ANALISIS: Kans Juara Man. United Lebih Besar dari Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Hasil berberbeda dituai Liverpool dan Manchester United pada pekan ke-6 Premier League. The Reds menang 3-0 atas Southampton, sedangkan Red Devils imbang 1-1 dengan Wolverhampton Wanderers. Namun, kans juara Man. United ternyata lebih besar dari Liverpool.
Hasil imbang memang membuat Man. United saat ini hanya mengoleksi 10 poin. Itu jauh dari perolehan sempurna, 18 poin, milik Liverpool. Namun, berdasarkan perolehan poin para juara pada pekan ke-6, kans Man. United masih lumayan besar, yakni 11,54 persen.
Sejak Premier League digulirkan pada 1992-93, ada tiga tim yang berhasil menjadi kampiun dengan bekal 10 poin dalam enam pekan awal. Salah satunya Man. United sendiri pada musim perdana. Adapun dua tim lainnya adalah Manchester City pada 2013-14 dan Chelsea pada 2016-17.

Bagaimana dengan kans Liverpool yang meraup nilai sempurna dalam enam pekan awal? Ternyata tipis saja di bawah Man. United, yakni 7,69 persen. Itu karena hanya dua tim yang juara dengan modal sempurna, yakni Chelsea pada 2005-06 dan 2009-10.
Meskipun punya kans lebih besar dibanding Liverpool, Man. United tetap harus meratapi kegagalan menuai poin penuh dari Wolverhampton. Andai menang, kans juara mereka akan terdongkrak ke angka 19,23 persen.
Dari 13 kesempatan juara pun, Red Devils lebih sering melakukannya saat mengemas 12 poin dari enam laga awal. Tiga kali mereka juara dengan modal itu, yakni pada 1996-97, 2010-11, dan 2012-13. Itu sama dengan juara saat mengemas 11 poin pada enam pekan awal.
Sepanjang sejarah Premier League, modal terbaik yang diraih pada pekan ke-6 untuk jadi juara adalah 12 dan 16 poin. Jumlah juara dengan modal nilai tersebut sama-sama lima tim. Sementara itu, modal terburuk adalah 8 poin yang diraih Red Devils saat juara pada 2002-03.
The post ANALISIS: Kans Juara Man. United Lebih Besar dari Liverpool appeared first on Football5star Berita Bola.

Jelang Hadapi Barca, Pelatih Girona Yakin Bisa Menang

Sumberbola – Girona menghadapi ujian yang berat, di mana mereka akan berkunjung ke markas Barcelona untuk melakoni laga lanjutan La Liga Spanyol musim ini, Senin (24/9) dini hari WIB.
Secara statistik, Barcelona tentu akan lebih diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan dalam laga kali ini. Hal itu lantaran sejauh ini Blaugrana sama sekali belum menelan kekalahan di kompetisi La Liga dari empat pertandingan yang dilakoni. Dengan demikian, Barca tentu difavoritkan untuk bisa meraih kemenangan saat menjamu Girona nanti.
Sedangkan, Girona mencatat dua kali kemenangan, satu imbang dan satu kekalahan dari tiga laga terakhir di kompetisi La Liga musim ini. Meski di atas kertas Barcelona lebih kuat, namun pelatih Girona, Eusebio Sacristan memiliki rasa optimis yang sangat tinggi untuk bisa meraih kemenangan di Camp Nou.
Baca Juga:

Kembalinya Sir Alex Ferguson Buat Mourinho Girang
Soal Kontrak Baru, Ini Tanggapan Valverde
Lopetegui: Real Madrid Dibuat Menderita oleh Espanyol

“Akan sangat sulit untuk mencetak gol karena kemampuan luar biasa yang mereka miliki, tetapi kami akan berusaha,” kata Eusebio Sacristan pada konferensi pers pra-pertandingannya.
“Kami harus memanfaatkan peluang kami dan pergi ke Camp Nou dengan tekad yang kuat. Kami harus memiliki kepercayaan diri, harapan, dan juga keberanian,” tutup pelatih asal Spanyol tersebut.

Soal Kontrak Baru, Ini Tanggapan Valverde

Sumberbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, masih belum memberikan kepastian mengenai rencana menandatangani kontrak baru di Camp Nou kepada wartawan.
Valverde tidak ingin terburu-buru untuk menandatangani kontrak baru, lantaran ini masih awal musim. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu memberikan isyarat untuk memperbarui kontranya di Camp Nou.
“Saya memiliki kontrak dan saya memiliki kemungkinan untuk memperpanjangnya satu tahun lagi,” kata Valverde dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Baca Juga:

Asensio Inginkan Nomor Punggung Milik Modric
Lopetegui: Real Madrid Dibuat Menderita oleh Espanyol
Odriozola: Carvajal adalah Teladan Saya

“Kami sudah tahu bagaimana musim ini berlangsung, bagaimana keadaan tim, semuanya tampak terliha baik-baik saja, tetapi kami masih di bulan September,” sambungnya.
Sementara itu, Barcelona akan menghadapi Girona dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Senin (24/9) dini hari WIB. Menjelang laga tersebut, Valverde memperingatkan Barcelona untuk tidak menganggap remeh Girona.
“Mereka bermain tanpa kompleks dan memiliki mentalitas dan, berpengetahuan bahwa mereka tidak akan kalah. Ini akan menjadi pertandingan yang intens,” sambungnya.
Lebih lanjut, Valverde nampaknya akan menerapkan rotasi, di mana Barcelona akan segera menjalani musim yang sibuk. “Memang benar, kami memiliki beberapa pertandingan berturut-turut, tiga dalam enam hari. Setelah Girona, yang berikutnya adalah Athletic, yang sebelum Liga Champions. Kita lihat saja apakah ada perubahan,” tutupnya.

Lopetegui: Real Madrid Dibuat Menderita oleh Espanyol

Sumebrbola – Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, mengakui bahwa timnya telah dibuat menderita saat menghadapi Espanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (23/9) dini hari WIB.
Real Madrid berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0, berkat gol tunggal dari Marco Asensio. Dalam laga tersebut, Los Blancos memang terlihat kelelahan, di mana tenaga mereka cukup terkuras saat menghadapi AS Roma pada tengah pekan ini.
Lantas, Lopetegui mengungkapkan bahwa timnya dibuat menderita oleh Espanyol, yang mana ia menilai Los Blancos hampir kehilangan kendali dalam laga tersebut.
Baca Juga:

Asensio Inginkan Nomor Punggung Milik Modric
Asensio Tak Terfokus pada Ballon d’Or
Odriozola: Carvajal adalah Teladan Saya

“Liga ini memiliki pertandingan yang begitu rumit dan ini adalah salah satunya,” kata Lopetegui kepada wartawan. “Inilah yang dimiliki liga. Kami tahu itu. Hal yang paling penting adalah tim telah meraih tiga poin, dan tahu bagaimana menderita, Anda juga harus melakukannya untuk memenangkan liga.
“Tafsiran utama adalah kami tahu bagaimana menderita karena kami juga belum bisa menutupnya. Espanyol menutup kami, tetapi juga tahu bagaimana menyerang,” jelasnya.
“Tapi yang paling menyakiti kami adalah kehilangan kendali. Tim telah melakukan upaya besar dan telah mencapai tiga poin yang sangat penting,” tutup Lopetegui.
Setelah sukses mengalahkan Espanyol, Real Madrid akan menghadapi Sevilla pada jornada keenam La Liga musim ini.

Sir Alex Ferguson Jadi Pelipur Kekecewaan Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Jose Mourinho memang kecewa berat oleh hasil imbang 1-1 saat menjamu Wolverhampton Wanderers. Dia menilai para pemainnya tampil buruk. Namun begitu, kekecewaannya agak terkikis oleh kehadiran Sir Alex Ferguson di Stadion Old Trafford.
Laga Manchester United melawan Wolverhampton Wanderers menjadi ajang comeback Sir Alex setelah absen pascaoperasi otak beberapa bulan lalu. Kehadiran manajer legendaris itu membuat Mourinho sangat senang.
beinsports.com
“Ini berita fantastis bagi semua orang,” terang Mourinho seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News. “Bukan hanya bagi keluarga besar Manchester United, saya kira ini kabar bagus bagi semua orang.”
Sir Alex Ferguson memang sosok yang sangat dihormati publik sepak bola di seantero dunia. Saat dia dinyatakan mengalami pendarahan otak dan harus menjalani operasi, banyak pihak menunjukkan keprihatinan dan memanjatkan doa untuk kesembuhannya.
“Siapakan di dunia ini yak tak senang Sir Alex kembali sehat? Jadi ini berita besar bagi semua orang,” tandas Mourinho.
Sir Alex Ferguson pun merasa senang bisa kembali menyaksikan laga Manchester United di Old Trafford. “Jujur saja, saya agak gugup karena laga terakhir adalah saat melawan Arsenal pada April lalu. Itu sudah cukup lama, jadi tentu saja menyenangkan bisa kembali ke sini,” terang dia.
Mengenai kondisinya, Sir Alex Ferguson mengaku belum sepenuhnya sehat. Namun, dia sudah jauh lebih baik dari lima bulan silam.
“Ini perjalanan panjang. Namun, saya telah melangkah maju dengan melakukan apa yang dikatakan anak saya dan dokter,” terang dia.
Akan tetapi, kedatangan kembali manajer legendaris itu tak sanggup membuat anak-anak asuh Mourinho terlecut. Di bawah tatapan Sir Alex Ferguson, Manchester United hanya bisa meraih satu poin dari sang tamu.
The post Sir Alex Ferguson Jadi Pelipur Kekecewaan Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Madrid Cuma Menang 1-0, Asensio: Yang Penting Poin!

Sumberbola – Real Madrid meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0 saat menjamu Espanyol di Santiago Bernabeu pada laga lanjutan La Liga, Minggu (23/9) dini hari WIB.
Meski berhasil meraih kemenangan, namun Real Madrid masih saja dihujani kritik. Hal itu lantaran Los Blancos hanya bisa menang dengan skor tipis 1-0. Meski demikian, bintan muda Real Machin, Marco Asensio menegaskan bahwa yang terpenting adalah keberhasilan timnya untuk meraih poin penuh.
“Yang paling penting adalah tiga poin,” kata Asensio. “Pada babak pertama kami melakukan banyak hal dengan baik, tetapi di babak kedua Anda bisa melihat (kami) kelelahan, dan pada hari Rabu ada pertandingan lain.
Baca Juga:

Asensio Inginkan Nomor Punggung Milik Modric
Asensio Tak Terfokus pada Ballon d’Or
Odriozola: Carvajal adalah Teladan Saya

“Kami lebih baik di babak pertama, kami menggerakkan bola dengan lebih baik. Kemudian di babak kedua kami tidak sabar dan mencoba untuk lebih langsung untuk mengarahkan ke gawang, pada waktu kami membutuhkan bola lebih banyak. Tapi yang paling penting adalah tiga poin, 1-0 bernilai sama dengan 3-0,” sambungnya.
Lebih lanjut, Asensio juga merasa senang tekonologi VAR yang diterapkan dengan baik di La Liga, di mana golnya sempat dikesampingkan karena offside.
“Saya sudah memberi tahu Mateu (wasit) bahwa saya pikir itu adalah gol, karena itu datang dari pembeloan dan saya tertinggal. Pada akhirnya ada keadilan, bagus kalau VAR bekerja dengan baik,” jelasnya.

Odriozola: Carvajal adalah Teladan Saya

Sumberbola – Pemain baru Real Madrid, Alvaro Odriozola, mengungkapkan bahwa Dani Carvajal merupakan teladannya. Odriozola juga merasa sangat bahagia bisa belajar secara langsung dari Dani Carvajal.
Odriozola melakukan debutnya bersama Real Madrid di kompetisi La Liga, saat mereka berhasil mengalahkan Real Sociedad dengan skor tipis 1-0 dini hari tadi.
Meski Carvajal menjadi rival utamanya untuk memperebutkan tempat di Real Madrid, Odriozola mengakui pemain berusia 26 tahun itu akan selalu menjadi panutannya.
“Dia adalah salah satu yang terbaik di dunia, dia dulu menjadi teladan saya, dan sekarang saya belajar darinya setiap hari. Persaingannya selalu bagus,” kata Odriozola.
Baca Juga:

Asensio Inginkan Nomor Punggung Milik Modric
Asensio Tak Terfokus pada Ballon d’Or
Ditahan Imbang Wolves, Fans MU Salahkan Paul Pogba

Sementara itu, Odriozola sendiri mengalami cedera saat bergabung dengan Real Madrid, di mana ia harus menunggu selama lebih dari sebulan untuk memulai debutnya.
“Saya cukup tidak beruntung untuk melukai diri sendiri, tetapi Anda harus bekerja keras dan saya telah bekerja keras untuk menjadi baik. Saya telah merespon dengan baik secara fisik dan untuk itu saya sangat bahagia,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Odriozola mengakui bahwa Espanyol telah berhasil mempersulit Real Madrid untuk bisa meraih kemenangan. “Kami harus mengucapkan selamat kepada Espanyol karena mereka bermain sangat baik. Ini liga terbaik di dunia dan mereka membuatnya sangat sulit bagi kami,” sambungnya.

Asensio Inginkan Nomor Punggung Milik Modric

Sumberbola – Bintang muda Real Madrid, Marco Asensio mengatakan bahwa di masa depan ia ingin mengenakan nomor punggung 10, di mana angka tersebut saat ini masih dipakai oleh Luka Modric.
Asensio telah menjadi starter di lima pertandingan La Liga Real Madrid pada musim ini. Terbarunya, pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol kemenangan bagi Real Madrid, saat Los Blancos mengalahkan Espanyol dengan skor 1-0 di Santiago Bernabeu dini hari tadi.
Sementara itu, saat ini Asensio masih mengenakan nomor punggung 20. Lantas, pemain berusia 22 tahun itu mengakui bahwa suatu hari nanti ia ingin mengenakan nomor punggung yang saat ini dikenakan oleh Modric, yakni angka 10.
Baca Juga:

Ditahan Imbang Wolves, Fans MU Salahkan Paul Pogba
Mengejutkan! Perbandingan Statistik Rashford dan Ronaldo pada 3 Musim Pertama di MU
Asensio Tak Terfokus pada Ballon d’Or

“Mereka belum memberi tahu saya apa pun untuk mengganti nomor, dan itulah mengapa saya belum bisa memutuskan,” kata Asensio.
“Sepuluh adalah nomor yang saya sukai, namun saat ini itu ada di tangan Modric. Di masa yang akan datang, saya akan menyukainya,” tutup pemain asal Spanyol tersebut.
Setelah sukses mengalahkan Espanyol, Real Madrid akan menghadapi Sevilla pada jornada keenam La Liga musim ini. Dalam laga tersebut, Asensio diharapkan bisa tampil gemilang lagi untuk membantu Los Blancos meraup poin penuh.

Asensio Tak Terfokus pada Ballon d’Or

Sumberbola – Bintang Real Madrid, Marco Asensio mengakui bahwa dia tidak terlalu berambisi untuk bisa memenangkan Ballon d’Or. Ia justru lebih memilih untuk memperbaiki penampilannya.
Asensio menjadi pahlawan bagi Real Madrid saat Real Madrid menjamu Espanyol di Santiago Bernabeu dalam laga lanjutan La Liga musim ini. Pemain asal Spanyol itu berhasil mencetak gol kemenangan bagi Los Blancos, di mana laga tersebut berakhir dengan skor 1-0.
Sebelumnya, Asensio juga tampil gemilang bersama Timnas Spanyol saat mengalahkan Kroasia, di mana ia mencetak satu gol dan empat assists. Penampilan pemain berusia 22 tahun yang terus konsisten itu membuat ia disebut-sebut layak memenangkan Ballon d’Or di masa yang akan datang. Namun, Asensio menegaskan bahwa dirinya tidak terfokus pada penghargaan individual tersebut.
Baca Juga:

Ditahan Imbang Wolves, Fans MU Salahkan Paul Pogba
Mengejutkan! Perbandingan Statistik Rashford dan Ronaldo pada 3 Musim Pertama di MU
MU Bisa Catat Rekor Buruk Ini di Laga vs Wolves

“Ballon d’Or? Pada akhirnya, saya mendedikasikan diri saya dan jika itu tiba, itu akan tiba. Kita akan lihat di masa depan,” kata Asensio.
Sementara itu, hasil dari pertandingan tersebut membuat Real Madrid menduduki posisi teratas di klasemen sementara La Liga musim ini. Namun, jika Barcelona sukses mengalahkan Girona pada dini hari nanti, maka Los Blancos akan turun ke posisi dua.

Mourinho: Wolves Seperti Main di Final Piala Dunia

Football5star.com, Indonesia – Manajer Manchester United, Jose Mourinho memuji semangat juang yang ditunjukkan oleh Wolverhampton saat bertemu di Stadion Old Trafford pada pekan keenam Premier League, Sabtu (22/9/2018).
zimbio.com
Mourinho menilai bahwa klub besutan Nuno Espirito Santo tersebut bermain dengan daya juang yang tinggi. Bahkan ia menganalogikan permainan Wolves layaknya tampil di final Piala Dunia.
“Bukan kinerja yang bagus untuk kami, bukan hasil yang bagus,” kata Mourinho seperti dikutip Football5star dari Straitstimes, Sabtu (22/9/2018).
“Wolves, dengan cara mereka menghadapi pertandingan, saya pikir mereka pantas mendapatkan hasil imbang itu. Saya suka cara mereka bermain sepeti layaknya bermain di final Piala Dunia,” sambungnya.
“Itu adalah sikap yang saya suka yang seharusnya diikui oleh tim saya di setiap pertandingan. Pasalnya kami tidak memiliki itu. Mereka melakukannya. Sikap itu membuat perbedaan,” tuutpnya.
Manchester United sejatinya mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-18. Bermain di kandang sendiri membuat Romelu Lukaku dkk menguasai jalannya pertandingan dengan persentase penguasan bola sebesar 62 persen.
Wolves yang terus menerus ditekan sesekali melakukan serangan yang mampu mengancam lini pertahanan MU. Terbukti jumlah tembakan on target mereka lebih banyak dari Red Devils yaotu delapan kali.
Penantian tim tamu untuk menyamakan kedudukan akhirnya terwujud pada menit ke-53. Gelandang Wolves, Joao Moutinho sukses mencetak gol dan mengantarkan timnya pulang dengan satu poin dari Old Trafford.
The post Mourinho: Wolves Seperti Main di Final Piala Dunia appeared first on Football5star Berita Bola.