Van Dijk Lebih Favoritkan Raphael Varane daripada Sergio Ramos

Sumberbola – Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui bahwa kapten Real Madrid, Sergio Ramos, bukan tipe bek tengah yang ia inginkan. Pemain asal Belanda itu justru lebih menyukai Raphael Varane di sektor pertahanan.
Seperti diketahui, Ramos terlibat perselisihan yang tidak sehat dengan Dejan Lovren. Bintang Kroasia itu pernah melontarkan pernyataan kontroversial terkait masalah ketidakadilan antara dirinya dan Ramos di lapangan.
Perselisihan kedua pemain itu pun semakin memanas usai timnas Spanyol dan Kroasia berjumpa dalam laga lanjutan UEFA Nations League pada Jumat (16/11).
Menimbang-nimbang klaim yang dilontarkan Lovren, Van Dijk pun membenarkan perkataan rekannya tersebut. Van Dijk menilai jika Ramos memang pemain hebat yang layak dihormati. Namun, pemain asal Spanyol itu bukan pemain bertahan terbaik di dunia sepak bola. Pemain Liverpool itu justru lebih memfavoritkan Raphael Varane.
“Dia adalah pemain hebat dan saya menghormati apa yang telah dia capai tetapi dia bukan yang terbaik, dia bukan tipe bek tengah saya,” kata Van Dijk kepada De Telegraaf.
“Rekan setim Ramos di Real Madrid, Raphael Varane, adalah favorit saya. Dia adalah bek yang luar biasa dan telah memenangkan banyak,” tukasnya. Sumber: FOurFourTwo.

Catat Clean-sheet ke-100, Jan Oblak Bangga dengan Atletico Madrid

Sumberbola – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, mengaku bangga dengan performa timnya, setelah pemain asal Slovenia itu mencatat clean-sheets ke-100 bersama Los Colchoneros.
Oblak berhasil menggenapkan catatan clean-sheetnya menjadi 100 setelah membantu Atletico Madrid mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di ajang Liga Champions beberapa pekan lalu.
Lantas, penjaga gawang berusia 25 tahun itu merasa bersyukur atas hasil yang ia raih selama ini. Walau begitu, Oblak tetap mengatakan bahwa hasil manis yang ia peroleh tersebut tak lepas dari performa tim yang sangat baik di awal musim ini.
“Sangat menyenangkan mengingat jumlah permainan yang kami mainkan bersama, tetapi angka-angka ini bukan hanya milik saya,” kata Oblak.
“Mereka adalah jumlah seluruh tim. Tanpa yang lain, saya pasti tidak akan mencapai jumlah ini dan saya bersyukur.
“Saya ingin berterima kasih kepada yang lain atas pekerjaan mereka dan atas bantuan mereka dalam memenangkan hadiah ini.
“Saya juga berterima kasih kepada fans untuk hadiahnya, meskipun ini bukan yang terpenting karena yang penting adalah tim ini bekerja dengan baik di bulan Oktober dan kami berada di dekat puncak,” tukasnya.

Alasan Gary Neville Tolak Jabat Tangan Peter Schmeichel

Football5star.com, Indonesia – Video Gary Neville menolak berjabat tangan dengan Peter Schmeichel jadi salah satu pemandangan klasik di Liga Inggris. Beberapa tahun selang kejadian tersebut, pihal penolak pun mengeluarkan pernyataan soal insiden itu.
Neville mengungkapkan, ia kecewa terhadap langkah yang diambil mantan kiper Denmark tersebut. Schemechel meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Sporting CP pada musim panas 1999. Pada 2002, ia bergabung dengan Manchester City, yang menjadi akar mula insiden di lorong pemain tersebut.
“Begini, ketika itu ia bilang ingin pensiun. Tapi, ternyata dia malah pindah ke klub lain. Kemudian dia kembali dengan seragam Manchester City. Itu tidak bisa ditolelir, aku fans United dan tidak akan bermain untuk Liverpool, Leeds, atau City,” kata Neville kepada SportBible.
Masalah tidak berhenti di situ, kepergian Schmeichel membuat Setan Merah kesulitan mencari penjaga gawang dengan kualitas sepadan. Dari mulai Fabian Barthez, Tim Carroll, hingga Tim Howard pun gagal memenuhi ekspektasi fans United untuk tampil baik di bawah mistar.
imdb.com
“Seharusnya dia masih bisa bersama kami hingga dua atau tiga tahun lagi setelah juara Liga Champions. Tapi, ternyata dia memilih pergi untuk klub lain. Kami kesulitan mencari kiper pengganti dan semua orang jadi membenci kami. Seperti itu kondisinya,” lanjut saudara Phill tersebut.

Schmeichel tampil dalam 339 pertandingan untuk Setan Merah selama delapan musim. Deretan gelar yang ia raih bersama skuat asuhan Sir Alex Ferguson kala itu adalah lima trofi Premier League, satu Liga Champions, serta tiga Piala FA.
The post Alasan Gary Neville Tolak Jabat Tangan Peter Schmeichel appeared first on Football5star Berita Bola.

Barcelona Tak Tutup Peluang untuk Pulangkan Neymar Lagi

Sumberbola – Direktur umum Barcelona, Pep Segura, tidak menutup kemungkinan untuk memulangkan kembali Neymar ke Cam Nou di masa yang akan datang.
Seperti diketahui, Barcelona memutuskan untuk menjual Neymar ke Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Transfer Neymar ini menyedot perhatian publik, di mana PSG menggelontorkan dana sebesar 222 juta Euro untuk pemain berusia 25 tahun itu.
Segura mengakui bahwa untuk saat ini nama Neymar masih belum berada di daftar target transfer Barcelona. Meski demikian, Segura tidak menutup kemungkinan pemain asal Brasil itu kembali ke Cam Nou.
“Neymar adalah pemain yang tidak ada di meja saat ini,” kata Segura kepada wawancara dengan Cadena Ser, sebagaimana dikutip oleh El Mundo Deportivo.
“Saya sudah mengatakan bahwa tidak ada pemain muda yang pergi untuk uang akan kembali. Kami berdiri dengan itu. Tetapi keadaan dengan Neymar benar-benar berbeda.
“Kita harus selalu mengevaluasi keadaan pasar dan menilai apa langkah terbaik bagi kita dalam kaitannya dengan itu.
“Thiago Alcantara? Dia meninggalkan kami sebagai pesepakbola profesional, jadi dia memasukkan parameter yang sama seperti Neymar dan dia juga bisa kembali jika itu yang diminta,” tutupnya.

MU Kembali Negosiasi Perpanjang Kontrak Dengan David De Gea

MU Kembali Negosiasi Perpanjang Kontrak Dengan David De Gea- Manajemen Manchester United kabarnya kembali menggelar negosiasi perpanjangan kontrak untuk David De Gea. Nampaknya MU masih enggan melepas sang pemain dengan ikhlas.
Masalah kontrak De Gea memang menjadi kekhawatiran setan merah dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini dikarenakan kiper Timnas Spanyol itu kontraknya akan habis pada akhir musim nanti.
Manajemen MU sendiri kabarnya sudah beberapa kali melakukan negosiasi kontrak dengan perwakilan De Gea. Namun seluruh negosiasi tersebut menemui kegagalan.
Namun dilansir Evening Standard, setan merah belum menyerah untuk mempertahankan sang kiper. Mereka kabarnya sudah mengundang perwakilan De Gea untuk kembali menegosiasikan kontrak baru sang kiper.
Menurut laporan tersebut, Manchester United sangat takut kehilangan De Gea. Alhasil mereka mengupayakan segala cara agar sang kiper tidak berpaling.
Laporan itu mengklaim bahwa manajemen MU bersedia menaikkan nilai kontrak sang pemain. Mereka kabarnya akan menjadikan De Gea sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di United.
Mereka berharap dengan nilai besar tersebut, De Gea bisa luluh hatinya sehingga ia kembali berkomitmen untuk setan merah.
Namun laporan yang sama juga mengklaim, pihak David De Gea masih ragu untuk melanjutkan negosiasi kontrak baru. Pasalnya sang pemain merasa tidak yakin untuk melanjutkan karirnya di Old Trafford.
De Gea kabarnya ingin memenangkan lebih banyak trofi mayor dalam karirnya. Ia merasa hal itu sulit ia raih jika mengandalkan skuat setan merah yang saat ini.
Alhasil ia dikabarkan baru mempertimbangkan menambah masa baktinya di MU jika manajemen MU mendatangkan pemain berkualitas ke Old Trafford.
De Gea sendiri performanya cukup buruk. Ia hanya mampu mengemas 1 clean sheet dari total 12 pertandingan yang ia mainkan di Premier League musim ini.
The post MU Kembali Negosiasi Perpanjang Kontrak Dengan David De Gea appeared first on bolamagz.net.

Everton Ingin Bajak Marcos Rojo Dari Manchester United

Everton Ingin Bajak Marcos Rojo Dari Manchester United- Salah satu klub besar Liga Inggris, Everton kabarnya cukup tertarik untuk membajak Marcos Rojo dari Manchester United pada bursa transfer Januari nanti.
Rojo sendiri sejatinya menjadi salah satu pemain yang disukai Jose Mourinho. Di musim pertamanya di Old Trafford, pelatih asal Portugal itu kerap memainkan bek Timnas Argentina itu di jantung pertahanan setan merah.
Namun satu tahun terakhir, Rojo minim berkontribusi untuk setan merah. Cedera berkepanjangan membuatnya kesulitan untuk tampil reguler di tim utama setan merah.
Dilansir The Metro, situasi Rojo ini ternyata diamati oleh Everton. The Toffees kabarnya tertarik untuk memboyong bek 28 tahun itu ke Goodison Park.
Everton sendiri sejatinya memiliki sejumlah nama-nama top di barisan pertahanan mereka. Ada nama Michael Keane, Kurt Zouma dan Phil Jagielka yang aktif menjaga pertahanan mereka.
Namun Marco Silva menilai barisan pertahanan mereka masih kurang solid. Alhasil ia membutuhkan sosok baru untuk menambah tebal benteng pertahanan mereka tersebut.
Silva sendiri menilai Rojo akan cocok untuk posisi tersebut, karena ia tahu betul kualitas yang dimiliki mantan pemain Sporting Lisbon tersebut, di mana Silva sangat menyukai Rojo yang bisa juga bermain sebagai bek kiri.
Menurut laporan yang sama, Jose Mourinho kemungkinan tidak akan menghalangi kepergian Rojo ke Everton.
Mourinho memang cukup sering diberitakan ingin membeli bek tengah baru. Namun saat ini ia sudah memiliki terlalu banyak stok pemain yang bermain sebagai bek tengah.
Alhasil Mourinho kabarnya akan mencoba melego beberapa pemain yang kurang berkontribusi untuk timnya, di mana Rojo menjadi salah satu kandidat yang akan ia tendang keluar dari Old Trafford.
Manchester United kabarnya mematok harga sekitar 18 juta pounds untuk mahar transfer Rojo.
The post Everton Ingin Bajak Marcos Rojo Dari Manchester United appeared first on bolamagz.net.

Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji

Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji- Claudio Ranieri resmi menjadi pelatih baru Fulham usai mengaanggur dari Leicester City. Jadi pelatih Fulham, Ranieri membeberkan jika dirinya tak akan mengumbar janji janji manis.
Dalam karirnya di dunia kepelatihan, Ranieri telah menukangi banyak tim-tim besar dari seluruh dunia, seperti Chelsea, Juventus, hingga Inter Milan. Namun dari kesemuanya, prestasi terbaik yang pernah ia torehkan hanya menjadi runner-up liga.
Status ‘Mr Runner-up’ yang pernah disematkan ke Ranieri langsung runtuh begitu ia menukangi Leicester City di musim 2015-2016 silam. Ia sukses membawa The Foxes keluar sebagai juara Premier League, sesuatu yang tak bisa dibayangkan oleh para penikmat sepak bola di seluruh dunia kala itu.
Sayangnya, kesuksesannya bersama Leicester hanya menjadi keajaiban semata. Sebab pada musim selanjutnya, grafik penampilan Jamie Vardy dkk menurun lantaran beberapa pemainnya hengkang ke tim lain dan berujung pada pemecatan Ranieri.
Setelah mengakhiri kiprahnya di Prancis bersama Nantes, Ranieri pun kembali ke Premier League bersama Fulham. Di klubnya yang baru, ia mengaku tak ingin lagi mengingat-ingat masa kejayaannya bersama Leicester dulu.
“Kami harus bekerja keras. Itu [kesuksesan bersama Leicester City] merupakan bonus, sebuah dongeng semata. Kami harus melupakannya,” ujar Ranieri dalam perkenalannya sebagai pelatih anyar Fulham, dikutip dari Goal.
“Saya pikir sekarang tidaklah perlu untuk memikirkan keajaiban itu, tetapi lebih memikirkan pertarungan dan siap melaluinya bersama-sama. Saya ulangi: Bersama-sama. Klub, pemain, penggemar – bersama,” lanjutnya.
Tanggung jawab Ranieri di Fulham terbilang besar, sebab ia harus segera mengangkat tim asuhannya itu dari dasar klasemen Premier League. Maka dari itu, ia mengharapkan berbagai dukungan dari semua elemen Fulham saat ini.
“Bersama mereka harus mendukung kami, dan ini adalah momen yang buruk karena kami ada di dasar klasemen,” tambahnya.
“Saya orang yang ambisius, saya punya pemain-pemain yang bagus, tetapi saya memilih mereka yang menunjukkan semangat berjuang. Saat pemain dan penggemar saling membantu, [kami] paham sedang bersama di jalur yang sama. Sekarang saya butuh dukungan penggemar kami untuk memberikan yang terbaik,” tandasnya.
Racikan Ranieri bersama Fulham bisa disaksikan dalam ajang Premier League hari Sabtu (24/11) mendatang, tepat saat mereka melawan Southampton. Setelahnya, Fulham dihadapkan dengan tantangan berat lantaran harus menghadapi Chelsea.
The post Bersama Fulham, Claudio Ranieri Enggan Umbar Janji appeared first on bolamagz.net.

Petinggi Barcelona Buka Suara Soal Rumor Dembele ke Liverpool

Sumberbola – Petinggi Barcelona, Pep Segura, menepis kabar berita yang mengatakan bahwa Ousmane Dembele ingin meninggalkan Camp Nou pada bursa transfer musim dingin nanti.
Dembele hanya mencetak gol satu kali untuk Barcelona sejak 18 September lalu, dan tidak lagi menjadi pemain reguler di lini depan, meski belum ada Lionel Messi.
Hal ini membuat pemain berusia 21 tahun itu dikabarkan akan meninggalkan Barcelona pada bulan Januari nanti. Kabarnya, Liverpool menjadi tim terdepan yang akan mengamankan jasa pemain asal Prancis tersebut.
Menanggapi kabar tersebut, Segura menegaskan bahwa Dembele tidak akan meninggalkan Barcelona pada bursa transfer musim dingin nanti.
“Tidak ada masalah dengan Dembele, dia masih muda dan dia tidak pernah harus melakukan upaya yang dia lakukan saat ini untuk beradaptasi dengan permainan Barcelona,” kata Segura seperti dikutip Marca.
“Dia telah mengakui ini sendiri tetapi kami bekerja untuk mengubah situasi sesegera mungkin. Kami memang mengadakan pertemuan, dan saya juga bertemu dengan tiga perwakilan lainnya tetapi ini normal itu adalah bagian dari pekerjaan saya dan dan itu normal,” tutupnya.
Sementara itu, Dembele telah mencetak lima gol dalam 15 pertandingan terakhirnya untuk raksasa Catalan tersebut di semua ajang kompetisi.