Jesus Navas: Ramos Masih Jadi Fan Sevilla

Sumberbola – Pemain sayap Sevilla, Jesus Navas, mengklaim bahwa kapten Real Madrid, Sergio Ramos masih menjadi seorang Sevillista.
Seperti diketahui, Ramos mengawali dunia sepak bola di akademi Sevilla. Pemain asal Spanyol itu sendiri membela Sevilla di tingkat senior selama dua musim. Ia memutuskan untuk meninggalkan Sevilla pada tahun 2005 silam, dan memilih bergabung ke Real Madrid.
Meski telah mengalami karier yang hebat bersama Real Madrid, namun Jesus Navas yakin bahwa Ramos masih menjadi penggemar Sevilla.
“Sergio Ramos adalah Sevillista, dan itu sejak kecil,” kata Navas. “Dia dibesarkan di lingkungan dan benar-benar sadar akan setiap momen di klub, dia masih seorang penggemar.
Baca Juga:

Demi Pertahankan EPL, City Incar Bintang Real Madrid Ini
Masih Cari Mesin Pencetak Gol, Madrid Buru Pemain Ini
Hubungan Mourinho dan Pogba Sudah Tak Bisa Diperbaiki Lagi

“Kami telah mengalami banyak momen hebat bersama-sama selama bertahun-tahun, saya sangat menyukainya dan kami telah dekat sejak kecil hingga ke tim nasional.
“Kami selalu saling menyapa satu sama lain dan sering membicarakan hal-hal, dan tentu saja itu selalu menjadi hal yang spesial untuk melawannya,” sambungnya.
Lebih lanjut, Sevilla akan menjamu Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga musim ini, Kamis (27/9) dini hari WIB. Menjelang laga tersebut, Jesus Navas optimis bisa menylutkan Los Blancos untuk meraih kemenangan.
“Setiap kali kami bermain di rumah, kami pergi keluar dan mencoba memenangkan pertandingan, tidak peduli siapa lawannya – kami selalu ingin menyulitkan mereka,” tutup Navas. Dilansir dari footballespana.com.

Senjata Makan Tuan Bagi Mourinho

Football5star.com, Indonesia – Peribahasa senjata makan tuan tepat untuk menggambarkan apa yang baru dialami manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Dua pertandingan terakhir berujung kekecewaan bagi Man. United. Padahal laskar Mourinho tampil di Old Trafford.
Man. United imbang 1-1 saat menjamu Wolverhampton Wanderers pada pekan keenam Premier League, Sabtu (22/9/2018).
Hanya tiga hari berselang, Setan Merah kalah dari Derby County lewat drama adu penalti di babak ketiga Piala Liga Inggris.
Ironisnya, manajer dua klub tadi adalah bekas anak didik Mourinho. Mereka adalah Nuno Espirito Santo (Wolves) dan Frank Lampard (Derby).
Ketika menjadi pemain profesional, Santo lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi cadangan dibanding lapangan hijau. Itu justru menjadi pengalaman berharga baginya.
“Saya mengamati laga dari tempat terbaik. Saya melihat ruang, jarang dan pengambilan keputusan para pemain dengan lebih baik,” tutur dia.
Santo tidak pernah dimainkan Mourinho saat membela FC Porto pada 2002-2004. Namun, dia tetap menaruh respek yang besar kepada mantan pelatihnya tersebut.
Nuno Espirito Santo pernah jadi anak asuh Jose Mourinho di FC Porto pada 2002-2004. Foto: The Football League Paper
“Mourinho membawa Porto menjuarai Liga Champions (2003-04) meski tidak punya pemain-pemain kelas dunia,” kenangnya. “Saya sangat memperhatikan saat dia berbicara. Dia berperan besar dalam karier saya.”
Nasib Lampard jauh lebih beruntung ketimbang Santo. Dia merupakan salah satu pemain kesayangan Mourinho selama menukangi Chelsea.
Lampard punya pengalaman yang tidak terlupakan soal Mourinho. Itu terjadi ketika The Special One tiba di Stamford Bridge setelah ditunjuk sebagai manajer The Blues pada 2004.
“Dia mengatakan bahwa saya adalah pemain terbaik dunia,” kata Lampard. Uniknya, percakapan itu terjadi ketika mantan kapten Chelsea tersebut sedang mandi di ruang ganti.
Frank Lampard pada era pertama kepemimpinan Jose Mourinho di kursi manajer Chelsea. Foto: Premier League
Saat itu, Lampard belum menjadi pemain yang punya peran vital bagi Chelsea. Namun, di bawah asuhan Mourinho, dia berkembang pesat hingga menjadi legenda klub asal London tersebut.
Lihat saja pencapaian pria berumur 40 tahun itu. Hingga kini, dia tercatat sebagai pengoleksi penampilan terbanyak keempat (648 gol) dan tersubur (211 gol) dalam sejarah The Blues.
Selain itu, Lampard masuk daftar nomine peraih penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2005 bersama Ronaldinho Gaucho dan Samuel Eto’o. Dia finis di posisi kedua.
Hubungan baik antara keduanya tidak sebatas di lapangan hijau, tetapi dalam kehidupan pribadi. “Kami baru saja kembali berkomunikasi melalui telepon, tetapi itu terkait keluarga. Kami hanya membahas anak perempuan saya, bukan pertandingan,” ungkap Lampard sebelum bertandang ke Old Trafford.
Jose Mourinho berhadapan dengan Frank Lampard saat Manchester United vs Derby County. Foto: The Independent
Sebelum bertemu beberapa waktu lalu, Mourinho sempat melayangkan pujian kepada Santo dan Lampard. Dia tentu senang dua mantan muridnya mengikuti jejaknya sebagai manajer.
Di sisi lain, apa yang dia ajarkan menjadi bumberang bagi dirinya sendiri setelah Man. United ditahan Wolves dan kalah dari Derby.
Ini juga menjadi momentum bagi Mourinho untuk mengevaluasi diri. Selama terjun ke dunia pelatih, dia dikenal sebagai manajer dengan pendekatan taktik yang pragmatis.
Berbeda dengan Sir Alex Ferguson yang menangani Setan Merah selama lebih dari dua dekade. Seiring berjalannya waktu, pria asal Skotlandia itu selalu berupaya beradaptasi.
Padahal Ferguson pernah kehilangan beberapa pemain bintang, seperti David Beckham dan Cristiano Ronaldo. Kekuatan klub-klub lain pun terus meningkat, tetapi dia terus meraih prestasi secara konsisten.
Pesan dari Paul Pogba, salah satu pemain andalan Man. United, sejatinya bisa menjadi bahan renungan bagi The Special One.
“Saat bermain di kandang, Anda seharusnya menyerang. Ini adalah Old Trafford. Kami di sini untuk menyerang,” ucapnya, setelah laga melawan Wolves usai.
The post Senjata Makan Tuan Bagi Mourinho appeared first on Football5star Berita Bola.

Mourinho Mengusir Pogba Dari Sesi Latihan Man. United

Football5star.com, Indonesia – Perseteruan antara Jose Mourinho dan Paul Pogba di Manchester United telah mencapai babak baru pada Rabu (26/9). Di sesi latihan yang digelar di Carrington pada Rabu pagi waktu setempat, Mourinho kedapatan mengusir Pogba dan menyuruhnya pulang.
Insiden tersebut terekam di dalam rekaman video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video berdurasi 30 detik itu, kedua pihak sempat saling bertatapan. Pogba terlihat tak senang dengan kehadiran Mourinho di dekatnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Mourinho.
Tak lama setelahnya, Mourinho langsung menghampiri Pogba dan mengusirnya. “Paul, pergi lah dari sini,” kata The Special One kepada pemain asal Prancis itu. Perkataan tersebut sontak membuat sang pemain terkaget-kaget. Ia sempat mempertanyakan keputusan tersebut sebelum akhirnya pergi.

Ada yang bisa nebak, apa yang dibicarakan Pogba sama Mourinho?pic.twitter.com/if3wjNQv2l
— Football5star (@Football5star) September 26, 2018

Perseteruan kedua pihak memang sudah terjadi dari musim lalu. Manajer asal Portugal itu dianggap tak mampu membuat Pogba menampilkan performa yang impresif di tas lapangan. Bahkan, keduanya sempat kedapatan berdebat di pinggir lapangan pada partai melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford musim lalu. Manajer berusia 55 tahun itu juga beberapa kali melemparkan kritik kepada pemain 26 tahun itu di hadapan publik.
Meskipun The Special One menunjuk mantan penggawa Juventus itu sebagai wakil kapten Man. United musim ini, perseteruan keduanya justru semakin memanas. Akhir pekan lalu, sang pemain terang-terangan mempertanyakan strategi dari Manchester United di partai melawan Wolverhampton Wanderers. Akibat komentarnya itu, ia harus melepaskan statusnya sebagai wakil kapten The Red Devils.
The post Mourinho Mengusir Pogba Dari Sesi Latihan Man. United appeared first on Football5star Berita Bola.

Luis Suarez Ingin Pindah ke MLS?

Sumberbola – Bintang Barcelona, Luis Suarez, dilaporkan berniat ingin meninggalkan Camp Nou. Kabarnya, bintang asal Uruguay tersebut sudah menerima tawaran dari salah satu klub di MLS.
Menurut media yang berbasis di Spanyol, Don Balon, Suarez akan meninggalkan klub jika dia merasa tidak lagi bisa bermain untuk Barca. Mantan pemain Liverpool itu mempertimbangkan langkahnya untuk memulai petualangannya ke Amerika Serikat.
Suarez menjadi salah satu pemain paling penting bagi Barcelona sejak didatangkan dari Liverpool. Pada musim lalu, ia mencetak sebanyak 31 gol di semua ajang kompetisi. Suarez juga membantu Barca memenangkan La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Baca Juga:

Hubungan Mourinho dan Pogba Sudah Tak Bisa Diperbaiki Lagi
Masih Cari Mesin Pencetak Gol, Madrid Buru Pemain Ini
Brutal! Respon Tebas Atas Penolakan Real Madrid Gelar Laga di AS

Namun sejuah ini, Suarez jelas belum mencapai performa terbaiknya untuk Blaugrana pada musim ini. Ia hanya mencetak 3 gol dalam 7 penampilan di semua ajang kompetisi, dengan salah satu golnya datang dari penalti. Jika Suarez tetap mandul, maka bukan hal yang mengherankan jika pemain berusia 31 tahun itu memutuskan untuk pergi.
Jika nantinya Suarez memutuskan untuk pergi, maka Barcelona harus masuk ke bursa transfer untuk mencari penggantinya. Dan jika mereka membawa pemain yang tepat, itu bisa membantu Barcelona memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2015 silam.

Masih Cari Mesin Pencetak Gol, Madrid Buru Pemain Ini

Sumberbola – Pada musim panas ini, Real Madrid santer dikabarkan memburu mesin pencetak gol, usai Cristiano Ronaldo memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu dan bergabung ke Juventus.
Neymar menjadi salah satu target utama Real Madrid di musim panas ini. Namun hingga bursa transfer musim panas tahun ini berakhir, Los Blancos tidak berhasil mendapatkan Neymar, lantaran Paris Saint-Germain mematok harga yang sangat mahal.
Real Madrid saat ini masih memantau pemain mana yang bisa menggantikan peran Ronaldo. Dan kini, menurut media yang berbasis di Spanyol, Diario Gol, Madrid sedang memburu mesin pencetak gol milik Tottenham Hotspur, Harry Kane pada bursa transfer musim dingin nanti.
Baca Juga:

Fans MU Mulai Memihak Mourinho daripada Pogba
Lampard Terkejut Derby Menang di Old Trafford
Terungkap! Alasan Sebenarnya Mourinho Copot Ban Kapten Pogba

Harry Kane sendiri sangat layak untuk menjadi pengganti Ronaldo sebagai pencetak gol di Real Madrid. Pemain asal Inggris itu menjadi top skor di Liga Premier Inggris dua musim secara berturut-turut (2015/16 dan 2016/17). Selain itu, Kane juga menjadi top skor di Piala Dunia 2018 lalu bersama Timnas Inggris.
Dengan para pemain Real Madrid yang semakin menua, seperti Karim Benzema dan Gareth Bale, Kane tentu menjadi prospek masa depan yang sangat cerah bagi Real Madrid.
Meski demikian, Real Madrid tentu tidak akan mudah mendatangkan Kane. Hal itu lantaran Tottenham akan mematok harga yang sangat tinggi untuk pemain berusia 25 tahun itu, yakni sebesar 200 juta Euro.

Young: Man United Tidak Cukup Baik

Football5star.com, Indonesia – Bek Manchester United, Ashley Young, mengaku kecewa dengan kekalahan timnya dari Derby County. Namun, ia mengakui Setan Merah memang kurang maksimal di laga itu.
Derby tampil gigih untuk memenangi laga kontra Unites di Old Trafford, Rabu (26/9/2018) dinihari WIB, pada babak ketiga Piala Liga. Kebobolan gol cepat di menit ketiga, Derby sempat berbalik unggul melalui Harry Wilson dan Jack Marriott.
Getty Images
Namun keunggulan itu cuma bertahan beberapa menit, karena Marouane Fellaini menyamakan skor. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Derby menang 8-7.
“Saya tidak yakin kami sudah melakukan cukup dalam 90 menit untuk memenangkan pertandingan. Kami telah berhasil menggali lebih dalam dan menunjukkan karakter dan membawanya ke penalti, tetapi itu tidak cukup untuk memenangkan pertandingan,” kata Young di situs resmi klub.
“Pada keunggulan 1-0, kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan dan pada hari yang berbeda bola akan masuk ke gawang.”
“Ketika Anda melawan tim dari divisi yang lebih rendah, itu akan selalu sulit dan mereka memiliki intensitas lebih dari yang kami lakukan. Tentunya ketika Anda memainkan laga semacam ini Anda harus menunjukkan intensitas itu dan melangkah lebih jauh dari lawan, tetapi kami tidak melakukan itu dan kami dihukum dan mereka memenangkan pertandingan.”
“Kami menunjukkan intensitas ketika memulai dan unggul 1-0, tetapi Anda harus melanjutkannya. Saat Anda tidak mengambil risiko, Anda akan dihukum. Derby adalah tim sepak bola yang bagus dan mereka menunjukkan itu,” Young menambahkan.
The post Young: Man United Tidak Cukup Baik appeared first on Football5star Berita Bola.

Derby Singkirkan Man United, Lampard Kehabisan Kata-Kata

Football5star.com, Indonesia – Manajer Derby County, Frank Lampard, mengaku sangat bahagia sekaligus bangga dengan timnya yang berhasil menyingkirkan Manchester United di Piala Liga.
Derby tampil gigih untuk memenangi laga kontra Unites di Old Trafford, Rabu (26/9/2018) dinihari WIB, pada babak ketiga Piala Liga. Kebobolan gol cepat di menit ketiga, Derby sempat berbalik unggul melalui Harry Wilson dan Jack Marriott.
Getty Images
Namun keunggulan itu cuma bertahan beberapa menit, karena Marouane Fellaini menyamakan skor. Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Derby menang 8-7.
“Saya kaget. Kinerja luar biasa. Tertinggal di awal di Old Trafford dan bermain sebaik yang kami lakukan rasanya luar biasa. Kami memiliki kepribadian untuk mengambil penalti dan bermain seperti yang kami lakukan. Saya seorang manajer yang bangga,” kata Lampard kepada Sky Sports.
“Ini adalah pilihan termudah yang saya miliki, para pemain tampil hebat saat melawan Brentford (pada Sabtu menang 3-1 di Championship) dan mereka layak mendapat kesempatan bermain di Old Trafford.”
“Saya ingin membawa tim yang benar-benar bisa bersaing. Saya sangat bangga dengan mereka. Saya mencoba membangun grup untuk menjadi sukses dan malam seperti ini luar biasa. Untuk melawan pemain kelas dunia dan bermain seperti itu, rasanya fantastis,” Lampard menambahkan.
The post Derby Singkirkan Man United, Lampard Kehabisan Kata-Kata appeared first on Football5star Berita Bola.

Lopetegui Bahas Radang Usus Buntu Isco

Sumberbola – Gelandang Real Madrid, Isco akan melewatkan bentrokan derby Madrid, setelah didiagnosis menderita radang usus buntu. Juara bertahan Liga Champions itu belum memastikan waktu pemulihan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Akan tetapi, Isco pasti akan melewatkan bentrokan pada akhir pekan ini melawan rival beratnya, Atletico, setelah menjalani operasi pada Selasa (25/9) sore.
Mantan pemain Malaga itu diperkirakan menjalani proses pemulihan sekitar empat pekan, sehingga dia juga diragukan untuk tampil dalam bentrokan El Clasico bulan depan melawan Barcelona di Camp Nou.
Baca Juga:

Brutal! Respon Tebas Atas Penolakan Real Madrid Gelar Laga di AS
Begini Reaksi De Gea vs Mo Salah Saat Pentolan Oasis Olok MU di Acara FIFA
Tottenham Akan Bermain di Stadion Baru Sebelum Natal

Isco telah menjadi salah satu pemain andalan Los Blancos, sejak Julen Lopetegui menggantikan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala di musim panas ini. Isco tampil dalam 7 pertandingan Madrid di semua ajang kompetisi, dengan mencetak 2 gol dalam prosesnya.
Lantas, berbicara dalam konferensi pers jelang pertandingan tengah pekan melawan  Sevilla, Lopetegui mengatakan: “Dia menderita sakit pagi ini dan harus menjalani operasi. Semoga semuanya berjalan lancar dan dia pulih sesegera mungkin.”
“Kami berharap dia cepat pulih, dan kami akan memikirkan solusi dan mereka yang dapat bermain, karena kami memiliki keyakinan penuh pada mereka. Dia akan menjalani operasi, dan kami berharap dia kembali secepat mungkin untuk kebugaran penuh,” imbuhnya.

Brutal! Respon Tebas Atas Penolakan Real Madrid Gelar Laga di AS

Sumberbola – La Liga belum lama ini memberikan tanggapan, setelah klub raksasa Spanyol, Real Madrid, secara terang-terangan menolak untuk memainkan pertandingan liga di luar negeri.
Kompetisi kasta tertinggi Spanyol itu telah setuju untuk memainkan satu pertandingan La Liga dalam semusim di Amerika Serikat, sebagai bagian dari kesepakatan kontrak selama 15 tahun dengan perusahaan media di negara tersebut.
Sebelumnya, FA Spanyol dan Persatuan Pesepakbola Spanyol mengkritik rencana tersebut. Namun hal ini ditanggapi ketua La Liga, Javier Tebas, dengan mengatakan: “Ini tidak wajib, itu tidak masalah.”
Baca Juga:

MU Dalam Posisi yang Kuat untuk Perbarui Kontrak De Gea
Ini Bukti Ed Woodward Tak Senang dengan Kekalahan MU
Nekat Pindah, Pogba Beri Tahu Mourinho dan Woodward

Awal bulan ini, Barcelona dan Girona, bersama dengan La Liga, meminta izin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk menggelar pertandingan antara dua klub asal Catalan itu di Miami pada Januari nanti. Tetapi RFEF mengatakan bahwa mereka belum bisa membuat keputusan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, pada pekan lalu mengatakan bahwa rencana itu sama sekali bukan untuk kepentingan klub atau penggemar. Lantas, Perez dengan tegas mengatakan bahwa Los Blancos menolak untuk menggelar pertandingan di AS.
Kini Tebas menanggapi komentar Perez dengan mengatakan: “Jika Real Madrid tidak mau datang, biarkan mereka tidak datang. Ini bukan masalah. Bagaimana Anda bisa berpikir bahwa La Liga akan membuat klub bermain di AS? Ini bersifat sukarela.”
“Ada beberapa klub yang tertarik untuk pergi, Barcelona di antaranya. Oleh karena itu, tidak, saya tidak melihatnya sebagai masalah,” imbuhnya.

Belum Ingin Pensiun, Wenger Sudah Temukan Klub Baru ?

Belum Ingin Pensiun, Wenger Sudah Temukan Klub Baru- Mantan pelatih anyar Arsenal, Arsene Wenger mengaku belum ingin meninggalkan dunia sepakbola usai mengundurkan diri dari kursi kepelatihan The Gunners.
Wenger sebelumnya menjadi manajer Arsenal selama 22 tahun. Ia meninggalkan klub asal London itu di akhir musim lalu tepatnya pada bulan Mei.
Awalnya sempat ada dugaan bahwa Wenger akan segera melatih lagi setelah berpisah dengan The Gunners. Akan tetapi nyatanya pria berusia 68 tahun itu tak langsung balik berkecimpung lagi sebagai manajer.
Ia menikmati masa-masa senggangnya beberapa bulan belakangan ini. Namun ia juga menerima tawaran pekerjaan sebagai seorang pandit.
Sudah empat bulan sejak ia meninggalkan Arsenal, namun ia belum juga melatih kub baru. Wenger pun ditanya apakah ia tengah mempertimbangkan pensiun.
“Tidak, saya tidak pensiun,” jawab Wenger pada L’Est Republicain.
“Seandainya saya mempertimbangkan pensiun, maka saya sudah melakukannya sejak lama. Saya akan berusia 69 tahun pada bulan Oktober,” serunya.
Wenger menambahkan bahwa pikiran untuk pensiun juga sama sekali tak terlintas di benaknya. Sebab ia memang berniat untuk menikmati masa rehatnya.
“Sejujurnya, untuk saat ini, saya belum benar-benar memikirkan hal itu karena saya menegaskan pada diri sendiri sesuatu di mana dalam beberapa bulan pertama saya tidak akan mengambil keputusan,” tegasnya.
“Jadi saya belum terlalu khawatir tentang itu. Hal itu bahkan tidak terlintas di kepala saya,” sambungnya.
The post Belum Ingin Pensiun, Wenger Sudah Temukan Klub Baru ? appeared first on bolamagz.net.