Ini Kunci Girona Bisa Kalahkan Real Madrid

Sumberbola – Girona sukses mengalahkan Real Madrid dengan skor tipis 2-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (17/2) malam WIB. Hasil ini tentunya menjadi kemenangan besar bagi Girona.
Girona tidak pernah meraih kemenangan di 13 pertandingan terakhir mereka di semua ajang kompetisi. Lantas, kemenangan atas Real Madrid menjadi hal yang sangat penting bagi mereka. Girona sendiri berhasil meraih kemenangan berkat gol dari Christian Stuani dan Portu.
Lantas, Portu mengungkapkan bahwa semangat yang besar dari Girona menjadi kunci utama bagi timnya untuk mengalahkan Real Madrid. “Ini kemenangan bersejarah dan tim membutuhkannya setelah momen yang rumit dengan hasil yang sangat buruk,” kata Portu. “Itu adalah tantangan nyata tetapi di atas semua ini tim memiliki semangat besar dan dapat melakukan hal-hal besar.
“Kunci dari semua ini adalah semangat kelompok di sana. Kami tahu itu akan rumit dan kami tidak bisa bermimpi memenangkan poin. Tetapi di babak kedua kami berada dalam permainan dan kami percaya pada tiga poin.
“Kami bermain bagus meski kalah 1-0. Kami menunjukkan yang penting adalah apa yang ada di dalam grup dan persatuan yang kami miliki dengan staf teknis kami. Di saat-saat sulit kami dapat menunjukkan semangat kami yang sebenarnya.
“Pada akhirnya saya bahkan tidak memikirkan siapa yang mencetak gol, kami membutuhkan tiga poin dan kami bisa bernafas sedikit sekarang. Kami akan merayakannya dengan sangat gila karena kami pantas mendapatkannya,” tutupnya.

Gareth Bale Disarankan Belajar Bahasa Spanyol

Sumberbola – Mantan pelatih Real Madrid, John Toshack, telah meminta Gareth Bale untuk mulai belajar berbicara bahasa Spanyol.
Fakta mengenai Bale yang belum bisa berbicara bahasa Spanyol tentu cukup mengejutkan. Hal itu lantaran pemain asal Wales itu sudah berada di Spanyol selama enam tahun lamanya, setelah dia memutuskan untuk meninggalkan Tottenham pada musim panas tahun 2013 lalu.
Hal ini membuat Bale kesulitan untuk berbaur dengan para pemain. Bahkan, mantan pemain Tottenham terkenal dengan sosok yang suka menyendiri baik di dalam maupun di luar ruang ganti.
Lantas, Toshack memberikan saran kepada Bale untuk mulai belajar bahasa Spanyol. Menurutnya, Bale harus menghormati penggemar dan klub dengan berbicara bahasa Spanyol.
“Jika Anda pindah ke tim di luar negeri, Anda harus belajar bahasa karena menghormati para penggemar,” kata Toshack pada Onda Cero, seperti dikutip oleh Diario AS.
“Bale perlu berusaha dan jika dia melakukan itu akan membantunya, dia adalah pemain yang benar-benar hebat tetapi telah dibatasi cedera,” tutup pnya.
Sementara ittu, Marcelo baru-baru ini mengatakan kepada Marca bahwa Bale memang tidak bisa bicara dengan bahasa Spanyol. “Bale tidak berbicara [Spanyol] karena dia hanya berbicara bahasa Inggris dan kami berbicara dengan gerakan,” tutupnya.

Courtois Beberkan Sosok Gareth Bale yang Tak Pandai Bergaul

Sumberbola – Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, mengatakan jika Gareth Bale kurang bisa bergaul dengan para pemain lainnya. Hal ini tentunya cukup mengejutkan mengingat Bale sudah lama berada di Santiago Bernabeu.
Melalui media Mirror, Courtois menceritakan mengenai Bale. Mantan penjaga gawang Chelsea itu mengungkapkan jika Bale merupakan sosok penyendiri dan jarang berkumpul dengan rekan-rekannya, baik di dalam maupun di luar ruang ganti. Bale justru lebih memilih untuk menghabsikan waktunya bermain golf.
Ketika ditanya mengenai Bale, Courtois mengatakan: “Sang golf. Sangat sulit untuk menggambarkan Gareth dalam satu kata. Saya akan mengatakan dia memiliki begitu banyak bakat, tetapi itu sangat memalukan bahwa begitu sering bahwa bakat dihalangi untuk bersinar.”
“Saya hidup seperti seseorang yang lahir dan dibesarkan di Madrid. Saya makan terlambat, saya tidur larut malam … itu adalah cara hidup mereka.
“Suatu malam kami makan malam bersama seluruh pasukan. Tapi Bale dan (Toni) Kroos tidak muncul. Mereka menganggap makan malam sudah larut malam.
“Kami telah mengatur untuk berada di restoran pada pukul 21:30 dan kami mulai makan sekitar pukul 22:15 dan pada tengah malam kami minum kopi. Kita tidur sekitar jam 1 pagi. Kita harus berlatih setiap pagi jam 11 pagi. Menurutku itu saat yang tepat.
“Tapi Bale sudah memberi tahu kami, ‘Saya tidak akan datang untuk bergabung denganmu, kawan. Saya tidur jam 11,” tutupnya.

Kebangkitan Pogba Terinspirasi Class of 92

Football5star.com, Indonesia – Bintang Manchester United, Paul Pogba, mampu bangkit dari keterpurukan musim ini setelah dilatih Ole Gunnar Solskjaer. Ia mengaku bukan hanya sang pelatih yang berjasa di balik kebangkitannya itu, tapi juga karena dirinya terinspirasi Class of 92.

Pogba adalah salah satu lulusan akademi United beberapa musim lalu. Tapi ia sempat gagal bersaing di tim utama hingga akhirnya dilego ke Juventus. Jauh sebelum menghasilkan sang gelandang, akademi United sudah lebih dulu terkenal dengan jebolan Class of 92-nya seperti David Bechkam, Paul Scholes, Phil dan Gary Neville, Nicky Butt, serta Ryan Giggs.

Getty Images

Nama-nama tenar itu pula yang membuat pemain asal Prancis itu mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya lagi di paruh kedua musim 2018-2019. “Saya mencoba mengeluarkan semua pengalaman kepada pemain muda,” katanya kepada The Sun, Minggu (17/2/2019).

“Saya coba meneruskan apa yang biasa dilakukan oleh generasi Beckham, Scholes, Butt, dan Neville. Itu jadi budaya klub ini. Ketika Anda datang dari akademi, Anda ingin bermain untuk tim utama dan melakukan hal-hal besar. Ini sangat menginspirasi saya,” ia menambahkan.

Terkait Solskjaer, Pogba tak menampik bahwa sang pelatih
sudah banyak membantunya. Ia mengatakan pengetahuan pria asal Norwegia itu
terhadap budaya Setan Merah membuatnya bisa menuai sukses sejauh ini.

“Ole banyak membantu saya, seperti halnya dia membantu semua pemain. Sebagai mantan pemain United dia tahu budaya dan segalanya tentang klub ini,” tutupnya.

More News on Liga Inggris

Catatan Unik Gol Cole untuk Derby County

Hadiri Penghormatan Terakhir, Warnock Kenang Janji Emiliano Sala

Sarri Harus Berhenti Kritik Pemain Chelsea di Media

The post Kebangkitan Pogba Terinspirasi Class of 92 appeared first on Football5star Berita Bola.

Roberto Firmino Bisa Jadi Penerus Luis Suarez di Barcelona

Liga Spanyol – Pakar sepak bola asal Inggris, Paul Mariner, mengklaim bahwa Roberto Firmino akan menjadi pemain yang layak untuk menggantikan Luis Suarez di Barcelona.
Suarez, yang bergabung bersama Barcelona dari Liverpool pada tahun 2014 lalu, telah menjadi bagian integral di Camp Nou. Pemain kelahiran Uruguay itu telah mencetak 16 gol dan 6 assists dari 27 penampilannya di semua ajang kompetisi musim ini.
Meski demikian, banyak yang menilai bahwa ketajaman Suarez di lini depan semakin memudar seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, Barcelona mulai memburu pemain baru sebagai penerus striker berusia 32 tahun tersebut.
Ada sejumlah nama yang sudah dikaitkan dengan posisi itu. Namun, Mariner merasa bahwa Firmino adalah pemain yang layak mengambil alih peran Suarez. Pasalnya, pemain bernomor punggung 9 milik Liverpool ini sudah dianggap sebagai salah satu striker mematikan di lini serang The Reds.
“Saya pikir, jika dilihat dari cara mereka bermain, yang layak adalah Firmino,” tutur Mariner kepada ESPN. “Saya tahu bahwa saya akan mengecewakan semua penggemar Liverpool, tetapi lihat saja apa yang dia lakukan.
“Lihat saja beberapa permainan link-nya dan saya pikir itu akan sempurna untuk Barcelona.Saya tahu Coutinho belum melakukannya di Barca tetapi Firmino adalah pemain yang berbeda. Firmino, bagi saya ia mampu melakukan semuanya. Dia luar biasa,” pungkasnya.

Arjen Robben Frustrasi Cedera Terus di Bayern Munchen

Arjen Robben frustrasi cedera terus di klub kontestan Liga Champions, Bayern Munchen. Ia tidak mengerti apa hal yang menghalangi dirinya untuk pulih dalam waktu singkat seperti masa awal bela Munchen. Pemain sayap klub Bundesliga tersebut tidak bermain lagi sejak 27 November 2018 karena masalah cedera yang kerap melanda dirinya. Pemain berusia 35 tahun itu mulai […]
Sumber: Arjen Robben Frustrasi Cedera Terus di Bayern Munchen

Lihat Messi Gagal Eksekusi Penalti kedua, Valverde: Saya Tidak Gugup!

Liga Spanyol – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengaku tak gugup meskipun Lionel Messi pada akhirnya gagal mencetak penalti kedua saat menghadapi Real Valladolid di laga lanjutan La Liga musim ini, Minggu (17/2) dini hari WIB.
Dalam duel panas yang berlangsung di Camp Nou tersebut, Messi sukses mencetak gol lewat titik penalti di menit ke-43. Saat memasuki babak kedua, Blaugrana langsung mengancam pada menit ke-49. Lagi-lagi lewat La Pulga, namun kali ini tendangan penaltinya bisa ditepis oleh kiper Jordi Masip.
Barcelona pun tak mampu mencetak gol lagi sehingga laga berakhir dengan skor 1-0. Menanggapi Messi yang gagal mengeksekusi penalti keduanya, Valverde mengaku tak gugup. Sebab, pelatih itu yakin jika sang striker sejatinya bisa mencetak keduanya.
“Tidak, tidak, saya tidak terlalu gugup. Saya yakin dia akan mencetak keduanya. Leo adalah taruhan yang aman. Dia bisa saja mencetak lebih banyak gol juga,” tandasnya.
Setelah melakoni liga domestik pada akhir pekan ini, Barcelona harus segera fokus mempersiapkan duel panas melawan Lyon di Parc OL stadium untuk melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim ini, Rabu (20/2) dini hari WIB.

Kalahkan Real Valladolid, Pique: Barca Tak Main Bagus

Liga Spanyol – Bek Barcelona, Gerard Pique, tidak terlalu terkesan meskipun timnya berhasil mencuri poin penuh usai mengalahkan Real Valladolid dengan skor 1-0 di laga lanjutan La Liga musim ini, Minggu (17/2) dini hari WIB.
Dalam duel panas yang berlangsung di Camp Nou itu, Lionel Messi sukses mencetak gol lewat titik penalti di menit ke-43. Namun sebelum meraih kemenangan pada akhir pekan ini, Barcelona hanya menelan hasil imbang 3 kali secara beruntun.
Menurut Pique, kemenangan tipis dan hasil imbang itu bukan sebuah modal yang bagus jelang menghadapi Lyon di leg petama babak 16 besar Liga Champions musim ini, Rabu (20/2) dini hari WIB.
Bahkan, bek kelahiran Spanyol itu menilai jika Barcelona tampil buruk di laga lanjutan La Liga akhir pekan ini. Untuk itu, Pique menuntut timnya untuk tampil lebih baik lagi saat menghadapi Lyon pada pertengahan pekan nanti.
“Kami tidak bermain bagus, itu bukan pertandingan yang bagus,” kata Pique kepada Movistar. “Satu-satunya kabar baik adalah kemenangan, untuk kembali memenangkan tiga poin, tetapi kami harus meningkatkan penampilan lagi.
“Sensasinya tidak baik, dan untuk hari Selasa (waktu setempat), kita harus lebih baik. Jika tidak, itu akan menjadi buruk,” cetusnya.

Chelsea Vs Manchester United, Zola Akui Kehebatan Solskjaer

Football5star.com, Indonesia – Legenda Chelsea, Gianfranco Zola, memuji kinerja Ole Gunnar Solskjaer sebagai caretaker Manchester United. Di mata Zola, pria asal Norwegia itu telah bekerja dengan sangat baik.

Solskjaer menggantikan Jose Mourinho pada Desember lalu. Di bawah asuhannya, Manchester United meraih 10 kemenangan, sekali seri, dan sekali kalah dalam 12 laga.

Jelang pertemuan Chelsea vs Manchester United di Piala FA, Senin (18/2), Zola pun mengakui kehebatan Solskjaer. Menurut dia, apa yang telah dilakukan Solskjaer luar biasa.

Getty Images

“Pertama-tama saya senang. Itulah perasaan pertama yang saya miliki. Saya kenal Solskjaer, kami melakukan kursus bersama dan saya senang melihatnya melakukannya dengan baik,” kata Zola di Soccerway.

“Saya tahu bahwa Manchester United tidak melalui momen yang sangat baik sebelumnya, tetapi saya tahu nilai tim dan mereka akan bangkit.”

“Apa yang telah dilakukan Ole dalam waktu yang singkat ini sangat luar biasa. Dia pintar, dia selalu tertarik, dan Anda bisa melihat ketika seseorang fokus pada apa yang mereka lakukan,” Zola menambahkan.

United sendiri kini berada di peringkat empat klasemen Liga Inggris. Setan Merah tertinggal sembilan angka dari Tottenham Hotspur yang berada di atasnya.

More News on Liga Inggris

Catatan Unik Gol Cole untuk Derby County

Hadiri Penghormatan Terakhir, Warnock Kenang Janji Emiliano Sala

Sarri Harus Berhenti Kritik Pemain Chelsea di Media

The post Chelsea Vs Manchester United, Zola Akui Kehebatan Solskjaer appeared first on Football5star Berita Bola.

Bayern Munchen: Pelatih Niko Kovac Bikin Liverpool Tambah Semangat

Pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac, secara tak langsung memberi dorongan besar pada Liverpool jelang pertemuan kedua tim di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2) pekan depan. Jelang pertandingan yang konon menjadi yang paling ditunggu-tunggu itu, pelatih Bayern Munchen Niko Kovac malah mengungkapkan kekhawatirannya jelang pertemuan skuadnya dengan Liverpool. Ini terjadi setelah Die […]
Sumber: Bayern Munchen: Pelatih Niko Kovac Bikin Liverpool Tambah Semangat