan dimulai Erik ten Hag, pelatih Ajax Amsterdam, mengakui bahwa dirinya takut dengan serangan balik kilat dan ambisi selangit dari APOEL. Ia juga khawatir dengan skema parkir bus tuan rumah. Dua hal itu terbukti dalam pertandingan hari Rabu dinihari di kandang sang juara Siprus.
Anda harus melihat statistik untuk memahami apa yang terjadi. Dominasi bola sepenuhnya di tangan De Joden, 25% banding 75%. Tapi coba lihat jumlah serangan tuan rumah. Sembilan banding 10. Dari sembilan itu enam memang off target alias melenceng dari gawang yang dikawal Andre Onana, namun mereka berhasil melepaskan setidaknya tiga yang tepat sasaran. Beruntung masih bisa diblokir sang kiper jagoan.
Sementara Ajax berhasil melepaskan lima on target. Tapi tak satu pun berujung gol. Dari statistik ini kita tahu, bukan saja APOEL menerapkan pertahanan ketat atau parkir bus di belakang, tapi memanfaatkan ruang kosong Ajax untuk melakukan serangan balik kilat dan mencatatkan tiga serangan on target. Kalau saja gol maka ini akan menjadi mimpi buruk bagi De Joden.

Berita Terkait

Hasil Parma vs Juventus 0-1 Tiga Peluang Ronaldo Gagal Jadi Gol
Hasil Manchester United vs Crystal Palace 1-2 Setan Merah Tertusuk!
Hasl Bali United vs Arema 2-1, Tridatu Menjauh Lima Poin Atas TIRA

Apa yang juga mencolok mata adalah permainan keras kedua tim, tapi lebih-lebih oleh sang semifinalis Liga Champions musim lalu itu. Ada lima kartu kuning yang dikeluarkan wasit terhadap para pemain Ajax. Hanya dua dari skuad tuan rumah yang terkena peringatan. Dari sini kita mengetahui rasa frustrasi yang memuncak dalam diri skuad Erik ten Hag itu.
Ketidakmampuan mencetak gol mencapai puncaknya pada menit 80 saat bek kanan Noussair Mazraoui diusir wasit untuk kartu kuning keduanya. Ia menerima kartu kuning pertamanya pada menit 16. Ajax Amsterdam kini dipaksa bermain dengan 10 orang saja selama 10 menit terakhir pertandingan di GSP Stadium. Peluang emas bagi tuan rumah APOEL Nicosia.
Tapi tak ada gol sampai akhir pertandingan play-off Liga Champions ini. Hasil APOEL vs Ajax usai 0-0. Dengan hasil ini sang juara Siprus tinggal memikirkan cara menjebol gawang Andre Onana, sambil menerapkan parkir bus serupa saat laga di Johan Cruyff Stadium pekan depan.
Sumber: Hasil APOEL vs Ajax 0-0, Dua Ketakutan De Joden Terbukti Benar!

Serangan Cepat APOEL Nicosia Bikin Ajax Amsterdam Takut

Ajax Amsterdam takut dengan serangan cepat APOEL Nicosia pada laga play-off Liga Champions nanti malam, hari Rabu (21/8) dinihari.
Raksasa Belanda itu adalah semifinalis Liga Champions musim lalu (2018/2019). Jadi pertandingan ini banyak ditunggu. Mereka hanya satu langkah saja sebelum kembali ke tahap penyisihan grup kompetisi Eropa, di mana mereka mengguncangkan dunia dan banyak komentator dengan lolos ke empat besar musim lalu.
Kedua klub pernah saling berjumpa sebelumnya di babak grup Liga Champions pada musim 2014/15. Ajax menang 4-0 di Amsterdam dan imbang 1-1 di Siprus.
Erik ten Hag mengakui bahwa Ajax menjadi favorit untuk leg pertama tetapi menolak untuk meremehkan APOEL, “Kami sering jadi favorit, tetapi itu hanya di permukaan saja. APOEL adalah klub yang sangat ambisius. Mereka baru saja berganti pelatih, menandatangani lima pemain baru dan punya target yang sangat tinggi. Tapi itu sama juga halnya dengan kami.”

Berita Terkait

Hasil APOEL vs Ajax 0-0, Dua Ketakutan De Joden Terbukti Benar!
Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK 3-2 Agregat 5-4
Prediksi Ajax Amsterdam vs PAOK, De Joden Modal Dua Gol Tandang

Pada akhir pekan kemarin, Ajax naik ke puncak klasemen Eredivisie berdasarkan selisih gol setelah menang 4-1 atas VVV Venlo. Raksasa Belanda berjuluk De Joden ini lolos dari babak kualifikasi ketiga setelah mengalahkan PAOK Thessaloniki dengan skor agregat tipis 5-4.
Sementara itu calon lawan mereka, APOEL Nicosia, belum memulai musim baru Liga Siprus tetapi sudah lolos melewati dua putaran kualifikasi di Liga Champions. Sutjeska mereka kalahkan dengan skor agregat 4-0, sementara APOEL mengalami petualangan sulit melawan Qarabag, yang menang 2-1 di Cyrpus. Namun, APOEL memenangkan leg tandang 2-0 untuk lolos ke babak playoff ini. Sebagai hadiah untuk laga sulit lawan Qarabag, juara Siprus itu berhadapan dengan semifinalis musim lalu, Ajax Amsterdam.
Dilatih oleh Thomas Doll dari Jerman, APOEL Nicosia terakhir kali muncul di babak grup Liga Champions pada musim 2017/18, di mana mereka berada di urutan keempat dalam grup yang berisi raksasa dari tiga liga berbeda: Tottenham Hotspur, Borussia Dortmund, dan Real Madrid.
Perihal apa yang dia harapkan dari APOEL, Ten Hag mengatakan seperti dikutip football-oranje.com, “Mereka bermain sangat langsung, dengan banyak kecepatan dan kekuatan fisik. Tim yang agresif. Kami harus menyesuaikan diri dengan itu. Apakah mereka akan memarkir bus? Jika pelatih mereka mengatakan demikian, maka mereka akan melakukannya. Kami akan siap untuk apa pun. Mereka memiliki sejumlah pemain bagus, tetapi kami harus mencapai level kami untuk melewati rintangan ini.”
GSP Stadium akan menjadi lokasi pertandingan APOEL Nicosia vs AJax Amsterdam. Stadion sepak bola ini berlokasi di Strovolos, Distrik Nicosia, Siprus. Walaupun kecil menurut standar internasional, stadion ini terbesar di Siprus dengan kapasitas 22.859 penonton dan dibuka pada tahun 1999. Stadion ini adalah kandang bagi dua klub terbesar Nicosia, APOEL dan Omonia. Ini juga merupakan stadion kandang tim sepak bola nasional Siprus.

Sumber: Serangan Cepat APOEL Nicosia Bikin Ajax Amsterdam Takut

Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK 3-2 Agregat 5-4

Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK pada hari Rabu (14/8) usai skor 3-2 agregat 5-4 berkat jasa bek kiri asal Argentina ini.
Semifinalis Liga Champions musim lalu, Ajax Amsterdam, memastikan diri lolos ke babak play-off kompetisi elit Eropa itu setelah menang 3-2 agregat 5-4 atas PAOK Thessaloniki pada laga hari Rabu dinihari di Johan Cruyff Arena.
Usai laga 2-2 di kandang PAOK minggu lalu, mereka hanya butuh hasil draw saja. Tapi Diego Biseswar membuat takut fans De Joden dengan golnya pada pertengahan babak pertama. Biseswar menjadi pemain Belanda pertama yang menjebol gawang Ajax melalui tembakan melengkungnya pada menit 24. Dan skor pun berubah 0-1 agregat 2-3 untuk keunggulan PAOK.

#Biseswar, bend it like Paul #Gascoigne 💪💪💪💪👊👊👊⚫️⚪️#AjaxPAOK #PAOK pic.twitter.com/E0jmGLDAij
— Alain B. (@alainb_) August 13, 2019

Berita Terkait

Hasil Tira Persikabo vs Bali United 1-2, Lilipaly Cetak Dua Gol!
Hasil PSS Sleman vs Persela Lamongan 1-1, Gagal Rebut Ranking Tiga!
Hasil Lengkap Pertandingan Liga 1 Indonesia Hari Ini

Beruntung ada mantan pemain Southampton Dusan Tadic yang menyamakan skor 1-1 melalui titik 12 pas pada akhir babak pertama. Ia berhasil mengecoh kiper Alexandros Paschalakis dengan menyarangkan bola ke sisi lain dari bantingan tubuhnya, mengoyak jala gawang dan mengubah papan skor menjadi 1-1. Stadion Johan Cruyff Arena pun pecah dalam sorak sorai pendukung De Joden.

Pause in Amsterdam.1:1 durch Tore von Biseswar und Tadic (Elfmeter). #ajapao pic.twitter.com/lHlxElzJn5
— oranjefussball (@oranjefussball) August 13, 2019

Saat pertandingan mendekati akhir, sudah menit 78, laga sama sekali belum usai. Nicolas Tagliafico, bek kiri asal Argentina, membuat skuad raksasa Belanda itu lega dengan golnya. Dan Dusan Tadic kembali menambah lebar keunggulan Ajax Amsterdam setelah mencetak gol kedua dari titik penalti pada menit 85.
Pada detik-detik terakhir pertandingan klub asal Yunani PAOK Thessaloniki menipiskan skor menjadi 3-2 melalui pemain Belanda yang menghantui gawang Andre Onana. Selain sejumlah kartu kuning akibat situasi pertandingan yang memanas di akhir laga, kiper Ajax itu juga kena kartu kuning karena dinilai menunda-nunda permainan.
Tapi pada akhirnya tak ada lagi gol. Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK usai dengan skor 3-2 agregat 5-4 dan semifinalis musim lalu itu lolos ke babak play-off Liga Champions. Hasil ini sesuai dengan prediksi kami bahwa akan ada banyak gol meski tim Belanda itu yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Sumber: Hasil Ajax Amsterdam vs PAOK 3-2 Agregat 5-4

Prediksi Ajax Amsterdam vs PAOK, De Joden Modal Dua Gol Tandang

Prediksi Ajax Amsterdam vs PAOK di ajang Liga Champions hari Rabu (14/8) dinihari dengan klub Belanda itu dijagokan lolos bermodalkan dua gol tandang.
De Joden diunggulkan lolos ke babak play-off Liga Champions setelah berhasil mencuri dua gol tandang pada laga leg pertama kualifikasi putaran ketiga ini di kandang PAOK Thessaloniki yang usai dengan skor 2-2, tepat satu pekan silam.
Mantan striker tua Real Madrid Klaas-Jan Huntelaar menjadi penyelamat Ajax Amsterdam setelah mencetak gol kedua tim pada awal babak kedua pertandingan di kandang tim Yunani itu. Gol pertama dicetak gelandang serang muda asal Maroko, Hakim Ziyech. Modal dua gol tandang akan sangat menguntungkan De Joden. Mereka hanya butuh main imbang 0-0 untuk lolos ke babak play-off kompetisi Eropa itu.
Alasan Mengapa Ajax Amsterdam Harus Mulai Seawal Ini
Semifinalis Liga Champions musim lalu itu menderita nasib buruk di Eropa dan harus menjalani kompetisi elit ini mulai dari babak kualifikasi ketiga, satu tahap sebelum babak play-off dan dua tahap sebelum babak penyisihan grup. Semua ini gara-gara aturan UEFA. Badan otoritas sepak bola benua biru itu menyusun ranking asosiasi negara-negara di Eropa. 55 negara seluruhnya.

Berita Terkait

Borussia Dortmund Bertekad Habisi Augsburg
Prediksi PSM Makassar vs Persib Bandung, 18 Agustus 2019
Prediksi Valencia vs Real Sociedad, Liga Spanyol 18 Agustus 2019

Hanya 10 negara paling elit, yang ditentukan dari seberapa sering tim-tim asosiasi negara itu berhasil lolos ke dua kompetisi Liga Champions serta Liga Europa, bisa langsung bermain di babak penyisihan grup. Liga Belanda tidak masuk 10 besar UEFA. Eredivisie hanya menduduki ranking 14 di Eropa, kalah dari Liga Swiss, Liga Austria dan Liga Turki. Jadi mereka harus memulai petualangan di Eropa dari babak kualifikasi ketiga.
Untungnya mereka berhasil main 2-2 di leg pertama dan itu menjadi modal besar untuk pertandingan leg kedua di Johan Cruyff Arena nanti malam. Data dari laga leg pertama memperlihatkan semuanya. Dominasi bola berada di anak-anak de Godenzonen, mendekati 70%. Namun meski kalah dominasi bola dan jumlah tembakan on target, para pemain PAOK Thessaloniki unggul dalam soal serangan balik, dan ini bisa membahayakan gawang yang dijaga Andre Onana. Apalagi dua pilar utama Ajax sudah pergi dari Johan Cruyff Arena, bek tengah Matthijs de Ligt ke Juventus dan gelandang Frenkie de Jong ke Barcelona.
Prediksi Ajax Amsterdam vs PAOK
Di masa lalu kedua tim bertemu lima kali, empat laga terakhir keduanya berakhir draw dan satu untuk keunggulan Ajax. Tak pernah tim Yunani itu berhasil menang atas raksasa Belanda tersebut.
Pasukan Erik ten Hag tidak asing dengan kompetisi Eropa dan mereka memperlihatkan kualitasnya dengan lolos ke babak semi final Liga Champions musim lalu dengan skuad mayoritas berusia muda.
Tim tuan rumah hampir selalu unggul di kandang dan kalah hanya sekali dari 10 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Selain itu, satu-satunya kekalahan mereka adalah saat melawan runner-up Liga Champions Tottenham Hotspur di ajang semi final musim lalu itu.
PAOK tidak pernah mengalahkan Ajax di stadion angker mereka itu dan ditahan imbang dalam dua tandang terkininya di sini. Mengingat bahwa tuan rumah akan didukung oleh para pendukung mereka yang sangat fanatik pada Rabu dinihari, kemungkinan besar kemenangan akan diraih oleh Ajax setelah 90 menit. Namun kedua tim akan mampu mencetak gol. Prediksi skor Ajax Amsterdam vs PAOK 2-1, agregat 4-3.
Johan Cruyff Arena yang merupakan kandang Ajax adalah stadion terbesar di negara Belanda ini. Stadion ini sebelumnya dikenal sebagai Amsterdam Arena sampai musim 2018-19, sebelum berganti nama untuk menghormati legenda pesepakbola Belanda Johan Cruyff yang meninggal pada Maret 2016.
Stadion berkapasitas 54.990 orang adalah salah satu stadion yang digunakan selama turnamen Euro 2000, dan juga menjadi tuan rumah final Liga Champions 1998 dan final Liga Eropa 2013. Stadion ini juga akan menjadi lokasi tiga pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan pada babak 16 Euro 2020.

Sumber: Prediksi Ajax Amsterdam vs PAOK, De Joden Modal Dua Gol Tandang

Ajax Amsterdam Selamat Main 2-2 Berkat Striker Tua Mantan Real Madrid

Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan hari Rabu (7/8) setelah mantan striker tua Real Madrid cetak gol balasan pada laga di PAOK.
Hampir saja semi finalis Liga Champions musim lalu itu menderita kekalahan memalukan setelah tertinggal 2-1 pada pertandingan babak kualifikasi ketiga kompertisi itu di kandang PAOK Thessaloniki FC di Stadio Toumba hari Rabu. Namun Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan setelah Klaas-Jan Huntelaar mencetak gol yang menyamakan skor 2-2 pada menit 57.
Tim tamu Ajax tidak kehilangan ketajamannya meski ditinggal pergi dua pemain bintangnya musim panas ini, Frenkie de Jong ke Barcelona dan Mathhijs de Ligt ke Juventus.
Pemain Asal Maroko Bawa Ajax Amsterdam Unggul
Hakim Ziyech, pemain asal Maroko yang turun sebagai gelandang serang, mencetak gol lebih dulu bagi tim tamu pada menit ke-10. Namun tuan rumah PAOK Thessaloniki FC membalaskan dua gol sekaligus pada menit 32 dan 39 guna membalikkan keadaan 2-1 bagi keunggulan tim asal Yunani tersebut.

Berita Terkait

Hasil Liverpool vs Norwich City 4-1, The Reds Seriusi Tekad Juara!
Hasil Bali United vs Semen Padang 4-1, Tempel Pemuncak Klasemen
Hasil Barito Putera vs TIRA-Persikabo 2-4 Pesta Gol Penguasa Klasemen

Seolah-olah laga akan usai dengan kemenangan bagi tim yang berkandang di Toumba Stadium itu, namun sebuah kesalahan dari lini belakang tuan rumah menyebabkan mantan striker Real Madrid Klaas-Jan Huntelaar membalaskan satu gol dan menyamakan skor 2-2 yang bertahan sampai 90 menit pertandingan.
Sebenarnya pertandingan berlangsung sangat tidak seimbang dengan Ajax Amsterdam menguasai laga melalui dominasi bola mencapai hampir 70%. Mereka melepaskan tujuh serangan sporadis dan enam shots on target. Namun PAOK memanfaatkan serangan balik untuk mencatatkan tiga tembakan meleset dari sasaran dan tiga lainnya tepat ke gawang. Hanya dua yang menjadi gol.
Gol Ajax Terjadi Akibat Kesalahan Pemain PAOK
Gol oleh Huntelaar tadi berawal dari umpan silang satu pemain Ajax ke tiang jauh. Seorang pemain belakang PAOK membuat kesalahan membalikkan bola tadi ke tengah gawang dan sang mantan striker Real Madrid tersebut berada di titik yang tepat. Bola memantul di tulang keringnya dan mengecoh kiper Alexandros Paschalakis. Skor 2-2!

Huntelaar for 2-2 #PAOKAjaxpic.twitter.com/SQKEfs6piv
— Swype Sports ™ (@SwypeSports) August 6, 2019

Sebenarnya gol pertama Ajax Amsterdam tidak kalah indahnya. Sebuah tendangan bebas datang dari sisi kanan kotak penalti dan disundul tipis untuk melambung dan mengecoh kiper PAOK guna menjadi gol pertama saat pertandingan baru berjalan 10 menit.
Dengan dua gol dari Hakim Ziyech dan Klaas-Jan Huntelaar, Ajax Amsterdam selamat dari kekalahan dan akan menghadapi leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Champions ini di Amsterdam Arena, 14 Agustus nanti. Mereka memiliki modal dua gol tandang untuk lolos ke babak play-off.
Sumber: Ajax Amsterdam Selamat Main 2-2 Berkat Striker Tua Mantan Real Madrid

Ajax Semifinalis Liga Champions Kenapa Seburuk Ini Nasibnya?

Ajax semifinalis Liga Champions musim lalu tapi harus memulai kompetisi elit Eropa itu di babak kualifikasi ketiga melawan PAOK malam ini.
Malam ini di antara sederet pertandingan leg pertama babak kualifikasi ketiga Liga Champions musim 2019/2020, ada satu nama yang mencolok mata: Ajax Amsterdam semifinalis Liga Champions musim lalu. Rasanya kurang pantas mereka harus memulai musim ini dari ajang ini, satu tahap sebelum play-off, dan dua tahap sebelum babak penyisihan grup di mana biasanya nama-nama besar menunggu.
Ajax Amsterdam hanya selisih beberapa menit saja dari mencapai final kompetisi Liga Champions musim lalu di Wanda Metropolitano, Madrid. Kalah hanya oleh hat-trick pemain Brasil Lucas Moura yang menyamakan skor agregat 3-3 dan Tottenham Hotspur lolos ke final oleh agresifitas gol tandang. Perlu disebut bahwa mereka mengalahkan sang juara bertahan Real Madrid dan favorit juara lainnya, Juventus, dalam perjalanan ke semi final. Terasa tidak adil bahwa sebuah tim yang hampir saja menjadi finalis musim lalu harus memulai petualangan Eropa mereka dari babak kualifikasi ketiga.
Ajax Amsterdam Korban Aturan UEFA
Ini bukan nasib buruk Ajax Amsterdam. Ini adalah nasib buruk Eredivisie atau Liga Belanda. Mereka cuma menjadi korban dari aturan UEFA yang hanya memberi tahap penyisihan grup kepada para juara 10 liga paling berprestasi di Eropa. Sisanya, 45 juara dari liga-liga lain di Eropa harus mulai dari tahap kualifikasi pertama sampai ketiga, tergantung performa liga mereka selama lima tahun terakhir.

Berita Terkait

Ajax Amsterdam Selamat Main 2-2 Berkat Striker Tua Mantan Real Madrid
Matthijs de Ligt Sedih Teken Kontrak Juventus
Zlatan Ibrahimovic Siap Balik Ke Ajax Amsterdam

Liga Belanda hanya menduduki liga nomor 14 di Eropa, kalah oleh Liga Swiss, Liga Austria, dan Liga Turki menurut aturan koefisien UEFA. Itu berarti Ajax Amsterdam yang menjadi juara Eredivisie musim lalu, harus memulai kompetisi Eropa mereka dari tahap kualifikasi ketiga melawan PAOK nanti malam, Rabu (7/8) dinihari.
Sebenarnya selain Ajax Amsterdam juga ada nama terkenal lain di daftar pertandingan, yaotu FC Porto dari Liga Portugal.
Daftar Laga Kualifikasi Ketiga Liga Champions 2019/2020 

CFR Cluj vs Celtic
APOEL vs Qarabag
PAOK vs Ajax Amsterdam
Dinamo Zagreb vs Ferencvaros
Red Star Belgrade vs Copenhagen
Maribor vs Rosenborg
Basaksehir vs Olympiacos
Krasnodar vs FC Porto
Club Brugge vs Dynamo Kiev
Basel vs LASK

Sumber: Ajax Semifinalis Liga Champions Kenapa Seburuk Ini Nasibnya?

Tak Hanya Pemain, Barcelona Kini Incar Direktur Olahraga Ajax

Liga Spanyol – Juara bertahan La Liga, Barcelona, sepertinya sangat tergila-gila dengan Ajax Amsterdam. Sebab, setelah berhasil mendatangkan pemain dari klub Belanda tersebut, mereka kabarnya juga tertarik dengan direktur olahrga klub.
Seperti diketahui, Barcelona baru saja secara resmi mengenalkan pemain anyar mereka, Frenkie de Jong. Pemain beruaia 22 tahun itu sendiri sudah resmi dibeli sejak Januari lalu dari Ajax Amsterdam.
Namun, De Jong baru bergabung secara resmi pada awal bulan ini. Selain itu, Barcelona juga terus dikaitkan dengan pemain Ajax yang lain, Matthijs de Ligt.
Namun saat ini, De Ligt dikabarkan lebih dekat dengan kepindahan ke Juventus daripada Barcelona. Ketertarikan Barca terhadap Ajax Amsterdam pun ternyata tidak hanya ditujukan kepada pemain mereka saja.
Sebab, media Spanyol yang berbasis di Catalunya, Mundo Deportivo, Barcelona menginginkan Direktur Olahraga Ajax, Marc Overmars. Pria berusia 46 tahun itu sudah menjadi Direktur Teknik Ajax sejak 2012 lalu.
Musim 2018/19 kemarin seperti menjadi puncak kejayaan Ajax era Overmars. Sebab, mereka berhasil lolos ke semifinal Liga Champions dan menjadi juara Liga Belanda.
Marc Overmars sudah jadi Direktur Teknik Ajax sejak 2012 lalu. Musim 2018-2019 seperti menjadi puncak kejayaan Ajax era Overmars.
Keberhasilan membangun skuat ini yang kemudian membuat Barcelona kepincut. Overmars sebenarnya tak asing dengan Barca. Pasalnya, ia pernah membela tim raksasa Catalan itu pada tahun 2000 hingga 2004.

Real Madrid Mulai Urungkan Niat Gaet Donny van de Beek dari Ajax

Liga Spanyol – Raksasa La Liga, Real Madrid, nampaknya mulai mengurungkan niat untuk memboyong Donny Van de Beek dari Ajax Amsterdam pada musim panas ini. Sebab, Los Blancos enggan membayar harga tinggi sang pemain yang dipatok oleh tim asal Belanda itu.
Pada bursa transfer musim panas ini, Real Madrid ingin mendatangkan Van de Beek ke Santiago Bernabeu. Pasalnya, mereka terpesona dengan performa sang pemain yang mampu mencetak 12 gol dan 12 assist bagi Ajax Amsterdam di musim 2018/19.
Menurut Marca, Real Madrid sendiri sudah mulai bernegosiasi dengan Ajax terkait transfer sang gelandang. Namun laporan itu mengklaim bahwa proses negosiasi ini berjalan cukup alot.
Ajax melihat van de Beek sebagai pemain yang berpengaruh besar dalam tim mereka. Sehingga, mereka hanya mau melepas pemain berusia 22 tahun itu jika Real Madrid sanggup membayar mahal untuknya.
Raksasa Belanda itu menginginkan biaya minimal 65 juta Pounds untuk jasa Van de Beek di bursa transfer musim panas ini. Sementara, Real Madrid dikabarkan keberatan menebus angka tersebut.
Mereka menilai bahwa sang pemain belum layak dibanderol dengan harga setinggi itu. Sehingga, Los Blancos mulai mengurungkan niat untuk memboyong Van de Beek pada musim panas tahun ini.

De Boer Sarankan De Ligt untuk Gabung Barcelona

Berita Bola – Mantan gelandang Barcelona, Ronald de Boer, menyarankan Matthijs de Ligt untuk pindah ke Camp Nou jika ia benar-benar meninggalkan Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas ini.
Pemain internasional Belanda telah menjadi target transfer dari Manchester United, Paris Saint-Germain dan Barca, setelah penampilannya yang mengesankan bersama raksasa Eredivisie musim lalu. Menurut kabar yang beredar baru-baru ini, De Ligt sangat dekat untuk gabung ke PSG, dengan Mino Raiola selaku agennya dikabarkan berada di Prancis untuk menyelesaikan transfer kliennya ke Parc des Princes.
Berkenaan dengan itu, De Boer yang pernah menghabiskan enam musim sebagai pelatih Ajax telah menyarankan bek berusia 19 tahun itu untuk bergabung dengan Barcelona, di mana ia percaya filosofi bermain De Ligt di Ajax cocok untuk raksasa Catalan.
“De Ligt adalah pemain yang bisa bermain untuk tim mana pun tetapi bagi saya akan lebih baik melihatnya bermain di Barcelona, ​​karena mereka adalah klub dengan filosofi yang sama dengan Ajax,” katanya.
“Dia mulai di Ajax ketika berusia 10 tahun dan dia memiliki filosofi dan cara bermain yang sangat dekat dengan Barcelona. Dia tidak perlu beradaptasi, dan dia siap bermain di sana.
“Orang mungkin hanya melihatnya dengan bola, tetapi tanpa bola dia juga sangat bagus. [PSG] adalah tim yang sangat bagus dengan pemain hebat, tetapi mereka tim yang tidak bermain seperti [De Ligt] sudah terbiasa.
“Itu berbeda dan filsafat itu penting, dan jika Anda bertanya kepada saya, saya lebih suka melihatnya di Barcelona atau mungkin Manchester City,” tukasnya.

Terus Dikaitkan dengan Barca, De Ligt Tak Mau Buru-Buru Bahas Transfer

Liga Spanyol – Bek Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt, mengaku belum memutuskan masa depannya, meskipun pemain kelahiran Belanda itu sedang erat dikaitkan dengan rumor kepindahan ke Barcelona.
Dalam beberapa pekan terakhir, Barcelona dilaporkan terus mengejar tanda tangan De Ligt setelah mereka berhasil memboyong Frenkie de Jong dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer Januari tahun ini.
Meski pemain berusia 19 tahun itu sudah pasti akan meninggalkan Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas nanti, namun De Ligt masih tak ingin buru-buru memutuskan apakah ingin bergabung dengan De Jong di Barcelona atau pindah ke klub lain.
“Ini bukan waktunya untuk membicarakan masa depan saya,” kata De Ligt kepada Fox Sports. “Saya tidak tahu apakah saya akan pergi dengan Frenkie de Jong [ke Barcelona]. Saya masih harus menganalisis banyak hal dan melihat semuanya. Kita akan lihat apa yang terjadi.
“Saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Kita akan melihat pada akhir musim panas. Belum ada apa-apa,” tandasnya.
Selain Barcelona, De Ligt sendiri juga diincar oleh sejumlah klub top di Eropa seperti ​​Liverpool, Manchester United, Juventus dan Bayern Munich.