Wenger Beberkan Penyebab Melempemnya Alexis Sanchez di MU

Football5star.com, Indonesia – Alexis Sanchez belum mampu menunjukkan performa terbaiknya bersama Manchester United sejak didatangkan pertengahan musim lalu. Hal ini membuat mantan pelatihnya di Arsenal, Arsene Wenger, membeberkan penyebab terpuruknya Sanchez bersama MU.
Pada musim perdananya di Old Trafford, Sanchez hanya mampu menyumbang empat gol saja. Sedangkan musim ini ia baru mencetak sebiji gol dari 10 pertandingan yang sudah dilakoni. Angka tersebut tentu sangat jauh dibanding saat dirinya pertama kali memperkuat Arsenal beberapa tahun lalu.
dailymail.co.uk
Bagi Wenger, melempemnya striker asal Chile itu disebabkan kepercayaan diri sang pemain yang sudah hilang. “Saya percaya dia sudah kehilangan kepercayaan diri. Kekuatan Alexis adalah mengambil inisiatif untuk menggiring bola,” kata Wenger kepada Bein Sports, Kamis (8/11/2018).
“Dia adalah pemain yang paling rentan ketika kehilangan kepercayaan permainan di lapangan yang didasarkan pada pengambilan inisiatif. Inilah yang sudah hilang secara perlahan dari Alexis,” ia menambahkan.
Selain kepiawaian dalam mendribel bola, mantan pemain Arsenal itu selama ini dikenal memiliki kekuatan fisik yang sagat mumpuni. Namun, Wenger menganggap keunggulan ini juga sudah luntur dari sang striker.
“Sejak awal musim dia memiliki kekuatan fisik yang tinggi tapi dia juga sudah kehilangan itu. Sekarang dia terlihat lebih segar karena Jose Mourinho mencadangkannya dalam beberapa pertandingan,” tutup pelatih berjuluk The Proffesor tersebut.

More News on Liga Inggris

.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1 a:hover .h-text,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1 a.active .h-text,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1 > .h-text,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1 .main-link:first-child:last-child .h-text{color:#630060}.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .main-link > .h-text:after,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > a:first-child:last-child > .h-text:after,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s5 > .h-text:first-child:last-child:after{color:#630060 !important}.bscb-57541.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1:after{background-color:#630060}.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link .h-text:before,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s8 .main-link.h-text:before,.bscb-57541.bscb-57541 .section-heading.sh-t1.sh-s8 > .h-text:before{border-right-color:#630060 !important}.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item:hover .title a,.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item-text-1 .post-meta a:hover,.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item-grid .post-meta a:hover,.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item .rating-stars span:before{color:#630060 !important}.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item .rating-bar span,.bscb-57541.bscb-57541 .listing-item .post-count-badge.pcb-t1.pcb-s1,.bscb-57541.bscb-57541.better-newsticker .heading{background-color:#630060 !important}.bscb-57541.bscb-57541.better-newsticker .heading:after{border-left-color:#630060 !important}.bscb-57541 .bs-pagination .btn-bs-pagination:hover,.bscb-57541 .btn-bs-pagination.bs-pagination-in-loading{background-color:#630060 !important;border-color:#630060 !important;color:#fff !important}.bscb-57541 .listing-item-text-2:hover .item-inner{border-color:#630060 !important}.bscb-57541.bscb-57541.bscb-57541.bscb-57541 .term-badges.floated .term-badge a,.bscb-57541.bscb-57541 .bs-pagination-wrapper .bs-loading > div{background-color:#630060 !important;color:#fff !important}

Cedera Welbeck Pengaruhi Mental Arsenal

Gabriel Jesus Beri Sang Ibu Bola Istimewa

Ince: Lukaku Tak Boleh Main Lawan Manchester City

The post Wenger Beberkan Penyebab Melempemnya Alexis Sanchez di MU appeared first on Football5star Berita Bola.

Arsene Wenger: Real Madrid Belum Kembali Dekati Saya

Sumberbola – Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger mengatakan bahwa dia belum didekati kembali oleh Real Madrid untuk mengisi posisi manajerial yang lowong di Santiago Bernabeu.
Manajer Real Madrid Castilla, Santiago Solari saat ini menjadi bos sementara tim utama Los Blancos, setelah pemecatan Julen Lopetegui pada bulan Oktober. Tetapi, laporan surat kabar di Spanyol mengklaim bahwa juara Eropa itu sedang mencari pengganti jangka panjang.
Wenger menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan pekerjaan tersebut. Akan tetapi, bos asal Prancis itu menepis klaim yang mengatakan bahwa dia telah dihubungi oleh Real Madrid.
“Saya belum membuat keputusan tentang masa depan saya,” kata Wenger kepada beIN Sport. “Apakah saya langsung pergi ke manajemen lagi atau tidak? Sejujurnya Real Madrid belum kembali kepada saya, sehingga saya tidak harus menolaknya.”
“Saya mengambil setiap masalah ketika saya harus menghadapinya dan coba mencari solusi. Saat ini saya tidak memiliki masalah itu. Saya akan memutuskan pada bulan Januari tentang apa yang akan saya lakukan,” imbuhnya.
Pelatih berusia 69 tahun itu sudah tidak bekerja sebagai manajer sejak meninggalkan Arsenal pada musim panas ini, usai 22 tahun membimbing klub yang berbasis di London Utara tersebut.
Baru-baru ini Wenger mengatakan bahwa dia ingin kembali menjadi manajer pada 2019, tetapi mengakui bahwa akan “aneh” untuk bekerja di Inggris lagi, setelah menghabiskan waktu begitu lama di Arsenal.

Scholes Kritik Gestur Mourinho di Kandang Juventus

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, mengkritik gestur Jose Mourinho usai mengalahkan Juventus pada Kamis (8/11). Menurutnya, apa yang dilakukan The Special One sama sekali bukan gestur berkelas.
Mourinho memasang gestur tangan di telinga sesaat setelah Ovidiu Haţegan meniup pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Tindakannya tersebut sontak mendapat protes dari sebagian besar penonton yang merupakan pendukung tim tuan rumah.
“Ini adalah masalahnya di mana pun ia berada. Seharusnya ia bisa menunjukkan gestur yang sedikit berkelas ketika memenangkan pertandingan. Anda bisa menjabat pelatih lawan, memberi tepuk tangan kepada penonton, dan sebagainya,” ujar Scholes dikutip dari Evening Standard. 
Menanggapi pertanyaan awak media terkait tindakannya, Mourinho menegaskan tidak ada niat menyinggung siapa pun. Manchester United pun berhasil membalaskan dendam kekalahan pada pertemuan pertama di Old Trafford, akhir bulan lalu.
Kemenangan ini merupakan kedua kalinya bagi Setan Merah ketika sanggup membalikkan keadaan dari posisi tertinggal. Pertama kali mereka melakukannya adalah pada final Liga Champions 1998/99 menghadapi Bayern Munich.
BTSport
Setan Merah tertinggal lebih dahulu melalui gol Cristiano Ronaldo yang sukses mengakhiri puasa golnya selama 453 menit. Masuknya Juan Mata pada babak kedua mengubah arah permainan. Pemain asal Spanyol tersebut membangkitkan semangat lewat gol tendangan bebasnya.
Hingga mendekati akhir pertandingan, anak asuh Jose Mourinho akhirnya unggul setelah gol bunuh diri Juventus yang dilakukan Leonardo Bonucci. Kemenangan ini membawa mantan klub Paul Scholes tersebut menempati peringkat kedua klasemen Grup H.
The post Scholes Kritik Gestur Mourinho di Kandang Juventus appeared first on Football5star Berita Bola.

Dani Ceballos: Pergantian Pelatih Bagus untuk Real Madrid

Sumberbola – Dani Ceballos percaya bahwa perubahan pelatih adalah sesuatu yang bagus untuk Real Madrid, setelah raksasa La Liga itu menelan kekalahan memalukan dengan skor 5-1 dari rival El Clasico, Barcelona beberapa pekan lalu.
Los Blancos memecat Julen Lopetegui dan kemudian menunjuk Santiago Solari sebagai manajer sementara klub, hanya satu hari usai kekalahan di Camp Nou. Kini Solari telah membawa Real Madrid meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 5-0 atas Viktoria Plzen di Liga Champions pada Kamis (8/11) dini hari tadi.
Lantas, Ceballos merasa jika mantan pemain sayap dan pelatih tim B Real Madrid itu telah membalikkan keadaan di Santiago Bernabeu. “Saya tidak berharap Lopetegui meninggalkan saya keluar dari skuat saat melawan Plzen,” kata Ceballos kepada Cadena SER.
“Saya berbicara dengannya, tetapi itu adalah keputusannya. Lopetegui memiliki banyak keyakinan dalam diri saya, dan dia memberi saya beberapa menit setelah tidak banyak bermain.
“Tetapi, saya pikir perubahan pelatih sangat baik bagi kami, karena kami telah mengumpulkan tiga kemenangan, dan saya rasa itu sangat penting.
“Setelah pertandingan melawan Barca, kami mencapai titik terendah, dan saya pikir perubahan itu baik bagi kami. Secara mental, kami berada dalam cara yang sangat buruk, tetapi Solari telah berhasil membalikkan keadaan.
“Kami sangat senang dengan Solari. Dia membawa beberapa dinamika yang sangat baik, tetapi kami tidak membuat keputusan ini. Keputusan itu dibuat oleh orang di atas kami,” imbuhnya.