Pelatih Chelsea Sengaja Coret Christian Pulisic di Lille

Gilabola.com – Pelatih Chelsea, Frank Lampard, sengaja mencoret Christian Pulisic dalam skuadnya yang menang 2-1 di kandang Lille, Kamis (3/10) dinihari tadi. Ini alasannya!
Lampard menekankan, dia ingin ada kompetisi yang tinggi di semua posisi di skuad the Blues agar mereka bisa meraih kemenangan di kandang Lille di ajang Liga Champions. Itulah sebabnya manajer berusia 41 tahun itu memutuskan untuk menepikan Pulisic dari skuadnya di kandang klub asal Pranciis tu.
Hasilnya, the Blues berhasil amankan kemenangan perdana mereka di Grup H, lewat gol-gol Tammy Abraham dan Willian dengan skor 2-1.
Tapi, sebelum pertandingan, Lampard secara mengejutkan telah mengabaikan Pulisic, yang didatangkan Stamford Bridge dari Borussia Dortmund dengan ongkos 58 juta Poundsterling. Nama pemain asal Amerika Serikat itu bahkan tak masuk dalam daftar pemain cadangan the Blues di laga tersebut.

Berita Terkait

Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Chelsea Lakukan Dua Perubahan Saat Hadapi Lille
Lille vs Chelsea: Sama-sama Kejar Kemenangan Pertama

Pelatih Chelsea mainkan bintang berusia 21 tahun itu secara sporadis di musim pertamanya bersama The Blues. Ia berjuang keras untuk dapatkan waktu bermain karena harus bersaing dengan Willian, Pedro, Callum Hudson-Odoi dan Mason Mount.
Willian sendiri membukukan gol kedua the Blues saat mereka menang di kandang Lille. Lampard pun memuji etos kerja pemain asal Brasil itu, dan menyatakan para pemain depannya ‘harus dibuat gelisah’ dengan perjuangan yang harus mereka lakukan demi dapatkan waktu bermain.
“Dia benar-benar pemain penting, dia pemain papan atas, saya ingin melihatnya bahagia dan selalu tersenyum,” tandas Lampard kepada Chelsea TV, seperti yang dilansir Metro, saat ditanya mengenai kontribusi Willian setelah kemenangan atas Lille.
“Dia bisa membuat orang keluar dengan kecepatan dan tipuannya, dia juga bisa mencetak gol untuk kami. Itu keseimbangan yang bagus untuk para pemain muda,” tambah Lampard.
“Kita harus punya persaingan yang sangat kuat di wilayah yang luas, dan daerah menyerang. Pasti seperti itu, mereka harus dibuat gelisah, karena saya punya beberapa opsi berbeda di daerah itu,” tegasnya.
“Tapi, Willian memberi kita pengalaman dan dia ditampilkan dalam dua pertandingan terakhir dengan gol, di atas etos dan kualitas kerja yang hebat,” ujar pelatih Chelsea yang juga legenda klub London barat tersebut.
Sumber: Pelatih Chelsea Sengaja Coret Christian Pulisic di Lille

Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Gilabola.com – Tottenham Hotspur cemas mendengar Harry Kane dikomporin ke klub lain usai dipermak Bayern Munchen di Liga Champions skor 2-7.
Tottenham Hotspur keringat dingin karena saat ini Harry Kane terus dapat dukungan luar biasa untuk pindah ke klub lain. Dimitar Berbatov yang merupakan mantan pemain mereka sendiri ikutan membujuk Kane untuk pindah dan ia diklaim akan diterima di klub mana saja yang ia mau datangi.
Tidak peduli meski Spurs babak-belur ditowel Bayern Munchen skor 2-7, Kane tetap saja dinilai tampil mengesankan. Ia tetap sanggup mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Wajar jika banyak pihak yang merasa kehebatan Kane jadi kurang dimaksimalkan Spurs.
“Saya menonton aksi Kane waktu mereka melawan Bayern Munchen. Meski hasilnya amburadul, namun Kane bermain sempurna. Sepanjang pertandingan, dalam menguasai bola, memberikan umpan, bermain dengan rekan satu tim, dia juga sempurna dalam menuntaskan setiap peluang,” puji Berbatov kepada Betfair dan Goal.

Berita Terkait

Allegri Belajar Bahasa Inggris Demi Ganti Pochettino
Tottenham Hotspur Merasa Aneh Dipermak Bayern
Gawang Tottenham Dibobol Empat Gol Oleh Pemain Murah 87 Milyar

Tottenham Hotspur harus cepat memberikan Kane trofi juara
“Menurut saya dia adalah striker yang lengkap, saya tahu kalah dia pasti bisa pergi ke klub mana saja yang dia mau. Dia tahu apa yang dia mau untuk memenangkan trofi di karirnya dan mungkin dia bertanya pada dirinya (apakah Spurs bisa memberinya trofi), semuanya terserah dia.”
“Saya dan semua fans pasti ingin melihat dia mendapatkan trofi juara bersama Spurs. Dia pemain bagus dengan pelatih yang tak kalah bagusnya.”
“Tapi tetap saja, jika apa yang dia mau tidak terjadi, dia pasti akan bertanya-tanya. Dia mungkin akan mengecewakan banyak orang jika memutuskan untuk pergi, tapi dia harus mengikuti jalan hidupnya sendiri karena waktu terlalu cepat berlalu.”
“Ada terlalu banyak rumor tentang dia, karena dia memang pemain top dan saya ingin dia meneruskan karir di Inggris sajalah. Hal yang sama berlaku juga pada Mauricio Pochettino, tapi kalian tahulah kalau Real Madrid datang memanggilnya, dia pasti akan sangat mempertimbangkan keputusannya,” pungkas Berbatov.
Apa yang ia sampaikan jelas membuat cemas manajemen Spurs. Meski mencemaskan, namun pendapat Berbatov ada benarnya juga dan patut diperhatikan oleh manajemen klub.
Sumber: Tottenham Hotspur Cemas, Kane Dikomporin Ke Klub Lain

Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan

Gilabola.com – Jurgen Klopp tak terlalu khawatir Liverpool sia-siakan keunggulan tiga gol saat hadapi RB Salzburg, Kamis (3/10) dinihari tadi. Alasannya, dia yakin dengan kekuatan karakter para pemainnya untuk bangkit.
The Reds memimpin 3-0 atas Salzburg lewat gol-gol Sadio Mane, Andy Robertson dan Mohamed Salah, yang bahkan tercipta dalam waktu 36 menit. Tapi, mereka alami kemunduran jelang turun minum saat Hwang Hee-Chan membalaskan satu gol sebelum turun minum.
Lalu, Takumi Minamino berhasil menggandakan skor tuan rumah 10 menit setelah istirahat. Salzburg berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi pemain mudanya yang tengah naik daun dan muncul sebagai pemain pengganti, Erling Braut Haaland, dengan mencetak golnya yang ke-18 musim ini.
Pemain asal Norwegia itu mencetak golnya tersebut saat ia baru saja bermain empat menit. Liverpool pun seolah-olah hanya akan meraih hasil imbang di laga ini. Beruntung the Reds akhirnya kantongi poin sempurna sesaat setelah Salah berhasil mencetak gol penentu kemenangan di laga ini.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga
Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Ini menjadi gol Salah yang ke-12 dalam 13 penampilannya di Liga Champions untuk skuad Anfield, dan membuat the Reds berhasil mengamankan kemenangan pertama di Grup E. “Kita berhasil menunjukkan karakter, saya menjadi orang terakhir yang terkejut dengan hal itu,” ujar Klopp, 52 tahun.
“Itu sebabnya, saya tidak terlalu khawatir saat posisi kami 3-3, karena saya tahu kami akan mendapat momen lagi,” tambah Jurgen Klopp.
“Konyol jika itu dirasa tidak mungkin, karena kami lakukan begitu banyak hal bagus di lapangan, sehingga kami tak boleh kehilangan kepercayaan penuh pada diri sendiri, saat laga menjadi agak sulit,” ujar pelatih asal Jerman itu.
“Memang jauh dari permainan yang sempurna, tetapi itu pertandingan khas Liverpool, sangat menarik. Saya pikir, setelah pertandingan, mungkin saya akan marah, tapi saya sadar saya tidak perlu marah. Jadi, mengapa saya harus muncul seolah-olah saya marah?”, ungkap mantan pelatih Borussia Dortmund itu, seperti dilansir thisisAnfield.com.
“Saya menghormati kinerja lawan dan melihat banyak hal baik dari tim kami. Kami bisa melakukan semuanya dengan lebih baik. Kami akan lakukan yang lebih baik lagi. Itu saja,” ujar Klopp.
Pelatih Salzburg, Jesse Marsch, merasa timnya terbukti banyak lakukan kinerja bagus di Anfield. Terutama, setelah membuka kompetisi Liga Champions ini dengan kemenangan telak, 6-2, atas Genk, yang kemudian menahan imbang Napoli tanpa gol pekan ini. “Kami telah melihat, kami bisa bermain di level ini. Ketika kami memainkan sepakbola kami, kami selalu punya kesempatan,” ujar Marsch.
“Tentu saja, kami punya harapan untuk kantongi satu poin setelah skor menjadi 3-3, kami sudah dekat. Saya sangat bangga dengan tim saya, dan penting bagi kami untuk belajar dari malam ini,” tambah Jurgen Klopp.
Sumber: Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan

Inter Milan Jadikan Juventus Sebagai Pelampiasan Emosi

Gilabola.com – Inter Milan menjadikan Juventus sebagai pelampiasan emosi. Hal itu ditetapkan usai mereka kalah di laga Liga Champions melawan Barcelona.
Inter Milan tidak bisa menyembunyikan kekesalan mereka setelah kalah skor tipis 1-2 lawan Barcelona di Camp Nou. Pelatih mereka, Antonio Conte, bahkan dengan amarah meletup-letup menuduh wasit berat sebelah di laga hari Kamis 3 Oktober dini hari WIB tersebut.
Ikut merasakan emosi jiwa yang menggelinjang kejet-kejet, Lautaro Martinez dilaporkan Sempre Inter langsung membakar semangat rekan-rekannya. Ia ingin skuad Nerazzuri melampiaskan kekesalan mereka pada Juventus yang tidak berdosa.
Lautaro Martinez memang langsung mengalihkan picingan matanya ke derby D’Italia akhir pekan ini setelah dipermalukan Barcelona. Mereka dipermalukan Barca di fase grup yang bahkan tidak diperkuat Lionel Messi.

Berita Terkait

Lionel Messi Bantah Griezmann, Tegaskan Barcelona Kompak
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez
Mantan Barcelona dan Pemain Argentina Bikin Lionel Messi Kecewa

Lautaro Martinez dilaporkan Sempre Inter mengajak rekan-rekannya untuk fokus sepenuhnya untuk mengalahkan Cristiano Ronaldo cs daripada terus tenggelam dalam kenangan masa lalu. Ia bahkan menyampaikan jika Liga Champions dan Serie A punya perbedaan yang jelas untuk memperbesar peluang kemenangan mereka.
“Kami yang jelas akan menghadapi laga penting melawan Juventus dengan semangat luar biasa mantul. Serie A itu adalah kompetisi yang berbeda daripada Liga Champions dan kami terus membaik di Serie A dengan menang terus. Kami harus cepat membalikkan halaman selanjutnya untuk menang,” ujar Martinez kepada Sky Sports Italia.
Inter Milan merasa dirugikan dalam laga lawan Barcelona
Tidak mau move on secepat Martinez, Conte masih berbusa-busa menyerang wasit Damir Skomina. “Saya dari awal babak pertama sudah tidak suka dengan cara dia memimpin pertandingan. Apa yang ia lakukan sangat tidak menghormati kami yang berada di deretan bangku cadangan,” cecar Conte dengan emosi jiwa.
“Hei, dia itu wasit internasional lho. Kaya pengalaman, dia juga pernah memimpin pertandingan UCL musim kemarin. Masa dia mudah terpengaruh dengan tekanan suporter Camp Nou. Parah deh,” pungkasnya yang juga mengkritisi hadiah penalti yang tidak mereka dapatkan.
Kondisi emosi kubu Il Biscone jelas harus diwaspadai kubu Juventus di Serie A. Jika mereka tidak siap, bukan tidak mungkin mereka akan kocar-kacir terlempar sana-sini saat bertanding melawan skuad polesan Conte yang ingin melampiaskan kekesalah mereka.
Kedua tim akan bertemu pada hari Senin (7/10), pukul 01.45 WIB di Stadion San Siro. Dipastikan laga ini akan super sengit sejak menit-menit awal babak pertama. Peluang kemenangan Lautaro Martinez cs mencapai 36% berbanding peluang kemenangan Juve di angka 33%.
Sumber: Inter Milan Jadikan Juventus Sebagai Pelampiasan Emosi

Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Liverpool kebobolan tiga gol pada laga Liga Champions hari Kamis (3/10) lawan Salzburg dengan dua datang dari sisi kanan. Salah siapa itu?
The Reds membiarkan seluruh dunia tahu rahasia membobol gawang mereka setelah Liverpool kebobolan tiga gol usai memimpin tiga gol lebih dulu dalam waktu 36 menit. Salzburg menyamakan skor 3-3 hanya dalam waktu 15 menit setelah babak kedua dimulai pada pertandingan Liga Champions hari Kamis (3/10) di Anfield. Dua dari tiga gol kebobolan terjadi melalui sisi kanan lini pertahanan.
Begini Cara Bobol Gawang Liverpool Dari Sisi Kanan
Kebobolan pertama Liverpool terjadi pada menit 39 saat Enock Mwepu merampas bola dari kaki satu pemain Liverpool di sisi kanan lapangan. Salah siapa itu? Kemungkinan kapten tim Jordan Henderson yang salah memperkirakan kemampuan lawan mencegat bola. Dan saat bola digiring oleh Mwepu, Fabinho berbuat kesalahan dengan memberi ruang dan waktu terlalu banyak. Bola pun diserahkan ke Hwang Hee-Chan yang kemudian berlari ke dalam kotak dan mengecoh benteng terakhir The Reds Virgil Van Dijk sebelum mengelabui kiper Adrian dengan tembakan ke pojok gawang. 3-1!
Gol kebobolan kedua terjadi menit 56. Juga melalui sisi kanan pertahanan Liverpool. Kali ini bola kembali berhasil dicuri di tengah jalan dan dikirimkan dengan cepat ke Hee-Chan yang berlari tanpa pengawalan ke sisi kotak penalti. Sementara perhatian Van Dijk dan Jo Gomez teralihkan dengan gerakan Patson Daka, masuk Takumi Minamino yang tanpa penjagaan. Si pemain Korea mengirim umpan lambung ke Minamino yang diselesaikan dengan tendangan first-time. 3-2!

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Liverpool vs Salzburg 4-3 Highlights & all goals #LIVSALpic.twitter.com/iH9LE2ipAT
— #UCL (@ZWODDE_) October 2, 2019

Peran penting para pemain Asia masih terlihat sampai ke gol ketiga Salzburg di Stadion Anfield tadi malam. Kali ini Minamino yang datang menusuk di sisi kiri kotak penalti Liverpool dan mengirim umpan silang akurat untuk diceploskan secara mudah oleh Erling Haaland. Skor 3-3 pada menit 60 dengan sisa 30 menit lagi laga Liga Champions itu.
Beruntung Liverpool Punya Fabinho, Firmino, Salah
Beruntung The Reds memiliki Fabinho yang mencuri bola sedikit di luar kotak penalti Salzburg. Beruntung ada Roberto Firmino yang ngotot menyundul bola guna menjadi umpan pendek ke Mohamed Salah dan sang striker Mesir tidak berbuat kesalahan mencetak gol keempat Liverpool. Lihat semua adegan gol-gol Liverpool vs Salzburg di atas.
Liverpool belum pernah kalah di Anfield untuk kompetisi Eropa sejak tahun 2014, menang 16 kali dan seri tujuh kali sebelum menjamu Salzburg tadi malam. Tampaknya kemenangan untuk kali ke-17 akan terjadi setelah The Reds mencetak tiga gol dari empat tembakan tepat sasaran.
Namun sementara kemampuan mencetak gol tidak diragukan lagi merupakan kekuatan utama Liverpool, pertandingan Liga Champions ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana cara The Reds bertahan. Mereka hanya mencatatkan gawang bersih tiga kali musim ini – melawan Burnley dan Sheffield United di Liga Inggris dan melawan MK Dons di Piala Liga – dan melawan serangan seproduktif seperti yang dimiliki Salzburg, mereka terlihat kepayahan dalam melawannya.
Van Dijk tidak diragukan lagi menjadi figur penting bagi Liverpool tetapi skor pertandingan 4-3 ini mungkin menggarisbawahi pentingnya Joel Matip bagi pertahanan Liverpool dengan pemain Kamerun itu tengah cedera.
Sumber: Liverpool Kebobolan Tiga Gol, Dua Datang Dari Sisi Kanan

Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Gilabola.com – Hasil pertandingan antara Valencia vs Ajax Amsterdam di laga Grup H Liga Champions berakhir dengan skor 0-3, Ajax kuasai puncak klasemen dan favorit lolos.
Valencia dipermalukan di kandangnya sendiri oleh tamunya, wakil Belanda Ajax Amsterdam, yang berhasil menyarangkan tiga gol tanpa balas dalam laga yang digelar di Estadio De Mestalla pada hari Kamis 3 oktober 2019 dini hari tadi.
Ketiga gol kemenangan Ajax Amsterdam dicetak oleh Hakim Ziyech, Quincy Promes di babak pertama dan satu gol tambahan di babak kedua oleh Donny van de Beek.
Valencia langsung menyerang dan mengancam gawang Ajax Amsterdam, Parejo dari tepi kotak penalti melepaskan tembakan keras dan bola langsung ke pelukan kiper Onana.

Berita Terkait

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Namun saat laga memasuki menit ke-8, Stadion Mestalla mendadak senyap saat kelelawar kesayangan mereka harus kebobolan gawangnya oleh gol Hakim Ziyech. Dari sayap kanan Ziyech dengan aksi solonya merengsek ke tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras menjebol gawang Cillessen! Skor 0-1 Ajax Amsterdam memimpin!
Saat laga memasuki pertengahan babak pertama, sempat terjadi beberapa kali drama penalti. Pertama Ferran Torres dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun wasit tak memberikan penalti yang diinginkan para pemain Valencia. Selang dua menit kemudian Guedes berebut bola dengan Ziyech di tepi kotak penalti dan akhirnya jatuh, wasit beranggapan kejadian tersebut bukan pelanggaran.
Dan di menit ke-23 Valencia mendapatkan hadiah penalti impian mereka setelah Alvarez menjatuhkan Guedes di dalam kotak terlarang! Dani Parejo maju menjadi eksekutor, ia lepaskan tendangan keras dan bola langsung melayang ke angkasa! Penalti terburuk yang pernah kami lihat!
Setelah para pemain Valencia membuang peluang emas mereka, Ajax Amsterdam yang akhirnya merayakan gol kedua mereka di menit ke-34, dan kali ini Quincy Promes yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan bola kiriman Donny Van De Beek. Skor 0-2 bertahan hingga waktu turun minum.
Di babak kedua Valencia yang tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri berusaha keras mencetak gol balasan, namun alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru harus kembali kebobolan di menit ke-67 oleh gol Donnya Van De Beek. Gerakan gelandang Ajax ini memukau dan mengecoh kiper Cillessen sebelum akhirnya menceploskan bola masuk ke dalam gawang.
Tak ada lagi gol tambahan hingga pertandingan berakhir, hasil Valencia vs Ajax Amsterdam ditutup dengam skor akhir 0-3.
Susunan Pemain
Valencia (4-4-2): Jasper Cillessen; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel Paulista, Jaume Costa; Ferran Torres, Dani Parejo, Francis Coquelin, Goncalo Guedes; Rodrigo Moreno, Maxi Gomez. Cadangan: Denis Cheryshev, Jaume Domenech, Ruben Sobrino, Manu Vallejo, Mouctar Diakhaby, Thierry Correia, Lee Kang-In.
Ajax Amsterdam (4-2-3-1): Andre Onana; Sergino Dest, Joel Veltman, Daley Blind, Nicolas Tagliafico; Edson Alvarez, Lisandro Martinez; Hakim Ziyech, Donny van de Beek, Quincy Promes; Dusan Tadic. Cadangan: Bruno Varela, Siem de Jong, Klaas Jan Huntelaar, David Neres, Perr Schuurs, Razvan Marin, Kik Pierie.
Sumber: Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Napoli tidak hoki hari Kamis (3/10) di kandang Genk setelah tiga serangannya hantam tiang, tapi mereka masih menguasai puncak Grup E.
Carlo Ancelotti akan menghantam-hantamkan kepalanya ke dinding stadion setelah Napoli tidak hoki dengan tiga serangan anak buahnya memantul di tiang gawang Genk pada lanjutan laga Liga Champions hari Kamis di Belgia. Namun perolehan tiga poin usai mengalahkan Liverpool terakhir kali, plus satu poin tadi malam sudah cukup bagi Napoli menguasai puncak Grup E karena Salzburg kalah 4-3 di kandang Liverpool.
Partenopei secara mengejutkan mencadangkan Dries Mertens dan malah memilih mengirim Lorenzo Insigne dan Faouzi Ghoulam ke tribun penonton, dan memainkan duet striker baru Chucky Lozano dan Arkadiusz Milik.
Napoli memiliki peluang emas pada menit ke-15 ketika Jose Callejon menembak ke tiang jauh dari jarak dekat. Bola masih belum out dan Milik berhasil menyambarnya ke arah gawang hanya untuk membentur mistar gawang. Peluang gol yang sangat besar bagi tim tamu dan terbuang percuma!

Berita Terkait

Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!
Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos
Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Arkadiusz Milik membentur mistar lagi pada menit ke-25 tetapi kali ini sang pemain Polandia itu seharusnya bisa melakukan jauh lebih baik karena ia melakukan sundulan dari jarak enam meter saja.
Napoli menderita kehilangan Mario Rui pada menit 33 akibat cedera paha kiri, diganti oleh Kevin Malcuit, dan kiper Alex Meret harus berjibaku untuk menyelamatkan sundulan Ally Samatta dari sebuah sepak pojok.
Setelah itu Kalidou Koulibaly mengira dia sudah berhasil mencetak gol melawan mantan klubnya dengan sebuah kontrol dan tendangan voli menyusul satu tendangan sudut, tetapi berhasil diblokir oleh kiper Hrosovsky. Sesaat setelahnya Milik membelokkan satu sundulan lainnya ke atas mistar gawang lawan.
Jose Callejon melewatkan peluang emas pada awal babak kedua, menembakkan bola terlalu melebar dari jarak delapan meter, tepat sebelum Dries Mertens masuk menggantikan Eljif Elmas.
Hirving Lozano nyaris tidak membuat dampak apa pun bagi Napoli, selain tembakan yang menampar rahang Carlos Cuesta dan membuatnya terbaring selama beberapa saat. Fernando Llorente adalah pertaruhan terakhir Carlo Ancelotti saat ia diturunkan dari bangku cadangan pada menit 72 untuk mendapatkan gol, tetapi Napoli tidak hoki dan tidak ada perubahan skor sampai akhir.
Hasil 0-0 ini masih membawa Napoli menguasai puncak Grup E Liga Champions karena di saat yang sama Liverpool berhasil menang 4-3 atas Salzburg, yang dua pekan lalu menang 6-2 atas Genk. Urutan Grup E adalah sebagai berikut:

Napoli dua game, 4 poin
Salzburg dua game, 3 poin
Liverpool dua game, 3 poin
Genk dua poin, 1 poin

Sumber: Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos

Gilabola.com – Hasil Lille vs Chelsea dalam laga Grup H Liga Champions ditutup dengan skor akhir 1-2, The Blues masih di posisi ketiga klasemen.
Lille gagal membendung keperkasaan tamunya Chelsea dalam laga lanjutan Grup H Liga Champions yang digelar pada hari Kamis 3 Oktober 2019 di Stadion Stade Pierre-Mauroy dini hari tadi.
Chelsea sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui gol Tammy Abraham, dan Lille melalui gol Victor Osimhen berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda istirahat. Di babak kedua Willian berhasil membawa timnya meraih poin penuh di kandang Lille.
Kemenangan ini membawa Chelsea naik ke urutan ketiga di Grup H dengan tiga poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Valencia yang kalah 3-0 di kandang Ajax. Ajax memiliki dua kemenangan dari dua pertandingan dan kini menjadi favorit untuk memenangkan grup. Lille berada di posisi terbawah setelah dua kekalahan tanpa poin.

Berita Terkait

Pelatih Chelsea Sengaja Coret Christian Pulisic di Lille
Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!
Napoli Tidak Hoki Tiga Kali Hantam Tiang Tapi Masih Kuasai Grup E

Chelsea sekarang akan kembali ke pertandingan Liga Inggris sebelum mereka harus fokus pada dua pertandingan berikutnya melawan Ajax. Mereka memiliki peluang untuk lolos dari Grup H, kecuali Ajax mengacaukan harapan mereka.
Susunan Pemain
LILLE (4-2-3-1): Mike Maignan; Mehmet Zeki Celik, Jose Fonte (c), Gabriel, Reinildo; Benjamin Andre, Boubakary Soumare; Luiz Araujo, Jonathan Ikone, Jonathan Bamba; Victor Osimhen. Cadangan: Domagoj Bradaric, Renato Sanches, Leo Jardim, Yusuf Yazici, Adama Soumaoro, Loic Remy, Xeka.
CHELSEA (3-4-3): Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta (c), Kurt Zouma, Fikayo Tomori; Reece James, N’Golo Kante, Jorginho, Marcos Alonso; Willian, Tammy Abraham, Mason Mount. Cadangan: Pedro, Michy Batshuayi, Olivier Giroud, Willy Caballero, Andreas Christensen, Callum Hudson-Odoi, Mateo Kovacic.
Sumber: Hasil Lille vs Chelsea 1-2, Masih Ada Harapan Lolos

Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Gilabola.com – Hasil pertandingan Liga Champions antara Barcelona vs Inter Milan berakhir dengan skor 2-1, Lautaro Martinez sukses jebol gawang Ter Stegen dalam dua menit!
Barcelona nyaris dipermalukan oleh tamunya Inter Milan dalam laga Grup F Liga Champions yang digelar di Camp Nou pada hari Kamis 3 Oktober 2019 dini hari tadi.
Bintang muda asal Argentina milik Inter Milan, Lautaro Martinez, berhasil menjebol gawang Barcelona saat laga baru berjalan dua menit. Beruntung ada Luis Suarez yang berhasil mencetak brace di babak kedua untuk kemenangan Barca.
Jalannya Pertandingan
Gawang Barcelona langsung kebobolan oleh serangan pertama Inter Milan di babak pertama, hanya butuh dua menit bagi Lautaro Martinez, bintang muda yang masih berusia 22 tahun ini untuk menjebol gawang Marc-Andre Ter Stegen.

Berita Terkait

Lionel Messi Bantah Griezmann, Tegaskan Barcelona Kompak
Inter Milan Jadikan Juventus Sebagai Pelampiasan Emosi
Ajax Amsterdam Bantai Valencia di Mestalla, Tiga Gol Tanpa Balas!

Alexis Sanchez bergerak cepat melewati beberapa pemain bertahan Barcelona dan mengirimkan bola kepada Martinez, Lenglet berusaha merebut bola namun gagal dan oleh Martinez bola ia ceploskan ke arah pojok kanan gawang Ter Stegen, skor 0-1 Internazionale memimpin di menit kedua!
Barca sempat kewalahan menghadapi serangan balin Inter, bahkan Antoine Griezmann harus mendapatkan kartu kuning karena melanggar Barella saat counter attack.
Lautaro Martinez sempat kembali mengancam di menit ke-14 bahkan nyaris mencetak gol keduanya, namun sayang kali ini ia gagal memanfaatkan peluang emas tersebut meski gawang Barca sudah kosong, bukannya melepaskan tembakan bola justru ia operkan dengan tumitnya dan bek Barca langsung menyapu bola menjauh.
Di menit ke-27 gol yang dicetak oleh Candreva sempat membuat Camp Nou terdiam, namun ia pun sadar bahwa posisinya sudah offside terlebih dahulu. Sementara itu Martinez dan Alexis Sanchez masih terus menguji ketangguhan Ter Stegen hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua setelah beberapa usaha Lionel Messi dan Griezmann selalu menemui jalan buntu, akhirnya Luis Suarez yang berhasil menyamakan kedudukan bagi tuan rumah di menit ke-58. Tepat di tepi kotak penalti usai menyambut bola kiriman Arturo Vidal, Luis Suarez melepaskan tendangan voli keras menjebol gawang Handanovic, skor kini imbang 1-1.
Dembele yang baru masuk menggantikan Griezmann yag masih melempem langsung memberikan dampaknya, tembakan keras ia lepaskan namun masih melambung tipis di atas mistar gawang!
Dan stadion Camp Nou bergemuruh ketika laga memasuki menit ke-84, Luis Suarez berhasil membalikkan keunggulan bagi Barcelona! Kali ini arsiteknya adalah Lionel Messi yang dengan lincahnya melewati beberapa bek Inter dan mengirimkan bola kepada Suarez dan dituntaskan dengan tendangan keras menjebol gawang Inter Milan, skor 2-1!
Tak ada gol tambahan lagi yang tercipta hingga waktu normal berakhir, hasil Barcelona vs Inter Milan ditutup dengan skor akhir 2-1.
Susunan Pemain
BARCELONA (4-3-3): Marc-Andre Ter Stegen; Sergi Roberto, Gerard Pique, Clement Lenglet, Nelson Semedo; Arthur, Sergio Busquets, Frenkie De Jong, Antoine Griezmann, Luis Suarez, Lionel Messi. Cadangan: Neto, Ivan Rakitic, Jean-Clair Todibo, Ousmane Dembele, Moussa Wague, Arturo Vidal, Carles Perez.
INTER MILAN (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Marcelo Brozovic, Stefano Sensi, Nicolo Barella, Kwadwo Asamoah; Lautaro Martinez, Alexis Sanchez. Cadangan: Cristiano Biraghi, Daniele Padelli, Matias Vecino, Danilo D’Ambrosio, Matteo Politano, Sebastiano Esposito, Roberto Gagliardini.
Sumber: Hasil Barcelona vs Inter Milan 2-1, Untung Ada Luis Suarez

Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!

Hasil Liverpool vs Salzburg di Liga Champions usai 4-3 hari Kamis (3/10) dengan dua gol Mohamed Salah selamatkan nasib The Reds.
Liverpool adalah juara bertahan Liga Champions tapi mereka memperlihatkan rahasia kelemahan lini belakangnya kepada semua tim setelah The Reds membuang keunggulan tiga golnya pada laga Liga Champions hari Kamis dinihari di Anfield, di depan pendukungnya sendiri. Tim tamu Red Bull Salzburg dari Austria bangkit dari ketertinggalan 3-0 jelang akhir babak pertama untuk menyamakan skor 3-3 bahkan saat babak kedua belum mencapai setengah permainan.
Dan dua pemain Asia memainkan peran besar dalam kebangkitan kembali Salzburg di Stadion Anfield itu. Pemain Korea Selatan Hwang Hee-Chan menipiskan skor 3-1 di akhir babak pertama sebelum pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino membuat para pendukung The Reds berdebar dengan golnya di awal paruh kedua. Pahlawan Salzburg yang mencetak tiga gol saat mereka menghabisi Genk 6-2 terakhir kali, Erling Haaland, mencetak gol ketiga tim tamu ke gawang kiper cadangan Adrian. Liverpool terlihat kepayahan tanpa kehadiran kiper utama mereka asal Brasil, Alisson Becker.
Beruntung Liverpool memiliki striker Mesir Mohamed Salah. Setelah Fabinho berhasil mencuri bola dengan sebuah tackle, Roberto Firmino mencongkelnya dari sisi kotak penalti pada menit 69 untuk kemudian disambar oleh Salah tanpa salah menjadi gol keempat The Reds tadi malam. Skor menjadi 4-3. Tiga poin diperoleh anak-anak Juergen Klopp tapi selisih gol mereka sangat buruk 4-5 dan menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions karena kalah posisi dari Salzburg yang menang besar 6-2 atas Genk pada perjumpaan terakhir kali 18 September lalu.

Berita Terkait

Bintang Liverpool Dekati Koleksi Gol Lionel Messi dan Lewandowski
Jurgen Klopp Tak Khawatir Liverpool Sia-siakan Keunggulan
Liverpool Selamat, Urung Diusir dari Piala Liga

Proses Terjadinya Gol-gol Liverpool vs Salzburg
Menyesallah Anda yang tidak nonton sendiri laga ini karena gol-gol kedua kesebelasan terjadi berkat permainan cepat. Gol Sadio Mane terjadi pada menit kesembilan melalui kerjasama sangat cepat dengan striker Brasil Firmino. Mane menerobos masuk mendekati kotak penalti dari sisi kiri sebelum mengumpan ke Firmino dan dengan cepat bola dikembalikan ke pemain Senegal itu sebelum ia menembak melalui kolong kiper Cican Stankovic. 1-0!
Gol kedua datang dari Andrew Robertson. Permainan kaki-ke-kaki yang sangat cepat memberi Jordan Henderson kesempatan mengirim bola ke sisi kanan ke arah Trent Alexander-Arnold. Si pemain muda kemudian melihat posisi Robertson dan bek itu hanya tinggal memalangkan kakinya untuk mencetak gol. 2-0!
Gol ketiga terjadi saat Sadio Mane menerobos sisi kiri kotak penalti sebelum mengumpankan silang ke Firmino. Serangan sang pemain Brasil membentur kiper Salzburg Cican Stankovic, namun bola muntah disambar dengan sebuah tembakan lembah oleh Mohamed Salah dan skor berubah 3-0!
Salzburg Membalas Satu Demi Satu
Di sinilah rasa puas membunuh para pemain asuhan Juergen Klopp. Mereka seperti mengulangi nasib Barcelona pada tahap semi final Liga Champions musim lalu. Unggul 3-0 dianggap tak mungkin dibalas oleh Salzburg dan mereka mengajari sang juara bertahan bahwa keunggulan tiga gol hanyalah selisih yang kecil.
Dalam sebuah serangan balik jelang berakhirnya babak pertama, hanya selisih tiga menit saja dari gol Mohamed Salah tadi, pemain Korea Selatan Hee-Chan Hwang menerima bola di batas kotak penalti dan ia berhasil mengecoh pemain terbaik UEFA Virgil Van Dijk untuk memberi ruang kosong dan menembak diagonal ke sisi tiang jauh. Skor pun berubah 3-1!
Sikap selow Liverpool masih dilanjutkan di awal babak kedua. Kali ini pemain Asia lainnya asal Jepang Takumi Minamino menerima umpan silang dari Hee-Chan dan melepaskan tendangan first-time yang tak bisa diantisipasi kiper Adrian. Papan skor 3-2 dan jantung para pendukung The Reds berdegup kencang.
Dan Takumi Minamino masih melanjutkan sumbangsih para pemain Asia kepada Salzburg setelah mengirim assist ke pahlawan Red Bull Erling Haaland yang menjebol gawang kosong tuan rumah. Skor 3-3 dan pertandingan masih menyisakan 30 menit lagi!
Untung Ada Mohamed Salah Penyelamat Liverpool
Beruntung sekali Liverpool memiliki Mohamed Salah. Tapi juga Fabinho dan Firmino. Sang striker Brasil itu sedikit memaksakan diri menyambut bola dari Fabinho dan menyundul si bundar ke arah Salah yang tak membuat kesalahan untuk mengukir gol keempat The Reds. Tidak ada gol lagi. Hasil Liverpool vs Salzburg hari Kamis (3/10) usai dengan skor 4-3. Dengan hasil ini anak-anak Juergen Klopp masih menghuni urutan ketiga Grup E Liga Champions dengan poin tiga, sama seperti Salzburg tapi kalah selisih gol.
Starting XI LIverpool vs Salzburg
Liverpool (4-3-3) Adrian; Alexander-Arnold, Gomez, van Dijk, Robertson; Henderson, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane. Cadangan: Kelleher, Lovren, Milner, Keita, Oxlade-Chamberlain, Lallana, Origi.
Red Bull Salzburg (4-2-2-2) Stankovic; Kristensen, Onguene, Wober, Ulmer; Mwepu, Junuzovic; Minamino, Szoboszlai; Daka, Hwang. Cadangan: Coronel, Ashimeru, Koita, Ramalho, Farkas, Haaland, Okugawa.
Sumber: Hasil Liverpool vs Salzburg 4-3 Dua Gol Datang Dari Mohamed Salah!