Jelang Manchester United vs Manchester City, Guardiola Remehkan Paul Pogba cs

Football5star.com, Indonesia – Josep Guardiola menyebut bahwa anak asuhnya lebih baik dibanding Paul Pogba cs jelang pertandingan Manchester United vs Manchester City di Stadion Old Trafford, Kamis (25/4/2019).

Menurut Pep, anak asuhnya sudah membuktikan dalam tiga musim terakhir mampu membuat pasukan Setan Merah tak berdaya.

“Dalam tiga musim terakhir sejak saya di sini, kami lebih baik dari mereka,” kata Pep seperti dikutip football5star.com dari bbc, Selasa (23/4/2019).

Namun meski terkesan meremehkan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut, Pep menyebut pertandingan Manchester United vs Manchester City bukan soal meraih kemenangan, tetapi lebih kepada tujuan City mempertahankan peluang juara Liga Inggris.

“Tapi pertandingan nanti bukan soal mengalahkan Manchester United tapi tetap membuka peluang kami untuk menjadi juara,”ucap pria Catalan tersebut.

Terkait soal penampilan Manchester United di beberapa pertandingan terakhir yang meraih hasil minor, Pep menyebut hal itu mungkin tak terjadi di pertandingan melawan anak asuhnya.

“Sebelumnya melawan mereka selalu sulit. Saya berharap Manchester United tunjukkan permainan yang lebih saat melawan kami,” tambah Pep.

Pep Guardiola juga mengomentari soal beban berat dari Ole Gunnar Solskjaer yang membesut tim sebesar Red Devils. Ia menyebut mengetahui benar perasaan pria Norwegia tersebut.

“Aku mengerti posisinya saat ini. Hal buruk pasti dialami semua pelatih di seluruh dunia. Itulah kenyataan. Tetapi saya tetap mendukungnya.” tutup Pep.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Jelang Manchester United vs Manchester City, Guardiola Remehkan Paul Pogba cs appeared first on Football5star Berita Bola.

Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling

Football5star.com, Indonesia – Laga big match Liga Inggris antara Manchester United vs Manchester City akan terjadi di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi panggung adu sihir antara Paul Pogba dan Raheem Sterling.

Paul Pogba dan Raheem Sterling bisa dibilang adalah nyawa dari masing-masing tim. Peran keduanya begitu vital musim ini.

Pogba sudah menyumbangkan 16 gol dan 11 assist untuk Man United dalam 43 pertandingan di semua kompetisi. Sementara Sterling mencatatkan 23 gol dan 16 assist dalam 46 laga bersama Man City.

Getty Images

Partai ini juga dipastikan bakal berlangsung seru karena kedua tim sama-sama berambisi meraih poin penuh. United butuh poin untuk memperbesar peluang finis empat besar.

Sementara itu, bagi City yang hingga kini masih bersaing ketat dengan Liverpool di papan atas klasemen, kemenangan tentu bakal makin mendekatkan mereka ke tangga juara.

Musim lalu Pogba mencetak dua gol untuk membawa United mengalahkan City sekaligus menggagalkan sang tetangga mengunci gelar juara pada saat itu. Namun untuk pertemuan Manchester United vs Manchester City kali ini, Pogba menyadari situasinya berbeda.

“Saya tak mengatakan kali ini situasinya sama dengan tahun lalu, karena mereka juga membutuhkan kemenangan. Mereka sangat membutuhkannya dan kami pun juga demikian,” ujar Pogba dilansir Football5star.com dari Sky Sports.

“Kami berdua tengah mengejar sesuatu, mereka mengejar gelar juara dan kami mengejar Liga Champions dengan posisi empat atau tiga. Jadi laga ini akan sangat berat dan sangat penting,” sambungnya.

Jimat Man City

Getty Images

Sementara itu, Sterling adalah jimat andalan City musim ini. Setiap kali ia mencetak gol, The Cityzens selalu menang di Liga Inggris.

Dilansir dari Opta, The Cityzens selalu menang di 26 laga Premier League terakhir saat Sterling mencetak gol, dimana 12 laga di antaranya terjadi di musim ini.

Kini, tantangan Sterling berikutnya ada di duel Manchester United vs Manchester City. Mampukah ia mencetak gol dan membawa City berjaya? Atau justru Pogba yang keluar sebagai pemenang? Kita tunggu saja.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Manchester United Vs Manchester City: Adu Sihir Pogba dan Sterling appeared first on Football5star Berita Bola.

Jelang Manchester United vs Manchester City, Solskjaer Dapat Tambahan Kekuatan

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku sangat senang dengan tambahan kekuatan baru jelang Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) di Stadion Old Trafford.

Lakoni pertandingan Liga Inggris pekan ke-35, Solskjaer bakal bisa memainkan Luke Shaw yang absen di tiga pertandingan akibat hukuman akumulasi.

“Luke (Shaw) sangat baik. Dia kecewa tak bisa bermain di tiga pertandingan. Senang rasanya bisa melihat dia kembali,” kata Solskjaer seperti dikutip football5star.com dari situs klub, Selasa (23/4/2019).

“Dia akan menjadi salah satu pemain terbaik kami di laga melawan Manchester City. Dia bagus dalam menyerang dan bertahan,” tambah Solskjaer.

Terkait kartu kuning yang membuat Shaw tak bisa bermain di tiga pertandingan sebelumnya, pria Norwegia itu menyebut telah berdiskusi dan memberi saran untuk hal tersebut tak terulang.

“Beberapa kartu kuning yang ia terima harusnya tidak terjadi. Kami sudah membicarakan hal itu agar tidak terulang di pertandingan penting,” ucap Solskjaer.

Sebelum pertandingan Manchester United vs Manchester City, Solskjaer memang memperingatkan anak asuhya mewaspadai soal trik pemain besutan Pep Guardiola.

“Mereka tidak akan membiarkan kami melakukan serangan balik kerena akan terjadi pelanggaran. Saya sangat yakin mereka akan melakukan trik seperti itu,”

“Ketika Anda menonton pertandingan mereka. Pemain mereka akan menghentikan pemain lawan dengan segala cara saat ada serangan balik,” tutup Solskjaer.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Jelang Manchester United vs Manchester City, Solskjaer Dapat Tambahan Kekuatan appeared first on Football5star Berita Bola.

Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan Manchester United vs Manchester City, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB, menjadi catatan ke-11 Pep Guardiola melawan tim berjulukan Red Devils sepanjang perjalanan karier sebagai pelatih. Dalam 10 laga sebelumnya pelatih berusia 48 tahun punya statistik positif.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini akan berlangsung di Stadion Old Trafford. Laga tersebut disebut-sebut sebagai ujian berat terakhir Man City dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris.

Sepanjang perjalanan karier, Pep Guardiola lebih sering menuai kemenangan melawan Man United di berbagai kompetisi. Berdasarkan catatan Football5star.com dair Transfermarkt, Guardiola sudah enam kali menang, dua kali seri, dan hanya kalah dua kali sejauh ini. Berarti rasio kemenangannya melawan Man United mencapai 60 persen.

Guardiola lawan 3 pelatih Man United

Pertandingan pertama Guardiola melawan Red Devils terjadi pada 27 Mei 2009 saat masih menangani Barcelona. Berkat Man United juga Guardiola sanggup memenangi dua gelar Liga Champions sebagai pelatih di Barcelona.

Ya, dua trofi tersebut mampu digondolnya setelah mengalahkan Man United di dua partai final Liga Champions pada musim 2008-09 dan 2010-11. Saat itu, ia dua kali mengalahkan tim yang ditangani Sir Alex Ferguson.

Thedominionpost.com

Ketika menangani Bayern Munich, Guardiola juga pernah melawan Red Devils di babak perempat final Liga Champions. Melawan tim besutan David Moyes, ia punya catatan imbang 1-1 dan menang 3-1.

Jose Mourinho merupakan pelatih Man United yang paling sering dilawan Guardiola. Total keduanya bertemu sebanyak enam kali. Kontra pelatih berjulukan The Special One akhirnya merasakan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama terjadi di babak keempat Piala Liga Inggris musim 2016-17. Kekalahan kedua terjadi saat skuat asuhan Guardiola, Man City, kalah 2-3 pada laga pekan ke-33 musim 2017-18.

Partai Manchester United vs Manchester City kali ini Guardiola akan menghadapi pelatih Red Devils berbeda keempat. Ya, ia akan melawan tim yang sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Jika mampu mengalahkan skuat besutan Solskjaer, Man City akan kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris di tiga pertandingan tersisa. Ya, sekarang Sergio Aguero dkk menempati posisi kedua klasemen dengan raihan 86 poin dari 34 laga.

Jumlah tersebut hanya terpaut dua poin dari Liverpool di puncak klasemen. Akan tetapi, The Reds sudah memainkan 35 pertandingan. Hasil seri atau kalah jelas akan sangat merugikan Man City.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Rasio Kemenangan Pep Guardiola Lawan Man United Capai 60 Persen appeared first on Football5star Berita Bola.

Ini Alasan Real Madrid Belum Jual Gareth Bale

Sumberbola – Mantan pemain dan direktur Olahraga Real Madrid, Jorge Valdano, memberikan alasan mengapa Los Blancos tidak kunjung melepaskan Gareth Bale.
Masa depan Bale menjadi bahan perbincang dalam beberapa jendela transfer terakhir. Dan kini, kemungkinan besar pemain asal Wales itu akan dijual pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Namun, hingga kini masih belum pasti apakah Real Madrid akan melepaskan Bale pada musim panas ini. Lantas, Valdano mengatakan jika Zinedine Zidane memiliki prioritas lain daripada memikirkan soal transfer Bale. Dia mengatakan jika Zidane lebih memilh untuk fokus mencari pemain.
“Sesuatu yang menarik terjadi pada hari Minggu: sentuhan pertamanya bersiul, tapi kemudian, ketika dia melalui satu lawan satu, dia menenggelamkan bola tepat di atas mistar dan disambut tepuk tangan,” kata Valdano.
“Orang-orang masih mengharapkan janji yang belum pernah dipenuhi. Untuk penghargaannya, dia telah memenuhi janji ini di saat-saat kritis, dengan piala, tetapi, menilai penampilannya secara teratur, dia telah menghasilkan kurang dari yang diharapkan.
“Bagaimanapun, Bale akan mulai jika Madrid ingin menguangkan. Zidane memiliki prioritas lain. Dia mencari pemain untuk musim depan,” tutupnya.

Solskjaer Tebar Psywar Jelang Manchester United vs Manchester City

Football5star.com, Indonesia – Ole Gunnar Solskjaer tebar psywar jelang Manchester United vs Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-36, di Stadion Old Trafford, Kamis (25/4/2019). Pelatih asal Norwegia itu mengingatkan anak asuhnya soal trik kotor pemain City.

“Kami harus siap menghadapi tekanan dari mereka. Mereka akan mematahkan pergelangan kaki dan tumit kalian. Mereja juga menendangmu,” kata Solskjaer seperti dikutip football5star.com dari bbc.

“Mereka tidak akan membiarkan kami melakukan serangan balik kerena akan terjadi pelanggaran. Saya sangat yakin mereka akan melakukan trik seperti itu,” tambah pria asal Norwegia tersebut.

Solskjaer mengatakan bahwa pernyataannya tersebut berdasarkan fakta yang ia lihat dari sejumlah pertandingan Manchester City.

“Ketika Anda menonton pertandingan mereka. Pemain mereka akan menghentikan pemain lawan dengan segala cara saat ada serangan balik,” tambah Solskjaer.

Terkait kondisi pemainnya pasca kekalahan telak melawan Everton akhir pekan lalu, Ole Gunnar Solskjaer menyebut bahwa saat ini para pemain sudah melupakan pertandingan tersebut.

Fokus pemainnya saat ini bagaimana bisa meraih hasil terbaik di pertandingan Manchester United vs Manchester City.

“Kami telah menjalain beberapa pertandingan penting. Para pemain mungkin masih terluka akibat pertandingan sebelumnya. Namun kami akan berupaya mengalahkan City.” tutup Solskjaer.

Kemenangan jadi harga mati bagi skuat Red Devils. Kekalahan akan membuat peluang mereka semakin tipis untuk bisa finish di empat besar pada akhir musim.

Manchester United saat ini berada di peringkat ke-6 dengan perolehan poin 64. Beda poin mereka dengan peringkat 5 (Arsenal) 2 poin, sedangkan untuk peringkat 4 (Chelsea), mereka terpaut 3 poin.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post Solskjaer Tebar Psywar Jelang Manchester United vs Manchester City appeared first on Football5star Berita Bola.

5 Penyeberang dalam Derbi Manchester

Football5star.com, Indonesia – Laga sarat gengsi akan tersaji di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi tamu agung, sang tetangga berisik, Manchester City. Pertandingan Manchester United vs Manchester City akan digelar pada Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.

Meskipun memiliki rivalitas yang cukup panas, ternyata kedua kesebelasan juga memiliki kisah romantis. Kisah romantis ini terlihat dalam pertukaran pemain yang nyatanya sering mereka lakukan.

Football5star merangkum lima pemain yang menyeberang dari Man United ke Man City.

Owen Hargreaves

Pinterest

Meskipun berasal dari Inggris, Owen Hargreaves merupakan jebolan akademi FC Bayern Munich. Di Bayern pula namanya melambung tinggi dan bermain selama delapan musim. Delapan musim itu adalah total sejak ia berada di akademi.

Pada tahun 2007, ia pindah ke Manchester United dengan mahar sebesar 16 juta Poundsterling. Pemain yang mengenakan nomor punggung 4 di Manchester United ini lebih banyak menghabiskan waktunya di meja operasi. Selama empat musim membela The Red Devils, Owen hanya bermain sebanyak 39 kali di semua ajang.

Pada musim 2011-12, ia pindah ke Manchester City dengan bebas transfer. Semusim bermain untuk The Cityzens, ia hanya empat kali bermain di semua ajang dan sekali di Liga Inggris.

Andy Cole

The Independent

Andy Cole merupakan pemain jebolan Arsenal. Mengawali karier profesional bersama Newcastle United, namanya melejit kala pindah ke Manchester United. Ia pindah ke Old Trafford pada musim 1994-95 setelah tampil menawan selama dua musim di St. James Park.

Tujuh musim di Manchester United, bersama dengan Dwight Yorke kedua menjadi tukang gedor paling menakutkan di Liga Inggris. Total, Cole mencetak 121 gol dari 273 kali bertanding.

Pada musim 2006-07, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer. Ia hanya bertahan selama satu musim dengan mengecap 23 pertandingan dengan menyarangkan 10 gol sebelum pindah ke Portsmouth.

Andrei Kanchelskis

The42

Lahir di Uni Soviet pada 23 Januari 1969, Andrei Kanchelskis merupakan jebolan akademi di Ukraina. Dilansir dari Transfermarkt, Kanchelskis merupakan jebolan akademi Zirka di Ukraina sebelum akhirnya menjalani debut profesional bersama klub Ukraina yang lain, Dynamo Kyiv.

Pada musim 1991-92, Manchester United memboyongnya dari Shakhtar Donetsk dengan mahar hanya 659 ribu Poundsterling. Saat itu, Manchester United tengah dikepung talenta-talenta terbaik mereka dan uniknya, nama Kanchelskis tak padam. Ia membawa The Red Devils menjuarai Liga Primer Inggris setelah absen selama puluhan tahun. Empat tahun di Manchester United, ia bermain sebanyak 123 kali dan mencetak 28 gol di Liga Inggris

Bertahan empat musim, Kanchelskis dilego ke Everton. Angin membawa ia kembali ke Manchester, kali ini ke Manchester City dengan status pinjaman dari Rangers. Bersama City, ia bermain sebanyak 10 kali dan tak sekalipun mencetak gol di Liga Inggris.

Peter Schmeichel

Manchester Evening News

Nasib keempat pemain di atas memiliki kesamaan. Mereka meraih kesuksesan atau minimal bertahan lebih lama di Manchester United. Sedangkan di Manchester City, mereka hanya menghabiskan sisa kariernya. Begitu pula kisah Peter Schmeichel. Manchester United menjadi klub pertama Schmeichel di luar Denmark.

Schmeichel pindah ke Manchester United pada musim 1991-92. Kedatangan Schmeichel bersamaan dengan kedatangan Kanchelskis. Bedanya, penjaga gawang berkebangsaan Denmark ini bertahan selama delapan musim. 341 pertandingan ia mainkan untuk The Red Devils dan mencetak satu gol.

Pada musim 2002-04, ia pindah ke Manchester City dengan status bebas transfer dari Aston Villa. 30 pertandingan ia mainkan bersama The Cityzens dan mengakhiri kariernya di sana.

Carlos Tevez

Zimbio

Carlos Tevez menjadi salah satu pemain bengal yang kisahnya masih bisa kita nikmati hingga saat ini. Jebolan akademi Boca Juniors ini sempat pindah ke Corinthians sebelum merantau ke Eropa bersama West Han United. Kepindahannya ke WHU pun sempat memunculkan masalah lantaran ada andil pihak ketiga dalam proses transfer.

Pada musim 2007-08, ia pindah ke Manchetser United dari West Ham dengan status pinjaman. United mengeluarkan dana sebesar 12 juta Poundsterling dan bertahan selama dua musim. Selama dua musim itu, Tevez bermain sebanyak 99 kali da mencetak 34 gol.

Musim 2009-10, ia dilego ke Manchester City dengan harga 29 juta Poundsterling. Kariernya melejit di Manchester Biru dan bertahan selama empat musim. 148 kali ia bermain dan 73 gol ia lesatkan untuk Manchester City.

More News on Liga Inggris

James Milner: Pertama Kalinya Dukung Manchester United

Kalah dari Everton, Pogba Sebut Timnya Kurang Ajar

Pertahanan Menjadi Kunci Arsenal Raih Empat Besar

The post 5 Penyeberang dalam Derbi Manchester appeared first on Football5star Berita Bola.

Luka Jovic Pantas Bermain untuk Madrid dan Barca

Berita Bola – Rekan senegara Luka Jovic di Serbia, Savo Milosevic, mengatakan bahwa penyerang berusia 21 tahun itu pantas bermain dengan klub sekelas Real Madrid dan Barcelona.
Jovic yang saat ini bermain untuk Eintracht Frankfurt telah menjadi target transfer klub-klub kelas berat Eropa. Itu tidak lain karena tampilannya yang mengesankan untuk klub Bundesliga, di mana ia turut membantuk mereka melaju hingga babak semifinal Liga Europa musim ini dan telah mengumpulkan 25 gol di semua kompetisi untuk Eintracht Frankfurt.
Performanya yang gemilang membuat Real Madrid dan Barcelona dikabarkan siap bertarung untuk mendapatkan jasanya di musim panas tahun ini. Dan Milosevic selaku rekan senegara Jovic, yakin bahwa bintang berusia 21 tahun itu siap bermain untuk salah satu raksasa La Liga.
“Luka [Jovic] sangat istimewa. Kemampuannya untuk mencetak gol sangat luar biasa,” kata Milosevic, yang sekarang pelatih tim Serbia, Partizan Belgrade.
“Dari posisi apa pun dan dengan bagian tubuh mana pun, dia bisa merasakan tujuannya mencetak gol. Dia adalah pembunuh alami di kotak penalti.
“Kamu tidak bisa melatih beberapa dari hal-hal itu. Itu hanya dimiliki pembunuh alami. Dia akan menjadi salah satu striker terbaik di dunia dalam beberapa tahun mendatang dan saya tidak ragu tentang itu.
“Meski masih muda dia saat ini telah menunjukkan beberapa hal luar biasa. Real Madrid dan Barca? Kedua klub besar itu akan bagus untuknya dan dia akan bagus untuk Barca atau Madrid. Bergabung dengan salah satu dari mereka akan sangat bagus untuk kariernya,” jelasnya.

Valverde Berharap Arthur Mampu Beri Kontribusi Lebih untuk Barca di Musim Depan

Berita Bola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, berharap Arthur Melo dapat memberikan kontribusi lebih untuk tim di musim depan, setelah ia dinilai sudah menampilkan bentuk mengagumkan sejauh ini.
Pemain internasional Brasil itu bergabung dengan tim Catalan pada musim panas lalu, ketika raksasa La Liga menandatanganinya dari Gremio dengan transfer 27 juta Euro. Arthur sendiri sejauh musim ini telah membuat 38 penampilan bagi Barca di semua ajang.
Atas tampilannya itu, Valverde memberikan pujian kepada Arthur, sementara ia berharap gelandangnya itu mampu memberikan kontribusi lebih untuk tim dalam kampanye musim depan.
“Dia adalah pemain yang sangat cocok dengan gaya bermain kami,” katanya. “Jadi dia terlihat menyatu dengan tim meski baru bergabung.”
“Mungkin dia akan merasa lebih sulit di tim lain. Saya merasa dia lebih baik bersama kami, kariernya berubah menjadi lebih baik dan dia juga berhasil masuk tim nasional.
“Kami mengharapkan hal-hal besar darinya. Saya berharap ia mampu memberikan semua kemampuannya untuk klub dan yang lebih baik di musim mendatang,” jelasnya.